Claim Missing Document
Check
Articles

PENGAPLIKASIAN MOTIF BATIK DENGAN INSPIRASI ORNAMEN GONG KERATON SUMEDANG LARANG UNTUK DITERAPKAN PADA KEMEJA PRIA MENGGUNAKAN TEKNIK BATIK TULIS Berliana, Intan; Yuningsih, Sari; Ramadhan, M. Sigit
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumedang merupakan salah satu daerah dengan ciri khas yang unik. Daerah penghasil tahu ini juga merupakan daerah sentra wisata khususnya wisata prasejarah. Salah  satunya  museum  prabu  ulun,  terdapat  banyak  peninggalan  peninggalan prasejarah. Benda yang merupakan peninggalan prasejarah keraton sumedang  larang adalah  batik  kasumedang.  Perkembangan  batik  kasumedang  terus  berlanjut  dengan adanya sentra sentra pengrajin batik. Sayangnya hingga saat ini sumedang dan keraton sumedang  larang belum mempunyai  ciri khasnya sendiri. Hal  ini memacu penulis dan para pengrajin batik untuk berkarya dan mengembangkan motif yang sudah ada dan sesuai  dengan  kemampuan  pengrajin  batik  Kasumedangan.  Berdasarkan wawancara, observasi  lapangan, studi  literatur dan eksplorasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian  ini yaitu metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Hasil akhir dari penelitian ini yaitu olahan motif baru yang terinspirasi dari motif batik kasumedangan dengan penggayaan serta komposisi warna yang lebih modern. Hasil olaham motif akan diterapkan pada produk busana yang akan digunakan untuk keperluaan dalam sebuah acara yang diakan oleh keraton sumedang larang.  Kata Kunci  : keraton sumedang  larang, batik kasumedangan, motif ornamen, kemeja pria
PENGAPLIKASIAN MOTIF DAYAK KALIMANTAN TENGAH PADA BUSANA READY TO WEAR DELUXE Shena, Novi Ari; Yuningsih, Sari
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalimantan merupakan  salah  satu  pulau  di  Indonesia  yang memiliki  banyak pohon  yang tumbuh  sehingga memiminimalisir  adanya  bencana  alam. Hal  ini menjadi alasan Presiden untuk memindahkan Ibu Kota Negara ke Kalimantan yang di perkuat oleh draft  RUU  IKN  pasal  3  ayat  (2).  Banyaknya  budaya  yang  ada  dan masih  dilestarikan, khususnya oleh suku Dayak. Dayak memiliki beragam  jenis motif yaitu khas Kalimantan Tengah, motif Kelakai dan Kalawit. Pada umumnya motif Dayak hanya digunakan pada pakaian  formal  dan  acara  adat, masih  belum  banyak  diaplikasikan  pada  jenis  busana lainnya.  Sehingga  peneliti melihat  adanya  potensi  untuk  pengembangan motif  Dayak Kalimantan Tengah  pada busana Ready to Wear Deluxe. Busana ini memiliki kualitas tinggi sehingga target market berupa pejabat Daerah dan selebriti. Adanya acara pemerintahan yang  dilakukan  di  Kalimantan  membuat  busana  ini  cocok  untuk  digunakan.  Bordir merupakan Teknik yang  sedang dikembangkan di Kalimantan. Metode yang digunakan pada  penelitian  ini  adalah  kualitatif,  dengan  cara  pengumpulan  data  studi  literatur, observasi,  dan  wawancara.  Melakukan  eksplorasi  pengembangan  motif  Dayak, pengembangan bentuk busana, dan bordir untuk menemukan jenis tusukan yang paling optimal.  Hasil  akhir  dari  penelitian  ini  berupa  busana  Ready  To  Wear  Deluxe menggunakan motif Dayak Kalimantan tengah dengan teknik bordir. Kata kunci: motif dayak kalimantan tengah, bordir, ready to wear deluxe
PENGAPLIKASIAN TEKNIK BLOCK PRINTING DENGAN MENGADAPTASI MOTIF TENUN IKAT SUMBA PADA BUSANA READY TO WEAR Syabira, Fakhirah Rayhana; Yuningsih, Sari; Ramadhan, M. Sigit
