Aditiya Puspanegara
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Published : 41 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Terapi kognitif terhadap penderita hipertensi Moonti, Mutia Agustiani; Nugraha, Moch. Didik; Heryanto, Merissa Laora; Suhada, Ronny Firmansyah; Puspanegara, Aditiya
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 2 No. 02 (2023): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v2i02.663

Abstract

Latar Belakang: Faktor psikologis sangat berpengaruh terhadap proses penanganan masalah hipertensi, terkadang seseorang mengalami kecemasan karena berbagai penyakit yang diderita tidak kunjung sembuh bahkan semakin memburuk, hal ini membuat harapan untuk sembuh menjadi sangat tipis, menjadikan penderita merasa cemas. Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat yakni memberikan dampak baik terhadap penurunan penyakit hipertensi dalam terapi psikologis yang diberikan langsung terhadap penderita.Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menghitung pre dan post tekanan darah dengan hasil uji paired t-test nilai p didapatkan p-value 0,000 < α=0,05 yang berarti ada pengaruh.Hasil: Rata-rata tingkat kecemasan sebelum diberikan intervensi adalah 14,40 (kecemasan berat) dan sesudah diberikan intervensi 10,05 (kecemasan sedang).Kesimpulan: Pengabdian masyarakat adalah dapat terapkan secara langsung oleh penderita sebagai pengobatan alternatif relaksasi dengan penggunaan terapi kognitif selama 2 hari dengan intensitas waktu selama 15-20 menit per hari untuk meminimalisir tingkat kecemasan yang dialami oleh penderita hipertensi.
Pemberian mobilisasi dini terhadap penurunan nyeri post operasi di RSUD Gunung Jati Kota Cirebon Moonti, Mutia Agustiani; Heryanto, Merissa Laora; Puspanegara, Aditiya; Nugraha, Moch. Didik
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v3i01.949

Abstract

Latar Belakang: Nyeri pascaoperasi terjadi karena adanya proses inflamasi yang dapat merangsang reseptor nyeri, yang melepaskan zat kimia berupa histamin, bradikimin, prostaglandin, yang menimbulkan nyeri pada pasien. Tujuan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan solusi terhadap penurunan nyeri post operasi sehingga intervensi langsung tentang mobilisasi dini yang berjalan dengan lancar dan kondusif.Metode: Metode pelaksanaan kegiatan dilaksanakan melalui metode tindakan tutorial dengan cara mobilisasi dini. Kegiatan pre-test dilakukan untuk mengetahui skala intensitas nyeri. setelah itu kegiatan post-test bertujuan untuk menilai skala intensitas nyeri setelah dilakukan mobilisasi dini.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata intensitas nyeri pre bernilai 6 sedangkan rata-rata intensitas nyeri bernilai 4, kemudian hasil uji paired sampel t-test didapatkan þ= 0,000 < α=0,05 sehingga H0 ditolak H1 diterima yang artinya terdapat perbedaan bermakna antara skala nyeri sebelum dilakukan mobilisasi dini dengan skala nyeri setelah dilakukan mobilisasi dini.Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian terapi mobilisasi dini untuk mengurangi skala nyeri di RSD Gunung Jati Cirebon dengan nilai p-value  0,003 (< 0,05).
Konsumsi jus kurma terhadap peningkatan Hb pada remaja putri Moonti, Mutia Agustiani; Heryanto, Merissa Laora; Nugraha, Moch. Didik; Puspanegara, Aditiya; Jumiati, Ineu
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v3i02.1081

