Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN BUDI DAYA TANAMAN MEMANFAATKAN ALAT UKUR FISIKA BAGI ALUMNI DAN MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERWIRAUSAHA Tarigan, Jonshon; Sianturi, Hery Leo; Johannes, Albert Zicko; Wahid, Abdul; Lapono, Laura A. S.; Ngara, Zakarias Seba; Pasangka, Bartholomeus; Tanesib, Jehunias L.; Pingak, Redi Kristian; Warsito, Ali; Sutaji, Hadi Imam; Bernandus, Bernandus; Mbiliyora, Christine
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan minat dan meningkatkan kemampuan berwirausaha untuk alumni dan mahasiswa dalam budidaya tanaman dengan memanfaatkan alat pengukuran fisika. Masa tunggu yang lama untuk mendapatkan pekerjaan bisa menjadi beban psikologis bagi lulusan baru. Oleh karena itu, Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana (FST Undana) menawarkan pelatihan budidaya tanaman untuk alumni dan mahasiswa. Pelatihan ini berfokus pada penggunaan alat ukur fisika untuk mengukur sifat fisis tanah guna mengoptimalkan potensi budidaya tanaman. Pelatihan mencakup presentasi materi, diskusi, dan praktek langsung terkait budidaya tanaman menggunakan alat pengukuran fisika. Keberhasilan kegiatan ini dievaluasi melalui pertanyaan survei yang diberikan kepada peserta. Jawaban dari hasil survei menunjukkan pelatihan ini berhasil dijalankan dengan sangat baik. Selain itu, umpan balik dari peserta menunjukkan peningkatan motivasi untuk terlibat dalam budidaya tanaman dalam meningkatkan kemampuan berwirausaha.
PENYELIDIKAN FENOMENA INTRUSI AIR ASIN DI BOLOK, KUPANG, DENGAN PEMODELAN DATA ANOMALI GRAVITASI Tanesib, Jehunias L.; Bernandus, Bernandus; Nenotek, Epriadi
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v9i2.19470

Abstract

Telah dilakukan penelitian geofisika dengan menggunakan metode gravitasi di Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur geologi bawah permukaan daerah penelitian dengan menggunakan data gravitasi Topex dan kaitan antara jenis batuan berdasarkan pemodelan 2D terhadap fenomena intrusi air asin pada daerah penelitian. Data tersebut direduksi dengan koreksi udara bebas, koreksi bouger sederhana dan koreksi kurvatur untuk menghasilkan nilai anomali bouger lengkap. Setelah dilakukan koreksi, selanjutnya dilakukan pemisahan anomali regional dan anomali lokal. Selanjutnya dilakukan pemodelan 2D menggunakan pemodelan forward dan invers. Hasil penelitian menunjukan kondisi struktur geologi bawah permukaan didominasi oleh batuan gamping koral dan pasir. Intrusi air asin yang mencemari air sumur pada daerah penelitian dikarenakan batuan berpori yang menerus hingga ke laut, sehingga dapat meloloskan air asin. Penyebab lain adalah kedalaman sumur yang di bawah garis pantai.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGUKUR KECERAHAN LANGIT MENGGUNAKAN SENSOR CAHAYA TSL237S-LF DAN NODEMCU ESP8266 Olin, Fransisco Rokirianto; Warsito, Ali; Tanesib, Jehunias L.; Umbu, Ari Bangkit Sanjaya
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v9i2.19471

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang rancang bangun sistem pengukur kecerahan langit menggunakan sensor cahaya TSL237s-LF dan NodeMCU ESP8266 dengan tujuan untuk merancang sebuah alat ukur kecerahan langit berbasis ESP8266, mengukur tingkat kecerahan langit malam dan polusi cahaya didaerah Penfui, Kupang serta menerapkan protokol MQTT pada alat ukur kecerahan langit. Kecerahan langit diukur selama 12 jam dari pukul 18.00 WITA hingga pukul 06.00 WITA pada tanggal 19 Mei 2024 sampai 20 Mei 20204 dengan alat ukur yang sudah dikalibrasi menggunakan alat ukur standar, SQM LU-DL. Hasil pengukuran menunjukkan nilai kecerahan langit tertinggi yaitu 20,19 mag/arsec2 . Tanggal 25 Mei pengukuran kecerahan langit kembali dilakukan yang berlokasi disekitar Laboratorium Fisika FST UNDANA dari pukul 18.00 WITA sampai 22.00 WITA, untuk memvalidasi keakuratan data pengukuran sebelumnya, nilai kecerahan tertinggi yang di dapatkan berada pada nilai 17.55 mag/arsec2. Semakin rendah nilai kecerahan langit artinya langit semakin terang, begitu pun sebaliknya. Pada penelitian ini diketahui bahwa kecerahan langit berada pada kondisi terang.
Pemetaan Daerah Potensi Rawan Kebakaran Hutan Dan Lahan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) Di Kecamatan Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur Djima, Umbu; Tanesib, Jehunias Leonidas
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 15, No 4 (2024): Technologia (Oktober)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v15i4.16087

