Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Struktur Argumen Paragraf Argumentatif: Studi Kasus Lima Jurnal Terindeks Sinta Rumpun Pendidikan Noneksata di LLDIKTI VIII Antonius Nesi; Priska Filomena Iku
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 6, No 1 (2021): VOLUME 6 NUMBER 1 MARET 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v6i1.2036

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur argumen paragraf argumentatif pada artikel jurnal terindeks Sinta rumpun pendidikan noneksakta. Kerangka teori yang digunakan adalah konsep argumen Douglas Walton. Sumber data penelitian ini kasuistik, dikumpulkan dari 5 (lima) jurnal terindeks Sinta rumpun pendidikan noneksakta di wilayah LLDIKTI VIII. Wujud data penelitian ini ialah paragraf-paragraf argumentatif yang diidentifikasi dari sumber data berdasarkan konsep dasar paragraf argumentatif. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan metode simak, teknik baca dan catat. Teknik analisis data penelitian ini adalah teknik analisis konten. Dalam menerapkan teknik itu, peneliti melakukan inventarisasi, identifikasi, dan klasifikasi data. Data-data yang telah  dianalisis kemudian disajikan, diinterpretasi, dan dibahas secara informal. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa struktur argumen paragraf argumentatif pada jurnal terindeks Sinta rumpun pendidikan nonesakta terdiri atas dua jenis, yaitu (1) struktur tunggal dan (2) struktur dua lapis. Dalam struktur tunggal, argumen yang dikonstruksi penulis terdiri atas argumen AS (APA) dan AKV (AP). Sementara itu, dalam struktur dua lapis argumen yang dibangun penulis terdiri atas AKV (AP)-AS (APH), AA (AHP)-AS (APP), dan AS (AFH)-AA (ATT).
KONTRIBUSI TOPIK-TOPIK PRAGMATIK UNTUK BAHASA INDONESIA DI PERGURUAN TINGGI Antonius Nesi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 8 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.307 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v8i1.68

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan topik-topik pragmatik. Setiap topik memiliki kontribusinya untuk pembelajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi. Telaah terhadap publikasi-publikasi terdahulu yang relevan diletakkan sebagai konteks masalah. Pembahasan meliputi hakikat pragmatik yang didasarkan pada referensi-referensi. Selanjutnya, topik-topik pragmatik yang meliputi tindak tutur, prinsip kerja sama, praanggapan, dan kesantunan berbahasa diuraikan. Uraian setiap topik disusul langsung dengan kontribusinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Hasil analisis menggambarkan bahwa topik-topik pragmatik relevan untuk pembelajaran bila diintegrasikan dalam keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Dengan itu, tujuan akhir pembelajaran bahasa Indonesia tercapai, yaitu mahasiswa memiliki kompetensi komunikatif
NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM TRADISI LISAN TAKANAB: KAJIAN EKOLINGUISTIK Antonius Nesi; R. Kunjana Rahardi; Pranowo
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.743 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v11i1.138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memerikan nilai-nilai kearifan lokal dalam tradisi lisan Takanab berdasarkan perspektif ekolinguistik. Perspektif ekolinguistik didukung dengan studi etnografi komunikasi. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan metode simak, teknik catat (linguistik). Metode dan teknik itu dipadukan dengan metode percakapan etnografis, teknik rekam (etnografi). Dalam analisis data digunakan metode padan ekstralingual, teknik analisis kontekstual. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa kearifan lokal dalam tradisi lisan Takanab termanifestasi melalui kearifan local berwujud nyata (tangible) berupa batu dan air, kain tenun motif, dan rumah adat; juga melalui kearifan lokal tidak berwujud nyata (intangible) berupa bidal, perumpamaan, petuah, dan syair. Setiap wujud kearifan lokal itu memanifestasikan nilai-nilai luhur yang mencerminkan penghayatan budaya kolektif masyarakat Dawan.
Tinjauan Kritis Statements Para Tokoh Tentang Kasus Tanah Golo Mori dalam Pemberitaan Media Massa Daring (Critical Review of Personages Statements About the Golo Mori Land Dispute in the Online Mass Media Reportation) Antonius Nesi; Tati Sri Uswati; B Wahyudi Joko Santoso
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.9271

