Claim Missing Document
Check
Articles

Pemetaan Potensi Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Rote Ndao Provinsi Nusa Tenggara Timur Lima, Joshua; Tanesib, Jehunias L.; Wahid, Abdul
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 4 No. 2 (2024): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v4i2.467

Abstract

Telah dilakukan pemetaan daerah potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di kabupaten Rote Ndao menggunakan Sistem Informasi Geografis. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan tingkat kerawanan dan mengetahui faktor penyebab terjadinya potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rote Ndao. Diperoleh parameter curah hujan memiliki nilai 8,8 mm/bulan (tinggi), tutupan lahan yang didominasi oleh semak belukar dengan luas 46.670,96 Ha, jenis tanah yang didominasi oleh Molisol Haplik dengan luas 43.343,19 Ha, dan titik api yang didominasi oleh titik api dengan tingkat kepercayaan sedang sebanyak 34 titik. Parameter tersebut dianalisis menggunakan overlay dari nilai skoring dan bobot untuk setiap parameter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rote Ndao memiliki tingkat potensi rawan yang tinggi dengan luas 69.393,42 Ha, sedang dengan luas 12.521,57 Ha, dan rendah dengan luas 45.920 Ha. selanjutnya diketahui untuk perbandingan kesesuaian titik api berdasarkan tingkat kepercayaan terhadap tingkat potensi rawan kebakaran hutan dan lahan, diperoleh 7 titik api yang sesuai dan 33 titik api yang tidak sesuai.  
Pemetaan Daerah Rawan Longsor Menggunakan Data Citra Landsat 9 di Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao Tanesib, Jehunias; Adu, Hari Kornelius; Ngana, Frederika Rambu; Bernandus
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 1 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i1.484

Abstract

Telah dilakukan pemetaan potensi daerah rawan longsor menggunakan data citra landsat 9 di Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur menggunakan teknologi penginderaan jauh. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi kerawanan longsor di Kecamatan Rote Tengah akibat cuaca ekstrem. Data yang digunakan untuk pemetaan potensi kerawanan longsor mencakup citra Landsat 9, citra Digital Elevation Model (DEM) dan data curah hujan. Metode penelitian meliputi pembuatan peta kemiringan lereng, peta curah hujan, dan peta tutupan lahan. Ketiga parameter tersebut kemudian dioverlay untuk menghasilkan peta kerawanan longsor yang diklasifikasikan ke dalam tiga kelas: tidak rawan, rawan, dan sangat rawan. Validasi dilakukan menggunakan titik lokasi longsor yang diperoleh dengan GPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah rawan longsor di Kecamatan Rote Tengah mencakup area seluas 13670,36 hektar dengan persentase 78,73%, sementara daerah sangat rawan longsor mencakup area seluas 3692,61 hektar dengan persentase 21,27%.
IDENTIFIKASI GEOLOGI BAWAH PERMUKAAN DAERAH PANAS BUMI PLTP ULUMBU DENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOMAGNETIK Widiawati, Yosepha; Tanesib, Jehunias L.; Sutaji, Hadi Imam; Wahid, Abdul
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v10i2.22940