Abstract

Telah dilakukan pemetaan daerah potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur menggunakan sistem informasi geografis. Penelitian ini bertujuan memetakan daerah potensi rawan kebakaran hutan dan lahan serta mengklasifikasikan tingkat kerawanan di Kecamatan Kota Waingapu. Diperoleh parameter curah hujan memiliki nilai 963 mm/tahun (rendah), tutupan lahan yang didominasi oleh padang rumput dengan luas 8586,09 Ha; jenis tanah yang didominasi oleh Kambisol Eutrik dengan luas 10609,83 Ha; dan titik api didominasi oleh titik api dengan tingkat kepercayaan sedang sebanyak 53 titik. Proses analisis menggunakan metode overlay dari nilai skoring dan bobot untuk setiap parameter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Kota Waingapu memiliki tingkat potensi rawan yang tinggi dengan luas 10002,37 Ha; sedang dengan luas 5133,39 Ha; dan rendah dengan luas 4610,55 Ha. Selanjutnya diketahui untuk perbandingan kesesuaian titik api berdasarkan tingkat kepercayaan terhadap tingkat potensi rawan kebakaran hutan dan lahan, diperoleh 23 titik api yang sesuai dan 50 titik api yang tidak sesuai. Untuk titik area yang terbakar dan jika didasarkan pada peta potensi rawan kebakaran hutan dan lahan yang dianalisis dapat diketahui bahwa terdapat 7 titik area yang telah terbakar merupakan daerah dengan potensi rawan yang tinggi.
Pemetaan Potensi Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Rote Ndao Provinsi Nusa Tenggara Timur Lima, Joshua; Tanesib, Jehunias L.; Wahid, Abdul
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 4 No. 2 (2024): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v4i2.467

Abstract

Telah dilakukan pemetaan daerah potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di kabupaten Rote Ndao menggunakan Sistem Informasi Geografis. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan tingkat kerawanan dan mengetahui faktor penyebab terjadinya potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rote Ndao. Diperoleh parameter curah hujan memiliki nilai 8,8 mm/bulan (tinggi), tutupan lahan yang didominasi oleh semak belukar dengan luas 46.670,96 Ha, jenis tanah yang didominasi oleh Molisol Haplik dengan luas 43.343,19 Ha, dan titik api yang didominasi oleh titik api dengan tingkat kepercayaan sedang sebanyak 34 titik. Parameter tersebut dianalisis menggunakan overlay dari nilai skoring dan bobot untuk setiap parameter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rote Ndao memiliki tingkat potensi rawan yang tinggi dengan luas 69.393,42 Ha, sedang dengan luas 12.521,57 Ha, dan rendah dengan luas 45.920 Ha. selanjutnya diketahui untuk perbandingan kesesuaian titik api berdasarkan tingkat kepercayaan terhadap tingkat potensi rawan kebakaran hutan dan lahan, diperoleh 7 titik api yang sesuai dan 33 titik api yang tidak sesuai.  
IDENTIFIKASI LAPISAN BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK DI SEKITAR REMBESAN LUMPUR DI DESA BAKUSTULAMA, KECAMATAN TASIFETO BARAT, KABUPATEN BELU Sianturi, Hery Leo; Lau, Claudya Hendrika Putri; Johannes, Albert Zicko; Tanesib, Jehunias L.
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v10i1.20811

Abstract

The study has been conducted to identify subsurface layers using the Wenner-Schlumberger geoelectric method. This research aims to understand the rock layering and hydrogeology at the research site. The research was conducted with a field survey on four 480-meter-long tracks in Bakustulama Village. Rock resistivity data was measured using a resistivity meter and analyzed using Res2DinV software to produce a 2D cross-sectional model. This method utilizes rock resistivity to determine the nature and layering of rocks in the subsurface, focusing on potentially water-saturated zones and fractures. The results show that the subsurface layer in Bakustulama Village consists of sandstone in the upper layer (0-20 meters) with medium resistivity (100-700 Ωm), followed by a highly water-saturated clay layer with low resistivity (0-100 Ωm), and a limestone layer with high resistivity (700-1000). The subsoil in the Bakustulama Area is diversely arranged, with sandstone layers at the surface to a depth of about 20 meters that suspected to have high porosity and are easily drained by water. Underneath, water-saturated clay layers are dominant and difficult for fluids to pass through.
Pemetaan Daerah Rawan Longsor Menggunakan Data Citra Landsat 9 di Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao Tanesib, Jehunias; Adu, Hari Kornelius; Ngana, Frederika Rambu; Bernandus
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 1 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i1.484

