cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Spektran
Published by Universitas Udayana
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Spektran merupakan berkala ilmah online yang dikelola oleh Program Magister Teknik Sipil, Program Pascasarjana Universitas Udayana. Terbit pertama kali pada bulan Januari 2013 dan selanjutnya diterbitkan 2 kali setahun setiap bulan Januari dan Juli. Jurnal Spektran mempublikasikan hasil penelitian dan kajian dari mahasiswa, akademisi, praktisi dan pengamat masalah ketekniksipilan.
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
OPTIMASI WAKTU RENCANA PELAKSANAAN PROYEK DENGAN METODE PEMBAYARAN BULANAN (STUDI KASUS: PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG RUANG KELAS BARU MTsN 2 JEMBRANA) Suputra, I Gusti Ngurah Oka; Wiranata, Anak Agung; Swandana, Wayan Wisnu
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i01.p03

Abstract

Sebuah kegiatan proyek jika tidak direncanakan secara maksimal akan mengakibatkan terjadinya arus kas negatif. Permasalahan ini menyebabkan timbulnya beban bunga pinjaman yang digunakan untuk memperbaiki arus kas, sehingga perencanaan pembangunan proyek sangat penting khususnya dalam perencanaan waktu, biaya dan mutu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimasi waktu rencana pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru MTsN 2 Jembrana. Nilai kontrak pembayaran bulanan pada pembangunan gedung adalah sebesar Rp2.318.854.000 dengan uang muka sebesar 20%. Proyek ini dikerjakan mulai tanggal 9 Juli 2021 dan seharusnya selesai pada 20 November 2021. Selama pelaksanaan kontrak (awal) sempat terjadi aliran kas negatif sebanyak 9 kali pada bulan September hingga November 2021. Penelitian ini menggunakan aplikasi Microsoft Project 2016. Hasil penelitan menunjukkan bahwa masalah arus kas negatif tersebut dapat diatasi setelah dilakukan 4 kali trial and error, dengan waktu pelaksanaan proyek selama 180 hari. Besarnya efisiensi didapatkan dari nilai total selisih bunga pinjaman bank pada kondisi time schedule awal dan akhir yaitu sebesar Rp10.259.685. Nilai ini merupakan selisih antara kondisi awal dan akhir proses trial and error dari penjadwalan proyek pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru MTsN 2 Jembrana. Durasi total tetap sama seperti jadwal pelaksanaan kontrak awal, namun terdapat perbedaan waktu pelaksanaan beberapa item pekerjaan untuk menghindari aliran kas yang negatif.
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL JL. RAYA CANGGU – JL. RAYA KEROBOKAN – JL.GUNUNG SANGHYANG Ariawan, I Made Agus; Suweda, I Wayan; Saraswati, Ni Putu Delima Yogeswari; Winaya, Putu Kwintaryana; Librianti Taliarosa, Ni Luh Putu Dian
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i02.p01

Abstract

Simpang Jl. Raya Canggu– Jl. Kerobokan – Jl. Gunung Sanghyang merupakan simpang bersinyal penghubung antara kecamatan Kuta Utara dengan Denpasar Barat. Daerah ini memiliki laju pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat, sehingga sering menyebabkan konflik terutama pada saat jam-jam sibuk (peak hour), sehingga kerap kali kemacetan dan antrian kendaraan pada setiap pendekat simpang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang eksisting, menganalisis alternatif penanganan simpang yang paling optimal, dan menganalisis kinerja simpang pada tahun 2027. Data sinyal APILL, geometri simpang, volume lalu lintas dan tata guna lahan diperoleh dari survei dengan Traffic Counting. Analisis kinerja simpang didasarkan pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997. Hasil kinerja simpang eksisting diperoleh DS rata-rata 0,952 smp/jam-1,149 smp/jam, sedangkan tundaan rata-rata diperoleh 267,813 det/smp-453,452 det/smp. Alternatif penanganan simpang eksisting dengan alternatif yang paling baik digunakan, pelebaran geometrik simpang, pengaturan ulang sinyal APILL (re-setting), perubahan sirkulasi arus lalu lintas menghasilkan DS rata-rata 0,43 smp/jam-0,516 smp/jam, sedangkan tundaan rata-rata diperoleh 46,694 det/smp-49,492 det/smp . Prediksi kinerja simpang pada tahun 2027, dengan menerapkan alternatif pengaturan simpang yang sesuai, meningkatkan kinerja simpang lebih baik dengan nilai DS rata-rata 0,508 smp/jam-0,611 smp/jam, serta menghasilkan tundaan rata-rata sebesar 48,48 det/smp-53,027 det/smp.
EVALUASI KINERJA STRUKTUR SAMBUNGAN BALOK-KOLOM PIPIH BETON BERTULANG DENGAN EKSENTRISITAS GEOMETRI: STUDI PEMODELAN NUMERIK Sulistiana, Putu Didik; Sudarsana, I Ketut; Budiwati, Ida Ayu Made
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i02.p04