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia meruapakan  negara  yang  indah  dan  kaya  akan  budaya,  terutama dalam hal  kain. Salah  satu  kain  Indonesia yang  ragam maknanya yaitu  kain tenun  ikat Sumba. Hasil data penelitian yang dikumpulkan oleh Ningsih Yosepin dan Widjaja Jeani (2021)  menyatakan bahwa 81% responden lebih menyukai tenun dari NTT karena bentuk  motif  dan  warna yang menarik. Kain tenun sumba banyak dibuat menjadi produk fashion dengan  itu  motifnya  akan  terpotong  oleh  pola  busana  dan  motif  keseluruhan  tidak tersampaikan.  Hal  ini  menjadi  peluang  untuk  mencari  teknik  alternatif  yang  dapat memperkenalkan  tenun  ikat  Sumba  tanpa  terpotong  oleh pola busana.  Block printing mempunyai  kesamaan  teknik  repetisi  seperti  motif  tenun  ikat  sumba  yang  juga berpotensi  untuk  mengaplikasikan  motif  tanpa  terpotong  pola  busana  agar  motif keseluruhan tersampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan motif habak Sumba dengan teknik block printing pada busana ready to wear. Metode yang digunakan pada  penelitian  ini  adalah  kualitatif  dengan  teknik  pengumpulan  data  studi  literatur, bersumber dari buku, jurnal untuk teori dasar penelitian, wawancara, serta melakukan eksplorasi untuk membuat plat cetak yang hasil dari penelitian akan diaplikasikan pada busana ready to wear. Kata kunci: block printing, tenun ikat sumba, motif habak, ready to wear
PENGEMBANGAN MOTIF BATIK GARUTAN TERINSPIRASI DARI KULINER KHAS GARUT YANG DIAPLIKASIKAN PADA BUSANA DENGAN POLA ZERO WASTE Hanifa, Ulqiya Millati; Yuningsih, Sari
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik merupakan warisan budaya yang telah ada secara turun temurun dari generasi ke generasi. Batik Garutan sebagai salah satu jenis batik yang cukup dikenal karena memiliki bentuk motif yang menggambarkan  filsafah dari kehidupan  sosial budaya serta adat istiadat orang Sunda. Batik Garutan umumnya digunakan sebagai busana sehari-hari baik dalam kegiatan formal atau non formal. Pada pengembangan motif  batiknya  sendiri  sebagian  besar menerapkan motif  hewan  dan  tumbuhan, namun belum banyak dikembangkan pada motif-motif yang terinspirasi dari kuliner khas  daerahnya,  sehingga  hal  tersebut  dapat  menjadi  suatu  peluang  yang  bisa dikembangkan. Untuk memberikan nilai tambah pada Batik Garutan ini maka dapat diolah menjadi produk dengan menerapkan pemanfaatan pola zero waste pattern cutting yang dapat meminimalisir potongan sisa kain. Kata kunci: Garutan, Batik Tulis, Zero Waste Pattern Cutting.
PENGEMBANGAN MOTIF BATIK METODE MODULAR INSPIRASI MOTIF ZODIAK DENGAN MEMANFAATKAN MATERIAL ALTERNATIF KERTAS SEBAGAI CANTING CAP Sari, Ayu Setia; Sekar, Ahda Yunia; Yuningsih, Sari
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik merupakan salah satu teknik pembuatan kain, yang sudah ada sejak zamankerajaan. Pada umumnya asal batik dibedakan berdasarkan ragam hias dan warna. Ciriragam hias yang mendasar pada batik adalah motifnya yang memiliki sifat pengulangan.Sehingga penulis, melihat adanya potensi untuk mengembangkan motif batik denganmetode modular. Dengan konsep modular ini, berbagai motif dapat dibentuk melaluidesain cap sederhana dengan susunan komposisi yang baik tanpa harus membuat caplebih besar, selain dapat menciptakan motif yang beragam, Teknik ini merupakanpengembangan dari teknik cap konvensional. Penelitian ini bertujuan untukmengembangkan motif batik yang sejak dahulu diketahui memiliki sifat ragam hiaspengulangan menjadi motif modular dengan memanfaatkan material alternatif sebagaibahan canting capnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatifdengan melakukan observasi tidak langsung mengenai objek peneitian, studi literaturmelalui buku, jurnal, artikel, dan referensi lainnya terakit penelitian, serta metodeeksplorasi motif modular. Hasil dari penelitian ini berupa kebaruan visual motif batik dilembaran kain dengan metode cap modular dengan inspirasi motif zodiak, yangselanjutnya lembaran kain tersebut dijadikan sebagai material utama dalam perancanganproduk fashion. Kebaruan motif tersebut berdasarkan inspirasi gambar, denganinspirasinya adalah zodiak.Kata kunci: batik, motif modular, canting cap alternatif, zodiak