Abstract

Telah dilakukan pemetaan potensi daerah rawan longsor menggunakan data citra landsat 9 di Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur menggunakan teknologi penginderaan jauh. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi kerawanan longsor di Kecamatan Rote Tengah akibat cuaca ekstrem. Data yang digunakan untuk pemetaan potensi kerawanan longsor mencakup citra Landsat 9, citra Digital Elevation Model (DEM) dan data curah hujan. Metode penelitian meliputi pembuatan peta kemiringan lereng, peta curah hujan, dan peta tutupan lahan. Ketiga parameter tersebut kemudian dioverlay untuk menghasilkan peta kerawanan longsor yang diklasifikasikan ke dalam tiga kelas: tidak rawan, rawan, dan sangat rawan. Validasi dilakukan menggunakan titik lokasi longsor yang diperoleh dengan GPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah rawan longsor di Kecamatan Rote Tengah mencakup area seluas 13670,36 hektar dengan persentase 78,73%, sementara daerah sangat rawan longsor mencakup area seluas 3692,61 hektar dengan persentase 21,27%.
Identifikasi Penyebaran Intrusi Air Laut dengan Metode Geolistrik Resistivitas di Dusun Kelapa Tinggi Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah Martins, Manuela; Abdul Wahid; Christine Mbiliyora; Jehunias L. Tanesib
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 2 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i2.498

Abstract

Kota Kupang sebagai pusat perputaran ekonomi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menyimpan persoalan air bersih, di mana kebutuhan air bersih sangat tinggi berbanding terbalik dengan ketersediaan air bersih. Hal ini dapat dilihat dari upaya eksplorasi air tanah melalui pengeboran yang dilakukan secara massal yang terus dilakukan tanpa melihat efek jangka panjang. Pengeboran air tanah yang berlebihan dan masif di Kota Kupang dapat memicu terjadinya masalah lingkungan khususnya intrusi air laut. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran litologi batuan bawah permukaan untuk menentukan lapisan akuifer yang terintrusi air laut di Dusun Kelapa Tinggi Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik resistivitas 1D. Metode ini mampu mengukur variasi resistivitas batuan bawah permukaan dengan cara menginjeksikan arus listrik melalui elektroda ke dalam tanah. Salah satu keunggulan dari metode geolistrik resistivitas, khususnya dengan konfigurasi Schlumberger, adalah kemampuannya dalam mendeteksi lapisan bawah permukaan secara vertikal hingga kedalaman tertentu, serta efisien dalam pelaksanaannya di lapangan tanpa merusak lingkungan. Metode ini juga cukup sensitif dalam membedakan antara lapisan yang jenuh air tawar dan yang telah terintrusi air laut, karena adanya perbedaan nilai resistivitas yang signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai resistivitas berkisar antara 0,259 – 1465 ?m. Hasil interpretasi data pada masing-masing lintasan menunjukkan indikasi adanya intrusi air laut yang ditandai oleh nilai resistivitas 0,259 – 4,69 ?m. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa litologi akuifer di daerah penelitian didominasi pasir dan pasir lempungan. Lapisan diduga sebagai akuifer dangkal dengan litologi berupa Pasir lempungan telah terintrusi air laut.
INTEGRATING HIGH-RESOLUTION GRAVITY GRADIENTS AND 3D INVERSION MODELING TO DELINEATE MINERAL RESOURCES IN THE LEWA DISTRICT, EAST SUMBA, INDONESIA Raja, Aprianus; Tanesib, Jehunias; Lapono, Laura A. S.; Lewerissa, Richard
Indonesian Physical Review Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ipr.v8i3.501

Abstract

Research in Lewa District, East Sumba Regency, Indonesia, aimed to identify mineral potential and clarify subsurface geological structures through gravity gradient analysis and 3D inversion modeling. This approach addresses the limitations of field gravity data in the study area. The gravity gradient method was chosen to delineate geological structure boundaries (such as formation contacts and faults) compared to conventional gravity methods and for processing global satellite data (GGMplus and EGM2008 derivatives of ERTM 2160) with limited measured data. Gravity gradient analysis, including vertical, horizontal gradient, and tilt angle, was applied to Complete Bouguer Anomaly data using 2D Fourier transformation. Gravity field correction in Lewa showed positive anomalies from volcanic basement rocks. The gradient analysis sharpened boundaries of anomalies linked to geological structures. Zero contours of vertical gradient and tilt angle defined structural boundaries, while peaks of horizontal gradient and tilt angle indicated metallic mineral sources. 3D gravity inversion modeling (density 2.22–2.97 g/cm³) showed rock intrusions at 215 meters depth, interpreted as key to mineralization formation. The 2D sections (A-A', B-B', C-C') contain Masu Formation volcanic rocks, with fault zones filled by Waikabubak Formation sedimentary rocks and silicified rocks from magma intrusion alteration. Fault systems were identified through vertical gradient extremes, representing contact formation. Highly positive contour values on the tilt angle map confirm the influence of the volcanic basement rock. Metal mineralization is closely related to tectonic activity and alteration from massive igneous intrusion. The integration of gravity gradient analysis and 3D inversion modeling has proven to be effective in mapping geological structures and identifying mineral prospects using limited data. These findings provide insights into the subsurface geology of Lewa and provide a basis for further mineral exploration in East Sumba.
Identifikasi Bawah Permukaan Menggunakan Metode Geomagnet di Daerah Retta Desa Pura Selatan Kabupaten Alor Mautorin, Novita Ester; Tanesib, Jehunias L.; Maubana, Wenti Marlensi
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 4 No. 1 (2024): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v4i1.436

