Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI DESA GETI BARU KECAMATAN BACAN BARAT UTARA KABUPATEN HALMAHERA SELATAN La Suhu1, Bakri; M. Djae2, Raoda; Sosoda3, Abdurahman
JURNAL GOVERNMENT OF ARCHIPELAGO - JGOA Vol 1 No 1 (2020): JGOA Volume I Nomor 1 Maret 2020
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/jgoa.v1i1.360

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengelolaan BUMDes di Desa Geti Baru Kecamatan Bacan Barat Utara Kabupaten Halmahera Selatan. Penelitian ini menggunakan tipe kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Dengan tipe dan jenis ini peneliti menggali gejala-gejala secara langsung dilapangan. Metode ini digunakan untuk mempermudah penulis untuk mengetahui dan menggambarkan sesuai masalah yang diajukan. Sumber data yang digunakan melalui data primer berupa wawancara dengan beberapa informan dan data sekunder berupa dokumen-dokumen atau dalam bentuk arsip yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian menujukan bahwa pengelolaan BUMDes Geti Baru telah dilaksanakan dengan baik oleh pengurus BUMDes, hal ini dapat dilihat dari proses pendirian atau pembentukan BUMDes telah melibatkan seluruh komponen di level desa baik itu pemerintah desa, BPD dan masyarakat. Proses pelaksanaan usaha-usaha BUMDes juga telah dikelola dengan baik, dimana pendapatan/laba dari hasil usaha BUMDes jual-beli cukup banyak yang pendapatan sebulan mencapai Rp. 12.000.000 dan setahun mencapai Rp. 144.000.000,-. Selain itu juga, proses pelaporan atau pertanggungjawaban pengelolaan BUMDes telah dilaporkan dengan baik melalui penyampain secara tertulis kepada pemerintah desa (Kepala Desa), pelaporan dilakukan selama setahun sekali. Dalam pelaporan tersebut, dilaporkan tentang perkembangan dan kemajuan dari hasil usaha-usaha BUMDes, pendapatan dalam sebulan atau setahun serta inovasi usaha yang perlu dikembangkan untuk kedepannya.
PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI WILAYAH PESISIR KOTA TIDORE KEPULAUAN (StudiDi DesaMaitara Kecamatan Tidore Utara) La Suhu, Bakri
JURNAL GOVERNMENT OF ARCHIPELAGO - JGOA Vol 1 No 1 (2020): JGOA Volume I Nomor 1 Maret 2020
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/jgoa.v1i1.362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat nelayan Di Desa Maitara Kecamatan Tidore Utara, dan mengetahui faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi masyarakat nelayan Di Desa Maitara Kecamatan Tidore Utara, dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan yakni data primer dan data sekunder. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dokumen dan bantuan data sekunder. Hasil temuan penelitian menunjukan bahwa program pemberdayaan ekonomi masyarakat nelayan di Maitara yaitu pertama, program bantuan pengadaan ketinting dan pengadaan fiberglass 3 GT bagi masyarakat nelayan, kedua, program pembangunan tempat pengasapan ikan di Desa Maitara, ketiga, program pengadaan sarana perlengkapan pengasapan ikan, dan keempat, program penyediaan fasilitas Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Pasar Perikanan Rum Rolibunga. Sedangkan dari faktor-faktor yang menjadi penghambat pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi masyarakat nelayan di Desa Maitara yaitu pertama, sebagian masyarakat masih terkesan pasif dalam memahami pemberdayaan ekonomi, kedua, manajemen pengelolaan ekonomi rata-rata masih standar, dan ketiga, pengelolaan dan pemasaran masih belum profesional.