Abstract

Struktur beton bertulang menggunakan kolom dengan penampang pipih (rasio sisi panjang dengan sisi pendek lebih dari 2) umum digunakan di Bali untuk villa bertingkat rendah. Penggunaan ini didasarkan pada pertimbangan arsitektur agar kolom rata dengan tembok (tebal sekitar 150 mm). Kondisi ini menjadi kompleks pada pertemuan balok-kolom tepi dimana eksentrisitas balok terhadap kolom mempengaruhi respon sambungan. Penelitian ini menggunakan program elemen hingga (ABAQUS) untuk meneliti respon pertemuan balok-kolom penampang pipih eksentris akibat beban gempa. Tiga model pertemuan balok kolom tepi beton bertulang dengan eksentrisitas 0, 25, dan 50 mm dibebani beban lateral paralel dengan balok tepi. Model dirancang memenuhi SNI 2847:2013 untuk Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus, kecuali lebar kolom yang lebih kecil dari persyaratan. Kemampuan program divalidasi menggunakan hasil eksperimen dari literatur. Sambungan yang ditinjau memiliki panjang balok dan kolom setengah bentangan. Hasil menunjukkan eksentrisitas balok terhadap kolom signifikan mempengaruhi kekuatan geser sambungan. Defleksi besar terjadi pada kolom ke arah samping akibat kekakuan rendah dan eksentrisitas, menghambat pembentukan sendi plastis pada ujung balok. Leleh tulangan dan kerusakan beton pada sambungan cenderung terjadi lebih awal pada sisi sambungan searah pergeseran titik berat balok. Temuan ini mengindikasikan penggunaan kolom penampang pipih dengan eksentrisitas dapat mengurangi kinerja seismik struktur.
EVALUASI DAMPAK KERUSAKAN JALAN DENGAN PENDEKATAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX PADA RUAS JALAN TGK BAKURMA – COT IRI KABUPATEN ACEH BESAR Azka, Cut Nawalul; Hidayat, Rifki; Amin, Jurisman; Fitriani, Mega
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i01.p04

Abstract

Pemeliharaan jalan merupakan aspek krusial dalam memastikan infrastruktur transportasi yang aman dan efisien. Ruas jalan Tgk Bakurma Desa Cot Iri, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar sepanjang 3 km, menjadi fokus penelitian karena mengalami tantangan kerusakan yang perlu dievaluasi secara mendalam. Dengan menggunakan pendekatan metode Pavement Condition Index (PCI), penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak kerusakan jalan dengan menerapkan metode Pavement Condition Index. Evaluasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif tentang kondisi jalan dan memberikan dasar untuk pemeliharaan yang lebih efektif. Metode penelitian melibatkan survei lapangan dengan menggunakan teknik pengamatan langsung untuk mengidentifikasi kerusakan jalan, serta menghitung PCI sebagai parameter evaluasi kondisi pavement. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik untuk mendapatkan gambaran yang akurat tentang tingkat kerusakan dan kondisi jalan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya kerusakan signifikan pada ruas jalan yaitu Segmen 1 sebesar 73,3 m2 (17%), Segmen 2 sebesar 270 m2 (62%), dan Segmen 3 sebesar 93,14 m2 (21%), dengan nilai Corrected Deduct Value (CDV) rata-rata sebesar 83,34. Setelah didapatkan nilai CDV maka kemudian didapatkan nilai PCI sebesar 16,67 sehingga dikategorikan sebagai kondisi jalan buruk sesuai dengan kategori kondisi jalan buruk yang berada pada range 11–25. Faktor tertentu seperti beban lalu lintas dan kondisi cuaca telah berkontribusi pada penurunan kondisi pavement. Berdasarkan hasil evaluasi, dapat disimpulkan bahwa ruas jalan tersebut memerlukan tindakan pemeliharaan yang mendesak. Pendekatan PCI dapat digunakan sebagai alat yang efektif untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi dampak kerusakan jalan. Kesimpulan ini memberikan dasar untuk perencanaan pemeliharaan yang lebih efisien dan berkelanjutan demi memastikan keberlanjutan infrastruktur.
PERBANDINGAN BIAYA MENGGUNAKAN METODE BIM DENGAN TEKLA STRUCTURES DAN METODE KONVENSIONAL Dharmayanti, Gusti A.P. Candra; Suputra, I Gusti Ngurah Oka; Sanjaya, I Putu Ari; Parwata, Ageng
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i02.p02