Abstract

This study aims to critically review the statements of personages related to the land dispute Golo Mori in West Manggarai, Nusa Tenggara Timur, at the online mass media consists of Kompas.com, Cnnindonesia.com, Poskupang.com, and Voxntt.com. In collecting data the researchers used the listening method, reading, and note-taking techniques. In analyzing the data, the researcher used the content analysis method which was applied through the stages of identification, classification, and meaning of the data. The results showed that the statements of the characters were always repeated; use passive sentences and negative sentences that refer to certain meanings. Each media is unique in its reporting. Two national online media focused more on the authorities, while the other two regional media focused on victims and advocates. Land dispute resolution is actually an ancestral heritage that should be considered as a cultural norm in conflict resolution.Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara kritis statements para tokoh dalam pemberitaan media massa online yang secara khusus memberitakan sengketa tanah Golo Mori di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Media massa online yang ditinjau adalah Kompas.com, Cnnindonesia.com, Poskupang.com, dan Voxntt.com. Dalam pengumpulan data, digunakan metode simak, teknik baca dan catat. Analisis data menggunakan metode analisis isi yang diterapkan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan pemaknaan data. Hasil penelitian ini dideskripsikan sebagai berikut. Pada tahap deskripsi, ditemukan bahwa di dalam beberapa pernyataan para tokoh, terdapat kosakata yang selalu diulang atau berlebihan; terdapat juga fitur linguistik yang berkorelasi makna secara antonimi dan konotatif. Pada aspek tata bahasa, ditemukan formulasi kalimat pasif dan kalimat negatif yang merujuk pada makna tertentu. Pada tahap interpretasi disibak bahwa terdapat hubungan antarteks yang saling berterima. Pada pihak lain, ditemukan juga pernyataan lain yang bersifat naratif tetapi memiliki struktur yang rapi. Dari sisi posisi media, masing-masing media memiliki keunikan di dalam pemberitaannya. Dua media online nasional lebih menyoroti pihak aparat, sedangkan dua media regional lainnya menyoroti korban dan advokat. Pada bagian eksplanasi dipaparkan mengenai konteks sosial dan budaya, terutama sistem pembagian tanah dalam budaya Manggarai, termasuk peran struktur Gendang sebagai warisan leluhur.
Redesign of Indonesian Language Textbooks Based on Student Needs Analysis Antonius Nesi; Yosefina Rosdiana Su; Rahayu Pristiwati
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.836 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v14i2.1611

Abstract

The available Indonesian language textbooks, both compulsory and commercial, might not fully meet the students' future needs and industrial demands. This study examines the concept of redesigning Indonesian language textbooks based on students' needs analysis, presenting a critical review of several relevant studies from journals, conference articles, and other permanent references. This study reveals three primary results. First, teachers are responsible for evaluating the textbooks' content and determining how they can contextually adapt and modify it without losing the essence of curriculum demands. Secondly, teachers are supposed to be aware of the students' needs to facilitate the demands of the current context. A need analysis will help the teachers to get an overview of the aspects that must be adapted in Indonesian language textbooks. Thirdly, through a critical and in-depth review of the textbooks, it was found that it is necessary to redesign a model of Indonesian language textbooks, particularly the grammar textbook model, the listening and speaking skills textbook model, and the reading and writing skills textbook model. The expected product should be organized as an integrative textbook package and designed in a digital model that can be easily accessed through the network.
VARIASI ARGUMEN SAKSI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS ILMIAH BAGI MAHASISWA Antonius Nesi; Subyantoro Subyantoro; Rahayu Pristiwati
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18, No 1 (2022): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v18i1.4739