KONFLIK ANTARA DESA DI KECAMATAN OBI ( Studi Tentang Resolusi Konflik Antara Desa Jikotamo dan Desa Taman Sari ) La Suhu, Bakri; Wance, Marno; Noviyanti, Vivi; La Impi, Iswahyudi
JURNAL GOVERNMENT OF ARCHIPELAGO - JGOA Vol 1 No 2 (2020): JGOA Volume I Nomor 2 September 2020
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/jgoa.v1i2.495

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ( 1 ) Untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya konflik antara Desa Jikotamo dan Desa Taman Sari, ( 2 ) mengetahui mekanisme resolusi konflik yang dilakukan oleh kedua Pemerintah Desa. Dengan menggunakan jenis pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun cara pengumpulan data yang digunakan adalah dengan analisis dokumen, observasi dan wawancara mendalam pada setiap informan sebagai data primer, serta melalui dokumentasi guna mencatat, mengutip pada dokumen atau arsip yang dimiliki oleh kedua Pemerintah Desa sebagai data sekunder.Konflik yang terjadi di Kecamatan Obi pada tahun 2014 antara Pemuda Desa Jikotamo dan Pemuda Desa Taman Sari dikarenakan ada beberapa faktor diantaranya yaitu faktor ketersinggungan dan faktor kesalapahaman. faktor ketersinggungan dan kesalah pahaman yang di maksud yaitu pada suatu acara pesata/joget ronggeng dan di bawah pengaruh alkohol sampai menginjak kaki dan berbicara yang menurut mereka tidak pantas untuk di bicarakan, maka dari itu terj adilah konflik. Sedangkan mekanisme resolusi konflik yang dilakukan oleh kedua Pemerintah Desa yaitu dengan cara negosiasi atau secara kekeluargaan sesuai budaya Buton ( Puroro’umpua mai Puatoro ) sehingga terjalin kesepakatan untuk berdamai. Negosiasi dan kekeluargaan yang dimaksud dengan mendatangi pemerintah Desa Taman Sari untuk membicarakan mengenai perdamaian sekaligus membuat kesepakatan-kesepakatan atau perjanjian antara pemuda ke dua Desa apabila ada yang melanggar akan mendapatkan sangsi. Hal ini di lakukan agar pertikaian/perkelahian antara kedua Desa tidak terjadi kembali.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK USAHA KECIL MASYARAKAT DESA MADOPOLO MELALUI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI Alhadar, Helmi; La Suhu, Bakri; Wance, Marno; Noviyanti, Vivi; Adam, Karsan
JURNAL GOVERNMENT OF ARCHIPELAGO - JGOA Vol 1 No 2 (2020): JGOA Volume I Nomor 2 September 2020
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/jgoa.v1i2.501

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Masyarakat Desa Madapolo melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) Perdesaan. Dengan demikian dapat menjawab permasalahan di atas. Jenis digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kualitatif dan pengumpulan data yang penulis lakukan dengan cara observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam menjalankan Program Usaha Kecil dan Menengah khususnya sub program Simpan Pinjam Perempuan (SPP) di Desa Madapolo Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan pada prinsipnya sudah terimplementasi dengan baik, walaupun ada beberapa kendala-kendala yang dihadapi oleh Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat–Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) Desa Madapolo yaitu masalah keterbatasan anggaran (anggaran yang diberikan hanya Rp. 20.000.000/per kelompok), keterbatasan sumber daya manusia (SDM) anggota pelaksana PNPM-Mandiri dan rendahnya mutu pendidikan para anggota PNPM-MP Desa Madapolo serta tingkat kedisiplinan yang masih rendah, selain itu juga kurangnya pengembangan pendidikan dan pelatihan kepada para anggota PNPM-MP Desa Madapolo.
STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT PERDESAAN (Studi di Desa Were Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah) Ibrahim, Abdulhalil Hi; La Suhu, Bakri; Suaib, Rahmat; Salim, Ashari; Noor, Nardiansyah
JURNAL GOVERNMENT OF ARCHIPELAGO - JGOA Vol 2 No 1 (2021): JGOA Volume II Nomor 1 Maret 2021
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan strategi yang tepat untuk pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Were Mandiri dalam meningkatkan perekonomian masyarakat perdesaan di Desa Were Kecamatan Weda Utara Kabupaten Halmahera Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dapat dipahami sebagai serangkaian prosedur yang digunakan dalam pemecahan yang diselidiki/diteliti dengan menggambarkan keadaan objek-objek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang ada, sedangkan teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menggambarkan bahwa ; pertama, BUMDes Were Mandiri memiliki 4 (empat) unit usaha yakni (1) Unit Usaha Pengolahan Tepung Sagu, (2) Unit Usaha Swalayan Desa, (3) Unit Usaha Pariwisata, dan (4) Unit Usaha Simpan Pinjam. Namun unit usaha yang sementara dilakukan dan menjadi usaha unggulan adalah Usaha Pengolahan Tepung Sagu. Kedua, BUMDes Were Mandiri dibentuk dengan modal anggaran dari Dana Desa (DD) sebesar Rp. 350.000.000,- dan pengembangannya dari tahun 2017,2018,2019 telah mengalami kemajuan serta pendapatannya tiap tahun meningkat. Ketiga, strategi dalam pengembangan BUMDes Were Mandiri Desa Were Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah antara lain : (1) Identifikasi Potensi dan pemilihan produk usaha, (2) Survey Pasar, (3) Analisis dan perencanaan usaha, (4) Pengembangan sumber daya manusia, dan (5) Pengembangan jaringan usaha, pemasaran dan kemitraan usaha.
