Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Abdimas Langkanae

Pendampingan Belajar dan Sosialisasi Penanganan Penularan Covid 19 di Desa Lebani Kecamatan Belopa Utara Musfirah Musfirah; Besse Herdiana
Abdimas Langkanae Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.954 KB)

Abstract

Desa Lebani adalah salah satu desa yang masuk kedalam wilayah Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan. Informasi terkait covid 19 khususnya pencegahan yang sesuai dengan protokol kesehatan belum sepenuhnya diterapkan oleh masyarakat. Selain itu, terkendalanya orang tua dalam mendampingi anak-anak yang proses pembelajaran dilaksanakan secara daring (school from home) yang berbasis digital selama masa pandemi. Bekerjasama dengan tim KKN Universitas Cokroaminoto Palopo, kami membentuk tim untuk memberikan edukasi terkait covid 19 khususnya informasi mengenai bahaya serta penanganan penularan nya dan juga memberikan pendampingan belajar untuk anak-anak. Dalam pengbadian ini ada dua tahapan dalam metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan dan pelaksanaan. Kegiatan pelaksanaan pengabdian ini mendapat respon positif dari masyarakat Desa Lebani, terutama karena membantu kesulitan orang tua dalam mendampingi anak-anak dalam belajar serta meningkatkan pemahaman masyarakat terkait penanganan penularan covid 19
Pendampingan dan Pelatihan Calistung di SDN 573 Pabbatang Dusun Pabbatang Desa Posi Kecamatan Bua Musfirah Musfirah; Besse Herdiana
Abdimas Langkanae Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.014 KB)

Abstract

Kemampuan membaca, menulis dan berhitung adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap siswa utamanya pada jenjang sekolah dasar. Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara langsung dengan Komunitas Gema Palopo terkait dengan kondisi 7 siswa binaan yang masing-masing tersebar mulai kelas 1-6. Masing-masing memiliki kecakapan dan kemampuan yang berbeda-beda dan dianggap masih kurang dalam hal membaca, menulis dan berhitung karena kondisi mereka yang tidak menentu masuk belajar dalam kelas seperti halnya dengan sekolah induk lainnya, hal ini didukung dengan tenaga pengajar yang hanya berjumlah 1 orang untuk semua kelas. Pengabdian ini hadir memberikan pendampingan dan pelatihan kepada sekolah SDN 573 Pabbatang dalam hal ini sebagai sekolah binaan komunitas Gerakan membaca Sawerigading (GEMA) Palopo. Kegiatan ini menggunakan pendekatan kakak asuh. Pelatihan dilaksanakan dalam 3 bentuk yaitu : a) pelatihan membaca; b) pelatihan menulis; 2) pelatihan berhitung. Jadi, secara keseluruhan kegiatan abdimas ini dilaksanaka dalam 3 bentuk kegiatan selama 4 kali pertemuan. Indikator capaian kegiatan pelatihan baca tulis ini merujuk/berdasar pada indikator membaca, menulis dan berhitung. Capaian kegiatan ini adalah terjadi peningkatan kemampuan membaca, menulis dan berhitung. Respon yang diberikan oleh guru dan siswa sangat positif selama kegiatan pengbadian ini berlangsung
Pemanfaatan dan Pengenalan Linguistik Forensik untuk Siswa/Siswi SMA di Palopo sebagai Upaya Pencegahan Perundungan Besse Herdiana; M Zulham; Sukmawati; M. Nur Hakim
Abdimas Langkanae Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jpm.v2i2.81

Abstract

Tujuan dari kegiatan pemafaatan dan pengenalan linguistik forensik untuk Siswa SMA di Kota Palopo sebagai upaya pencegahan kasus perundungan dilaksanakan sebagai upaya memberikan edukasi dan pengenalan linguistik forensik, meningkatkan kesadaran hukum melalui tulisan, serta pembinaan kepada siswa agar santun dalam berbahasa baik di media sosial ataupun ujaran langsung yang dilontarkan yang mengarah kepada perundungan. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Neg. 6 Palopo yang berlokasi di di jl. Patang ii no. 61 Kota Palopo dengan peserta yang terdiri dari kelas X. XI dan kelas XII. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan tahap pemberian materi oleh pakar bahasa atau dosen yang ahli dalam bidang linguistik forensik. Pemberian materi dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan pengenalan melalui materi pengantar tentang linguistik forensik, contoh kasus dan analisis kasus forensik, efek dan dampak psikologis dari perundungan. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman siswa tentang bahaya perundungan yang berujung kepada kasus tindak pidana; meningkatnya pengetahuan kepada siswa terkait dengan linguistik forensik; siswa-siswa menyadari dan memahasi efek psikologi yang ditimbulkan dari perundungan.
Edukasi Multiliterasi, Bahasa, dan Sastra untuk Kemajuan Bangsa Andi Karman; Besse Herdiana; Ulfah Zakiyah Hamdani; Taufiq Taufiq; Elisabet Mangera
Abdimas Langkanae Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v4i1.248