Abstract

ABSTRAK: Salah satu karakteristik artikel ilmiah ialah adanya variasi argumen sebagai bentuk pertanggungjawaban ilmiah seorang penulis terhadap isi artikelnya. Argumen dapat dikatakan berhasil apabila sebuah pernyataan dapat dibentengi dengan aneka alasan dan bukti (argumen yang variatif). Melalui konstruksi argumen yang variatif, pembaca dapat diyakinkan bahwa masalah yang diangkat terselesaikan secara ilmiah. Artikel ini menelaah variasi ‘argumen saksi’ dalam pembelajaran menulis ilmiah bagi mahasiswa. Teori dasar yang digunakan ialah model argumen saksi Douglas Walton. Variasi argumen saksi sebagai acuan dasar untuk pembelajaran menulis ilmiah dianggap urgen mengingat argumen saksi ternyata bukan hanya berwujud argumen pendapat ahli saja sebagaimana selama ini dibuat kebanyakan penulis, tetapi masih terdapat jenis argumen lain untuk membentengi pernyataan posisi. Artikel ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan, yakni telaah dokumen dan literatur-literatur yang relevan. Berdasarkan hasil telaah ditemukan tiga hal. Pertama, dalam pembelajaran menulis ilmiah dapat dibuat variasi argumen pendapat ahli dalam wujud argumen pendapat ahli 1, argumen pendapat ahli 2, dan argumen pendapat ahli 3. Selanjutnya, sebagai bentuk persuasi dapat ditambahkan argumen analogi dan argumen penalaran praktis. Kedua, dalam pembelajaran menulis ilmiah, argumen fakta-hipotesis dapat dibuat variasinya berupa argumen pendapat ahli 1, argumen pendapat ahli 2, argumen pendapat ahli 3, argumen preseden, dan argumen pengecualian. Ketiga, bentuk variasi lain untuk argumen penalaran praktis, yakni argumen analogi, argumen preseden, argumen pendapat ahli 1, dan argumen pendapat ahli 2. Melalui konstruksi argumen yang variatif, artikel yang dihasilkan mahasiswa memenuhi kepatutannya (bereputasi).KATA KUNCI: Argumen saksi; menulis ilmiah; mahasiswa; pembelajaran   VARIATIONS OF ‘WITNESS ARGUMENTS’ IN LEARNING SCIENTIFIC WRITING FOR STUDENTS ABSTRACT: One of the characteristics of scientific articles is that there are variations in arguments as a form of a writer's scientific accountability for the contents of the article. An argument can be said to be successful if a statement can be fortified with various reasons and evidence (varied arguments). Through the construction of varied arguments, readers can be convinced that the issues raised are scientifically resolved. This article examines the variation of 'witness argument' in teaching scientific writing for students. The basic theory used is Douglas Walton's witness argument model. The variety of witness arguments as a basic reference for learning to write scientifically is considered urgent considering that witness arguments are not only in the form of expert opinion arguments as so far made by most authors, but there are still other types of arguments to fortify position statements. The article uses a literature study approach, which is a study of relevant documents and literatures. Based on the results of the study found three things. First, in scientific writing learning, variations of expert opinion arguments can be made in the form of expert opinion arguments 1, expert opinion arguments 2, and expert opinion arguments 3. Furthermore, as a form of persuasion, analogy arguments and practical reasoning arguments can be added. Second, in the study of scientific writing, fact-hypothesis arguments can be varied in the form of expert opinion arguments 1, expert opinion arguments 2, expert opinion arguments 3, precedent arguments, and exception arguments. Third, other forms of variation for practical reasoning arguments, namely analogy arguments, precedent arguments, expert opinion arguments 1, and expert opinion arguments 2. Through varied argument construction, an article fulfills its merit (reputable). KEYWORDS: Witness argument; scientific writing; student; learning
Implementasi evaluasi CIPP untuk pembelajaran daring teknik kepewaraan: Studi kasus di IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tati Sri Uswati; Antonius Nesi; Wagiran
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v8i2.21314

Abstract

Penelitian ini dilatari oleh adanya praktik pembelajaran Teknik Kepewaraan yang dilaksanakan secara daring selama masa pandemi Covid-19. Sebagai mata kuliah keterampilan berbicara, perkuliahan Teknik Kepewaraan yang dilaksanakan secara daring itu perlu dievaluasi untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang keberhasilan pembelajaran. Sejalan dengan itu, tujuan penelitian ini adalah mengimplementasikan evaluasi CIPP untuk pembelajaran daring Teknik Kepewaraan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Peneliti menggunakan teknik studi dokumen dan kuesioner untuk mengumpulan data. Peneliti membedakan dua jenis data di dalam analisis data, yakni data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif yang diperoleh dari studi dokumen dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman, yaitu pengumpulan, reduksi, verifikasi, dan penyimpulan hasil analisis. Data kuantitatif diperoleh dari kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini dideskripsikan sebagai berikut. Pertama, pada evaluasi aspek konteks dan proses yang didasarkan pada indikator-indikator yang telah ditetapkan peneliti ditemukan bahwa ada kesesuaian antara RPS, bahan ajar, dan dokumen-dokumen pendukung lainnya dengan hasil analisis kuesioner. Kedua, pada aspek evaluasi proses dan produk, ada kesejajaran antara hasil studi dokumen dengan kuesioner. Artinya, indikator-indikator yang dievaluasi pada dokumen sesuai dengan hasil kuesioner dari mahasiswa. Penyempurnaan dokumen seperti RPS dan bahan ajar serta lampiran-lampirannya menjadi hal penting untuk dipertimbangkan ke depan melalui adaptasi konteks, input, proses, dan produk.
Dinamika HAM dalam Perbincangan Tiga Dimensi: Tinjauan Konseptual dan Praktis Max Regus; Marianus Supar Jelahut; Antonius Nesi
Jurnal Ledalero Vol 19, No 2 (2020): Jurnal Ledalero
Publisher : Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.305 KB) | DOI: 10.31385/jl.v19i2.209.145-156