BENANG KUSUT BLT DANA DESA TAHUN 2020 DI PULAU GAMUMU KECAMATAN OBI SELATAN (Studi Tentang Implementasi Pembagian BLT-DD Di Desa Mano) La Suhu, Bakri; Suaib, Rahmat; Abdul, Isman; Wance, Marno
JURNAL GOVERNMENT OF ARCHIPELAGO - JGOA Vol 2 No 1 (2021): JGOA Volume II Nomor 1 Maret 2021
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah pertama, untuk mengetahui dan menganalisa implementasi pembagian BLT-DD di Desa Mano, dan kedua untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam implementasi pembagian BLT-DD di Desa Mano. Adapun tipe dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode ini dirancang untuk berusaha mendeskripsikan atau menggambarkan secara mendalam tentang keadaan sekarang. Tujuan utama dalam menggunakan metode ini, yakni untuk menggambarkan suatu keadaan yang sementara berjalan pada saat penelitian dilakukan dan memeriksa sebab-sebab dari gejala-gejala tertentu Temuan penelitian menunjukkan bahwa ; pertama, implementasi pembagian BLT-DD di Desa Mano Kecamatan Obi Selatan belum sepenuhnya berjalan dengan baik, ini dikarenakan dalam proses pendataan calon penerima manfaat BLT-DD dan pembagian dana BLT-DD belum mengikuti ketentuan sebagaimana diatur dalam PMK No.50/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Dana Desa. Kedua, dalam proses pelaksanaan pembagian BLT-DD di Desa Mano masih terdapat berbagai kendala-kendala yang dihadapi oleh pemerintah desa, yakni (1) kendala karena keterlambatan pencairan dana desa, (2) komitmen Ketua BPD yang seringkali berubah-rubah, sehingga tidak sejalan dengan pemerintah desa, dan (3) gerakan sosial masyarakat yang meminta kepada pemerintah desa agar transparansi dalam proses pembagian dana BLT-DD.
IMPLEMENTASI PROGRAM UNGGULAN KEPOLISIAN DAERAH MALUKU UTARA (Studi Pada Satuan SAMAPTA POLDA Maluku Utara) Soleman, M. Tauhid; Ibrahim, Abdulhalil Hi; La Suhu, Bakri; Hadisurja, Sandy Nofrijan
JURNAL GOVERNMENT OF ARCHIPELAGO - JGOA Vol 2 No 2 (2021): JGOA Volume II Nomor 2 September 2021
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mengetahui implementasi program unggulan Satuan Samapta Polda Maluku Utara. Tipe penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif yakni peneliti berusaha memberikan gambaran secara umum mengenai masalah yang di teliti. Sedangkan teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu Observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang di peroleh pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Dari hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa ; pertama, tujuan umum dari program unggulan (Hallo Sahabat Bhayangkara, Polwan Simpatik, Berwibawa dan Humanis) Samapta Polda Maluku Utara yakni untuk membangun kepercayaan masyarakat sehingga dalam pelaksanaan tugas personil Dit Samapta Polda Maluku Utara mampu bersinergi dengan masyarakat. Kedua, program unggulan Samapta Polda Maluku Utara telah dilaksanakan sejak tahun 2018 hingga sekarang, program-program unggulan tersebut semata-mata untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dalam wilayah Maluku Utara.
PERAN LURAH DALAM PENGELOLAAN DANA PEMBANGUNAN PARTISIPATIF KELURAHAN (DPPK) TAHUN 2017 DI PULAU TERNATE (Studi Kantor Lurah Soa Kecamatan Ternate Utara) La Suhu, Bakri; Suaib, Rahmat; Yamin, Mahrizal
JURNAL GOVERNMENT OF ARCHIPELAGO - JGOA Vol 3 No 1 (2022): JGOA Volume III Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/jgoa.v3i1.1020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami peran Lurah dalam Pengelolaan Dana Pembangunan Partisipatif Kelurahan (DPPK) Tahun 2017 di Kelurahan Soa Kecamatan Ternate Utara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, yakni berusaha mengeksplorasi dan mengklasifikasi suatu fenomena atau kenyataan sosial-politik dengan berupaya mendeskripsikan sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah atau unit masalah yang diteliti. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa dalam pengelolaan Dana Pembangunan Partisipatif Kelurahan (DPPK) Tahun 2017, Lurah sangat berperan penting dalam mengelola DPPK. Ini dikarenakan, Lurah sebagai pemerintah kelurahan memiliki tugas pokok untuk menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan dan kemasyarakatan. Melalui tugas pokok tersebut, maka Lurah miliki tanggung jawab dalam merencanakan, melaksanakan dan bahkan pertanggung jawabkan seluruh rangkaian program dari DPPK. Tahap perencanaan program DPKK, Lurah berperan dalam menyusun rencana awal program DPPK dan membangun komunikasi dan koordinasi dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), masyarakat untuk ikut serta kegiatan Musrenbangkel. Pada tahap pelaksanaan program DPPK, peran Lurah mengontrol dan mengawasi seluruh pelaksanaan kegiatan Program DPPK, sedangkan pada tahap pelaporan pertanggungjawaban (LPJ), peran Lurah hanya memonitoring dan memeriksa laporan pertanggungjawaban, karena yang menyusun laporan pertanggungjawaban adalah LPMK dibantu staf kelurahan.
