cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
FKIP e-PROCEEDING
Published by Universitas Jember
ISSN : 25275917     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 552 Documents
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP MATERI TEKANAN HIDROSTATIS Sri Wahyuni; Siti Nurjannah; Aris Singgih Budiarso
FKIP e-PROCEEDING 2022: Seminar Nasional N-ConferSE III 2022
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of science and technology has caused a lot of disruption to every element, especially in the education sector which affects students' critical thinking levels. Science learning is one of the lessons that can provide direct experience so that it can improve students' critical thinking skills. In fact, the use of passive learning models also affects the low critical thinking skills of junior high school students. An alternative way that can be done is by selecting an efficient and effective learning model according to the student's condition. The right learning model uses the Problem Based Learning because it is able to guide students to solve problems and critical thinking skills so as to help students understand more deeply about a science phenomenom. This fact is the basis for research that aims to significantly examine the PBL model on students' critical thinking skills in learning hydrostatic pressure material. This type of research is a quasi-experimental design with a post-test only control group and two research samples were selected, namely the experimental class VIII and the control VIII class. Data collection is in the form of critical thinking skills tests. The results of this study are in accordance with the data analysis showing that the average post-test the experimental class is higher than the control class. The average of the experimental class is 75.3 while the average value of the control class is 61.6. The high average post-test in the experimental class indicates that the science learning of hydrostatic pressure material carried out using the PBL model has an effect on improving students' critical thinking skills.
COVER HALAMAN DEPAN SEMNAS PANITIA
FKIP e-PROCEEDING 2022: Seminar Nasional N-ConferSE III 2022
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas karunia-Nya Prosiding Seminar Nasional N-Conferse III Pendidikan IPA 2022 dapat diterbitkan. Seminar Nasional dengan tema “Optimalisasi Peran Generasi Z melalui Pendidikan, Sains, dan Teknologi dalam Upaya Mewujudkan Suistainable Development Goals (SDGs) 2030 di Era 5.0” dilaksanakan secara offline pada 29 dan 30 Oktober 2022. Seminar Nasional ini, diselenggarakan sebagai sarana fasilitas dan komunikasi bagi mahasiswa, dosen dan masyarakat mengenai peran generasi baru pada tahun mendatang untuk mewujudkan SDGs 2030 di Era 5.0 dengan narasumber yang berkompeten terkait Suistainable Development Goals (SDGs). Ucapan terimakasih kepada pihak yang telah mendukung dalam penyelenggaraan Seminar Nasional : Semoga tulisan-tulisan artikel dalam prosiding ini akan bermanfaat bagi pengembangan Pendidikan, Sains, dan Teknologi. Aamiin. Terima kasih
Penerapan Literasi Permainan (Game) pada Pembelajaran Fisika dalam Menghadapi Rasa Jenuh Siswa di Era 5.0 Afkarina, Naili; Putri, Najihah Meilani; Septya Nigrum, Andini; Rindiani, Friska
FKIP e-PROCEEDING Vol 7 No 1 (2022): Prosiding Webinar Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era Society 5.0, dalam memenuhi kebutuhan hidupnya manusia sangat membutuhkan literasi, dimana pada era ini lebih berpusat pada manusia yang berkolaborasi dengan sistem teknologi. Ada beberapa literasi yang biasa digunakan dalam dunia pendidikan, salah satunya yaitu literasi berbasis digital atau umumnya dikenal sebagai game. Agar siswa tidak merasa jenuh saat pembelajaran fisika maka dapat diterapkan literasi game dalam menghadapi era 5.0. