Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Efforts to Increase Knowledge of Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS) Through Counseling and Making Hand Sanitizers at 152 Gresik State Elementary Schools Istiowati, Oky; Pratiwi, Yunita Rizkia; Mufassirin, Afdhol; Susesti, Dina Anggraeni; Pratiwi, Viera Nuriza
Journal of Health Community Service Vol. 3 No. 2 (2023): Journal of Health Community Service: 2023 May
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jhcs.v3i2.6727

Abstract

PHBS in schools is the implementation of certain health procedures by empowering teachers, students, and the community in the school environment. Based on the results of the survey that has been conducted by the research team at the 152 Gresik State Elementary School , there are several students who are experiencing hygiene problems, namely 45 (73%) of the 69 students and almost all students experience it. The purpose of this activity is to reduce the incidence of hygiene problems with health counseling about PHBS and the manufacture of natural hand sanitizers in elementary schools, so as to reduce the number of hygiene problems. The method used in this activity was descriptive through a survey approach conducted on 69 students, the presentation of material about PHBS in reducing student hygiene problems. As a result of the activities that have been carried out by the research team after the presentation of the material and the making of hand sanitizers in the elementary school, the incidence of hygiene problems decreased to 25 students (36%) who experienced hygiene problems. The manufacture of hand sanitizers is very influential in carrying out the health program that has been prepared by the research team.
Determinant Factors in Purchasing Decisions on Uncertified Halal Food Products: Study on Indonesian Students in Taiwan Pratiwi, Viera Nu'riza; Putri, Endah Budi Permana; Rahajeng, Sa'bania Hari; Viantry, Paramita; Ramadhana A.B., Rakha
Indonesian Journal of Halal Research Vol. 6 No. 2 (2024): August
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijhar.v6i2.34958

Abstract

This research investigates the determinant factors influencing the purchasing decisions of Indonesian students in Taiwan regarding uncertified halal food products. Despite the growing demand for halal products globally, the uncertainty surrounding the halal status of certain food items poses challenges, particularly for Muslim consumers. This study focuses on Indonesian students in Taiwan due to their unique position as international students residing in a country where halal certification may be less prevalent compared to their home country. Data was collected via structured questionnaires distributed among Indonesian students in various universities across Taiwan through a quantitative approach. The study employed multiple regression analysis to examine the relationships between several key variables, including trust, halal awareness, perceived behavioral control, subjective norms, religiousness and attitudes toward purchasing uncertified halal food products. The findings reveal significant insights into the factors influencing purchasing decisions in this context. Trust emerges as a crucial factor, indicating that consumers' confidence in the halal status of products, despite lacking certification, significantly influences their purchasing attitudes. Furthermore, perceived behavioral control plays a significant role, reflecting individuals' perceived ability to access and acquire uncertified halal products. Subjective norms also demonstrate a notable impact, reflecting the influence of social expectations and support from important reference groups. Interestingly, religiousness does not emerge as a significant determinant, suggesting that other factors may overshadow its influence in this context. Trust and perceived behavioral control significantly influence purchasing attitudes and decisions toward uncertified halal food products. In contrast, religiosity and halal awareness have less impact, suggesting the need for further research into additional factors that shape consumer behavior.
EDUKASI DAN PRAKTIK PEMBUATAN JAJANAN SEHAT PADA WALI SISWA TKIT HARUM KEPUTIH SURABAYA Viera Nu'riza Pratiwi; Anugrah Linda Mutiarani
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.4222

Abstract

Usia anak sekolah adalah usia emas yang mejadi bibit yang menentukan bagi masa depan bangsa, oleh sebab itu pada anak sekolah dasar khususnya harus diberikan pemahaman kepada anak dan orang tua agar tidak menyebabkan atau mengalami asupan gizi yang kurang dan seimbang pada usia sekolah. Konsumsi makanan jajanan pada usia anak sekolah merupakan suatu kebiasaan yang hampir terjadi diseluruh dunia. Analisis situasi yang dilakukan didapatkan bahwa permasalah konsumsi jajanan yang kurang sehat masih dijumpai di mitra pengabdian masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan adalah (1) edukasi dengan materi makanan sehat dan makanan tidak sehat,serta potensi bahaya apa saja yang bisa timbul jika berlebihan dalam konsumsi makanan tidak sehat khususnya bagi anak-anak (2) pelatihan pembuatan camilan sehat dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di TKIT Harum, Keputih, Surabaya dengan pemberian materi edukasi dapat meningkatkan pemahaman mitra terkait konsep makanan sehat, aman, dan bergizi untuk anak. Tanggapan mitra dalam hal ini adalah ibu wali siswa terhadap program yang dilaksanakan sangat baik
DIET BERAS MERAH DAN BERAS PUTIH PRATANAK PADA TIKUS HIPERGLIKEMIA Dita Kristanti; Viera Nu’riza Pratiwi; Endang S Rahayu; Mary Astuti
Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research) Vol. 44 No. 2 (2021): PGM VOL 44 NO 2 TAHUN 2021
Publisher : Persagi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/pgm.v44i2.4421