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode geomagnetik yang bertujuan untuk membuat pemodelan bawah permukaan daerah panas bumi PLTP Ulumbu dan untuk mengidentifikasi batuan apa saja yang terdapat di bawah permukaan daerah panas bumi PLTP Ulumbu berdasarkan data geomagnetik. Data penelitian ini diperoleh dari Earth Magnetik Anomaly Grid versi 3 (EMAGv3 ) melalui website NOAA Emag2v3. Pengolahan data dilakukan dengan metode downward continuation menggunakan perangkat lunak Surfer 13, dengan penerapan teknik Moving Average, sehingga diperoleh nilai anomali residual kemudian membuat pemodelan dua dimensi (2D) dengan menggunakan Software Zondgm2d. Hasil penelitian menunjukan pemodelan dua dimensi (2D) bawah permukaan PLTP Ulumbu jenis batuan yang di dapatkan adalah berupa intrusi mafik, basalt segar, batuan vulkanik seperti seperti andesit-basat,tufa, batu lava, dan batuan non-magnetik dan Jenis batuan ini ditemukan pada kedalaman yang berbeda-beda.
Pelatihan Pemetaan Lahan Pertanian dengan Penginderaan Jauh di Dinas Pertanian Kota Kupang Ngana, Frederika Rambu; Tanesib, Jehunias Leonidas; Warsito, Ali; Lapono, Laura Anastasi Seseragi; Ngara, Zakarias Seba; Pingak, Redi Kristian
Abdi Geomedisains Vol. 6, No. 2, December 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Physics Study Program, Faculty of Science and Engineering, Nusa Cendana University, conducted a Community Service (PkM) activity at the Department of Agriculture in Kupang City on September 24, 2024. The partners in this community service activity were the Department of Agriculture in Kupang City, Nusa Tenggara Timur Province. The partners faced a challenge in manually measuring the area of agricultural land, particularly in remote areas. Therefore, the PkM team provided training in agricultural land mapping using remote sensing to its partners. This training aims to enhance the capacity of its partners in mapping agricultural land using remote sensing and calculating the area of agricultural land based on the agricultural land map. The implementation method involves conveying basic concepts of remote sensing, map data collection, and direct practice in creating agricultural land maps. In this activity, the administrative map of Kupang City was taken from the Indonesian geospatial website. Then, participants collected agricultural land cover data using a GPS device. The remote sensing data used was Landsat 9 imagery from the USGS website. The Landsat 9 imagery was classified according to the type of agricultural land. The software was QGIS, SAGA, and Google Earth. The training results demonstrated an increase in the partners' knowledge and skills in making agricultural land maps using remote sensing. Partners were also able to calculate agricultural land area based on the agricultural land map. This training provided positive feedback, as partners will use the agricultural land map as a reference for regional planning in Kupang City.
Interpretasi Data Anomali Magnetik Bawah Permukaan Area Penambangan Batuan Gamping PT Sarana Arga Gemilang KSO PT Semen Kupang Mauribu, Yantilinena; Tanesib, Jehunias L.
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 1 No. 1 (2021): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v1i1.66

Abstract

Telah dilakukan penelitian di area penambangan batuan gamping PT Sarana Arga Gemilang KSO PT Semen Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi batuan gamping yang ada di area penambangan batuan gamping menggunakan metode geomagnetik. Akuisisi data magnetik dilakukan dengan menggunakan Proton Precession Magnetometer (PPM) tipe GSM-19T dan diperoleh 205 titik ukur yang tersebar di lokasi penelitian. Proses pengolahan data magnetik meliputi koreksi diurnal, koreksi IGRF, upward continuation, dan pemodelan 2D. Hasil penelitiaan menunjukkan pola penyebaran anomali magnetik secara kualitatif memiliki 3 (tiga) pola anomali, yaitu pola anomali tinggi yang nilainya > 100 nT, pola anomali sedang (medium) dengan rentang nilai antara 0 – 100 nT, dan pola anomali rendah memilikiilai < 0 nT. Interpretasi kuantitatif melalui pemodelan 2D memberikan tampilan benda-benda atau batuan penyebab anomali di bawah permukaan area penambangan batuan gamping PT Sarana Agra Gemilang KSO PT Semen Kupang. Beberapa jenis batuan di lokasi penelitian didominasi oleh batuan gamping (limestone) dengan kontras suseptibilitas 0.00021 cgs unit, 0.00022 cgs unit, 0.00026 cgs unit, 0.00027 cgs unit dan 0.00028 cgs unit yang tersebar secara tidak merata hingga kedalaman 100 m. Selain itu terdapat batuan lempung dengan kontras suseptibilitas 0.0005 cgs unit, batuan metamorf jenis schist dengan kontras suseptibilitas 0.027 cgs unit dan batuan/benda diamagnetik dengan kontras suseptibilitas -0.0006 cgs unit, -0.008 cgs unit, -0.001 cgs unit, dan -0.01 cgs unit.
Interpretasi Bawah Permukaan Pulau Timor dengan Pemodelan 3D Berdasarkan Data Anomali Gravitasi Ginya, Selciana; Tanesib, Jehunias L.; Sianturi, H. L
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 1 No. 1 (2021): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v1i1.75

