Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Internalisasi Nilai-Nilai Islam sebagai Upaya Meminimalisir Dampak Perceraian Terhadap Prestasi Siswa kelas VIII di SMP Islam Ibnu Mas’ud Nahdiyah, Umi; Zamroji, Nanang; Wafa, Khoirul
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 1 (2026): Volume 10, Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i1.1431

Abstract

Salah satu masalah sosial yang mungkin berdampak pada kesehatan mental dan prestasi akademik siswa adalah perceraian orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dampak nilai-nilai Islam terhadap prestasi akademik anak-anak dari rumah tangga yang bercerai di SMP Islam Ibnu Mas'ud. Penelitian ini menggunakan metodologi studi kasus dan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data meliputi pencatatan, wawancara, dan observasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mengajarkan nilai-nilai Islam seperti moralitas, kesabaran, tanggung jawab, dan religiusitas dapat meningkatkan semangat belajar, sikap positif, dan kestabilan emosi siswa. Telah terbukti bahwa menanamkan keyakinan Islam meningkatkan prestasi akademik siswa.
Model Manajemen Program Kelas Internasional (ICP) Sekolah Dasar Laboratorium Universitas Negeri Malang Nanang Zamroji
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v6i1.2637

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis manajemen Program Kelas Internasional ( ICP) Sekolah Dasar Laboratorium Universitas Negeri Malang sebagai model pengelolaan pendidikan dasar bertaraf internasional yang adaptif terhadap dinamika globalisasi pendidikan. Latar belakang penelitian didasari oleh kebutuhan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia agar bisa bersaing di tingkat global tetapi tetap berpegang pada nilai-nilai nasional. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi lapangan, Wawancara mendalam, observasi partisipan, serta studi dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data, yang selanjutnya dilakukan analisis tematik dengan teknik triangulasi untuk menjamin validitas hasil. Temuan utama menunjukkan bahwa manajemen ICP di SD Laboratorium Universitas Negeri Malang dilaksanakan melalui empat komponen utama, yaitu perencanaan strategis yang kolaboratif antara sekolah dan universitas, pengorganisasian sumber daya manusia yang berorientasi pada kompetensi global, pelaksanaan pembelajaran berbasis bilingual active learning dengan integrasi teknologi digital, serta pengawasan dan evaluasi mutu yang dilakukan secara internal dan eksternal. Penelitian ini menyimpulkan keberhasilan implementasi ICP tidak cuma ditentukan integrasi kurikulum internasional, namun juga oleh efektivitas manajemen berbasis sekolah dan kemitraan institusional dengan perguruan tinggi. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan model konseptual integrative institutional partnership sebagai inovasi dalam manajemen pendidikan dasar internasional di Indonesia, serta memberikan dampak realistis bagi pembuat kebijakan serta institusi pendidikan dalam memperkuat tata kelola dan keberlanjutan program kelas internasional.
Model Manajemen Program Kelas Internasional (ICP) Sekolah Dasar Laboratorium Universitas Negeri Malang Nanang Zamroji
Patria Educational Journal (PEJ) Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v6i1.2637

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis manajemen Program Kelas Internasional ( ICP) Sekolah Dasar Laboratorium Universitas Negeri Malang sebagai model pengelolaan pendidikan dasar bertaraf internasional yang adaptif terhadap dinamika globalisasi pendidikan. Latar belakang penelitian didasari oleh kebutuhan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia agar bisa bersaing di tingkat global tetapi tetap berpegang pada nilai-nilai nasional. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi lapangan, Wawancara mendalam, observasi partisipan, serta studi dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data, yang selanjutnya dilakukan analisis tematik dengan teknik triangulasi untuk menjamin validitas hasil. Temuan utama menunjukkan bahwa manajemen ICP di SD Laboratorium Universitas Negeri Malang dilaksanakan melalui empat komponen utama, yaitu perencanaan strategis yang kolaboratif antara sekolah dan universitas, pengorganisasian sumber daya manusia yang berorientasi pada kompetensi global, pelaksanaan pembelajaran berbasis bilingual active learning dengan integrasi teknologi digital, serta pengawasan dan evaluasi mutu yang dilakukan secara internal dan eksternal. Penelitian ini menyimpulkan keberhasilan implementasi ICP tidak cuma ditentukan integrasi kurikulum internasional, namun juga oleh efektivitas manajemen berbasis sekolah dan kemitraan institusional dengan perguruan tinggi. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan model konseptual integrative institutional partnership sebagai inovasi dalam manajemen pendidikan dasar internasional di Indonesia, serta memberikan dampak realistis bagi pembuat kebijakan serta institusi pendidikan dalam memperkuat tata kelola dan keberlanjutan program kelas internasional.
Reconstructing Ashʿarite Kalam Methodology through Bayani–Burhani–Irfani Integration: An Integrative Review of Contemporary Sunni Theology Nanang Zamroji; Moh. Asror Yusuf; Zayad Abd. Rahman
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 37 No. 2 (2026): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v37i2.8781

