Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Pengisian Daya Baterai Mengunakan Panel Surya untuk Memberikan Suplay pada Alat Water Ionizer Atisa, Atalarix Haikal; Kurniawan, Ekki; Usman, Uke Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cahaya matahari saat ini dapat dimanfaatkan untuk di jadikan energi listrik tentu untuk merubah cahaya matahari perlu adanya panel surya. Panel surya merupakan alat yang dapat merubah cahaya matahari menjadi energi listrik dengan proses fotovoltaik. Pancaran cahaya matahari yang di terima pada panel surya tidak akan di konversi semuanya, panel surya akan mengkonversi sesuai efisiensi dari panel surya sendiri. Daya yang dihasilkan dari cahaya matahari dapat di manfaatkan untuk memberikan sulpay daya ke alat water ionizer. Alat water ionizer dapat memproses air dengan hasil air alkali. Air alkali merupakan air yang memiliki sifat basa dan memiliki pH di atas 7. Air alkali merupakan air yang memiliki beberapa manfaat bagi tubuh manusia diantaranya untuk menjaga dehidrasi tubuh dan dapat menetralisir kelebihan asam pada tubuh.Kata kunci— Panel Surya, Alat Water Ionizer, Baterai, Solar Charge Controller I
Peningkatan pH Air Hujan Menjadi pH 7 Pada Storage Rain Water Harvesting Menggunakan Besi Elektroda Rasyad, Al Adri Sarwan; Kurniawan, Ekki; Sugesti, Erna Sri
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan sumber daya yang penting bagi semua makhluk hidup, manusia, hewan dan tumbuhan. Air sudah menjadi kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari seperti minum, mandi, memasak, kebutuhan industri. Oleh karena itu, air harus tetap ada untuk kelangsungan hidup. Menurut BMKG, pH ideal air hujan biasanya 5,6 - 6. Air dengan nilai pH 5,6 - 6 tidak cocok untuk aktivitas manusia 24 jam sehari - hari Air di reservoir kemudian diolah dalam sistem elektrolisis dengan pH 5,6-6. Sistem elektrolitik adalah reaksi dekomposisi dalam larutan elektrolit di bawah pengaruh arus listrik. Air yang diolah dengan sistem elektrolisis mengubah pH menjadi 7, yang cocok untuk penggunaan sehari-hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah air hujan dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari setelah proses elektrolisis dan dapat mengurangi kemungkinan terjadinya banjir. Pengguna dapat dengan mudah memeriksa kondisi air karena sistem pemantauan pH dan kekeruhan air digunakan, yang memungkinkan pengguna untuk secara teratur memeriksa tingkat pH air dan kekeruhan air.Kata Kunci : Air Hujan, Kadar pH, Alat, Elektrolisis.
Sistem Pv Untuk Peningkatan Ph Air Hujan Di Storage Rain Water Harvesting Menjadi Air Siap Pakai Wardhana, Rifad Aritz; Kurniawan, Ekki; Sugesti, Erna Sri
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panel Surya merupakan peralatan pembangkit listrik yang dapat mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik. Panel surya adalah perangkat semikonduktor area luas yang terdiri dari susunan dioda tipe p dan n. Panel surya juga sering juga disebut Solar Cell, atau Solar Photovoltaic, atau Solar Energy. Dengan konsep yang sederhana yaitu mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik yang mana cahaya matahari adalah salah satu bentuk energi dari Sumber Daya Alam. Cahaya matahari sudah banyak digunakan untuk memasok daya listrik di satelit komunikasi melalui sel surya. Sel surya ini dapat menghasilkan energi yang tidak terbatas langsung diambil dari matahari, tidak memerlukan bahan bakar. Sehingga sel surya sering dikatakan bersih dan ramah lingkungan.Kata Kunci : Panel Surya, Solar Cell, Photovoltaic