PENGEMBANGAN MOTIF INSPIRASI KERIS NAGASASRA (I) SUMEDANG LARANG PADA BUSANA PRIA DENGAN TEKNIK BATIK TULIS Paramitha, Cicha; Yuningsih, Sari; Ramadhan, Mochammad Sigit
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keraton Sumedang larang merupakan salah satu keraton di provinsi Jawa Barat yang  berperan  sebagai  pusat  kebudayaan  Sunda  dan  berfungsi  menjadi  lembaga pelestarian,  pelindungan,  dan  pengembangan  adat  budaya,  oleh  karena  itu  perlu ditunjukkan  eksistensinya.Salah  satu  usaha  yang  dilakukan  yaitu  dengan  melakukan pengarsipan dan pengembangan terhadap ragam hias dan motif khas Keraton Sumedang Larang. Pengembangan dilakukan dengan menjadikan ornamen dan benda pusaka yang ada di lingkungan keraton sebagai inspirasi dalam membuat motif. Selain itu, Sumedang juga memiliki  kerajinan  khas  Batik  Kasumedangan  yang  tengah  berkembang  pesat  di daerah  tersebut.  Berdasarkan  dari  penjelasan  di  atas,  ditemukannya  peluang  untuk mengembangkan motif yang terinspirasi dari ornamen Keris Nagasastra  (I) peninggalan Keraton Sumedang Larang menggunakan teknik batik dan menerapkannya pada busana pria. Hasil akhir dari penelitian ini berupa produk busana pria dengan motif batik tulis yang terispirasi dari Keris Nagasasra (1). Hal ini diharapkan dapat membatu pengembangan dari ragam hias dan motif khas Keraton Sumedang Larang serta diharapkan dapat memenuhi kebutuhan  keraton  akan  produk  busana  yang  menggunakan  motif  khas  Keraton Sumedang Larang.  Kata Kunci: keraton sumedang larang, keris nagasasra (1), batik kasumedangan, busana pria
PENGOLAHAN LIMBAH BAMBU DARI KAWASAN SENTRA INDUSTRI MEBEL DESA MARGOAGUNG SEBGAI MATERIAL ALTERNATIF PADA PLAT CETAK BLOCK PRINTING UNTUK PERANCANGAN PRODUK FASHION Sugiri, Khairunnisa Khansawati; Ramadhan, Mochammad Sigit; Yuningsih, Sari
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi semakin meningkat, hal ini sangat baik untukmendukung para UMKM disektor sentra kerajinan mebel bambu karena dapat membantuuntuk semakin cepat dalam proses produksi. Namun semakin tinggi nya kecepatan dalamproduksi, juga menimbulkan meningkat nya limbah produksi. Namun sangat disayangkanpengolahan untuk mengurangi dan mencegah limbah, masih kurang inovatif.Permasalahan ini memberi peluang untuk memanfaatkan limbah potongan bambusebagai pengembangan material untuk alat desain plat cetak alternatif block printing.Penelitian ini bertujuan memperkenalkan material ramah lingkungan ke dunia fesyenserta memberi inspirasi peluang usaha bagi pengembangan ekonomi sektor kerajinanmebel bambu untuk mendukung pengelolaan limbah sebagai produk yang memiliki nilaivisual dan nilai fungsi. Metode penelitian ini kualitatif dengan rangkaian kegiatan mencarisumber data studi literatur, observasi dan wawancara, melakukan rangkaian eksplorasi,seperti teknik laminasi pada pengolahan limbah bambu serta teknik scroll saw untukmengukir motif. Kemudian final proses produksi yaitu motif yang diaplikasikan kedalamrancangan produk fesyen ready to wear deluxe dengan teknik block printing.Kata kunci: limbah mebel, bambu, block printing, ready to wear deluxe
