Claim Missing Document
Check
Articles

Modeling Accessibility to Emergency Obstetric Care in Mountain Region on Adonara Island, Eastern Indonesia Kalista Ina Dai Nimun; Frederika Rambu Ngana; Ali Warsito; Jehunias Leonidas Tanesib
Journal of Applied Geospatial Information Vol 6 No 2 (2022): Journal of Applied Geospatial Information (JAGI)
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jagi.v6i2.4522

Abstract

The geographical conditions of an area influence accessibility problems. The difficult geographical conditions caused travel time to the location of the obstetric emergency center to be very long. One of the causes of the high maternal mortality rate in Eastern Indonesia is the long time to travel to Basic Emergency Obstetrics Cares. This study aims to model the travel time to the PONED-Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (Basic Emergency Obstetric and Neonatal Care-BEmONC) in a mountain region. The difficulties in access to obstetric care could cause maternal mortality in mountain regions. This study was done on the island of Adonara in the Flores Timur district. Adonara Island has a high maternal mortality rate. Modeling accessibility used a raster-based model to model travel time. The data used Landsat 8 imagery, Digital Elevation Model (DEM), and road network data to obtain a land cover layer. The Saga GIS travel time calculation tool is used to calculate the accumulated cost of travel time. The cost is based on the speed of travel through each land cover pixel to the location of the Puskesmas Waiwerang (PONED 1) and Puskesmas Waiwadan (PONED 2). The results of the travel time modeling show that people living in five sub-districts reach the two PONED locations in ≥ 1 hour. The longest time for people to travel to PONED is ≥ 6 hours from Ile Boleng sub-district because there is a mountain in the Ile Boleng sub-district. The scenario of adding one PONED shows that only people living in two sub-districts reach the PONED ≥ 1 hour. This spatial modeling of travel time to the location of the PONED (emergency obstetric care) can be used by local governments in eastern Indonesia to improve access to the location of basic obstetric emergency health centers in mountain areas.
POTENSI ARANG AKTIF DARI KAYU POHON GAMAL (GLIRICIDIA SEPIUM) SEBAGAI MEDIA FILTRASI AIR Debi Lodo Ratu; Redi Kristian Pingak; Andreas Christian Louk; Jehunias Leonidas Tanesib; Minsyharil Bukit
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v7i2.9339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan tingkat salinitas air payau asal Lobohede Kabupaten Sabu Raijua dengan menggunakan arang aktif dari kayu pohon gamal sebagai media filtrasi. Kayu pohon gamal dikarbonisasi, kemudian aktivasi secara fisika dengan variasi waktu 1,1.5, dan 2 Jam dengan suhu tetap 8500C dan aktivasi secara kimia dengan variasi waktu perendaman 4,5, dan 6 jam dengan aktivator ZnCl2 kadar 25%. Pengujian arang aktif meliputi daya serap air, kadar abu, kadar air, kadar zat mudah menguap, dan kadar karbon terikat bertujuan untuk mengetahui potensi arang aktif sebagai media filtrasi air sesuai SNI 06-3730- 1995. Filtrasi air payau yang dilakukan dengan tiga variasi media filtrasi dengan susunan media tanpa arang aktif yakni (kerikil,pasir,dan kain kasa), penambahan arang aktif kayu gamal, penambahan arang aktif komersil. Salinitas awal air 0,7 ‰, salinitas air aktivasi secara kimia untuk ketiga sampel 0,6 ‰, aktivasi secara fisika( 1 jam 0,6 ‰, 1,5 dan 2 jam 0,5 ‰), sedangkan dengan penambahan arang aktif komersil 0,7 ‰. Berdasarakan perbandingan aktivasi secara fisika dan kimia dengan arang aktif komersil nilai salinitas terbaik terdapat pada aktivasi secara fisika waktu 1,5 dan 2 jam sebesar 0,5 ‰ karena pada pengujian kadar zat mudah menguap 25% dan kadar abu 10% sesuai dengan SNI 06-3730-1995.
PEMODELAN DUA DIMENSI (2D) BAWAH PERMUKAAN PULAU ADONARA DENGAN DATA ANOMALI GRAVITASI K. K. Lesu; Jehunias L. Tanesib; Bernandus Bernandus
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v8i1.11819