Penggunaan Sensor Ph dan Turbidity pada Peningkatan Ph Air Hujan di Storage Rain Water Harvesting Menjadi Air Siap Pakai Charles, Rendy Elisa; Kurniawan, Ekki; Sugesti, Erna Sri
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan curah hujan yang terbilang cukup tinggi. Rata-rata curah hujan di Indonesia berkisar antara 2.000 – 3.000 mm per tahun. Potensi air hujan yang begitu besar belum termanfaatkan dengan baik. Air hujan dapat menjadi sumber air yang menyegerkan dan aman untuk digunakan dalam keperluan sehari – hari. Namun, air hujan di Indonesia belum dapat langsung digunakan untuk keperluan sehari – hari. Dikarenakan, kadar pH air hujan di Indonesia mencapai 5.6 – 6 dan faktor kekeruhan air hujan yang turun dapat mengandung debu atau zat – zat yang berasal dari daun – daun atau pohon yang ada. Dimana pH tersebut masih tergolong sebagai pH ideal air hujan dan belum layak digunakan untuk aktifitas manusia sehari – hari. Kadar pH netral yang baik untuk digunakan sebagai keperluan sehari – hari adalah pH 7. Untuk memenuhi standar air yang dapat digunakan untuk keperluan sehari- hari adalah dengan cara elektrolisis. Sebelum masuk ke proses elektrolisis, air hujan yang berada di dalam bak penampungan air hujan akan melakukan proses filtrasi agar mendapatkan hasil air yang maksimal.Kata kunci4 Air, elektrolisis, sensor pH, sensor Turbidity
Perancangan Sistem Hidroponik Bayam Merah Dengan Air Elektrolisis Ghozali, Diaf Ahmad; Kurniawan, Ekki; Priharti, Wahmisari
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman hidroponik semakin populer di Indonesia karena mudah dikembangkan dan tidak memerlukan lahan yang luas. Tanaman hidroponik merupakan teknik menanam dengan menggunakan media air tanpa media tanah dan berfokus pada kebutuhan unsur hara pada tanaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah DFT (Deep Flow Technique) yang menghemat energi listrik karena menggunakan air tergenang dalam pipa PVC. Air yang digunakan untuk mengaliri hidroponik mengandung zat-zat yang dibutuhkan tanaman, seperti unsur hara. Besi merupakan unsur hara penting dalam pembentukan enzim-enzim pernapasan dan dapat diberikan melalui proses elektrolisis. Elektrolisis adalah suatu perubahan kimia atau reaksi dekomposisi dalam suatu elektrolit dengan menggunakan bantuan arus listrik. Tujuan pada penelitian ini untuk meningkatkan kandungan zat besi pada bayam merah, dengan memperhatikan pH air yang akan dialirkan ke rangkaian hidroponik. Hasil pengujian yang sudah dilakukan pada perancangan sistem untuk dapat meningkatkan kandungan zat besi pada bayam merah dengan hasil rata-rata pengukuran pH air pada sensor PH405 sebesar 6.128. Kemudian rata-rata peningkatan zat besi dengan air elektrolisis yang diperolah pada bayam merah dengan rata-rata 2,57 mg/liter, sedangkan yang tanpa elektrolisis memiliki rata-rata 0,93 mg/liter. Peningkatan zat besi dengan air elektrolisis diperoleh dengan memberikan tegangan sebesar 12V selama 1 bulan penanaman.Kata kunci— Hidroponik, Zat besi, Elektrolisis, Unsur hara
Aplikasi Monitoring Untuk Alat Ukur Kadar Zat Besi Dalam Air Menggunakan Metode Spektrofotometri Mukti, Hari Anggara; Kurniawan, Ekki; Prihatiningrum, Novi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini, penulis mengembangkan sebuah aplikasi yang dapat terhubung dengan alat pengukur kadar zat besi dalam air minum menggunakan metode absorbsi spektrofotometri. Sensor yang digunakan dalam penelitian ini adalah Light Dependent Resistor (LDR) yang berfungsi untuk menyerap cahaya. Dalam metode absorbsi spektrofotometri, panjang gelombang zat besi (Fe) adalah sekitar 500 nm, sehingga digunakan filter cahaya berwarna