Abstract

Proyek Gedung Ditreskrimsus Polda Bali dibangun dengan tujuan meningkatkan kapasitas ruang operasional pelayanan publik khusus. Proyek ini didanai oleh APBD Kabupaten Badung Tahun 2021 dengan waktu pelaksanaan selama 210 hari dan nilai kontrak sebesar Rp38.791.501.000. Perhitungan biaya pada proyek ini masih dilakukan secara konvensional, yaitu volume pekerjaan dihitung secara manual berdasarkan gambar proyek (AutoCAD 2D), dan biaya proyek dihitung menggunakan Microsoft Excel. Perhitungan secara manual ini selain memerlukan waktu lebih lama, juga beresiko terhadap ketelitian yang berdampak pada ketidakakuratan estimasi biaya proyek. Pemanfaatan Building Information Modelling (BIM) Software, seperti Tekla Structures memberikan keuntungan, di antarnya pemodelan proyek, penghitungan otomatis volume pekerjaan, pengecekan ketidaksesuaian desain dengan clash detection, dan penjadwalan pekerjaan dapat dilakukan secara simultan. Penelitian ini bertujuan memodelkan, mengestimasi biaya, dan menjadwalkan kegiatan proyek mengunakan software Tekla Structures. Hasil pemodelan dan luaran volume menunjukkan deviasi sebesar 1,04% pada estimasi biaya, dengan RAB kontrak lebih besar daripada RAB BIM. Hal ini disebabkan karena pada perhitungan konvensional tidak memisahkan volume yang berada pada bagian pertemuan antara kolom, balok, dan pelat, sedangkan volume yang dihasilkan dari pemodelan Tekla Structures menghitung volume tersebut sesuai dengan dimensinya. Penjadwalan dengan Tekla Structures menghasilkan durasi 89 hari, serta memberikan visualisasi kemajuan proyek untuk memudahkan pemantauan.
KUAT TEKAN BETON GEOPOLIMER MENGGUNAKAN ABU SEKAM PADI Lestari, Ni Made Dewi; Salain, I Made Alit Karyawan; Widiarsa, Ida Bagus Rai
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i01.p05

Abstract

Perkembangan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan daya saing nasional terus mengalami peningkatan. Beton umumnya digunakan sebagai material utama dalam pembangunan infrastruktur. Semen merupakan material utama dalam proses produksi beton. Di mana produksi semen ini memiliki dampak seperti menghasilkan gas karbondioksida. Beton Geopolimer adalah jenis beton alternatif baru yang tidak menggunakan bahan semen sebagai bahan dasar dalam pembuatannya. Abu Sekam Padi (ASP) akan digunakan sebagai prekursor dan NaOH : Na2SiO3 akan digunakan sebagai aktivator. Dalam penelitian ini dibuat 3 campuran dengan memvariasikan persentase ASP dan aktivator yang digunakan. Variasi yang dibuat yaitu B1 (80%:20%) , B2 (70%:30%) , dan B3 (60%:40%). Larutan NaOH digunakan 14 M dengan perbandingan NaOH dan Na2SiO3 adalah 1:1,5. Kubus digunakan sebagai cetakan benda uji dalam penelitian ini dengan ukuran cetakan 15cm x 15cm x 15cm. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada pengujian kuat tekan, kuat tekan tertinggi diperoleh pada variasi B2 dengan hasil sebesar 24,81 MPa pada umur benda uji 28 hari. Hal ini menunjukkan bahwa pengurangan jumlah prekursor dan penambahan aktivator sangat mempengaruhi workabilitas pada beton geopolimer.
SIMULASI HUJAN-ALIRAN DAN ANALISIS NERACA AIR DI SUBAK PULAGAN TAMPAKSIRING GIANYAR BALI Haditama, I Gusti Ngurah Hesa Respati; Infantri Yekti, Mawiti; Yujana, Cokorda Agung
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i02.p03