Abstract

Geophysical research has been carried out using the gravity method on Adonara island in east Flores Regency, East Nusa Tenggara. This study aims to determine the subsurface rock geological conditions of the research area using free air gravity anomaly data from GGMplus and ERTM2160. The data is reduced by atmospheric correction, simple bouguer correction, curvature correction to produce a complete bouguer anomaly. After correction, regional anomalies and residual anomalies are separated. Then 2-dimensional (2D) modeling is carried out using forward modeling and inversion modeling with Grav2DC software. The results of the study show that the subsurface geological conditions of Adonara island are dominated rock by andesite, granite, diorite, dolomite, gravel, sandstone, basalt, sekis, metamorphic, shale and lavas.
Pemodelan Dua Dimensi Menggunakan Residual Anomali Magnetik Lokasi Sains Center Ramli Seravianus; Jehunias L. Tanesib; Albert Z. Johannes
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 3 No. 2 (2023): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan metode geomagnet pada lokasi Sains Center di Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasi kondisi bawah permukaan lokasi pembangunan gedung Sains Center dan memetakan pola perlapisan batuan bawah permukaan di lokasi penelitian. Pengambilan data dilakukan pada 192 titik ukur dengan luas lokasi ± 50 Ha. Proses akusisi data dengan sistem looping menggunakan alat Proton Prosession Magnetometer (PPM) tipe GSM-19T. Hasil penelitian menunjukkan sebaran nilai intensitas medan magnetik total dari 45255.85 nT sampai 45517.70 nT. Untuk anomali hasil pengolahan data diperoleh pada kisaran -90 nT sampai 190 nT. Hasil pemodelan 2 dimensi menunjukkan bahwa lokasi penelitian didominasi oleh batuan gamping dengan kisaran nilai suseptibilitas 0,000002 cgs unit sampai 0,002778 cgs unit dan berada pada kedalaman ±0 meter – 20 meter dan batuan diamagnetik dengan kisaran nilai suseptibilitas -0,000013 cgs unit sampai -0,000840 cgs unit pada kedalaman ± 5 meter – 20 meter.
Identifikasi Bawah Permukaan Menggunakan Metode Geomagnet di Daerah Retta Desa Pura Selatan Kabupaten Alor Novita Ester Mautorin; Jehunias L. Tanesib; Wenti Marlensi Maubana
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 4 No. 1 (2024): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v4i1.436

Abstract

Penelitian mengenai identifikasi bawah permukaan menggunakan metode geomagnet di daerah Retta Desa Pura Selatan Kabupaten Alor telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi batuan bawah permukaan berdasarkan nilai anomali magnetik. Akusisi data menggunakan Proton Prosession Magnetometer (PPM) tipe GSM-19T dengan 41 titik ukur. Data yang diperoleh ialah nilai medan magnet total dan variasi harian. Pengolahan data meliputi koreksi diurnal, koreksi IGRF (International Geomagnetik Reference Field), dan kontinuasi ke atas. Interpretasi didasarkan pada pola kontur anomali medan magnetik. Interpretasi bertujuan untuk menentukan bentuk dan kedalaman benda anomali atau struktur geologi melalui pemodelan 2D. Hasil interpretasi menunjukkan tiga pola anomali. Anomali rendah memiliki rentang nilai -850 sampai -10 nT, anomali sedang dengan rentang nilai 50 sampai 100 nT, dan anomali tinggi dengan rentang nilai 110 sampai 590 nT. Sedangkan interpretasi kuantitatif diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa diduga terdapat 3 jenis batuan di daerah penelitian, antara lain: batuan pasir (sandstone) dengan nilai kontras suseptibilitas 1 × 10-4 SI, 5 × 10-4 SI, batuan basal dengan nilai kontras suseptibilitas 145× 10-4 SI, 28 × 10-4  SI, 41 × 10-4 SI dan batuan breksi vulkanik dengan nilai kontras suseptibilitas 251× 10-4  SI, 374× 10-4 SI, 317× 10-4 SI. 
SIMULASI POLA XRD DAN VISUALISASI STRUKTUR KRISTAL MATERIAL LARUTAN PADAT CaXMg1-XO Johannes, Albert Zicko; Tarigan, Jonshon; Tanesib, Jehunias Leonidas; Bukit, Minsyahril; Bethan, Agustinus Deka
Jurnal Teknik Mesin Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/jtm.v5i1.862