hijau karena filter tersebut mampu menyaring cahaya pada panjang gelombang 500-550 nm. Sensor LDR terhubung dengan mikrokontroler Arduino Uno R3. Lampu halogen juga digunakan untuk menerangi sampel sehingga sensor dapat menyerap cahaya yang sudah difilter dan melewati sampel. Komponen-komponen terpasang dalam urutan berikut: lampu halogen, filter cahaya berwarna hijau, wadah sampel, dan sensor LDR. Sinyal input dari sensor LDR akan diubah menjadi satuan g/L (ppm) dan hasil pembacaan akan ditampilkan pada layar LCD I2C yang terintegrasi dalam alat fisik, serta pada aplikasi yang akan menampilkan hasil yang sama dengan yang ditampilkan pada LCD I2C.Kata kunci— Air, Besi, Absorbsi, Spektofotometri, Monitoring
Implementasi LDR Pada Alat Alternatif Pendeteksi Kadar Zat Besi Pada Air Firmansyah, Dimas Agil; Kurniawan, Ekki; Prihatiningrum, Novi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan kebutuhan primer bagi setiap makhluk hidup. Air memiliki banyak manfaat bagi setiap makhluk hidup seperti mencuci pakaian, membersihkan diri dan lain sebaginya. Yang terpenting air menjadi kebutuhan utama untuk setiap makhluk hidup yaitu untuk konsumsi, hal ini disebabkan karena air memiliki banyak mineral yang dibutuhkan dalam tubuh setiap makhluk hidup. Air memiliki klasifikasi mana air bersih dan kotor. Air memiliki klasifikasi air yang aman dikonsumsi dan bahaya jika dikonsumsi. Air yang bahaya jika dikonsumsi adalah air yang tercemar oleh limbah atau terpapar logam berat. Alat yang akan dibuat ini merupakan sebuah alat sederhana agar kita mengetahui kadar zat besi pada air yang akan dikonsumsi dan diharapkan alat ini juga bisa digunakan sebagai alat pendukung untuk riset lainnya. Pada alat ini memakai sensor LDR(Light Depndent Resistor) dan untuk Prinsip kerja sensor ini secara garis besar yaitu membaca nilai resistansi pada cahaya tampak yang melewati sample yang akan dilihat kadar besinya. Sensor ini harus diletakkan pada tempat atau wadah yang tidak tertutup agar sensor bisa bekerja secara maksimal. Tingkat akurasi sensor yang digunakan sebesar 96%Kata kunci — Air, LDR, Besi, Kadar, Logam , Tercemar
Konversi Sinyal pada Alat Ukur Kadar Zat Besi Menggunakan Metode Spektrofotometri Ardhana, Farhan; Kurniawan, Ekki; Prihatiningrum, Novi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air adalah salah satu kebutuhan primer untuk setiap makhluk hidup di dunia. Air digunakan dalam berbagai hal untuk keperluan sehari-hari terutama untuk lingkup perumahan yang sangat membutuhkan air bersih. Dalam air sendiri terdapat beberapa kandungan yang ada didalamnya salah satunya adalah kadar zat besi(Fe). Kadar zat besi sendiri mempunyai banyak dampak baik terhadap tubuh manusia, namun untuk pengecekan kadar zat besi sendiri tidak bisa dilihat secara langsung harus menggunakan alat tersendiri untuk melakukan pengecekannya. Manfaat baik yang terdapat dalam kadar zat besi sendiri bagi tubuh yaitu mengikat sel darah, meningkatkan imun, meningkatkan energi tubuh, dan meningkatkan kinerja tubuh dan menjaga kualitas tidur. Dampak buruk kadar zat besi jika dikonsumsi berlebihan yaitu kegagalan fungsi organ dalam tubuh seperti dinding usus yang rusak, penurunan fungsi paru-paru dan dapat menyebabkan serangan jantung. Maka dari itu pembuatan alat kadar zat besi dengan metode spektroftometri ini membantu untuk melakukan pengecekan kadar zat besi dalam air dengan praktis dan cepat. Dalam penelitian ini, semakin banyak kadar zat besi yang terkandung semakin banyak pula cahaya yang diabsorbsi, sehingga cahaya yang transmisikan menjadi lebih kecil dan tegangan menjadi lebih kecil pula. Cahaya yang digunakan pada penelitian ini memiliki panjang 500 nm ± 20 nm. Hasil alat ukur kadar zat besi memliki akurasi 95% dan kesalahan dengan nilai 5%.Kata kunci — Spektrofotometri, Zat besi, Air, Kandungan, Penelitian