Abstract

Subak Pulagan yang berada di Daerah Irigasi Pulagan Kumba ini telah ditetapkan oleh UNESCO menjadi Warisan Budaya Dunia (WBD). Subak Pulagan mendapatkan sumber air dari Bendung Pulagan yang terletak di Daerah Aliran Sungai (DAS) Pakerisan. Menurut Pekaseh Subak Pulagan, setiap tahunnya sebanyak 0,36% terjadi perubahan fungsi lahan pertanian yang diakibatkan dari penurunan kuantitas debit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan air dengan dua metode hujan aliran yaitu F.J Mock dan metode Modifikasi Thornthwhite Mather dan kebutuhan air irigasi saat musim kemarau dan musim hujan di Subak Pulagan. Selanjutnya dapat ditinjau neraca air yang dihasilkan dari analisis tersebut. Verifikasi model hujan aliran dilakukan terhadap pengukuran debit nyata pada intake Bendung Pulagan dengan menggunakan metode uji kesamaan dua rata-rata. Hasil model hujan aliran memiliki trend hampir signifikan satu dengan lain. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi hidroklimatologi DAS Tukad Pakerisan. Saat dibandingkan dengan data debit intake Bendung Pulagan yang memiliki grafik relatif konstan dalam periode tertentu, maka dapat dikatakan kedua model hujan aliran dapat mewakili kondisi ketersediaan air pada Bendung Pulagan. Berdasarkan neraca air antara debit intake Q80 Bendung Pulagan dengan Kebutuhan Air Irigasi didapatkan hasil surplus air untuk setiap periode. Selanjutnya uji verifikasi model menggunakan uji kesamaan dua rata-rata dari tahun 2014 hingga tahun 2017, dan mendapatkan nilai t Hitung (tH) masing-masing sebesar -0,14; -0,19; 0,138; 0,108; -0,88; -1,301; -0,671 dan -0,84. Nilai tersebut dapat diterima ke dalam grafik daerah penerimaan model dengan persamaan , sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua model hujan aliran ini dapat diaplikasikan pada DAS Tukad Pakerisan
ANALISIS TARIF DASAR ANGKUTAN PENYEBERANGAN LAUT RUTE DERMAGA SANUR – NUSA LEMBONGAN BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN Yoga, I Wayan Gede Darma; Saraswati, Ni Putu Delima Yogeswari; Wirasutama, Cokorda Putra; Wiryadi, I Gede Gegiranang
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i01.p01

Abstract

Bali merupakan salah satu destinasi wisata yang sudah terkenal di dunia yang terdiri dari 8 kabupaten dan 1 kota yaitu Kota Denpasar. Nusa Penida dan Nusa Lembongan yang terletak di Kabupaten Klungkung belakangan ini muncul sebagai tujuan wisata baru dengan menawarkan keindahan wisata alam dan wisata religinya. Nusa Lembongan terkenal dengan pemandangan lautnya yang indah, pantai pasir putih yang bersih serta pemandangan sunset yang indah yang bisa dinikmati dari bar maupun restaurant di sekitar pantai. Dengan adanya kebutuhan yang semakin meningkat terhadap sarana penyeberangan di Bali khususnya rute Sanur – Nusa Lembongan maka perlu dilakukan peningkatan kualitas pelayanan dan tarif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dalam penelitian ini dilakukan perhitungan tarif berdasarkan biaya operasional kendaraan angkutan penyeberangan laut. Dari hasil analisis diperoleh besar biaya operasional kendaraan sebesar Rp3.941.567.721 per tahun. Selanjutnya dilakukan analisis tarif berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan PM No. 66 tahun 2019 dengan tingkat load factor 60% sehingga diperoleh besarnya tarif dasar ditambah pajak penghasilan sebesar 1,2% ialah sebesar Rp71.949. Dalam hal ini biaya bahan bakar minyak menyumbang nilai terbesar komponen biaya operasional kendaraan, yaitu mencapai 61%, sehingga bagi para pelaku penyeberangan biaya ini sangat perlu dikendalikan.
ANALISIS PENERAPAN REKAYASA NILAI (VALUE ENGINEERING) PADA PROYEK PEMBANGUNAN VILLA HOLLY PECATU Dewi, A.A. Diah Parami; Jaya, Nyoman Martha; Trisnayanthy, Ni Putu Emy
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i01.p06

