Claim Missing Document
Check
Articles

Pemetaan Daerah Rawan Longsor Menggunakan Data Citra Landsat 9 di Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao Tanesib, Jehunias; Adu, Hari Kornelius; Ngana, Frederika Rambu; Bernandus
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 1 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i1.484

Abstract

Telah dilakukan pemetaan potensi daerah rawan longsor menggunakan data citra landsat 9 di Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur menggunakan teknologi penginderaan jauh. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi kerawanan longsor di Kecamatan Rote Tengah akibat cuaca ekstrem. Data yang digunakan untuk pemetaan potensi kerawanan longsor mencakup citra Landsat 9, citra Digital Elevation Model (DEM) dan data curah hujan. Metode penelitian meliputi pembuatan peta kemiringan lereng, peta curah hujan, dan peta tutupan lahan. Ketiga parameter tersebut kemudian dioverlay untuk menghasilkan peta kerawanan longsor yang diklasifikasikan ke dalam tiga kelas: tidak rawan, rawan, dan sangat rawan. Validasi dilakukan menggunakan titik lokasi longsor yang diperoleh dengan GPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah rawan longsor di Kecamatan Rote Tengah mencakup area seluas 13670,36 hektar dengan persentase 78,73%, sementara daerah sangat rawan longsor mencakup area seluas 3692,61 hektar dengan persentase 21,27%.
Identifikasi Penyebaran Intrusi Air Laut dengan Metode Geolistrik Resistivitas di Dusun Kelapa Tinggi Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah Martins, Manuela; Abdul Wahid; Christine Mbiliyora; Jehunias L. Tanesib
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 2 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i2.498

Abstract

Kota Kupang sebagai pusat perputaran ekonomi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menyimpan persoalan air bersih, di mana kebutuhan air bersih sangat tinggi berbanding terbalik dengan ketersediaan air bersih. Hal ini dapat dilihat dari upaya eksplorasi air tanah melalui pengeboran yang dilakukan secara massal yang terus dilakukan tanpa melihat efek jangka panjang. Pengeboran air tanah yang berlebihan dan masif di Kota Kupang dapat memicu terjadinya masalah lingkungan khususnya intrusi air laut. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran litologi batuan bawah permukaan untuk menentukan lapisan akuifer yang terintrusi air laut di Dusun Kelapa Tinggi Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik resistivitas 1D. Metode ini mampu mengukur variasi resistivitas batuan bawah permukaan dengan cara menginjeksikan arus listrik melalui elektroda ke dalam tanah. Salah satu keunggulan dari metode geolistrik resistivitas, khususnya dengan konfigurasi Schlumberger, adalah kemampuannya dalam mendeteksi lapisan bawah permukaan secara vertikal hingga kedalaman tertentu, serta efisien dalam pelaksanaannya di lapangan tanpa merusak lingkungan. Metode ini juga cukup sensitif dalam membedakan antara lapisan yang jenuh air tawar dan yang telah terintrusi air laut, karena adanya perbedaan nilai resistivitas yang signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai resistivitas berkisar antara 0,259 – 1465 ?m. Hasil interpretasi data pada masing-masing lintasan menunjukkan indikasi adanya intrusi air laut yang ditandai oleh nilai resistivitas 0,259 – 4,69 ?m. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa litologi akuifer di daerah penelitian didominasi pasir dan pasir lempungan. Lapisan diduga sebagai akuifer dangkal dengan litologi berupa Pasir lempungan telah terintrusi air laut.
INTEGRATING HIGH-RESOLUTION GRAVITY GRADIENTS AND 3D INVERSION MODELING TO DELINEATE MINERAL RESOURCES IN THE LEWA DISTRICT, EAST SUMBA, INDONESIA Raja, Aprianus; Tanesib, Jehunias; Lapono, Laura A. S.; Lewerissa, Richard
Indonesian Physical Review Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ipr.v8i3.501

