Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Transformational Leadership with Trust in Balikpapan City Leaders in Balikpapan City Millennials Khofifah Wahyuningdias; Lisda Sofia; Dian Dwi Nur Rahmah
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 1 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v11i1.7241

Abstract

This research aims to find out the relationship of transformational leadership with trust in the leaders of Balikpapan City (study in the millennial generation of Balikpapan City). This research uses a quantitative approach. The subjects of this study were 400 millennials in Balikpapan who were selected using simple random sampling techniques. The data collection method used is the scale of trust in leaders and transformational leadership. The collected data was analyzed with the Pearson Product Moment analysis test. The results of this study show that there is a positive and significant relationship between transformational leadership and trust in leaders who with r count = 0.852 > r table = 0.082 and values p = 0.000 < 0.050. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepemimpinan transformasional dengan kepercayaan kepada pemimpin Kota Balikpapan (studi pada generasi milenial Kota Balikpapan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 400 orang generasi milenial di Balikpapan yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala kepercayaan kepada pemimpin dan kepemimpinan transformasional. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji analisis Pearson Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara kepemimpinan transformasional dengan kepercayaan kepada pemimpin yang dengan r hitung = 0,852 > r tabel = 0,082 dan nilai p = 0,000 < 0,050.
Ketakutan Akan Kehilangan Momen (FoMo) Pada Remaja Kota Samarinda Rizki Setiawan Akbar; Audry Aulya; Adra A psari; Lisda Sofia
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 7, No 2 (2018): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v7i2.2404

Abstract

Sebagai generasi yang tumbuh dalam era kemajuan internet dan digital, remaja generasi milenial merupakan remaja yang selalu terhubung satu sama lain. Tingginya tingkat penggunaan media sosial pada remaja tersebut membuat mereka menjadi kelompok yang paling terpapar oleh apa yang dilakukan teman, kera-bat dan keluarganya. Hal tersebut memicu mereka untuk terus terhubung dengan apa yang sedang dilakukan oleh orang lain melalui dunia maya sehingga menimbulkan kegelisahan pada diri mereka dan berujung pada sebuah ketakutan, yaitu ketakutan untuk kehilangan momen. Fenomena tersebut disebut dengan FoMO (Fear of Missing Out). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana ketakuan akan kehilangan momen (FoMo) pada remaja awal di kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara skala FOMO. Subjek dan informan penelitian ini sebanyak 8 orang yaitu remaja yang mengalami ketakutan akan kehilangan moment berdasarkan skala FOMO yang telah diisi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketakutan akan kehilangan momen pada remaja awal kota Samarinda muncul karena tidak terpenuhinya kebutuhan psikologis akan relatedness dan self, yaitu individu yang tidak memiliki kedekatan dengan orang lain dan merasa kurang nyaman atau tidak dapat memenuhi keinginan dirinya sendiri.
Musik Tingkilan Dalam Emotional Healing Therapy Sebagai Upaya Meningkatkan Authentic Happiness Lisda Sofia; Alifia Justitia Devi; Wahdaniah Wahdaniah; Gayatri Adhicipta Pertiwi
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 7, No 1 (2018): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v7i1.2388

Abstract

Sebagai generasi peralihan dari remaja ke dewasa, generasi Z memiliki keunikan dalam menggam-barkan diri mereka sendiri. Generasi Z termasuk golongan yang dilahirkan pada tahun 1998 hingga 2009. Generasi Z dengan penyesuaian diri yang buruk cenderung paling tidak bahagia, hingga secara perlahan berku-rang ketika dapat mengatasi masalah tersebut, maka periode ketidakbahagiaan juga akan berkurang. Ketidakba-hagiaan pada generasi ini menjadi suatu permasalahan yang harus dibahas. emotional healing therapy juga dapat membantu individu mengeluarkan berbagai emosi baik marah, sedih dan gembira yang tidak dapat di ungkapkan. Pada proses ini individu diajak untuk menerima dan memaafkan segala yang telah terjadi di dalam hidup. Begitu pula dengan musik tingkilan, yang dimana tingkilan adalah pengisi waktu senggang dan sebagai rangkaian kegembiraan serta dimainkan untuk menghibur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pening-katan authentic happiness setelah mendengarkan musik tingkilan dan melakukan emotional healing therapy pada mahasiswa Universitas Mulawarman. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa di Kota Samarinda dengan jumlah sampel 30 orang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen. Alat ukur yang digunakan skala authentic happiness dengan skala model likert. Dapat diketahui bahwa authentic happiness setelah diberikan perlakuan emotional healing therapy menunjukan nilai t = -1.833 dan p = 0.421 yang artinya tidak ada peningkatan authentic happiness setelah diberikan emotional healing therapy. Kemudian diketahui bahwa authentic happiness setelah diberikan perlakuan mendengarkan musik tingkilan menunjukan nilai t = -1.064 dan p = 0.305 yang artinya tidak ada peningkatan authentic happiness setelah diberikan mendengarkan musik tingkilan.
Tinjauan Beban Kerja terhadap Keterikatan Kerja Tenaga Honorer yang Bekerja Tiada Henti di Masa Pandemi Muna Karhani; Muhammad Ali Adriansyah; Lisda Sofia
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 3 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v11i3.7983

Abstract

Honorary workers have an excessive workload during Covid-19 which cause their work engagement decrease. This study aimed to determine the relationship between workload and work engagement during the Covid-19 on honorary workers. This study used a quantitative approach. The method of data collection was by interviewing and distributing questionnaire to respondents. Total population and samples were 906 and 100 honorary workers of Mulawarman University. Data analysis were done by correlation testing of Pearson Product Moment. There was a negative relationship between workload and work engagement during the Covid-19 on honorary workers (r count = -0.621 > r table = 0.195 and p = 0.000 < 0.050). Honorary workers should develop their character and ability to increase the work engagement through activities held by leaders (such as education, training, and capacity building) and the leaders provide reward for work performance. Tenaga honorer memiliki beban kerja yang berlebih saat Covid-19 yang menyebabkan keterikatan kerjanya menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dan keterikatan kerja di masa Covid-19 pada tenaga honorer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data dengan cara wawancara dan menyebarkan kuesioner kepada responden. Jumlah populasi dan sampel sebanyak 906 dan 100 tenaga honorer Universitas Mulawarman.  Analisa data dengan melakukan uji korelasi Pearson Product Moment. Terdapat hubungan negatif antara beban kerja dan keterikatan kerja di masa Covid-19 pada tenaga honorer (r hitung = -0,621 > r tabel = 0,195 dan p = 0,000 < 0,050). Tenaga honorer sebaiknya mengembangkan karakter dan kemampuan untuk meningkatkan keterikatan kerja melalui kegiatan yang diadakan pimpinan (seperti pendidikan, pelatihan, dan capacity building) dan pimpinan memberikan reward atas prestasi kerja.
Hubungan Antara Efikasi Diri Dengan Orientasi Masa Depan Pada Siswa SMA Negeri X Samarinda Latisi, Mega Puspita; Sofia, Lisda; Suhesty, Aulia
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 9, No 1 (2021): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v9i1.5679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan orientasi masa depan pada siswa SMA Negeri X Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah sebanyak 152 siswa yang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala orientasi masa depan dan skala efikasi diri. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji analisis korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai r hitung = 0.643 lebih besar dari r tabel dan nilai sig = 0.000 kurang dari 0.05, dimana angka ini menunjukkan adanya korelasi atau hubungan yang positif antara efikasi diri dengan orientasi masa depan, artinya semakin tinggi efikasi diri maka semakin tinggi orientasi masa depan.