Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JFIOnline

PERENCANAAN DAN PENGADAAN OBAT DI PUSKESMAS SURABAYA TIMUR DAN SELATAN Athijah, Umi; Zairina, Elida; Sukorini, Anila Impian; Rosita, Efrita Mega; Putri, Anindita Pratama
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : Indonesian Research Gateway

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Primary Health Center as an organization of public health service has an excellent service quality character, besides qualified medical services. Service will run if the availability and quality of medicines is assured. This study was conducted to get an overview of planning and procurement of medicines at primary health centers. It was observational and descriptive study. The sample was the entire primary health centers in South and East Surabaya (n = 26) and the respondent was the staff of primary health center who manage planning and procurement of medicines. The data was collected by validated questionnaires and check list. Results showed that 57.7% respondents was pharmacists. Non-DOEN generic medicines and patent medicines were provided by 61.5%. The combined method (epidemiology-consumption method) was used by 61.5% staff to calculate the medicine need. The unschedule procurements have been reported by 57.7% respondents. "Received medicine was not always the same with the request" was reported by 69.2% staff. Only 19.2% respondents always check the medicine name, strength, quantity, dosage form, expired date, batch number and physical condition. To conclude, the medicine demand has not been well covered and only a few staff always check the medicines completely. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran tentang perencanaan dan pengadaan obat di puskesmas. Sampel adalah seluruh puskesmas di wilayah Surabaya Selatan dan Timur (n=26) dengan responden yaitu pengelola obat di setiap puskesmas. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan check list yang telah divalidasi. Dari penelitian ini diketahui bahwa 57,7% pengelola obat di puskesmas adalah apoteker. Sebanyak 61,5% menyediakan obat generik non-DOEN dan obat paten selain obat generik DOEN yang dipersyaratkan. Metode campuran konsumsi dan epidemiologi digunakan oleh 61,5% pengelola dalam menghitung kebutuhan obat. Permintaan obat di luar jadwal pernah diajukan oleh 57,7% responden. “Penerimaan obat tidak selalu sama dengan permintaan” dilaporkan oleh 69,2% pengelola, namun hasil pengamatan dalam checklist menunjukkan seluruh puskesmas mengalami hal tersebut. Hanya 19,2% responden melakukan pengecekan nama obat, kekuatan, jumlah, bentuk sediaan, tanggal kadaluarsa, nomor lot dan kerusakan obat. Kesimpulan yang diperoleh adalah kebutuhan obat di puskesmas masih belum terpenuhi dengan baik terutama karena faktor pengadaan dan hanya sebagian kecil pengelola obat yang melakukan pengecekan obat secara lengkap.
PERENCANAAN DAN PENGADAAN OBAT DI PUSKESMAS SURABAYA TIMUR DAN SELATAN Athijah, Umi; Zairina, Elida; Sukorini, Anila Impian; Rosita, Efrita Mega; Putri, Anindita Pratama
Jurnal Farmasi Indonesia Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : Jurnal Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35617/jfi.v5i1.33