Abstract

Villa Holly Pecatu direncanakan memiliki luas bangunan total sebesar 267,72 m2 terdiri dari dua buah kamar tidur, satu tempat tidur mezzanine, tiga buah kamar mandi, dapur, ruang tamu, kolam renang, parkir area, dan kolam jaqusi. Dengan fasilitas yang dijelaskan tadi, proyek Villa Holly ini memiliki nilai total proyek sebesar Rp1.233.514.686. Nilai RAB yang dikeluarkan oleh kontraktor ini tidak sejalan dengan budget yang disiapkan oleh owner, sehingga owner meminta kepada pihak kontraktor untuk melakukan analisis kembali agar biaya yang didapat tidak melebihi budget yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kembali biaya untuk mendapatkan penghematan harga namun tetap menjaga mutu. Metode Rekayasa nilai (Value Engineering) adalah suatu usaha yang dilakukan oleh kontraktor atau konsultan Value Engineering untuk melakukan analisa harga kembali, menghilangkan pekerjaan yang tidak diperlukan guna mendapatkan harga yng lebih efisien dengan alternatif pengganti yang memiliki mutu yang sama. Cara dalam Value Engineering dilakukan dengan dengan menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP), selaian itu juga dengan cara mengumpulkan beberapa data dengan melakukan metode brainstroming atau bertukar pikiran dengan orang-orang yang terlibat di lapangan langsung, khususnya yang ahli pada bidangnya masing–masing, juga melakukan penyebaran kuisioner terhadap beberapa responden yang terlibat dilapangan. Sebelum melakukan analisis Value Engineering harus dilakukan perangkingan nilai terlebih dahulu. Hasil perangkingan akan menunjukkan pekerjaan yang akan dilakukan rekayasa nilai yaitu item pekerjaan finishing pada dinding, pekerjaan struktur atap, pintu dan jendela, dan finishing penutup lantai. Setelah diuji dengan lima tahapan Value Engineering, didapat alternatif material pengganti untuk desain awal yaitu pekerjaan dinding dengan bata ringan, pekerjaan struktur atap dengan struktur kayu meranti, pekerjaan pintu dan jendela menggunakan kayu meranti, dan pekerjaan penutup lantai dengan finishing semen polish. Analisis Value Engineering pada penelitian ini menghasilkan penghematan sebesar 51,10% dari nilai RAB sebesar Rp1.233.514.686. Dari hasil Value Engineering dengan menerapkan lima tahapan di atas maka dapat disimpulkan bahwa Value Engineering atau rekayasa nilai membuat harga lebih efisien tanpa mengurangi mutu yang sudah ditetapkan dengan menerapkan lima metode Value Engineering.
OPTIMASI SUMBER DAYA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Luisan, William Alexander; Rompis, Semuel Yacob Recky; Thambas, Arthur Harris; Malingkas, Grace Yoyce
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i02.p05

Abstract

Industri konstruksi memegang peranan penting dalam perkembangan perekonomian suatu negara, dengan banyaknya proyek konstruksi yang dilakukan memberikan dampak bagaimana perkembangan industri konstruksi di suatu negara semakin maju. Efisiensi penggunaan sumber daya dalam suatu proyek harus diawali dengan penentuan sumber daya yang tepat dari stakeholder sehingga dengan efisiensi yang dicapai mendukung terlaksananya suatu manajemen proyek yang baik. Proses pengalokasian sumber daya dapat dilakukan dengan perhitungan manual manusia atau dengan memanfaatkan aplikasi komputer. Dalam penelitian ini, pencarian solusi optimal pengalokasian sumber daya memanfaatkan algoritma genetika yang diimplementasikan ke dalam aplikasi yang dibuat, adapun pencarian solusi optimal hanya terbatas pada jumlah pekerja dan tukang (orang hari) dan total biaya. Aplikasi akan menerima Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagai masukan dan memberikan keluaran total pekerja dan tukang (orang hari) serta dengan biaya yang diperlukan pada setiap kegiatan yang ada. Hasil optimasi yang didapatkan menghasilkan total 4876 pekerja/tukang (orang hari) dengan total biaya Rp. 576.630.000.00 yang memberikan hasil lebih hemat 30.19% dari total anggaran pekerja dan tukang di RAB.