Abstract

ABSTRACT Hyperglycemia is a carbohydrate metabolism disorder causing diabetes. The difference in glycemic index (GI) in red rice and white rice causes different effects on blood glucose. Precooked rice processing causes starch retrogradation which can form Resistant Starch (RS) thereby lowering the GI of rice. Resistant starch is fermented into Short Chain Fatty Acids (SCFAs) and affects the colonic microbiota population. This study aims to determine the effect of precooked red rice and precooked white rice consumption on fasting blood glucose concentration, Ferric Reducing Ability on Plasma (FRAP) concentration, Escherichia coli, and Lactobacillus populations, and SCFAs digesta in hyperglycemic Wistar rats. This study was conducted using 24 male Wistar rats aged 8 weeks with a bodyweight of 200-220 grams. The rats were divided into 4 treatment groups: healthy (S), hyperglycemic (H), a hyperglycemic diet of precooked red rice (H+BMP), and hyperglycemic rats of precooked white rice diet (H+BPP). Consumption of precooked red rice (BMP) for 6 weeks was shown to reduce fasting blood glucose concentration (57.95%), while consumption of cooked white rice (BPP) actually increased fasting blood glucose concentration (4.16%) in hyperglycemic rats. Consumption of BMP also resulted in higher blood antioxidant capacity than BPP. However, consumption of BMP and BPP had no significant effect on the E. coli population, Lactobacillus population, and SCFAs digesta levels. ABSTRAK Hiperglikemia adalah suatu tanda gangguan metabolisme karbohidrat yang menyebabkan penyakit diabetes. Perbedaan Indeks Glikemik (IG) pada beras merah dan beras putih menyebabkan perbedaan efek pada glukosa darah. Pengolahan beras secara pratanak menyebabkan retrogradasi pati yang dapat membentuk Resistant Starch (RS) sehingga menurunkan IG pada beras. Resistant starch difermentasi menjadi Short Chain Fatty Acids (SCFAs) dan mempengaruhi populasi mikrobiota di kolon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi beras merah dan beras putih precooked terhadap konsentrasi glukosa darah puasa, konsentrasi Ferric Reducing Ability on Plasma (FRAP), populasi Escherichia coli dan Lactobacillus, serta SCFAs digesta tikus Wistar hiperglikemia. Penelitian ini dilakukan menggunakan 24 ekor tikus putih Wistar jantan berumur 8 minggu dengan berat badan 200-220 gram. Tikus dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan: sehat (S), hiperglikemia (H), hiperglikemia diet beras merah pratanak (H+BMP), dan tikus hiperglikemia diet beras putih pratanak (H+BPP). Konsumsi beras merah pratanak (BMP) selama 6 minggu terbukti menurunkan konsentrasi glukosa darah puasa (57.95%), sedangkan konsumsi beras putih pratanak (BPP) justru meningkatkan konsentrasi glukosa darah puasa (4.16%) pada tikus hiperglikemia. Konsumsi BMP juga menghasilkan kapasitas antioksidan darah yang lebih tinggi dibandingkan BPP. Namun, konsumsi BMP dan BPP tidak berpengaruh nyata terhadap populasi E. coli, populasi Lactobacillus, dan kadar SCFAs digesta. [Penel Gizi Makan 2021, 44(2):93-104]
Analisis Asupan Vitamin B12, Tekanan Darah, dan Kejadian Demensia pada Lansia di Dinas Sosial UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Jombang: Analysis of Vitamin B12 Intake, Blood Pressure, and Dementia Incidence in Elderly at Dinas Sosial UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Jombang Riski, Yunia Ayu Nurfa; Pratiwi, Viera Nu’riza
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 1 No 3 (2022)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2022.1.3.224-231