Abstract

Penelitian mengenai identifikasi bawah permukaan menggunakan metode geomagnet di daerah Retta Desa Pura Selatan Kabupaten Alor telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi batuan bawah permukaan berdasarkan nilai anomali magnetik. Akusisi data menggunakan Proton Prosession Magnetometer (PPM) tipe GSM-19T dengan 41 titik ukur. Data yang diperoleh ialah nilai medan magnet total dan variasi harian. Pengolahan data meliputi koreksi diurnal, koreksi IGRF (International Geomagnetik Reference Field), dan kontinuasi ke atas. Interpretasi didasarkan pada pola kontur anomali medan magnetik. Interpretasi bertujuan untuk menentukan bentuk dan kedalaman benda anomali atau struktur geologi melalui pemodelan 2D. Hasil interpretasi menunjukkan tiga pola anomali. Anomali rendah memiliki rentang nilai -850 sampai -10 nT, anomali sedang dengan rentang nilai 50 sampai 100 nT, dan anomali tinggi dengan rentang nilai 110 sampai 590 nT. Sedangkan interpretasi kuantitatif diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa diduga terdapat 3 jenis batuan di daerah penelitian, antara lain: batuan pasir (sandstone) dengan nilai kontras suseptibilitas 1 × 10-4 SI, 5 × 10-4 SI, batuan basal dengan nilai kontras suseptibilitas 145× 10-4 SI, 28 × 10-4  SI, 41 × 10-4 SI dan batuan breksi vulkanik dengan nilai kontras suseptibilitas 251× 10-4  SI, 374× 10-4 SI, 317× 10-4 SI. 
Co-Authors Abdul Wahid Abdul Wahid Abdul Wahid Adelina Bete Admiranto, A. Gunawan Adrianus Marselus Seran Adu, Hari Kornelius Albert Z. Johannes Ali Warsito Andreas Christian Louk Andreas Christian Louk Apolinaris S. Geru Ari Bangkit Sanjaya Umbu Artini Waluwanja Aryanti Irnawati Pellokila Bartholomeus Pasangka Bartholomeus Pasangka Bergita Linong Bernandus Bernandus Bernandus Bernandus Bernandus Bernandus, Bernandus Bethan, Agustinus Deka Boimau, Yanti Bria, Maria Bukit, Minsyahril Celiana F. J. P. Soares Christine Mbiliyora Christine Mbiliyora Debi Lodo Ratu Devy K. Syahbana Dinas, Natalia Ciciani Djima, Umbu Elsa Yovanka Neolaka Fidelis Nitti Frederika Rambu Ngana Ginya, Selciana Godensius Tematur Harison Nubatonis Hery L. Sianturi Johannes, Albert Zicko Jonshon Tarigan K. K. Lesu Kalista Ina Dai Nimun Lapono, Laura A. S. Lapono, Laura Anastasi Seseragi Lau, Claudya Hendrika Putri Laura A. S. Lapono Lidia Agustina Rumaal Lima, Joshua Liukae, Aidy M. Leng Maria S. Mali Martins, Manuela Maubana, Wenti Marlensi Mauribu, Yantilinena Mautorin, Novita Ester Melkianus Dona Minsyharil Bukit Nenotek, Epriadi Noor, M. Ferdhiansyah Novita Ester Mautorin Nuryanti Nuryanti Olin, Fransisco Rokirianto Pasangka, Bartholomeus Pingak, Redi Kristian Raja, Aprianus Ramli Seravianus Richard Lewerissa Riski Basrin Sevarianus Ramli Sianturi, H. L Sianturi, H. L. Sianturi, Hery Leo SITI MARYAM Stefanus Spulo Sogen Sutaji, Hadi Imam Tarigan, Jonshon Warsito, Ali Wenti Marlensi Maubana Widiawati, Yosepha Yatini, Clara Yono Yohanes Jean Del Rosario Lake Yosefina Molo Zakarias Seba Ngara