Rancang Bangun Sistem Pelacakan Panel Surya Dual-Axis untuk Elektrolisis Pembuatan Elektrolit Baterai Rinding, Styven Octacezario; Priharti, Wahmisari; Kurniawan, Ekki
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panel surya menjadi jenis sumber energi terbarukan yang banyak digunakan dalam memproduksi listrik. Namun, kapasitas daya output panel surya masih terbatas. Berkenaan dengan ini, diperlukan metode yang dapat memaksimalkan penerimaan cahaya matahari oleh panel surya, Salah satu metodenya yakni dengan menggunakan penjejak matahari dual axis. Penelitian ini bertujuan untuk mendorong penggunaan sumber energi terbarukan secara lebih luas dengan memanfaatkan penjejak matahari, elektrolisis, dan baterai alumunium sebagai solusi penyimpanan energi yang efisien dan ramah lingkungan. Pengendalian penjejak matahari dual axis memerlukan sensor LDR (Light Dependent Resistor) yang mendeteksi intensitas cahaya matahari. Sensor LDR mengirimkan sinyal ke mikrokontroler, yang menggerakkan motor DC untuk mengatur posisi panel surya agar selalu menghadap matahari. Penelitian ini memiliki tujuan utama, yaitu untuk meningkatkan efisiensi dan daya output panel surya. Dalam penelitian ini, kami mengintegrasikan proses elektrolisis dan penyimpanan energi baterai alumunium sebagai inovasi utama. Elektrolisis digunakan sumber energi alternatif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa daya keluaran panel surya (PV) adalah sebesar 7944mW dengan tegangan sebesar 11.19 Volt dan arus sebesar 559.85mA. Selanjutnya, tegangan dihasilkan melalui proses elektrolisis dan disimpan dalam baterai alumunium sebesar 8.5 Volt. Penelitian ini memiliki potensi untuk meningkatkan kinerja panel surya, efisiensi energi surya, dan pengembangan sumber energi terbarukan secara berkelanjutan.Kata Kunci: Penjejak matahari, motor DC, sensor LDR, elektrolisis, baterai alumunium.
Sistem Keamanan Bermotor Roda Dua Berbasis Arduino Razak, Fadli; Wibowo, Agung Surya; Kurniawan, Ekki
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

—Sistem keamanan adalah sebuah sistem yang dapat digunakan untuk membuat rasa yang bebas dari keadaan bahaya, perasaan takut terhadap sesuatu yang ditinggalkan. Sistem keamanan bisa mengetahui terjadinya pencurian yang pada penelitian kali ini akan berfokus kepada system keamanan sepeda motor. Pada penelitian kali ini system keamanan yang akan digunakan menggunakan RFID yang dimana RFID Tag sudah terdaftar pada system dan juga memonitoring jumlah arus , tegangan, dan daya yang terdapat pada sepeda motor. Pengaplikasian system keamanan pada peoyek tugas akhir ini adalah menggunakan sepeda motor sebagai objek pengaplikasian sistem keamanan. Pada pengujian yang telah dilakukan kali ini mikrokontroller berhasil menerima data dari RFID dan dapat membedakan RFID Tag benar dan salah. Waktu rata-rata booting sistem ketika kontak dalam kondisi on adalah 6.89, dan waktu rata-rata untuk mengaktifkan pengapian apabila RFID benar adalah 3.05 second. Nilai akurasi pembacaan RFID Tag benar dan salah adalah 100%.Kata kunci— sistem keamanan,RFID, Microcontroller.