PERANCANGAN BUSANA ANAK DENGAN APLIKASI TEKNIK SURFACE TEXTILE SERTA PERENCANAAN BISNISNYA Septiani, Erien; Febriani, Rima; Yuningsih, Sari
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dilansir dari laman resmi Badan Pusat Statistik, sebanyak 66.362.800 jiwa anak membutuhkan pemenuhan kebutuhan sandang sehari-hari, maka tak heran banyak local kidswear brand yang bermunculan. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi, dapat disimpulkan bahwa walaupun local kidswear brand banyak bermunculan, namun banyak juga yang tidak bertahan lama. Kegagalan fashion brand tersebut adalah kurangnya dalam memberikan karakteristik pada produk sehingga terkesan sama dengan brand lainnya dan tidak memberikan  pengembangan  desain  lain.  Dalam menampilkan  karakteristik  bisa dalam berbagai macam bentuk. Nilai seni adalah salah satu contohnya. Dalam kehidupan sehari-hari, nilai seni ini dapat dijumpai pada lukisan anak yang mampu menggambarkan karakteristik  dari  seniman  anak  tersebut.  Melihat  adanya  potensi  menampilkan karakteristik  anak,  memunculkan  potensi  untuk  dapat  diaplikasikan  pada  produk kidswear yang berpeluang bisnis. Adapun tujuan penelitian yakni memaksimalkan potensi kidswear  dengan  menghadirkan  produk  berkarakteristik  untuk  memenuhi  minat  dan kebutuhan pada masyarakat yang menerapkan gaya hidup modern. Metode penelitian menggunakan  metode  kualitatif  dengan  teknik  pengumpulan  data  studi  literatur, observasi, wawancara, eksplorasi dan tambahan teknik kuisioner. Hasil akhir penelitian ini berupa produk kidswear yang akan diaplikasikan teknik surface textile. Inspirasi diambil dari  citra  dunia  anak,  dihadirkan  dalam  bentuk  penggayaan  lukisan  anak,  proses pengerjaan  bersama  anak  sehingga  karakteristik  anak-anak menjadi  karakteristik  kuat pada produk. Kata kunci: perencanaan bisnis, kidswear, lukisan anak, surface textile
PERANCANGAN DAN PERENCANAAN BISNIS BUSANA LEISUREWEAR DENGAN PENGAPLIKASIAN TEKNIK BORDIR UNTUK WANITA BERGAYA HIDUP SEHAT Manurung, Murni; Febriani, Rima; Yuningsih, Sari
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai negara kepulauan, Indonesia menjadi salah satu tujuan destinasi wisata unggulan. Dukungan sumber  daya  alam  yang melimpah menjadikan  kebutuhan  utama manusia  kini  merambah  pada  pemenuhan  yang  bersifat  lifestyle  dan  pengalaman termasuk  traveling.  Pada  tahap  awal  pemulihan  setelah  pandemi, kejenuhan  akibat  di rumah saja akan mendorong wisatawan melakukan traveling untuk menikmati keindahan alam yang memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan,  tetapi  tetap  rendah resiko. Adanya  pandemic  covid-19  membawa  perubahan  baru  ditengah  masyarakat,  salah satunya tren penerapan gaya hidup sehat dan  seimbang  yang  turut mempengaruhi  tren dalam  berbusana.  Melihat  peluang  kebutuhan  fashion  seorang  wisatawan  dapat memberikan peluang bisnis dengan merancang koleksi busana leisurewear menggunakan material  serat  alam.  Penulis memanfaatkan  peluang dengan merancang koleksi busana leisurewear untuk wanita dengan gaya hidup sehat yang  dikembangkan  dalam  sebuah brand  berdasarkan  kebutuhan  target  market  dengan  menggunakan  material  kain berbahan dasar serat alam dengan pengolahan teknik surface textile berupa bordir. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data seperti studi  literatur, observasi, wawancara, dan eksplorasi. Kata kunci: gaya hidup sehat dan penggunaan produk berbahan alami,       perencanaan bisnis fashion, wisata alam