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan literasi game dalam pembelajaran fisika. Kemunduran minat siswa dalam pelajaran fisika diperoleh hasil bahwa penerapan literasi game dapat menarik minat siswa untuk belajar fisika. Literasi game tersebut dapat dilakukan dengan beberapa cara, misalnya guru atau dosen mengarahkan siwa untuk bermain dadu sebagai contoh penerapan teori kuantum, dan permainan bad pinggies sebagai penerapan gerak parabola. Dalam penerapan literasi permainan (game), dosen dan guru berperan sebagai pendamping, pengarah sistem pendidikan berbasis game, pelatih dan fasilitator. Penerapan literasi permainan dapat mendukung berkembangnya nilai karakter dan minat peserta didik terhadap pelajaran fisika. Bisa jadi siswa atau mahasiswa pada bidang pendidikan di era society 5.0 dalam proses pembelajarannya langsung berhadapan dengan robot yang dirancang khusus sebagai pendidik atau didesain khusus untuk dikendalikan oleh pendidik dari jarak jauh. Adapun berbagai cara yang dapat dilakukan oleh dunia pendidikan di Indonesia dalam menghadapi pendidikan di era 5.0 yaitu dengan megembangkan SDM agar tidak kalah dengan perkembangan robot, menyinkronkan pendidikan dan industri, juga meningkatkan pembinaan bagi pendidik di Indonesia agar lebih mumpuni. Kata Kunci: Siswa Baru, Rasa Jenuh, Siswa
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERHADAP KETERAMPILAN KOMUNIKASI ILMIAH SISWA Fuadiyah, Tsamratul; saragih, Ida Romauli; Tiara, Siti Ike Nur Jannah; Lesmono, Albertus Djoko
FKIP e-PROCEEDING Vol 9 No 1 (2024): Prosiding Seminar Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai model pembelajaran terhadap keterampilan komunikasi ilmiah siswa dalam kegiatan pembelajarn disekolah melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Pembelajaran di indonesia memberikan kebebasan kepada pendidik untuk memilih model pembelajaran yang sesuai guna mengembangkan keterampilan abad 21, termasuk keterampilan komunikasi ilmiah. SLR dilakukan dengan mengumpulkan, mengevaluasi, dan menganalisis studi yang relevan dari berbagai literatur ilmiah. Artikel yang digunakan membahas model pembelajaran seperti Project-Based Learning (PBL), Problem-Based Learning (PBL), dan Inquiry-Based Learning (IBL) yang telah diuji dalam pengembangan keterampilan komunikasi ilmiah. Analisis ini mencakup 30 studi yang memenuhi kriteria inklusi, dan hasilnya menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, dan berbasis inkuiri memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan keterampilan komunikasi ilmiah siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran yang menekankan partisipasi aktif siswa dan pemecahan masalah nyata lebih efektif dalam memfasilitasi perkembangan komunikasi ilmiah siswa. Kata Kunci: Model Pembelajaran, Keterampilan, Komunikasi Ilmiah
Perkembangan Media Belajar Guna Menyongsong Pembelajaran Berbasis IPTEK di Era Society 5.0 Afkarina, Naili; Fitriya Nurhasanah, Ainun; Elizah, Nur; Rosyida Indriyani, Amalia
FKIP e-PROCEEDING Vol 7 No 1 (2022): Prosiding Webinar Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat sekarang ini menyebabkan perkembangan dalam dunia pendidikan. Di era seperti sekarang ini, proses dari belajar mengajar telah banyak mengalami perubahan yang cukup signifikan. Proses belajar mengajar sekarang banyak menekankan kompetensi proses yang membutuhkan suatu media pembelajaran. Media pembelajaran sekiranya harus dirancang secara baik dan kreatif dengan selalu banyak memanfaatkan teknologi-teknologi yang memungkinkan peserta didik lebih giat untuk belajar sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kompetensinya. Pada era society 5.0 yang merupakan era pengembangan dari revolusi industri 4.0, dimana dalam era ini sendiri pelajar dapat menyelesaikan berbagai permasalahan dan tantangan dalam pembelajaran dengan memanfaatkan berbagai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Untuk itu perlu pengembangan IPTEK guna mempersiapkan pelajar 5.0 yang tidak hanya memahami teori yang diberikan melainkan juga dapat menyelesaikan dan memecahkan berbagai permasalahan dan tantangan tersebut. Untuk itu tenaga pendidik harus mampu untuk bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi saat ini. Peserta didik juga harus mampu untuk mencoba belajar dengan tiga kemampuan utama, yaitu penekanan kemampuan untuk memecahkan masalah yang kompleks dan menjadi pemecah masalah untuk diri sendiri dan banyak orang lain. Penekanan dalam peningkatan kompetensi diri dalam pengembangan media digital dan juga dalam keterampilan kreatif. Media baik digital maupun tidak dalam pembelajaran perlu mendapatkan perhatian yang lebih baik dari peserta didik dan seluruh tenaga pendidik. Kata kunci : teknologi, proses belajar mengajar, IPTEK.