Abstract

Larutan padat adalah suatu campuran dua atau lebih material dalam keadaan padat yang memiliki fase kristal yang sama. Pada penelitian ini larutan padat CaO/MgO (CaxMg1-xO) disimulasikan dengan perangkat lunak VESTA untuk mendapatkan model visualisasi struktur kristal dan hasil simulasi pola XRD. Larutan padat CaxMg1-xO divariasikan sesuai dengan nilai faktor x dari 0.1 sampai dengan 0.9. Penelitian ini berhasil menvisualisasikan model struktur kristal CaxMg1-xO dengan menunjukkan probabilitas keberadaan atom Ca dan atom Mg berada pada posisi yang sama. Simulasi pola XRD juga berhasil dilakukan dan menunjukkan pola perubahan yang sesuai dengan hasil eksperimen penelitian sebelumnya.
An Overview of Sky Brightness Surrounding Timau National Observatory (TNO), Indonesia Yatini, Clara Yono; Tanesib, Jehunias L.; Maryam, Siti; Admiranto, A. Gunawan; Noor, M. Ferdhiansyah
Indonesian Journal of Geography Vol 56, No 2 (2024): Indonesian Journal of Geography
Publisher : Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijg.90436

Abstract

This study aims to analyze skylight conditions surrounding the newly constructed Timau National Observatory (TNO) in Kupang, Indonesia. The analysis was carried out with the primary reason of determining the initial conditions and surroundings of the area, thereby providing valuable information for future observers who will be using the facility. To achieve the stated aim, the sky brightness in the study area was measured in units of magnitudes per square arcsecond (mpsas) at a 20-kilometer radius. Furthermore, numerous observations were conducted at 32 distinct observation points using Sky Quality Meter (SQM) LU-DL (SQM-LU-DL), which was directed towards the zenith. The results obtained from these observations were subsequently analyzed using Surfer software with the primary aim of determining sky brightness in the study area. The analysis showed variations in sky quality in a 20 km radius, ranging from 21.64 to 20.37 magnitudes per square arcsecond (mpsas). The measurements showed that sky quality fell between the categories of great dark and semi-suburban transitional skies. However, it was important to comprehend that recent investigations had identified bright areas surrounding the observatory area, capable of diminishing the visual quality of sky if left unaddressed.
PERBANDINGAN METODE MC.GUIRRE.R.K, ESTEVA DAN DONOVAN UNTUK DAERAH RAWAN GEMPA BUMI DI FLORES Dinas, Natalia Ciciani; Tanesib, Jehunias Leonidas; Bernandus, Bernandus; Sianturi, H. L.
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemetaan daerah rawan bencana gempa bumi di Flores berdasarkan percepatan tanah maksimum untuk mengetahui nilai percepatan tanah maksimum, pola penyebaran percepatan tanah maksimum, dan daerah rawan bencana gempa bumi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Mc.Guirre.R.K, Esteva dan Donovan dengan data yang digunakan adalah data sekunder dari USGS. Hasil analisa data diperoleh yaitu nilai percepatan tanah maksimum berdasarkan metode Mc.Guirre.R.K berkisar dari 7,0-149,5 gal, dengan metode Esteva berkisar dari 1,9- 34,9 gal, dan dengan metode donovan berkisar dari 10,6-153,4 gal. Hasil pemetaan menunjukan pola percepatan tanah maksimum tertinggi di Flores berada di perairan utara Pulau Flores, dimana daerah dengan kerawanan bencana gempa bumi berada di daerah Labuan Bajo, Ruteng dan Borong
PEMETAAN PERUBAHAN DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) NOELMINA DENGAN MEMANFAATKAN DATA CITRA SATELIT Tanesib, Jehunias L.; Sianturi, Hery Leo; Mbiliyora, Christine
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v9i1.15738

