Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Struktur Argumen Paragraf Argumentatif: Studi Kasus Lima Jurnal Terindeks Sinta Rumpun Pendidikan Noneksata di LLDIKTI VIII Antonius Nesi; Priska Filomena Iku
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 6, No 1 (2021): VOLUME 6 NUMBER 1 MARET 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v6i1.2036

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur argumen paragraf argumentatif pada artikel jurnal terindeks Sinta rumpun pendidikan noneksakta. Kerangka teori yang digunakan adalah konsep argumen Douglas Walton. Sumber data penelitian ini kasuistik, dikumpulkan dari 5 (lima) jurnal terindeks Sinta rumpun pendidikan noneksakta di wilayah LLDIKTI VIII. Wujud data penelitian ini ialah paragraf-paragraf argumentatif yang diidentifikasi dari sumber data berdasarkan konsep dasar paragraf argumentatif. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan metode simak, teknik baca dan catat. Teknik analisis data penelitian ini adalah teknik analisis konten. Dalam menerapkan teknik itu, peneliti melakukan inventarisasi, identifikasi, dan klasifikasi data. Data-data yang telah  dianalisis kemudian disajikan, diinterpretasi, dan dibahas secara informal. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa struktur argumen paragraf argumentatif pada jurnal terindeks Sinta rumpun pendidikan nonesakta terdiri atas dua jenis, yaitu (1) struktur tunggal dan (2) struktur dua lapis. Dalam struktur tunggal, argumen yang dikonstruksi penulis terdiri atas argumen AS (APA) dan AKV (AP). Sementara itu, dalam struktur dua lapis argumen yang dibangun penulis terdiri atas AKV (AP)-AS (APH), AA (AHP)-AS (APP), dan AS (AFH)-AA (ATT).
KONTRIBUSI TOPIK-TOPIK PRAGMATIK UNTUK BAHASA INDONESIA DI PERGURUAN TINGGI Antonius Nesi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 8 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.307 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v8i1.68

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan topik-topik pragmatik. Setiap topik memiliki kontribusinya untuk pembelajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi. Telaah terhadap publikasi-publikasi terdahulu yang relevan diletakkan sebagai konteks masalah. Pembahasan meliputi hakikat pragmatik yang didasarkan pada referensi-referensi. Selanjutnya, topik-topik pragmatik yang meliputi tindak tutur, prinsip kerja sama, praanggapan, dan kesantunan berbahasa diuraikan. Uraian setiap topik disusul langsung dengan kontribusinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Hasil analisis menggambarkan bahwa topik-topik pragmatik relevan untuk pembelajaran bila diintegrasikan dalam keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Dengan itu, tujuan akhir pembelajaran bahasa Indonesia tercapai, yaitu mahasiswa memiliki kompetensi komunikatif
NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM TRADISI LISAN TAKANAB: KAJIAN EKOLINGUISTIK Antonius Nesi; R. Kunjana Rahardi; Pranowo
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.743 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v11i1.138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memerikan nilai-nilai kearifan lokal dalam tradisi lisan Takanab berdasarkan perspektif ekolinguistik. Perspektif ekolinguistik didukung dengan studi etnografi komunikasi. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan metode simak, teknik catat (linguistik). Metode dan teknik itu dipadukan dengan metode percakapan etnografis, teknik rekam (etnografi). Dalam analisis data digunakan metode padan ekstralingual, teknik analisis kontekstual. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa kearifan lokal dalam tradisi lisan Takanab termanifestasi melalui kearifan local berwujud nyata (tangible) berupa batu dan air, kain tenun motif, dan rumah adat; juga melalui kearifan lokal tidak berwujud nyata (intangible) berupa bidal, perumpamaan, petuah, dan syair. Setiap wujud kearifan lokal itu memanifestasikan nilai-nilai luhur yang mencerminkan penghayatan budaya kolektif masyarakat Dawan.
Redesign of Indonesian Language Textbooks Based on Student Needs Analysis Antonius Nesi; Yosefina Rosdiana Su; Rahayu Pristiwati
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.836 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v14i2.1611

Abstract

The available Indonesian language textbooks, both compulsory and commercial, might not fully meet the students' future needs and industrial demands. This study examines the concept of redesigning Indonesian language textbooks based on students' needs analysis, presenting a critical review of several relevant studies from journals, conference articles, and other permanent references. This study reveals three primary results. First, teachers are responsible for evaluating the textbooks' content and determining how they can contextually adapt and modify it without losing the essence of curriculum demands. Secondly, teachers are supposed to be aware of the students' needs to facilitate the demands of the current context. A need analysis will help the teachers to get an overview of the aspects that must be adapted in Indonesian language textbooks. Thirdly, through a critical and in-depth review of the textbooks, it was found that it is necessary to redesign a model of Indonesian language textbooks, particularly the grammar textbook model, the listening and speaking skills textbook model, and the reading and writing skills textbook model. The expected product should be organized as an integrative textbook package and designed in a digital model that can be easily accessed through the network.
Implementasi evaluasi CIPP untuk pembelajaran daring teknik kepewaraan: Studi kasus di IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tati Sri Uswati; Antonius Nesi; Wagiran
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v8i2.21314