Abstract

Telah dilakukan interpretasi anomali medan gravitasi pulau Timor dengan pemodelan 3D untuk mengetahui batuan dasar pulau Timor. Data yang digunakan adalah anomali medan gravitasi udara bebas dan topografi Sandwell dan Smith yang telah direduksi terhadap model geopotensial bumi EGM2008. Koreksi data meliputi koreksi udara bebas, koreksi atmosfer, koreksi bouguer sederhana dan koreksi curvature. Data anomali bouguer lengkap dibawah ke atas bidang topografi dengan metode kontinuasi ke atas dengan ketinggian 25,9 km. Selanjutnya dilakukan pemodelan 3D dengan menggunakan program Grablox dan Bloxer. Hasil interpretasi kualitatif, diperoleh variasi anomali bouguer lengkap dari -160 mgal sampai 300 mgal. Nilai anomali positif lebih dari 0 mgal hingga sekitar 300 mgal. Anomali bernilai positif berada di hampir seluruh daratan pulau Timor dan sebagian di perairan laut Savu dan pulau-pulau di bagian utara pulau Timor serta di selatan perairan laut Timor yaitu setelah palung Timor, sedangkan anomali negatif kurang dari 0 mgal hingga sekitar -160 mgal berada di bagian selatan daratan Timor hingga perairan laut Timor dan sebagian besar laut Savu. Hasil interpretasi kuantitatif pada model 3D, tiap perlapisan didapatkan beberapa lapisan batuan di bawah permukaan yaitu batuan dolomit, granulit, sienit, dan batu sabak. Interpretasi data anomali gravitasi regional dan pemodelan 3D, diduga bahwa batuan dasar pulau Timor adalah batu sabak (slate) yaitu batuan metamorf yang terdapat pada kedalaman sekitar 3 km sampai 30 km.
Pemodelan 3D Bawah Permukaan Pulau Timor Barat Berdasarkan Data Anomali Gravitasi Bria, Maria; Tanesib, Jehunias L.; Tarigan, Jonshon
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 2 No. 1 (2022): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v2i1.147

Abstract

Telah dilakukan pemodelan tiga dimensi (3D) bawah permukaan pulau Timor Barat menggunakan metode gravitasi yang bertujuan untuk mengetahui jenis batuan dasar dibawah permukaan pulau Timor Barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari www.bandaarcgeophysics.co.uk yang diukur langsung atau yang disurvei oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung antara 1977-1979. Data tersebut sudah dikenakan koreksi. Interpretasi dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Interpretasi kualitatif dilakukan berdasarkan model kontur anomali gravitasi bouguer lengkap pulau Timor Barat, sedangkan interpretasi kuantitatif dilakukan berdasarkan hasil pemodelan tiga dimensi (3D) pulau Timor Barat. Berdasarkan hasil interpretasi kualitatif, diperoleh variasi anomali bouguer lengkap dari -70mGal sampai 220 mGal. Nilai anomali bouguer lengkap dikelompokkanmenjadi dua yaitu anomali negatif dan anomali positif. Anomali negatif dengan nilai 0 sampai 220 mGal berada di bagian utara pulau Timor Barat. Hasil interpretasi kuantitatif pemodelan tiga dimensi (3D) tiap lapisan didapatkan beberapa jenis batuan dibawah permukaan Pulau Timor Barat yaitu batuan pasir, gamping, dolomit, sekis, kuarsa, granulit, genis, marmer, sabak, dan amfibolit. Dari keseluruhan lapisan pemodelan tiga dimensi (3D) diduga bahwa batuan dasar Pulau Timor Barat adalah batuan amfibolit yaitu batuan metamorf yang terdapat pada kedalaman 11,1 km sampai 30 km.
Penerapan Metode Geomagnetik Untuk Mengetahui Pola Perlapisan Batuan Bawah Permukaan Gunung Timau Liukae, Aidy; Tanesib, Jehunias L.; Boimau, Yanti
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 2 No. 1 (2022): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v2i1.155