PERANCANGAN PRODUK BASIC LEISUREWEAR UNTUK WANITA DENGAN GAYA HIDUP SEHAT DAN PERENCANAAN BISNISNYA Putri, Nabiilah Andini Ramadhan; Febriani, Rima; Yuningsih, Sari
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini gaya hidup sehat telah menjadi salah satu bagian penting bagi beberapa masyarakat,  gaya  hidup  sehat  yang  dimaksud  yaitu  gaya  hidup  yang memperhatikan kesehatan  dari  dalam  maupun  luar  tubuh  dan  juga  olahraga  secara  teratur.  Dalam pelaksanaannya,  gaya  hidup  sehat  tidak  hanya  berkaitan  dengan  pola  makan  dan kesehatan fisik, tetapi juga dengan kegiatan lain yang mempengaruhi kesehatan mental, dan  juga  sadar  akan  apa  yang mereka  gunakan  sehari-hari.  Usaha  dalam memenuhi kebutuhan tren gaya hidup juga mempengaruhi tren dalam berpakaian, pelaku gaya hidup sehat  biasanya  lebih  sadar  akan  kualitas,  keamanan,  dan  kesehatan  juga  cenderung tertarik pada pakaian yang minimalist dan ramah lingkungan. Hal tersebut menjadi tujuan dari penelitian ini untuk menciptakan perencanaan usaha busana leisurewear yang ramah lingkungan  dengan  potonganan  yang  minimalist  untuk memudahkan  konsumen  untuk mempadupadankan  pakaian  dengan  harapan  konsumen  dapat  mengurangi  impulsive buying. Penelitian  ini menggunakan metode kualitatif melalui studi  literatur, observasi, wawancara dan melakukan metode eksplorasi pencelupan pewarna alam. Eksplorasi yang diterapkan pada busana leisurewear menggunakan teknik pencelupan pewarna alam yang mengadaptasi  salah  satu  lokal  konten  yaitu  Kepulauan  Seribu,  dengan mengadaptasi motif  dari  pulau-pulau  yang  ada  di  Kepulauan  Seribu.  Metode  penelitian  tersebut dilakukan  guna  menghasilkan  perancangan  dan  perencanaan  bisnis  untuk  produk leisurewear yang dapat menunjang kebutuhan wanita yang menerapkan pola gaya hidup sehat. Kata kunci: gaya hidup sehat, leisurewear, impulsive buying, pewarna alam
Co-Authors Achmad Haldani Destiarmand Agni Agustin Ahda Yunia Sekar Fardhani Aliyyah, Gina Naura Amelia, Dwi Rizki Arini Arumsari Arroehan, Nurul Jannah Asep Andang, Asep Az-zahra, Fakhrina Fadhilla Azahra, Mutiara Azhar, Afra Syahra Nabilah Azzahra, Tasya Shafa Berliana, Intan Chandra Tresnadi Cinta, Dwi Putri Citra Puspitasari Dedeh Dedeh, Dedeh Dewi, Syifa Kusuma Dhiba, Farah Dini, Ayu Sekar Elisabet Prisilia Hokianti F, Ahda Yunia Sekar Fadhilaturrahmah Fadhilaturrahmah, Fadhilaturrahmah Faradillah Nursari Fatimah, Ghefira Nur Gina Shobiro Takao Gunawan, Zahwa Fani Haniah, Salma Hanifa, Ulqiya Millati Haris, Adiva Rumaisa Almira Iskandar, Syaqinatha Shalsaleha Ismayanti, Rizka Jeng Oetari Kemit, Meili Regina Br Kendisa, Kendisa Khaira, Syarifah Niswatul Khansa, Liandra Lathizaifah, Nurannisa Liandra Khansa Utami Putri Lowti, Eny Luthfiyah, Rifa Rifdah Mamlukah, Mamlukah Manurung, Murni Meiyevi, Nadia Mutiara Mina, Zuhaida Maktsal Mochammad Sigit Ramadhan Morinta Rosandini Muffidah, Hanifah Nabila, Azza Nadya Putri Rahma Tsani Nurhasanah, Leli Nurul Hiron, Nurul Paramitha, Cicha Prawita, Rosada Intan Putri, Andini Pramestisya Putri, Aninditha Tri Putri, Nabiilah Andini Ramadhan Ramadhan, M. Sigit Rasyid, Hanifah Nur Regina Simamora M Rima Febriani Rizal, Amanda Sabina, Diva Allya Sadiyah, Salma Halimatus Salsabila, Naillah Shafa Sari, Ayu Setia Sekar, Ahda Yunia Septiani, Erien Shella Wardhani Putri Shena, Novi Ari Simamora M, Regina Sugiri, Khairunnisa Khansawati Syabira, Fakhirah Rayhana Syahida, Asmak Tako, Gina Shobiro Tarung, Dinda Anugerah Pengasih Tiara Larissa Tsurayya, Reski Wahyuningrum, Sari Widia Nur Utami Bastaman Zahra, Siti Fairunisya