Abstract

Research in Lewa District, East Sumba Regency, Indonesia, aimed to identify mineral potential and clarify subsurface geological structures through gravity gradient analysis and 3D inversion modeling. This approach addresses the limitations of field gravity data in the study area. The gravity gradient method was chosen to delineate geological structure boundaries (such as formation contacts and faults) compared to conventional gravity methods and for processing global satellite data (GGMplus and EGM2008 derivatives of ERTM 2160) with limited measured data. Gravity gradient analysis, including vertical, horizontal gradient, and tilt angle, was applied to Complete Bouguer Anomaly data using 2D Fourier transformation. Gravity field correction in Lewa showed positive anomalies from volcanic basement rocks. The gradient analysis sharpened boundaries of anomalies linked to geological structures. Zero contours of vertical gradient and tilt angle defined structural boundaries, while peaks of horizontal gradient and tilt angle indicated metallic mineral sources. 3D gravity inversion modeling (density 2.22–2.97 g/cm³) showed rock intrusions at 215 meters depth, interpreted as key to mineralization formation. The 2D sections (A-A', B-B', C-C') contain Masu Formation volcanic rocks, with fault zones filled by Waikabubak Formation sedimentary rocks and silicified rocks from magma intrusion alteration. Fault systems were identified through vertical gradient extremes, representing contact formation. Highly positive contour values on the tilt angle map confirm the influence of the volcanic basement rock. Metal mineralization is closely related to tectonic activity and alteration from massive igneous intrusion. The integration of gravity gradient analysis and 3D inversion modeling has proven to be effective in mapping geological structures and identifying mineral prospects using limited data. These findings provide insights into the subsurface geology of Lewa and provide a basis for further mineral exploration in East Sumba.
Identifikasi Bawah Permukaan Menggunakan Metode Geomagnet di Daerah Retta Desa Pura Selatan Kabupaten Alor Mautorin, Novita Ester; Tanesib, Jehunias L.; Maubana, Wenti Marlensi
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 4 No. 1 (2024): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v4i1.436

Abstract

Penelitian mengenai identifikasi bawah permukaan menggunakan metode geomagnet di daerah Retta Desa Pura Selatan Kabupaten Alor telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi batuan bawah permukaan berdasarkan nilai anomali magnetik. Akusisi data menggunakan Proton Prosession Magnetometer (PPM) tipe GSM-19T dengan 41 titik ukur. Data yang diperoleh ialah nilai medan magnet total dan variasi harian. Pengolahan data meliputi koreksi diurnal, koreksi IGRF (International Geomagnetik Reference Field), dan kontinuasi ke atas. Interpretasi didasarkan pada pola kontur anomali medan magnetik. Interpretasi bertujuan untuk menentukan bentuk dan kedalaman benda anomali atau struktur geologi melalui pemodelan 2D. Hasil interpretasi menunjukkan tiga pola anomali. Anomali rendah memiliki rentang nilai -850 sampai -10 nT, anomali sedang dengan rentang nilai 50 sampai 100 nT, dan anomali tinggi dengan rentang nilai 110 sampai 590 nT. Sedangkan interpretasi kuantitatif diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa diduga terdapat 3 jenis batuan di daerah penelitian, antara lain: batuan pasir (sandstone) dengan nilai kontras suseptibilitas 1 × 10-4 SI, 5 × 10-4 SI, batuan basal dengan nilai kontras suseptibilitas 145× 10-4 SI, 28 × 10-4  SI, 41 × 10-4 SI dan batuan breksi vulkanik dengan nilai kontras suseptibilitas 251× 10-4  SI, 374× 10-4 SI, 317× 10-4 SI. 
Pemetaan Potensi Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Rote Ndao Provinsi Nusa Tenggara Timur Lima, Joshua; Tanesib, Jehunias L.; Wahid, Abdul
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 4 No. 2 (2024): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v4i2.467

Abstract

Telah dilakukan pemetaan daerah potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di kabupaten Rote Ndao menggunakan Sistem Informasi Geografis. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan tingkat kerawanan dan mengetahui faktor penyebab terjadinya potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rote Ndao. Diperoleh parameter curah hujan memiliki nilai 8,8 mm/bulan (tinggi), tutupan lahan yang didominasi oleh semak belukar dengan luas 46.670,96 Ha, jenis tanah yang didominasi oleh Molisol Haplik dengan luas 43.343,19 Ha, dan titik api yang didominasi oleh titik api dengan tingkat kepercayaan sedang sebanyak 34 titik. Parameter tersebut dianalisis menggunakan overlay dari nilai skoring dan bobot untuk setiap parameter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rote Ndao memiliki tingkat potensi rawan yang tinggi dengan luas 69.393,42 Ha, sedang dengan luas 12.521,57 Ha, dan rendah dengan luas 45.920 Ha. selanjutnya diketahui untuk perbandingan kesesuaian titik api berdasarkan tingkat kepercayaan terhadap tingkat potensi rawan kebakaran hutan dan lahan, diperoleh 7 titik api yang sesuai dan 33 titik api yang tidak sesuai.  
Pemetaan Daerah Rawan Longsor Menggunakan Data Citra Landsat 9 di Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao Tanesib, Jehunias; Adu, Hari Kornelius; Ngana, Frederika Rambu; Bernandus
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 1 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i1.484