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan pemodelan dua dimensi metode geomagnet pada wilayah Timau, Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis batuan bawah permukaan untuk mengetahui struktur perlapisan batuan dalam mendirikan bangunan observatorium di lokasi penelitian. Daerah penelitian dengan 40 titik ukur. Proses akusisi data dengan sistem looping menggunakan alat Proton Prosission Magnetometer (PPM) tipe GSM-19T. Data yang diperoleh di lapangan berupa nilai medan magnet total. Penentuan posisi titik ukur menggunakan Global Positioning Sistem (GPS). Pengolahan data diawali dengan koreksi variasi harian dan koreksi IGRF untuk mendapatkan anomali magnetik. Reduksi kontinuasi ke atas pada ketinggian 10 meter bertujuan untuk memisahkan anomali lokal dan anomali regional. Pemodelan dengan metode forward modeling menggunakan software Mag2DC for windows. Hasil interpretasi kualitatif diperoleh dua pola anomali, yaitu anomali sedang dengan rentang nilai 1 nT - 32 nT, dan anomali rendah dengan rentang nilai -60 nT-0 nT. Interpretasi kuantitatif menunjukan bahwa di lokasi terdapat dua jenis batuan, seperti batu pasir dengan suseptibilitas dimulai dari 0,000021-0,000993 cgs unit; batu gamping dengan suseptibilitas dimulai dari 0,000698-0,001161 cgs unit.
Co-Authors Abdul Wahid Abdul Wahid Abdul Wahid Adelina Bete Admiranto, A. Gunawan Adrianus Marselus Seran Adu, Hari Kornelius Albert Z. Johannes Ali Warsito Andreas Christian Louk Andreas Christian Louk Apolinaris S. Geru Ari Bangkit Sanjaya Umbu Artini Waluwanja Aryanti Irnawati Pellokila Bartholomeus Pasangka Bartholomeus Pasangka Bergita Linong Bernandus Bernandus Bernandus Bernandus Bernandus Bernandus, Bernandus Bethan, Agustinus Deka Boimau, Yanti Bria, Maria Bukit, Minsyahril Celiana F. J. P. Soares Christine Mbiliyora Christine Mbiliyora Debi Lodo Ratu Devy K. Syahbana Dinas, Natalia Ciciani Djima, Umbu Elsa Yovanka Neolaka Fidelis Nitti Frederika Rambu Ngana Ginya, Selciana Godensius Tematur Harison Nubatonis Hery L. Sianturi Johannes, Albert Zicko Jonshon Tarigan K. K. Lesu Kalista Ina Dai Nimun Lapono, Laura A. S. Lapono, Laura Anastasi Seseragi Lau, Claudya Hendrika Putri Laura A. S. Lapono Lidia Agustina Rumaal Lima, Joshua Liukae, Aidy M. Leng Maria S. Mali Martins, Manuela Maubana, Wenti Marlensi Mauribu, Yantilinena Mautorin, Novita Ester Melkianus Dona Minsyharil Bukit Nenotek, Epriadi Noor, M. Ferdhiansyah Novita Ester Mautorin Nuryanti Nuryanti Olin, Fransisco Rokirianto Pasangka, Bartholomeus Pingak, Redi Kristian Raja, Aprianus Ramli Seravianus Richard Lewerissa Riski Basrin Sevarianus Ramli Sianturi, H. L Sianturi, H. L. Sianturi, Hery Leo SITI MARYAM Stefanus Spulo Sogen Sutaji, Hadi Imam Tarigan, Jonshon Warsito, Ali Wenti Marlensi Maubana Widiawati, Yosepha Yatini, Clara Yono Yohanes Jean Del Rosario Lake Yosefina Molo Zakarias Seba Ngara