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan multiliterasi di kalangan dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja. Melalui serangkaian kegiatan seperti seminar, diskusi, dan sosialisasi, peserta dibekali dengan pemahaman yang lebih baik tentang konsep multiliterasi serta keterampilan yang relevan dengan tuntutan zaman yang terus berkembang. Pemilihan tema yang relevan, pemanfaatan teknologi dan media sosial dalam pemasaran acara, serta evaluasi menyeluruh terhadap keberhasilan acara merupakan beberapa faktor kunci dalam kesuksesan pengabdian ini. Hasil pengabdian ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan multiliterasi di kalangan peserta, serta partisipasi aktif dan keterlibatan mereka dalam acara. Diharapkan bahwa pemahaman yang lebih baik tentang konsep multiliterasi ini akan membantu peserta menjadi lebih siap menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang dan berkontribusi secara positif dalam pengembangan masyarakat.
Meningkatkan Aksesibilitas dan Efisiensi Layanan Publik Melalui Program Pengaduan Online di Desa Paomacang Kecamatan Sukamaju Selatan Iin Indrianto; Zidan Ramdhan; Kasih Nur Cahaya; Besse Herdiana; Haspida Nur
Abdimas Langkanae Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v4i1.254

Abstract

Desa Paomacang di Kecamatan Sukamaju Selatan masih menghadapi kendala dalam aksesibilitas dan efisiensi layanan publik. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti jarak tempuh yang jauh ke kantor desa, keterbatasan waktu masyarakat, dan kurangnya informasi tentang layanan yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi layanan publik di Desa Paomacang melalui program pengaduan online. Program ini memungkinkan masyarakat untuk menyampaikan pengaduan dan keluhan tentang layanan publik secara online melalui platform website dan aplikasi mobile. Penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif. Program pengaduan online dirancang dan diimplementasikan dengan melibatkan masyarakat secara aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pengaduan online efektif dalam meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi layanan publik di Desa Paomacang.
Membaca Sehari (Penguatan Literasi) bagi Masyarakat, kerjasama dengan Komunitas Sebait Kata UNCP di Desa Mariotengngae, Kecamatan Marioriiwawo Kabupaten Soppeng Besse Herdiana; Suparman, Suparman; Gita Srihidayati
Abdimas Langkanae Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v4i2.315

Abstract

Literasi merupakan sarana peserta didik dalam mengenal, memahami, dan menerapkan ilmu yang didapatkan di bangku sekolah dalam kehidupan nyata, baik di dalam lingkungan sekolah maupun luar sekolah. Memberikan pelatihan dan pembinaan kepada masyrakat. Penggunaan media berbasis lingkungan sekitar, strategi belajar, pembuatan bahan dan materi ajar perlu ditingkatkan. Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terkait dengan pemahaman Literasi sejauh ini berupa koordinasi dan implementasi denganmasyrakat,  kepala sekolah, guru, dan mahasiswa kampus mengajar di Kabupaten Soppeng. Langkah-langka yang dilakukan oleh tim pengabdian yaitu dimulai dengan menyusun materi-materi, strategi, media yang dapat digunakan untuk meningkatkan Literasi dan Numerasi: (1) Apa sumber belajar berbasis lingkungan yang tepat untuk kegiatan Literasi dan Numerasi siswa; (2) Bagaimana strategi yang digunakan untuk membangun Literasi siswa dan Numerasi siswa. Tim pengabdian juga tengah menyusun instrumen tes awal dan tes akhir. Guna mendapatkan luaran yang direncanakan di awal, maka tim pengabdian merencanakan untuk segera melaksanakan kegiatan Workshop.