Abstract

Penelitian ini dilatari oleh adanya praktik pembelajaran Teknik Kepewaraan yang dilaksanakan secara daring selama masa pandemi Covid-19. Sebagai mata kuliah keterampilan berbicara, perkuliahan Teknik Kepewaraan yang dilaksanakan secara daring itu perlu dievaluasi untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang keberhasilan pembelajaran. Sejalan dengan itu, tujuan penelitian ini adalah mengimplementasikan evaluasi CIPP untuk pembelajaran daring Teknik Kepewaraan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Peneliti menggunakan teknik studi dokumen dan kuesioner untuk mengumpulan data. Peneliti membedakan dua jenis data di dalam analisis data, yakni data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif yang diperoleh dari studi dokumen dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman, yaitu pengumpulan, reduksi, verifikasi, dan penyimpulan hasil analisis. Data kuantitatif diperoleh dari kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini dideskripsikan sebagai berikut. Pertama, pada evaluasi aspek konteks dan proses yang didasarkan pada indikator-indikator yang telah ditetapkan peneliti ditemukan bahwa ada kesesuaian antara RPS, bahan ajar, dan dokumen-dokumen pendukung lainnya dengan hasil analisis kuesioner. Kedua, pada aspek evaluasi proses dan produk, ada kesejajaran antara hasil studi dokumen dengan kuesioner. Artinya, indikator-indikator yang dievaluasi pada dokumen sesuai dengan hasil kuesioner dari mahasiswa. Penyempurnaan dokumen seperti RPS dan bahan ajar serta lampiran-lampirannya menjadi hal penting untuk dipertimbangkan ke depan melalui adaptasi konteks, input, proses, dan produk.
Dinamika HAM dalam Perbincangan Tiga Dimensi: Tinjauan Konseptual dan Praktis Max Regus; Marianus Supar Jelahut; Antonius Nesi
Jurnal Ledalero Vol 19, No 2 (2020): Jurnal Ledalero
Publisher : Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.305 KB) | DOI: 10.31385/jl.v19i2.209.145-156

Abstract

Human Rights (HAM) has achieved a lot of progress as well as a stalemate. The human rights condition at these two points also shows human rights dynamics concerning various dimensional contexts. This article explicitly discusses the significant dimensions of the dynamics of human rights. Based on a critical literature review and practical reflection, this study proposes two three-dimensional analysis models of human rights dynamics at both global and national levels. The first model deals with the historical, theoretical, and practical dimensions of human rights dynamics. The second model explains the normative-philosophical, political, and sociological dimensions of the dynamics of human rights. This article consists of several sections, including an introduction, an analytical framework, the two-dimensional model of human rights dynamics, and a conclusion. Keywords: Human rights, Human rights dynamics, State, R2P, Citizen
Evaluasi Kompetensi Guru Bahasa Indonesia Berbasis APKG: Studi Kasus Tayangan Video Youtube Antonius Nesi; Muhamad Haryanto; Wagiran Wagiran
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 13 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2023.v13.i1.p8-19

Abstract

This study aims to evaluate the teaching competence of Bahasa Indonesia teachers using the APKG-2 evaluation tool. This research is classified as a case study with limited data sources, namely 4 (four) learning video shows on the Youtube channel. In line with that, this research is also called ex post facto research with a descriptive evaluation approach. As a descriptive evaluation study, at the data collection stage the researcher used the APKG-2 instrument. After the data was collected, the researcher processed and analyzed the data using descriptive statistical analysis techniques. The average acquisition of the assessment in each aspect of the assessment is used by researchers to evaluate by interpreting and interpreting the data. The results of this study indicate two things. First, there are two videos, namely video 1 which is related to thematic learning focused on Bahasa Indonesia in lower grade of Elementary Schools and video 3, namely learning Bahasa Indonesia in Junior High Schools which can be categorized as Good. Meanwhile, video 2 relating to thematic learning with a focus on Bahasa Indonesia in high grade of Elementary Schools and video 4 relating to learning Bahasa Indonesia in Senior High School can be categorized as Enough. Second, based on the results of the notes in the evaluation column, the researcher noted several important things that Indonesian language teachers should pay attention to, namely apperception and delivery of learning objectives that must be effective in opening activities, feedback, interaction, use of learning methods and media that must be in harmony with the learning materials in the class, core activities, as well as the importance of reflection on closing activities.
Wujud Argumen Ad hominem sebagai Strategi Komunikasi para Advokat dalam Program Kontroversi Metro TV: Sebuah Kajian Kritis Kanisius Kami; Antonius Nesi
JURNAL SIMBOLIKA Research and Learning in Communication Study Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Simbolika April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbolika.v9i1.9106