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan masalah yang paling banyak ditemukan pada remaja putri. Anemia pada remaja putri di Indonesia pada tahun 2018, pada kelompok remaja usia 15-21 tahun sebesar 48,9%. Prevalensi Provinsi Jawa Barat mencapai 41,5% kemudian di Kabupaten Kuningan terdapat 23% remaja putri yang mengalami anemia.Metode: Pengabdian masyarakat ini menggunakan ceramah, sebelum peserta mendapatkan penyuluhan, peserta terlebih  dahulu diberikan pretest kemudian diberikan posttest dengan responden berjumlah 27 responden.Hasil: Analisa menunjukan bahwa rata-rata kadar Hb sebelum diberikan jus kurma pada remaja putri 9,037, sedangkan nilai rata-rata kadar Hb sesudah diberikan jus kurma adalah 13,019. Analisis bivariat menunjukan terdapat pengaruh pemberian jus kurma pada remaja putri (P = 0,00).Kesimpulan: Adanya peningkatan pengetahuan dengan mengsosialisasikan konsumsi jus kurma terhadap peningkatan Hb pada penderita anemia remaja putri.
Hubungan peran perawat manajer dengan etika perawat pelaksana dalam pelayanan asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSU Kuningan Medical Center Puspanegara, Aditiya; Wulan, Nur; Putri, Clarita Rena
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v3i02.688

Abstract

Latar Belakang: Perawat manajer sebagai pemimpin langsung dari perawat pelaksana dituntut untuk dapat berperan optimal dalam mendorong perawat pelaksana untuk bersikap etis terhadap klien. Fenomena sikap perawat yang kurang etis terhadap klien jika dibiarkan dapat berdampak terhadap mutu pelayanan keperawatan yang berpengaruh terhadap kepuasan dan kualitas rumah sakit. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran perawat manajer dengan etika perawat pelaksana dalam pelayanan asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSU Kuningan Medical Center. Metode: Rancangan penelitian ini adalah desain cross secional. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode teknik total sampling dengan besar sampel 38. Analisis yang digunakan uji rank spearman dengan kepercayaan α = 0,05. Hasil: Analisis univariat menunjukan bahwa peran perawat manajer cenderung memiliki persentase yang sama yaitu baik dan kurang baik dengan kategori tinggi sebanyak 13 (34,2%), etika perawat pelaksan baik dengan kategori tinggi sebanyak 16 (42.1%). Hasil bivariat dengan nilai korelasi rank spearman di dapatkan nilai 0,038 (p<0.05). Kesimpulan: Hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara peran perawat manajer dengan etika perawat pelaksana dalam pelayanan asuhan keperawatan di ruangan rawat inap RSU Kuningan Medical Center. Penelitian ini disarankan kepada perawat manajer untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan dengan supervisi pada staf yang memberikan asuhan keperawatan khususnya dalam peran perawat manajer dalam membina etika perawat pelaksana di ruang rawat inap RSU Kuningan Medical Center.
Hubungan beban kerja dengan kepuasan kerja perawat pelaksana di instalasi rawat inap Rumah Sakit Juanda Kuningan Tahun 2023 Puspanegara, Aditiya; Maudina , Dwi Lidya; Rusmianingsih, Nining
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i01.966

Abstract

Latar belakang: 17,623 responden tentang kepuasan kerja karyawan terhadap pekerjaan mereka. Dari hasil survei tersebut menunjukan bahwa 73% karyawan merasa tidak puas dengan pekerjaannya. Berdasarkan hasil studi pendahuluan 4 dari 10 orang perawat merasa tidak puas terhadap perlakuan atasan selama bekerja, kesempatan untuk mendapatkan posisi yang lebih tinggi, dan kesempatan untuk membuat suatu prestasi dan mendapatkan kenaikan tingkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan kepuasan kerja pada perawat pelaksana instalasi rawat inap rumah sakit juanda Kuningan Tahun 2023. Metode: Jenis penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian seluruh perawat rumah sakit Juanda Kuningan sebanyak 64 responden. Sampel penelitian sebanyak 54 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu uji Rank-Spearman. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 54 responden sebagiannya memiliki beban kerja ringan sebanyak 30 responden (55,5%). Dari 54 responden sebagiannya memiliki tingkat kepuasan kerja yang puas sebanyak 32 responden (59,3%). Berdasarkan hasil pengolahan data menunjukkan bahwa p value sebesar 0,000 dan nilai r sebesar 0,514. Kesimpulan: Terdapat hubungan beban kerja dengan kepuasan perawat pelaksana di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Juanda Kuningan Tahun 2023. Hasil penelitian ini menjadi acuan dan pertimbangan untuk menindaklanjuti kepedulian terhadap beban kerja perawat dengan cara selalu mengadakan kegiatan evaluasi kerja minimal 1 minggu sekali.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Komunikasi Efektif Perawat Di Ruang Rawat Inap RS Juanda Kuningan Indrayani, Indrayani; Puspanegara, Aditiya; Fajri Agustina, Legina
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i1.1014