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Noelmina merupakan salah satu sungai besar di pulau Timor yang sangat penting bagi warga masyarakat Nusa Tenggara Timur, khususnya Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Kabupaten Kupang yang menghidupi sebagian warga kedua kabupaten tersebut. Pola aliran DAS berbentuk dentritik dengan panjang sungai utama (sungai Noelmina) adalah 37,40 kilometer. DAS Noelmina mangalami perubahan terus menerus secara alami maupun oleh aktifitas manusia dalam memanfaatkan kawasan DAS ini. Pada penelitian ini digunakan data citra Landsat dalam 20 tahun terakhir mulai tahun 2003 hingga tahun 2023. Kawasan DAS Noelmina terbagi menjadi aliran sungai, hutan, lahan kosong, padang rumput, sawah dan semak belukar, Perubahan yang terjadi sangat bervariasi sebagai berikut, luas aliran sungai pada tahun 2003 adalah 5250,82 ha lalu bertambah pada tahun 2008 menjadi 6528,52 ha, tahun 2013 bertambah menjadi 7522,04 ha, selanjutnya berkurang menjadi 6471,77 ha pada tahun 2018 dan pada akhirnya bertambah luas menjadi 7673,52 ha. Aliran sungai Noelmina berubah secara signifikan diakibatkan karena perubahan penggunaan lahan yang semula sawah, lahan kosong, hutan atau semak belukar. DAS Noelmina didominasi oleh semak belukar dan padang rumput sekitar 73,8% pada tahun 2023.
DFT Insights into the Structural, Mechanical, Electronic and Optical Properties of Novel InZnCl3 and InCdCl3 Chloro-Perovskites Pingak, Redi Kristian; Ngara, Zakarias Seba; Johannes, Albert Zicko; Bukit, Minsyahril; Tanesib, Jehunias Leonidas; Nitti, Fidelis; Sianturi, Hery Leo; Pasangka, Bartholomeus
Indonesian Journal of Chemistry Vol 24, No 5 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.94870

Abstract

The ABX3 perovskite materials have recently emerged as one of the most promising materials for optoelectronic applications. In the present study, novel perovskites in the form of InZnCl3 and InCdCl3 are computationally investigated to determine their key characteristics, including structural, mechanical, electronic, and optical characteristics. These characteristics were evaluated using the density functional theory (DFT) implemented in the quantum espresso code. The results indicated that both materials exhibit chemical, dynamic, and mechanical stability. Moreover, these perovskites are predicted to be ductile, rendering them suitable for a broad array of optoelectronic applications, including solar cells. The electronic band structure and the density of states of the materials revealed their characteristics as indirect semiconductors with band gap energy values of 0.96 eV for InZnCl3 and 1.83 eV for InCdCl3 perovskites. The optical properties calculations also unveiled that these perovskites possess strong absorption in the visible-ultraviolet spectrum (up to 106 cm−1) and low reflectivity. The calculated refractive index and extinction coefficient of the compounds were also predicted in this study. These collective findings strongly suggest the potential applications of these novel materials in optoelectronic devices.
Co-Authors Abdul Wahid Abdul Wahid Abdul Wahid Adelina Bete Admiranto, A. Gunawan Adrianus Marselus Seran Adu, Hari Kornelius Albert Z. Johannes Ali Warsito Andreas Christian Louk Andreas Christian Louk Apolinaris S. Geru Ari Bangkit Sanjaya Umbu Artini Waluwanja Aryanti Irnawati Pellokila Bartholomeus Pasangka Bartholomeus Pasangka Bergita Linong Bernandus Bernandus Bernandus Bernandus Bernandus Bernandus, Bernandus Bethan, Agustinus Deka Boimau, Yanti Bria, Maria Bukit, Minsyahril Celiana F. J. P. Soares Christine Mbiliyora Christine Mbiliyora Debi Lodo Ratu Devy K. Syahbana Dinas, Natalia Ciciani Djima, Umbu Elsa Yovanka Neolaka Fidelis Nitti Frederika Rambu Ngana Ginya, Selciana Godensius Tematur Harison Nubatonis Hery L. Sianturi Johannes, Albert Zicko Jonshon Tarigan K. K. Lesu Kalista Ina Dai Nimun Lapono, Laura A. S. Lapono, Laura Anastasi Seseragi Lau, Claudya Hendrika Putri Laura A. S. Lapono Lidia Agustina Rumaal Lima, Joshua Liukae, Aidy M. Leng Maria S. Mali Martins, Manuela Maubana, Wenti Marlensi Mauribu, Yantilinena Mautorin, Novita Ester Melkianus Dona Minsyharil Bukit Nenotek, Epriadi Noor, M. Ferdhiansyah Novita Ester Mautorin Nuryanti Nuryanti Olin, Fransisco Rokirianto Pasangka, Bartholomeus Pingak, Redi Kristian Raja, Aprianus Ramli Seravianus Richard Lewerissa Riski Basrin Sevarianus Ramli Sianturi, H. L Sianturi, H. L. Sianturi, Hery Leo SITI MARYAM Stefanus Spulo Sogen Sutaji, Hadi Imam Tarigan, Jonshon Warsito, Ali Wenti Marlensi Maubana Widiawati, Yosepha Yatini, Clara Yono Yohanes Jean Del Rosario Lake Yosefina Molo Zakarias Seba Ngara