Abstract

Dalam pandangan tradisional, ad hominem dipahami sebagai argumen yang ditujukan kepada lawan, atau kadang dapat dimengerti sebagai serangan terhadap karakter pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model argumen ad hominem sebagai strategi komunikasi para advokat dalam tayangan Kontroversi Metro TV. Penelitian ini digolongkan sebagai penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah lima rekaman mata acara Kontroversi Metro TV yang membahas kasus kematian Brigadir Josua. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode simak, yang diterapkan melalui teknik catat. Analisis data penelitian ini memanfaatkan teknik analisis isi. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa model ad hominem yang ditemukan dalam mata acara Kontroversi Metro TV dapat diperinci menjadi tiga, yakni (1) ad hominem dalam wujud serangan terhadap psikis, (2) ad hominem dalam wujud serangan terhadap kredibilitas kompetensi, dan (3) ad hominem dalam wujud serangan terhadap sifat atau karakter.
Ragam Bahasa Bias Gender pada Pemberitaan Aktris Pascacerai Yuliana Jetia Moon; Antonius Nesi; Ans Prawati Yuliantari
Jurnal Semantik Vol 12 No 2 (2023): Volume 12 Number 2, September 2023
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/semantik.v12i2.p175-188

Abstract

Language can perpetuate gender bias. The formulation of language in media coverage also strengthens, soothes, even injustices against women in society, including actresses. The purpose of this research is to find and describe the variety of gender bias language in the reporting of post-divorce actresses. This research includes a qualitative descriptive study. The data source for this research is media coverage which is limited to news about post-divorce actresses. The data taken is in the form of gender biased news titles and contents. In collecting data using the read-read method, supported by orthographic techniques. Furthermore, the data were analyzed using constructivism analysis in sociolinguistics. The results of this study indicate that there are still media that place divorced actresses as news objects that are sexy and gender biased. The variety of language gender bias appears in the form of diction, phrases and sentences. These various forms of language can position women as sexual objects, such as various metaphors that refer to women's bodies, diction and sentences that point to the meaning that women are the cause of household breakdown, as well as various languages ​​in the form of labeling women or stigmatization.
Penguatan Sumber Daya Manusia Unggul melalui Pembelajaran Menulis Artikel Ilmiah bagi Mahasiswa dengan Model Opinion Argument Antonius Nesi; Fathur Rokhman; Rustono Rustono; Rahayu Pristiwati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguatan SDM unggul di perguruan tinggi tidak lepas dari proses pembelajaran, termasuk pembelajaran menulis artikel ilmiah. Kualitas sebuah artikel ilmiah dapat dilihat dari konstruksi argumen-argumen yang dibangun penulisnya. Kajian ini bertujuan mendeskripsikan penguatan sumber daya manusia unggul melalui pembelajaran menulis artikel ilmiah bagi mahasiswa dengan model argumen Walton. Sumber data penelitian ini ialah 25 artikel jurnal mahasiswa dan hasil isian kuesioner. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca-catat. Dalam analisis data digunakan model analisis Milles dan Huberman untuk data kualitatif, dan teknik statistik deskriptif untuk data kuantitatif. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, dari 25 artikel jurnal ditemukan sebanyak 26 paragraf berisi argumen pendapat ahli dan 12 paragraf berupa argumen pendapat umum. Dari ke-26 paragraf argumen pendapat ahli itu diidentifikasi adanya 14 paragraf berwujud argumen dasar, 7 paragraf berwujud argumen konfirmasi, dan 5 paragraf berwujud argumen perbandingan. Sementara itu, dari 12 paragraf yang berisi argumen pendapat umum diidentifikasi bahwa terdapat 6 paragraf berwujud argumen teori/konsep, 3 paragraf berwujud argumen dalil/hukum, dan 4 paragraf berwujud argumen analogi. Kedua, berdasarkan sebaran kuesioner diperoleh hasil bahwa pada level C4 sebanyak 38 mahasiswa menyatakan dapat melakukan analisis terhadap model argumen pendapat ahli, sedangkan 26 sebaliknya. Pada tingkat C5, 30 mahasiswa menyatakan dapat membuat evaluasi, sedangkan 34 lainnya menyatakan tidak dapat membuat evaluasi. Pada level mencipta, sebanyak 23 menyatakan dapat merekonstruksi pendapat ahli, sedangkan 41 lainnya menyatakan sebaliknya. Hasil temuan ini dapat dimanfaatkan untuk studi lebih lanjut tentang pembelajaran menulis artikel jurnal bagi mahasiswa dengan model argumen Walton, dapat juga dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu pembelajaran.