Abstract

Human Rights (HAM) has achieved a lot of progress as well as a stalemate. The human rights condition at these two points also shows human rights dynamics concerning various dimensional contexts. This article explicitly discusses the significant dimensions of the dynamics of human rights. Based on a critical literature review and practical reflection, this study proposes two three-dimensional analysis models of human rights dynamics at both global and national levels. The first model deals with the historical, theoretical, and practical dimensions of human rights dynamics. The second model explains the normative-philosophical, political, and sociological dimensions of the dynamics of human rights. This article consists of several sections, including an introduction, an analytical framework, the two-dimensional model of human rights dynamics, and a conclusion. Keywords: Human rights, Human rights dynamics, State, R2P, Citizen
Evaluasi Kompetensi Guru Bahasa Indonesia Berbasis APKG: Studi Kasus Tayangan Video Youtube Antonius Nesi; Muhamad Haryanto; Wagiran Wagiran
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 13 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2023.v13.i1.p8-19

Abstract

This study aims to evaluate the teaching competence of Bahasa Indonesia teachers using the APKG-2 evaluation tool. This research is classified as a case study with limited data sources, namely 4 (four) learning video shows on the Youtube channel. In line with that, this research is also called ex post facto research with a descriptive evaluation approach. As a descriptive evaluation study, at the data collection stage the researcher used the APKG-2 instrument. After the data was collected, the researcher processed and analyzed the data using descriptive statistical analysis techniques. The average acquisition of the assessment in each aspect of the assessment is used by researchers to evaluate by interpreting and interpreting the data. The results of this study indicate two things. First, there are two videos, namely video 1 which is related to thematic learning focused on Bahasa Indonesia in lower grade of Elementary Schools and video 3, namely learning Bahasa Indonesia in Junior High Schools which can be categorized as Good. Meanwhile, video 2 relating to thematic learning with a focus on Bahasa Indonesia in high grade of Elementary Schools and video 4 relating to learning Bahasa Indonesia in Senior High School can be categorized as Enough. Second, based on the results of the notes in the evaluation column, the researcher noted several important things that Indonesian language teachers should pay attention to, namely apperception and delivery of learning objectives that must be effective in opening activities, feedback, interaction, use of learning methods and media that must be in harmony with the learning materials in the class, core activities, as well as the importance of reflection on closing activities.
Wujud Argumen Ad hominem sebagai Strategi Komunikasi para Advokat dalam Program Kontroversi Metro TV: Sebuah Kajian Kritis Kanisius Kami; Antonius Nesi
JURNAL SIMBOLIKA Research and Learning in Communication Study Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Simbolika April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbolika.v9i1.9106

Abstract

Dalam pandangan tradisional, ad hominem dipahami sebagai argumen yang ditujukan kepada lawan, atau kadang dapat dimengerti sebagai serangan terhadap karakter pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model argumen ad hominem sebagai strategi komunikasi para advokat dalam tayangan Kontroversi Metro TV. Penelitian ini digolongkan sebagai penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah lima rekaman mata acara Kontroversi Metro TV yang membahas kasus kematian Brigadir Josua. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode simak, yang diterapkan melalui teknik catat. Analisis data penelitian ini memanfaatkan teknik analisis isi. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa model ad hominem yang ditemukan dalam mata acara Kontroversi Metro TV dapat diperinci menjadi tiga, yakni (1) ad hominem dalam wujud serangan terhadap psikis, (2) ad hominem dalam wujud serangan terhadap kredibilitas kompetensi, dan (3) ad hominem dalam wujud serangan terhadap sifat atau karakter.