Abstract

Telah dilakukan pemetaan potensi daerah rawan longsor menggunakan data citra landsat 9 di Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur menggunakan teknologi penginderaan jauh. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi kerawanan longsor di Kecamatan Rote Tengah akibat cuaca ekstrem. Data yang digunakan untuk pemetaan potensi kerawanan longsor mencakup citra Landsat 9, citra Digital Elevation Model (DEM) dan data curah hujan. Metode penelitian meliputi pembuatan peta kemiringan lereng, peta curah hujan, dan peta tutupan lahan. Ketiga parameter tersebut kemudian dioverlay untuk menghasilkan peta kerawanan longsor yang diklasifikasikan ke dalam tiga kelas: tidak rawan, rawan, dan sangat rawan. Validasi dilakukan menggunakan titik lokasi longsor yang diperoleh dengan GPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah rawan longsor di Kecamatan Rote Tengah mencakup area seluas 13670,36 hektar dengan persentase 78,73%, sementara daerah sangat rawan longsor mencakup area seluas 3692,61 hektar dengan persentase 21,27%.
IDENTIFIKASI GEOLOGI BAWAH PERMUKAAN DAERAH PANAS BUMI PLTP ULUMBU DENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOMAGNETIK Widiawati, Yosepha; Tanesib, Jehunias L.; Sutaji, Hadi Imam; Wahid, Abdul
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v10i2.22940

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode geomagnetik yang bertujuan untuk membuat pemodelan bawah permukaan daerah panas bumi PLTP Ulumbu dan untuk mengidentifikasi batuan apa saja yang terdapat di bawah permukaan daerah panas bumi PLTP Ulumbu berdasarkan data geomagnetik. Data penelitian ini diperoleh dari Earth Magnetik Anomaly Grid versi 3 (EMAGv3 ) melalui website NOAA Emag2v3. Pengolahan data dilakukan dengan metode downward continuation menggunakan perangkat lunak Surfer 13, dengan penerapan teknik Moving Average, sehingga diperoleh nilai anomali residual kemudian membuat pemodelan dua dimensi (2D) dengan menggunakan Software Zondgm2d. Hasil penelitian menunjukan pemodelan dua dimensi (2D) bawah permukaan PLTP Ulumbu jenis batuan yang di dapatkan adalah berupa intrusi mafik, basalt segar, batuan vulkanik seperti seperti andesit-basat,tufa, batu lava, dan batuan non-magnetik dan Jenis batuan ini ditemukan pada kedalaman yang berbeda-beda.
Co-Authors Abdul Wahid Abdul Wahid Abdul Wahid Adelina Bete Admiranto, A. Gunawan Adrianus Marselus Seran Adu, Hari Kornelius Aidy Liukae Albert Z. Johannes Ali Warsito Andreas Christian Louk Andreas Christian Louk Apolinaris S. Geru Ari Bangkit Sanjaya Umbu Artini Waluwanja Aryanti Irnawati Pellokila Bartholomeus Pasangka Bartholomeus Pasangka Bergita Linong Bernandus Bernandus Bernandus Bernandus Bernandus Bernandus, Bernandus Bethan, Agustinus Deka Bukit, Minsyahril Celiana F. J. P. Soares Christine Mbiliyora Christine Mbiliyora Debi Lodo Ratu Devy K. Syahbana Dinas, Natalia Ciciani Djima, Umbu Elsa Yovanka Neolaka Fidelis Nitti Frederika Rambu Ngana Godensius Tematur Harison Nubatonis Hery L. Sianturi Johannes, Albert Zicko Jonshon Tarigan K. K. Lesu Kalista Ina Dai Nimun Lapono, Laura A. S. Lau, Claudya Hendrika Putri Laura A. S. Lapono Lidia Agustina Rumaal Lima, Joshua M. Leng Maria Bria Maria S. Mali Martins, Manuela Maubana, Wenti Marlensi Mautorin, Novita Ester Melkianus Dona Minsyharil Bukit Nenotek, Epriadi Noor, M. Ferdhiansyah Novita Ester Mautorin Nuryanti Nuryanti Olin, Fransisco Rokirianto Pasangka, Bartholomeus Pingak, Redi Kristian Raja, Aprianus Ramli Seravianus Richard Lewerissa Riski Basrin Selciana Ginya Sevarianus Ramli Sianturi, H. L. Sianturi, Hery Leo SITI MARYAM Stefanus Spulo Sogen Sutaji, Hadi Imam Tarigan, Jonshon Wenti Marlensi Maubana Widiawati, Yosepha Yanti Boimau Yantilinena Mauribu Yatini, Clara Yono Yohanes Jean Del Rosario Lake Yosefina Molo Zakarias Seba Ngara