Analisis Keefektifan PhEt Simulator bagi Mahasiswa Baru Pendidikan Fisika 2022 Universitas Jember Berdasarkan Tingkat Pemahaman Teknologi Afkarina, Naili; Fikri, Mohamad; Siswi Handayani, Angel Ika; Pitaloka, Ami Widya
FKIP e-PROCEEDING Vol 7 No 1 (2022): Prosiding Webinar Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meredanya pandemi covid-19 di Indonesia menyebabkan perubahan secara signifikan pada sistem perkuliahan. Sehingga perkuliahan yang awalnya diselenggarakan secara daring, pada semester gasal tahun ini mengalami perubahan menjadi luring atau tatap muka. Hal ini juga berdampak pada pembelajaran mahasiswa baru terutama kegiatan praktikum yang menggunakan PHET simulator sebagai media praktikum. Pasalnya, walaupun mahasiswa baru ini sebelumnya belajar secara daring di jenjang SLTA, masih banyak diantara mereka yang belum memiliki pemahaman mengenai media pembelajaran berbasis teknologi terutama mahasiswa baru dari daerah pelosok. Untuk itu dilakukannya penelitian ini agar mengetahui seberapa efektif PHET simulator bagi mahasiswa baru pendidikan fisika 2022 berdasarkan tingkat pemahamannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan cara melakukan peninjauan dan wawancara. Kata Kunci: Mahasiswa Baru, Lab Simulator, PemahamanTeknologi, Luring
STUDI PENENTUAN PERIODE ROTASI MATAHARI MENGGUNAKAN TELESKOP AMATIR SEBAGAI POTENSI SARANA PENDIDIKAN FISIKA ANTARIKSA Ghiffari, Muhammad Rasyidan; Irsyad, Anjungan Al
FKIP e-PROCEEDING Vol 9 No 1 (2024): Prosiding Seminar Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran praktik dalam domain fisika antariksa sering kali menjadi sebuah tantangan meskipun pemahaman teknis sangatlah esensial bagi peserta didik. Dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut, studi ini mengusulkan penerapan praktikum penentuan periode rotasi Matahari yang melibatkan observasi bintik-bintik Matahari dan perubahan posisinya di permukaan Matahari. Pendekatan yang diusulkan dalam penelitian ini memanfaatkan citra teleskop amatir, teknik pemrosesan citra astrofotografi, serta media dari internet berupa Stonyhurst Disk dan spaceweatherlive.com sebagai alat bantu pembelajaran. Dalam menentukan keakuratan pengukuran, penelitian ini menggunakan metode perhitungan rotasi diferensial Matahari. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan metode praktikum penentuan periode rotasi Matahari melalui proses olah citra astrofotografi sebagai metode pembelajaran yang mampu meningkatkan minat peserta didik dalam ilmu pengetahuan dan teknologi antariksa, serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran teknologi observasi. Selanjutnya, pendekatan ini diharap mampu mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan yang penuh tantangan di ranah fisika antariksa. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara periode rotasi Matahari yang dihitung melalui pergeseran bujur dan rotasi diferensial bintik Matahari. Metode pergeseran bujur menghasilkan periode rotasi yang lebih tinggi (4,29% hingga 14,49%) yang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Walau demikian, metode praktikum ini dinilai mampu meningkatkan minat peserta didik dalam ilmu pengetahuan danteknologi fisika antariksa. Kata Kunci : bintik Matahari, fisika antariksa, rotasi diferensial, stonyhurst disk
Penggunaan Aplikasi PhEt dalam Praktikum Gerak Parabola untuk Mahasiswa Pendidikan Fisika sebagai Penerapan Era Society 5.0 Afkarina, Naili; Nurul Qowasmi, 1Fadhiyah; Aminingrum, Alifia; Nuris Sabeta, Mafaza