Abstract

This article examines methodological renewal in Ashʿarite kalam by developing a more explicit conceptual model of epistemological reconstruction. Using an integrative review, the study analyzes 50 core sources selected from classical theological works, peer-reviewed journal articles, and international academic books published mainly between 2000 and 2026, with classical texts used as foundational references. The review asks how Bayani, Burhani, and irfani epistemologies can be operationalized to transform Ashʿarite kalam from a primarily defensive-dialectical discipline into a reconstructive, dialogical, and ethically responsive theology. In response to the need for clearer library-research reporting, the findings are presented through a coding matrix that maps title/author/year, data source or object, conceptual focus, main findings, and thematic codes. The findings produce a triadic reconstruction model: Bayani functions as textual anchoring, Burhani as rational-coherence testing, and irfani as ethical-spiritual orientation. The novelty of this article lies not in repeating the general integration of Islamic epistemologies, but in translating al-jabiri’s epistemic categories into an operational model for contemporary Ashʿarite theological reasoning. This model clarifies how classical Sunni theology can engage modern issues such as scientific rationality, pluralism, human dignity, and technology ethics without abandoning its doctrinal identity.
Peningkatan pemahaman akhlak pergaulan dalam islam pada remaja melalui kegiatan pondok ramadhan Nanang zamroji; umi Nahdiyah; Agus Yulianto; Redhitya wempi Ansori
Jurnal Madani Mengabdi (JMM) Vol. 1 No. 2 (2026): EDISI MEI 2026
Publisher : Universitas Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the improvement of adolescents' understanding of Islamic social ethics through the implementation of the Ramadan Boarding School (Pondok Ramadhan) program. The activity was conducted using a socialization approach through lectures and interactive discussions involving students from SMAN Sutojayan, SMPN 2 Kademangan, and SMAN 4 Kota Blitar. The implementation was carried out in three stages: planning, implementation, and evaluation. The results indicate that the Pondok Ramadhan program significantly contributes to improving students’ understanding of Islamic moral values, particularly in social interactions. Participants demonstrated increased awareness of ethical behavior, including respect, tolerance, and responsibility in social relationships. Additionally, active participation during discussions reflects enhanced critical thinking and internalization of moral values. The program also promotes positive behavioral changes and strengthens students' religious character. Therefore, the Pondok Ramadhan activity can be considered an effective model for character education and moral development among adolescents through contextual and experiential religious learning.  
Reconstructing Ashʿarite Kalam Methodology through Bayani–Burhani–Irfani Integration: An Integrative Review of Contemporary Sunni Theology Nanang Zamroji; Moh. Asror Yusuf; Zayad Abd. Rahman
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 37 No. 2 (2026): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v37i2.8781

Abstract

This article examines methodological renewal in Ashʿarite kalam by developing a more explicit conceptual model of epistemological reconstruction. Using an integrative review, the study analyzes 50 core sources selected from classical theological works, peer-reviewed journal articles, and international academic books published mainly between 2000 and 2026, with classical texts used as foundational references. The review asks how Bayani, Burhani, and irfani epistemologies can be operationalized to transform Ashʿarite kalam from a primarily defensive-dialectical discipline into a reconstructive, dialogical, and ethically responsive theology. In response to the need for clearer library-research reporting, the findings are presented through a coding matrix that maps title/author/year, data source or object, conceptual focus, main findings, and thematic codes. The findings produce a triadic reconstruction model: Bayani functions as textual anchoring, Burhani as rational-coherence testing, and irfani as ethical-spiritual orientation. The novelty of this article lies not in repeating the general integration of Islamic epistemologies, but in translating al-jabiri’s epistemic categories into an operational model for contemporary Ashʿarite theological reasoning. This model clarifies how classical Sunni theology can engage modern issues such as scientific rationality, pluralism, human dignity, and technology ethics without abandoning its doctrinal identity.