Co-Authors , Firas Maulana 1Geba Wirarahman Abhista, Farhan Arya Adhimulfalah, Dzaky Aditya Cahya Putra Adriano, Rifky Awwala Adrien, Muhammad Firza Adyatma Hugo Sadewo Adytia Lukman Hakim Agung Surya Wibowo Ahmad Anan Rafsanjani Ahmad Sugiana Ahmad Suryadin Aidatul Fauziah Akbar Julian Pamungkas Akhmad Hambali Al Farizi, Muhammad Zein Aldi Aprianto Aldila Ersa Samapta Alvius El Viegas Andriawan, Muhammad Faritz Angga Rusdinar Aprianto, Aldi Ardhana, Farhan Ardian Dwi Cahyo Arie Yudhistira Arion Petrus Manurung Arsa, Nyoman Rai Widya Asrian Pane Athian Ali Muhammad Atisa, Atalarix Haikal Ats-tsaqofi, Faai`l Vero Avilsyah, Toriq Azizar Rakhman Barri, Muhammad Dimas Ibadul Basuki Rahmat Bayu Segara Putra Biyan Aqsha Budi Setiadi Cahyantari Ekaputri Cakrayudha, Satria Galih Charles, Rendy Elisa Daffanuur, Muhammad Dago, Leonardus Chirstopher Dalimunthe, Farras Furqon Dandi Malik Abdulloh Danuwijoyo, Rayhan Nugroho Daradjatun, Ilham Desri Kristina Silalahi Dewa Alit Anugrah Widiasa Dhaifullah Allam Dian Prina Dimas Mustaqim Dominico Da Silva, Ricardo Dwi Sasmita Aji Pambudi Ecky Erlangga Ajie Poetra Elvinda Januarti Rahayu Erdinda Candrama Handitya Mahawardana Erna Sri Sugesti Erwin Susanto Estananto Evin Astian Suri Faikar, Muhammad Faisal Budiman Fajar Trihatmoko Falih Abdurrahman Fawwaz M Raihan Ferdy, Muhammad Fernando Napitupulu Fiky Y. Suratman Firmansyah, Dimas Agil Ghozali, Diaf Ahmad Gianto Gianto Hanifan, Reva Putra Herman Sirait Heru Nuraditya I GST Arya Agung Putra Naryana Ig. Prasetya Dwi Wibawa Immanuel , Kukuh Prasetya Irham Mulkan Irham Mulkan Rodiana Isti Laili Nurqolbiah Iswahyudi Hidayat Jangkung Raharjo Javana Adhi Virlanda Saputra Kautsar, Maulana Kertanegara, Mochamad Gattan Kharisma Bani Adam Khilda Afifah Khoiri, Muhammad Khirzan Akmal Lazuardi Ma’ruf Lukman Pradita M. Sarwoko M. Sarwoko Madani, Muhammad Rifki Mahendra , Muhammad Faishal Giri Mamat Rahmat Manfaati, Rintis Mas Sarwoko Suraatmadja Mas Sarwoko Suraatmadja Mashur, Almizan Matius Singgih Pamuji Matthew, Robeth Mohamad Ramdhani Muhamad Nanda Pratama Muhammad Alam Badri Muhammad Defryan Tridya Isfandy Muhammad Faishal Ramadhan Muhammad Fariz Irza Muhammad Furqon Setiadi Muhammad Hablul Barri Muhammad Harits Fadhilah Muhammad Lukman Hakim, Muhammad Lukman Muhammad Nur, Besta Santaka Tioryona Muhammad Taufik Muhammad, Faris Difa Mukti, Hari Anggara Mulkan, Irham Naryana , I Gst Arya Agung Putra Noer Rachamat Novi Prihatiningrum Nugroho, Fahriza Amartya Nunung Kurniasih, Nunung Nur Muhamad Iskandar Nur Sabbaha Nurry Eko Priyanto Porman Pangaribuan Pramudya, Naufal Handi Prasetya Wibawa Prasetyo, Muhammad Hilmi Zuhdy Putra, Reyhan Tertia Putri , Risma Amalia Putri, Risma Amalia Putu Dicky Marhtree Sapodu Merta Merta R Rezza Rahadian Rachman Ikhwanto Rafli, Feri Raharjo, jJangkung Rahmat Khairunas Raksa Raban Ramdhani, Guntur Afgan Rasyad, Al Adri Sarwan Razak, Fadli Reza Aristyo Pramudita Riandanu Aldy Sadewo Rinding, Styven Octacezario Rivandi Muhammad Santanamihardja Riyantama, Donny Rizal, Muhammad Naufal Rizka Fadhilla Idham Rizky Ardianto Priramadhi Rodiana, Ilham Mulkan Roswandi, Naufal Fakhri Rusman, Muhamad Fauzi S, Ambar Meilisa Sadewo, Adyatma Hugo Santo Putra Sigalingging Saragih , Haamid Ahmad Sasmono, Sudarmono Shaleh, Nabil Rahman Shandy, Mohammad Sidauruk , Petrick Mikhael Sigit Yuwono Siti Nur Azizah Sugiharto Siti Zaenab Nurul Haq Sony Sumaryo Supyadi, Darul Ma’arif Suwandi Suwandi Syahputro, Wahib Muhammad Tatang Mulyana Taufik Akbar Theo Chandra Kusuma Tommy Aditya Putra Uke Kurniawan Uke Kurniawan Usman Unang Sunarya Usman , Uke Kurniawan Utomo Sandhy Putra Pakila'allo Vicky Vila Verdi Wahmisari Priharti Wahyu Pamungkas Wahyu Perdana Wardhana, Rifad Aritz Wicaksanajati , Nuriman Wildan, Abd. Mutaali Yogie Ramadhan Yonathan Verrel Lou Drie Yudika Cendrawan Yulinda yulinda Yunus, Fauzan Majid Hadi Zakiyullah _ Zulvan Ibnu Faqih