Abstract

Primary Health Center as an organization of public health service has an excellent service quality character, besides qualified medical services. Service will run if the availability and quality of medicines is assured. This study was conducted to get an overview of planning and procurement of medicines at primary health centers. It was observational and descriptive study. The sample was the entire primary health centers in South and East Surabaya (n = 26) and the respondent was the staff of primary health center who manage planning and procurement of medicines. The data was collected by validated questionnaires and check list. Results showed that 57.7% respondents was pharmacists. Non-DOEN generic medicines and patent medicines were provided by 61.5%. The combined method (epidemiology-consumption method) was used by 61.5% staff to calculate the medicine need. The unschedule procurements have been reported by 57.7% respondents. "Received medicine was not always the same with the request" was reported by 69.2% staff. Only 19.2% respondents always check the medicine name, strength, quantity, dosage form, expired date, batch number and physical condition. To conclude, the medicine demand has not been well covered and only a few staff always check the medicines completely. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran tentang perencanaan dan pengadaan obat di puskesmas. Sampel adalah seluruh puskesmas di wilayah Surabaya Selatan dan Timur (n=26) dengan responden yaitu pengelola obat di setiap puskesmas. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan check list yang telah divalidasi. Dari penelitian ini diketahui bahwa 57,7% pengelola obat di puskesmas adalah apoteker. Sebanyak 61,5% menyediakan obat generik non-DOEN dan obat paten selain obat generik DOEN yang dipersyaratkan. Metode campuran konsumsi dan epidemiologi digunakan oleh 61,5% pengelola dalam menghitung kebutuhan obat. Permintaan obat di luar jadwal pernah diajukan oleh 57,7% responden. â??Penerimaan obat tidak selalu sama dengan permintaanâ? dilaporkan oleh 69,2% pengelola, namun hasil pengamatan dalam checklist menunjukkan seluruh puskesmas mengalami hal tersebut. Hanya 19,2% responden melakukan pengecekan nama obat, kekuatan, jumlah, bentuk sediaan, tanggal kadaluarsa, nomor lot dan kerusakan obat. Kesimpulan yang diperoleh adalah kebutuhan obat di puskesmas masih belum terpenuhi dengan baik terutama karena faktor pengadaan dan hanya sebagian kecil pengelola obat yang melakukan pengecekan obat secara lengkap.
Co-Authors Achmad Aziz Choiri Agustia, Syafa Habiba Almira Alodia Alvira Eka Widyasari Alyajilan Alyajilan Amalia Tusholecha Amalia, Diagram Fuzzy Ana Yuda Andi Hermansyah Anisa Ikrimatun Nikmah Annisa Septiana Ahmad Aprilia Nur’aini Rizma Putri Aqilah, Nida Faizatul Ardiana, Alma Dita Arie Sulistyarini Baiq Khuwailidia Kartikasari Balqis Sofea Binti Borhan Dahlui, Maznah Devita Ardina Prameswari Dhamanti, Inge Diansanto Prayoga Diyna Rusayliya Purwanto Djazuly Chalidyanto Dwi Novita Sari Farah Najla Farisa Firosyida Fauzia, Firdha Fidya Dwi Lestari Firdaus, Favian Rafif Firdausa Rahmah Fitri Amalia Siswanto Fitriyah, Arina Wilda Gabriella Wilhelmina Targanski Gesnita Nugraheni Gusti Ayu Manik Suartha Putri Hamidah, Khusnul Fitri Hermawan, Joshua El'Nissi Indana Tri Rahmawati Ismawantri, Putu Isrini Qaidatul Ilmi Istna Nur Ainul Yaqin Jeremy Moses Prawadi Junaidi Khotib Libriansyah Libriansyah Lilla Sapta Ratri Lina Dwi Setiyarini Liza Pristianty Mahmudin, Ahmad Amin Martanto, Tri Wahyu Mellyana, Fransisca Mohd Ali, Adliah Binti Muhammad Atoillah Isfandiari Muhammad Jabbar Falih Muhammad Muamar Fathoni Muhammad Rizky Widodo Munawaroh, Putri Dinatul Nadhifah Dhia Zahrah Nadya Amaliah Nailul Fithriyah Naufal Hafizalwan Noor Annisa Mones Nurhidayati Rusmadi Putra, I Gede Iswara Pranidhana Putri Amelia Rooswita Putri Rizqiyah Putri, Anindita Pratama Putri, Anindita Pratama Putri, Sukma Isna Rahma Rachmad Luisa Rarasati, Putri Rista Fauziningtyas, Rista Rizella Fitriani Rosita, Efrita Mega Rosita, Efrita Mega Rusmadi, Nurhidayati Safira Izza Maharani Samirah Samirah Santosa, Nadya Rachmania Septi Anggraini SETIAWAN, Catur Dian Shafa Azaria Shafira Muti Ardiana Shah Faisal Siregar, Miranda Yosephine Saulina Sisca Melani Panggono Sukorini, Anila Impian Syifa’ul Lailiyah Syifa’ul Lailiyah Thinni Nurul Rochmah Umi Athijah Umi Athiyah, Umi Utomo, Febriansyah Nur Vita Maulinda Asa Angembani Wahyu Mega Tri Susanty Wahyu Utami Wibisono, Cahyo Winda Fatmasari Wulandari, Melly Yaniar Nur Hidayah Yuhan Adelina Wihda Fikriyah Yuliana Yuliana Yuniarti Suryatinah Yunita Nita Yunita Nita Yusuf Alif Pratama Zahra, Fathimatuz