Abstract

Kurangnya asupan vitamin B12 dapat memengaruhi jaringan saraf karena vitamin B12 berperan penting dalam sistem saraf. Kejadian hipertensi berhubungan dengan fungsi kognitif lansia yang disebabkan oleh proses penuaan yang memicu perubahan tertentu pada lansia, salah satunya adalah penurunan fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara asupan vitamin B12 dan tekanan darah dengan kejadian demensia pada lansia di Dinas Sosial UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian observational analytic dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian adalah 53 responden yang dihitung menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner MMSE (Mini Mental State Examination) untuk mengukur tingkat demensia, form Food Weighing untuk mengukur asupan vitamin B12, dan Sphygmomanometer untuk mengukur tekanan darah. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (77,4%) memiliki asupan vitamin B12 yang tergolong kurang, sebanyak 41,1% mengalami hipertensi, dan sebanyak 37,7% responden mengalami probable gangguan demensia. Hasil uji statistik Rank Spearman menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan vitamin B12 dengan kejadian demensia (p=0,002) dan terdapat hubungan yang signifikan antara tekanan darah dengan kejadian demensia (p=0,000).
Tindakan Preventif Penyakit Degeneratif dengan Pemeriksaan Kesehatan di Desa Banjaran Gresik Wulandari, Devyana Dyah; Ragil Santoso, Andreas Putro; Pratiwi, Viera Nu'riza; Wulansari, Devyani Diah; Aishella, Maulida; Ma'at, Suprapto
Indonesian Journal of Community Services Vol 7, No 2 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.7.2.204-211

Abstract

Gaya hidup, pola makan, stres, dan aktivitas fisik seperti olahraga sangat berdampak pada masalah kesehatan Indonesia saat ini. Prevalensi penyakit degeneratif meningkat sebagai akibat dari perubahan gaya hidup. Penyakit degeneratif meliputi hipertensi, diabetes melitus, stroke, dan gagal ginjal kronis semakin banyak dijumpai di Indonesia setiap tahunnya. Program pengabdian ini dilakukan bertujuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai tindakan preventif penyakit degeneratif bagi masyarakat Desa Banjaran, Gresik. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan antara lain pemeriksaan tekanan darah, kadar glukosa darah, kadar kolesterol total, dan kadar asam urat. Pemeriksaan kesehatan dilakukan di Balai Desa Banjaran, Gresik dan diikuti sebanyak 23 responden. Pemeriksaan dilakukan menggunakan tensimeter untuk mengukur tekanan darah, sedangkan untuk kadar glukosa darah, kadar kolesterol total, dan kadar asam urat dilakukan menggunakan alat Point of Care Test (POCT) merk Accucheck. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah, 44% responden memiliki tekanan darah normal, 17% pre-hipertensi, dan 39% hipertensi. Hasil pemeriksaan glukosa darah sewaktu diketahui 4% responden dengan kadar glukosa darah tinggi, sedangkan 96% responden memiliki kadar glukosa darah normal. Data hasil pemeriksaan kesehatan kadar kolesterol total sebanyak 48% responden memiliki kadar kolesterol total normal sedangkan 52% responden memiliki kadar kolesterol total tinggi. Hasil pemeriksaan kadar asam urat diketahui sebesar 74% responden memiliki kadar asam urat normal dan 26% responden memiliki kadar asam urat tinggi. Hasil pemeriksaan digunakan sebagai bahan konsultasi sebagai bentuk edukasi pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan. Dari hasil edukasi diketahui tingkat pemahaman masyarakat meningkat sebesar 52,17%. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat Desa Banjaran, Gresik. Lifestyle, diet, stress, and physical activity such as exercise have a significant impact on Indonesia's current health problems. The prevalence of degenerative diseases is increasing as a result of lifestyle changes, especially in big cities. Degenerative diseases including hypertension, diabetes mellitus, stroke, and chronic kidney failure are increasingly found in Indonesia every year. This community service program aims to conduct health checks as a preventive measure for degenerative diseases for the people of Banjaran Village, Gresik. The health checks carried out include blood pressure, blood glucose levels, total cholesterol levels, and uric acid levels. Health checks are carried out using a tensiometer to measure blood pressure, while for blood glucose levels, total cholesterol levels, and uric acid levels, they are carried out using the Accucheck brand Point of Care Test (POCT) tool. The results of the examination are used as consultation material as a form of education on the importance of conducting health checks. From the results of the education, it is known that the level of public understanding has increased by 52.17%. This proves that this community service activity has a positive impact on the health of the people of Banjaran Village, Gresik.