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data terakhir pada tahun 2017 jumlah kunjungan pasien rawat jalan mengalami penurunan yaitu sebanyak 108.249 pasien lama dan 72.957 untuk pasien baru. Adapun jumlah kunjungan pasien rawat inap pada Tahun 2015 yaitu sebanyak 527 pasien lama dan 4049 pasien baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan komunikasi efektif diruang Rawat Inap Rumah Sakit Juanda Kuningan Tahun 2023.Metode: Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik analitik korelasi. Populasi penelitian seluruh perawat Rumah Sakit Juanda Kuningan dan sampel penelitian sebanyak 64 perawat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu uji rank-spearment test.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian dari 64 perawat hampir seluruhnya memiliki kelelahan fisik sedang sebesar 84,4%, sebagian besar menggunakan bahasa Indonesia sebesar 57,8%, sebagian besar pimpinan mendukung sebesar 67,2%, sebagian besar memiliki penghargaan tinggi sebesar 53,1%, sebagian besar memiliki komunikasi efektif baik sebesar 50%.Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara kelelahan fisik, bahasa, dukungan pimpinan, penghargaan dengan komunikasi efektif diruang rawat inap rumah sakit Juanda Kuningan Tahun 2023.
Penerapan senam aerobic low impact terhadap nilai ankle brachial index pada penderita diabetes melitus tipe 2 Moonti, Mutia Agustiani; Malihah, Lulu; Puspanegara, Aditiya; Heryanto, Merissa Laora; Nugraha, Moch. Didik
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v4i02.1434

Abstract

Latar Belakang: Indonesia menempati urutan kelima dunia dalam jumlah kasus diabetes, dengan 19,47 juta penderita tercatat pada tahun 2021. Salah satu jenis olahraga yang sangat bermanfaat untuk pasien diabetes adalah senam aerobic low impact. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mensosialisasikan dan mendemonstrasikan penerapan senam aerobic low impact terhadap nilai ankle brachial index pada penderita diabetes melitus tipe 2.Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama 7 hari menggunakan metode ceramah, pretest dan posttest untuk evaluasi pengetahuan, serta demonstrasi langsung kepada peserta dewasa.Hasil: Hasil pretest sebagian besar pengetahuan peserta kurang yaitu sebesar 40%, sedangkan pada hasil posttest Sebagian besar peserta pengetahuannya baik 70%. Nilai rata-rata ankle brachial index sebelum diberikan 0,790 dengan standar deviasi 0,1287, nilai minimum 5 dan maximum 9 sedangkan nilai rata-rata pada nilai ankle brachial index sesudah diberikan 0,850 dengan  standar  deviasi  0,0972, nilai minimum 6 dan maximum 9.Kesimpulan: Terdapat perbedaan rerata nilai ankle brachial index sebelum dan sesudah intervensi senam aerobic low impact,  yang terbukti efektif dan mudah dilakukan sebagai upaya pencegahan komplikasi perifer pada diabete melitus tipe 2.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL PERAWAT PELAKSANA DENGAN PELAYANAN ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT JUANDA KUNINGAN TAHUN 2023 Puspanegara, Aditiya; Nabila, Nadiatul Syifa; Rusmianingsih, Nining
National Nursing Conference Vol. 1 No. 2 (2023): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nnc.v1i2.864