FKIP e-PROCEEDING Vol 7 No 1 (2022): Prosiding Webinar Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di era Society 5.0 menuntut setiap orang untuk lebih kreatif, inovatif, produktif, mudah beradaptasi dan berdaya saing. Di abad ke-21 ini diperlukan 4C yaitu Creativity, Critical Thinking, Communication, Collaboration. Di era Society 5.0, teknologi berperan aktif dalam kehidupan masyarakat. Teknologi dan manusia hidup berdampingan dan tidak dapat dipisahkan. Teknologi memudahkan segala aktivitas, salah satunya dalam bidang pendidikan. Pendidikan dianggap sebagai salah satu lembaga yang mempengaruhi kualitas sumber daya manusia suatu negara. Pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kredibilitas. Suatu negara dapat berkembang jika memiliki sumber daya manusia yang handal. Teknologi dapat digunakan untuk mendukung proses pendidikan, seperti penggunaan aplikasi untuk membantu siswa dalam belajar. Salah satu contohnya adalah aplikasi PhET yang dapat digunakan untuk simulasi gerak parabola secara langsung. Aplikasi ini memudahkan siswa untuk mengamati gerak jatuh bebas dan parabola serta dapat digunakan sebagai alternatif ketika laboratorium tidak menyediakan alat yang diperlukan selama praktikum. Kata Kunci : Inovasi Pembelajaran, Era Society 5.0
SINERGI PEMBELAJARAN SAINS TERINTEGRASI EDP SEBAGAI MANIFESTASI PENGEMBANGAN KOMPETENSI SISWA ERA KURIKULUM MERDEKA: STUDI LITERATUR Afkarina, Naili; Yulianto, Rany Angeline; Lesmono, Albertus Djoko
FKIP e-PROCEEDING Vol 9 No 1 (2024): Prosiding Seminar Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Generasi muda bangsa Indonesia penting untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan pendidikan dan pembelajaran abad 21, maka dibutuhkan pembelajaran yang mengasah keterampilan abad ke-21. Salah satunya dengan menerapkan pembelajaran sains terintegrasi Engineering Design Process (EDP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran sains terintegrasi EDP mampu meningkatkan kompetensi abad ke-21 pada era Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode studi literatur dengan mengumpulkan artikel-artikel pada Google Scholar yang berkaitan dengan topik “pembelajaran sains terintegrasi EDP”. Berdasarkan hasil studi literatur didapatkan keefektifan dari penerapan pembelajaran sains terintegrasi EDP di era Kurikulum Merdeka. Pembelajaran sains melalui pendekatan EDP dapat diaplikasikan dalam beberapa model pembelajaran tentu membantu guru mencapai tujuan pembelajaran. Oleh sebab itu, peneliti menyimpulkan bahwa sinergi pembelajaran sains yang terintegrasi EDP di Kurikulum Merdeka membentuk siswa menjadi seorang insinyur yang merancang dan menghasilkan solusi dari permasalahan dengan konsep sains. Penerapan EDP dalam pembelajaran sains mampu meningkatkan keterampilan abad ke-21 dibuktikan dengan analisis 30 artikel yang menunjukkan peningkatan hasil kompetensi kognitif 4C siswa. Kata Kunci: sains, EDP, kompetensi, kurikulum merdeka
Inovasi dan Strategi Pembelajaran Sistem Informatika di Era Society 5.0 Afkarina, Naili; Az-zahra Putri, Izzha Mayzy; Tri Wahyuningtyas, Denisa; Cahayati, Era
FKIP e-PROCEEDING Vol 7 No 1 (2022): Prosiding Webinar Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan beberapa inovasi pembelajaran system informatika pada era society 5.0. Strategi pendidikan dalam menggunakan media pembelajaran berbasis komputer di era society 5.0 dalam dunia ini dapat diartikan berbasis teknologi. Keterlibatan guru dan siswa dalam proses pembelajaran dengan praktik, berfikir kritis, dan inovasi dalam pemanfaatan teknologi. Perilaku yang diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pembelajaran system informatika dan relevan dengan kebutuhan masyarakat 5.0. Masyarakat era 5.0 memberikan pengaruh terhadap berbagai bidang kehidupan, tidak dipungkiri juga di dunia pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu untuk mencapai tujuan ini ada beberapa inovasi yang dapat dilakukan, diantaranya pembaruan orientasi pembelajaran, pengembangan kompetensi pendidik, penyediaaan sarana prasarana dan sumber belajar yang memadai. Kata kunci - Inovasi dan Strategi Pembelajaran Sistem Informatika, Society 5.0