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA DI DESA TALAGAMORI KECAMATAN OBA KOTA TIDORE KEPULAUAN Suaib, Rahmat; La Suhu, Bakri; Sangaji, Sutriana
JURNAL GOVERNMENT OF ARCHIPELAGO - JGOA Vol 3 No 1 (2022): JGOA Volume III Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan efektivitas pengelolaan Badan Usaha Milik Desa di Desa Talagamori, penelitian ini menggunakan Deskriptif kualitatif yakni berusaha mengeksplorasi dan mengklasifikasi suatu fenomena atau kenyataan sosial-dengan berupaya mendeskripsikan sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah atau unit masalah yang diteliti.Adapun sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder, sedangkan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dokumen dan bantuan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat di simpulkan bahwa pengelolaan Bumdes di Desa Talagamori bahwa belum efektif, karena masih ada beberapa hal yang bisa di bilang belum memenuhi syarat yaitu ada beberapa unit usaha yang masih direncanakan dan belum di laksanakan pembuatannya yaitu, pertama tempat pembuangan sampah terpadu, kedua, pembangunan pasar desa, dan kurangnya perhatian dari kepala desa dan Direktur Bumdes dalam pengelolaannya sehingga beberapa unit usaha yang belum bisa di bangun karena kendala-kendala yang di hadapi oleh Bumdes itu sendiri, sehingga Badan Usaha Milik Desa di Desa Talagamori belum bisa di katakan efektif. Kendala yang dihadapi dalam pengelolaan Bumdes antara lain; pertama minimnya sarana dan prasarana dan kedua, minimnya komunikasi yang baik sehingga muncul berbagai kesalahpahaman diantara pengelola Bumdes dan masyarakat.
FUNGSI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM PENGAWASAN PEMBANGUNAN DESA TAHUN 2019 DI DESA DAMA KECAMATAN LOLODA KEPULAUAN Suhu, Bakri La; Hi. Ibrahim, Abdul Halil; Kaunar, Abdullah; Umar, Bustamin
JURNAL GOVERNMENT OF ARCHIPELAGO - JGOA Vol 3 No 2 (2022): JGOA Volume 3 Nomor 2 September 2022
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Fungsi Badan Permusyawaratan Desa dalam Pengawasan Pembangunan Desa Tahun 2019 di Desa Dama dan mengetahui kendala-kendala yang dihadapi BPD dalam pengawasan dalam Pengawasan Pembangunan Desa Tahun 2019 di Desa Dama. Tipe penelitian yang digunakan adalah kualitatif yaitu peneliti berusaha memberikan pemahaman secara mendalam tentang obyek yang di teliti serta memberi gambaran yang jelas mengenai masalah yang berhubungan dengan penelitian, sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif yakni peneliti berusaha memberikan gambaran secara umum mengenai masalah yang di teliti. Sumber data yang digunakan yakni data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumen. Berdasarkan hasil temuan penelitian penulis menunjukan bahwa pertama, Fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pengawasan pembangunan desa tahun 2019 sudah dilaksanakan dengan baik sesuai harapan BPD dan masyarakat itu sendiri. BPD Desa Dama selalu terlibat dalam proses perencanaan, pelaksanaan hingga pada tahap pengawasan pembangunan dengan cara memeriksa dokumen APBDes tahun 2019 dan kemudian meninjau langsung ke lapangan untuk melihat pembangunan fisik yang telah dilaksanakan. Kedua, Pembangunan fisik yang telah dilaksanakan pemerintah Desa Dama seperti (a) Pembangunan Draenase/Selokan pada RT.02/RW.01, (b) Pembangunan Draenase/Selokan pada RT.05/RW.03 dan (c) Pembangunan jalan Setapak telah selesai dilaksanakan dan sumber anggarannya berasal dari Dana Desa (DD) dengan total anggaran pembangunan desa sebesar Rp.163.849.000.