Abstract

Kecerdasan emosional merupakan suatu kepiawaian dalam hal menstimulasi diri, bersikukuh terhadap frustasi, membenahi kondisi hati, berfikir jernih dan berempati sehingga bisa memberikan pelayanan asuhan keperawatan yang berkualitas. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan kecerdasan emosional perawat pelaksana dengan pelayanan asuhan keperawatan pasien di instalasi rawat inap Rumah Sakit Juanda Kuningan tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 64 responden dengan jumlah sampel sebanyak 54 responden dengan menggunakan total sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan penatalaksanaannya menggunakan uji statistik Rank Spearman.  Hasil univariat diperoleh kecerdasan emosional perawat pelaksana dengan kategori tinggi (27,8%) dan kategori rendah (13%), sedangkan pelayanan asuhan keperawatan pasien dengan kategori baik (31,5%) dan kategori kurang (20,4%). Analisis bivariat menunjukan ada hubungan kecerdasan emosional perawat pelaksana dengan pelayanan asuhan keperawatan pasien dengan didapatkan nilai p 0,007 < 0,05 dan kekuatan korelasi (r) 0,361. Terdapat hubungan antara kecerdasan emosional perawat pelaksana dengan pelayanan asuhan keperawatan. Disarankan pihak Rumah Sakit meningkatkan mutu pelayanan khususnya pelayanan asuhan keperawatan yang sesuai dengan harapan masyarakat.
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN LABU SIAM MIX JUS MENTIMUN TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA BABAKANSARI KECAMATAN BANTARUJEG KABUPATEN MAJALENGKA Puspanegara, Aditiya; Pranatha, Aria; Salama, Ajeng Kharisma Shandy Fadhilah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/xk54ct68

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi hipertensi tinggi di negara berpendapatan rendah, termasuk Indonesia yang mencapai 34,1%. Penatalaksanaan nonfarmakologis seperti peningkatan konsumsi serat dan kalium, termasuk labu siam dan jus mentimun, dapat membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian rebusan labu siam dan jus mentimun terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Desa Babakansari, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka tahun 2024.Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimen menggunakan one group pre-post test. Populasi penelitian sebanyak 417 lansia penderita hipertensi. Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Rata-rata tekanan darah sebelum intervensi 160,33/92,33 mmHg dan sesudah intervensi menurun menjadi 133,67/81,00 mmHg. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000 (<0,05).Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan pemberian rebusan labu siam dan jus mentimun terhadap penurunan tekanan darah. Disarankan penggunaan tanaman herbal sebagai terapi tambahan dalam pengelolaan hipertensi pada lansia.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kepuasan Pasien Di Poliklnik Febriani, Nisa Haniva; Puspanegara, Aditiya; Moonti, Mutia Agustiani
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/bam1qk92

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan pasien masih menjadi tantangan serius dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan, karena banyak pasien merasa pelayanan yang diterima belum sesuai harapan sehingga perlu dilakukan kajian mendalam terhadap faktor-faktor yang memengaruhinya agar pencapaian ini dapat dipertahankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan di Poliklinik Rumah Sakit Juanda Kuningan tahun 2025.Metode: Penelitian ini menggunakan kuantitatif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel berjumlah 93 responden, diambil dengan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan data dianalisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor komunikasi, kecepatan layanan, keramahan petugas, dan fasilitas memiliki hubungan dengan kepuasan pasien (p < 0,05), dengan OR tertinggi pada faktor keramahan (OR = 39,900).  Sebaliknya, jarak tempuh tidak memiliki hubungan (p = 0,764).Kesimpulan: Kualitas komunikasi, kecepatan pelayanan, keramahan petugas, dan fasilitas yang tersedia mempengaruhi kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan di Poliklinik Rumah Sakit Juanda Kuningan. Rumah sakit disarankan untuk mengadakan pelatihan petugas, monitoring kinerja secara rutin, serta melakukan survei kepuasan pasien setiap tiga bulan sebagai bahan evaluasi layanan.