p-Index From 2021 - 2026
7.872
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Litera Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Sosiohumaniora Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra Prosodi: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Sosioteknologi Chi`e: Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Diglosia Eralingua : Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Jurnal Komunikasi Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Kiryoku: Jurnal Studi Kejepangan Japanese Research on Linguistics, Literature, and Culture Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Deiksis JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Jurnal Sora: Pernik Bahasa Asing Pena Literasi SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Suar Betang Metahumaniora Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Manajemen Komunikasi DIALEKTIKA Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 'A Jamiy: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Mimesis Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Kata : Penelitian tentang ilmu bahasa dan sastra SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Journal of Linguistic Phenomena PESHUM Mabasan Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLIKASI SUFIKS TERHADAP KALIMAT AKTIF DAN PASIF BESERTA KLASIFIKASI TENSES DI DALAM UNPAD NEWS Puteri, Ariani Dwi; Wagiati, Wagiati; Kadir, Puspa Mirani
Journal of Linguistic Phenomena Vol 3 No 1 (2024): Journal of Linguistic Phenomena, Juli 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jlp.v3i1.53144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implikasi sufiks terhadap kalimat aktif dan pasif beserta tenses yang muncul di dalam dua berita berjudul; “Officially Established, Here are the Tasks of the Unpad PPKS Task Force” dan “Unpad Hosts AHEC 2023, a Platform for Harmonizing Higher Education for ASEAN Development” di situs web University Update News UNPAD. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan teori Lieber (2009) dan Baugh (2005) untuk klasifikasi afiksasi dan untuk klasifikasi sufiks ke dalam kalimat aktif dan pasif. Setelah itu, penulis memasukkan jenis kalimat tersebut ke dalam tensesnya di dalam bahasa Inggris dengan menggunakan teori Azar (2002). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan menggunakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa di dalam dua berita di situs web University Update News UNPAD terdapat 32 data yang diklasifikasi menjadi; 5 jenis sufiks (-ed), (-d), (-s), (-ing), dan (-ive). Di dalam kedua artikel tersebut terdapat dua jenis kalimat yang terbentuk dari sufiks, yaitu kalimat aktif dan pasif. Di dalam kalimat aktif terdapat 5 jenis sufiks (-ed), (-d), (-s), (-ing), dan (-ive) dengan jumlah 19 data, sedangkan di dalam kalimat pasif dengan jumlah 12 data terdapat 2 jenis sufiks (-ed) dan (-d). Klasifikasi kalimat aktif dan pasif ini lalu diformulasikan ke dalam bentuk tenses bahasa Inggris. Pada kalimat aktif terdapat 4 jenis tenses; Present Tense (9), Past Tense (7), Present Perfect Tense (2), dan Present Continuous Tense (1). Pada kalimat pasif terdapat 5 jenis tenses; Past Tense (7), Future Tense (2), Present Tense (1), Present Perfect Tense (1) dan Past Future Tense (1).
Appraisal System–Attitude as A Normative Compliance Device in Pandemic Communication: Realizing Authority Legitimacy through Positive Valuation Dini Sri Istiningdias; Lia Maulia Indrayani; Eva Tuckyta Sari Sujatna; Wagiati
MIMESIS Vol. 7 No. 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mms.v7i2.16764

Abstract

This study examines how positive valuation within the appraisal system–attitude operates as a normative compliance device in Indonesian public communication during the COVID-19 pandemic. Furthermore, this study used Systemic Functional Linguistics (SFL) especially appraisal and normative compliance theory. This study focuses on the statements delivered by government officials and broadcast through KompasTV streaming on YouTube. Meanwhile, this study employs a qualitative analytical approach using an abductive method, combining deductive procedures in data collection and analysis with inductive reasoning in presenting findings. The results of analysis showed 32 data as the most dominant appreciation-valuation as a part of appraisal systems-attitude device consisting of 30 realizations were positive and 2 were negative. Positive valuation was realized through four key variables, there are Sociality (3 data), Salience (7 data), Validity (9 data), and Maintenance (11 data). Across these variables, normative compliance and authority legitimacy were reinforced by emphasizing transparency, accuracy, consistency, credibility, and moral as well as social responsibility. Sociality highlighted the moral and social dimensions of authority, while salience underscored accuracy and credibility. Validity contributed to the perception of transparency and trustworthiness, and maintenance sustained compliance through consistent and credible communication. The predominance of positive valuation demonstrates that appraisal system-attitude, particularly appreciation, played a central role in legitimizing pandemic authority, fostering public trust, and ensuring adherence to communication protocols. By integrating Appraisal Theory with normative compliance frameworks, this study highlights the linguistic strategies through which governments construct legitimacy and reinforce authority during public health emergencies, offering insights into the role of language in shaping compliance and trust in times of crisis.
Co-Authors Adji, Muhammad Afina Naufalia Ahsan Tudoni Al Zahra, Risya Allif Pradana Aulia, Dhannisa Azzahra, Shofannnisa Alifia Cece Sobarna Dadang Suganda Delfariyadi, Fahri Dini Sri Istiningdias Duddy Zein Duddy Zein Duddy Zein Duddy Zein Elektra Aulia Maharani Elly Sutawikara Elvi Citraresmana Eni Karlieni Eva Tuckyta Sari Sujatna Eva Tuckyta Sari Sujatna Fadilah Fadilah Fathurrohim, Ilham Hanif Ferdiansyah, Irfan Haruna, Nabilah Harzi, Azka Athallah Hasanah, Nisrina Hera Meganova Lyra Hermalinda Tiwi Ilham Hijrah Mustaqim Ilham Munandar Irawati, Risya Ayu Irwan Syah Irzam Sarif S Istiningdias, Dini Sri Jagadhita, Raditya Lia Amelia Nurkhazanah Lia M. Indriyani Lia Maulia Indrayani Lia Maulia Indrayani Libriananda Antika Lumban Tobing, Renata Margareth Muhamad Adji Muhammad Ramdlan Al-Mubarrok Nani Darmayanti Nani Darmayanti Nani Darmayanti NFN Wahya Ni Gusti Ayu Dhyani Widyadari Nurulita, Dwi Hasna Panji, Artha Nur Restia Prastika, Tiara Maulina Puspa Kadir Puspa Mirani Kadir Puteri, Ariani Dwi Putri, Laily Adha Intan Putri, Mellati Riandi R. Yudi Permadi Rifa Rafkahanun Riki Nasrullah S, Irzam Sarif Sabrina, Azaina Farah Soedira, Daniela Safira Sugeng Riyanto Sugeng Riyanto Sugeng Riyanto Sugeng Riyanto Sugeng Riyanto Sugeng Riyanto Suparman, Tatang Susi Machdalena Tajudin Nur Tatang Suparman Tatang Suparman Trian Ramadhan Nuryadin Umi Kulsum Uzair Uzair Wahya Wahya Winnarny Nurul Listary Wulan Sekar Arum Ypsi Soeria Soemantri Ypsi Soeria Soemantri Zein, Muhammad Rifki Adinur