Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis keandalan sistem trafo step down menggunakan metode logika fuzzy Emirwati, Andie; Sartika, Linda; Prasetia, Abdul Muis
JURNAL ELTEK Vol. 21 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v21i2.3671

Abstract

Trasformator step down adalah sebuah perangkat elektronik yang memiliki fungsi utama untuk menurunkan tegangan listrik ke level yang lebih rendah. Data yang digunakan dalam analisis ini berasal dari hasil pengukuran di PT. PLN Tarakan yang dilakukan selama beberapa bulan pada tahun 2021, diantaranya bulan Januari, Februari, Agustus, dan September. Data pengukuran ini kemudian diolah dengan menggunakan metode fuzzy untuk mencapai keseimbangan yang diinginkan. Menurut standar Std.446-1980, keseimbangan beban yang diharapkan berkisar antara 5 hingga 20%. Sebelum menerapkan metode fuzzy Mamdani, hasil analisis menunjukkan bahwa pada bulan Februari, transformator YDS 191 memiliki ketidakseimbangan arus beban tertinggi yaitu 46,1%, sedangkan transformator SLM 377 memiliki tingkat ketidakseimbangan terendah yaitu 20,7%. Namun, setelah menerapkan metode Fuzzy Mamdani, hasil analisis menunjukkan perbaikan yang signifikan. Ketidakseimbangan arus beban tertinggi yang tercatat adalah 17% pada transformator YDS 083 di bulan Agustus, sedangkan transformator SLM 241 di bulan Februari mencapai ketidakseimbangan sebesar 2,6%. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan logika fuzzy Mamdani efektif dalam mengurangi ketidakseimbangan arus beban. Hasil ini memberikan bukti yang kuat bahwa penggunaan metode Fuzzy Logic dengan FIS Mamdani mampu menurunkan ketidakseimbangan arus beban hingga di bawah batas maksimum yang ditetapkan oleh Standar PLN Nomor 1 Tahun 1995, yaitu sebesar 20%. ABSTRACT Step down transformer is an electronic device that has the main function to reduce the voltage to a lower level. The data used in this analysis comes from the measurement results at PT PLN Tarakan which were carried out for several months in 2021, including January, February, August and September. This measurement data is then processed using fuzzy methods to achieve the desired balance. According to the Std.446-1980 standard, the expected load balance ranges from 5 to 20%. Before applying the Mamdani fuzzy method, the analysis results showed that in February, transformer YDS 191 had the highest load current imbalance of 46.1%, while transformer SLM 377 had the lowest imbalance level of 20.7%. However, after applying the Fuzzy Mamdani method, the analysis results showed significant improvements. The highest load current unbalance recorded was 17% at transformer YDS 083 in August, while transformer SLM 241 in February achieved an unbalance of 2.6%. These results show that the application of Mamdani fuzzy logic is effective in reducing load current imbalance. These results provide strong evidence that the use of the Fuzzy Logic method with FIS Mamdani is able to reduce the load current imbalance to below the maximum limit set by PLN Standard Number 1 of 1995, which is 20%.
Kontrol tegangan pada terminal generator menggunakan AVR berbasis neural network Sartika, Linda; Prasetia, Abdul Muis; Ramadhan Sudirman, Fitri
JURNAL ELTEK Vol. 22 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v22i1.4693

Abstract

Generator sinkron mempunyai permasalahan yaitu Ketidak stabilan tegangan pada generator sinkron menyebabkan sistem secara keseluruhan terutama kualitas sistem, kemampuan transfer daya dari pembangkit ke konsumen, kondisi terparah terjadinya mekanisme pelepasan beban dengan demikian maka diperlukan peralatan yang dapat mengendalikan kestabilan tegangan generator sinkron yaitu Automatic Voltage Regulator (AVR).  AVR adalah suatu perangkat yang dipasang pada generator yang dapat bekerja secara otomatis mengatur tegangan yang dihasilkan oleh generator agar tetap stabil. Penelitian ini mengontrol tegangan generator agar stabil menggunakan metode Neural Network (NN). Data penelitian NN diambil dari input dan output kendali PID dengan Sistem AVR yang sama. AVR sederhana dengan respon delay time  rise time , peak time  settling time , max overshoot dan untuk error steady state . AVR sederhana respon tidak terdapat overshoot dan respon waktunya lebih lambat 5,039s, konvensional terdapat overshoot yang tinggi dan lebih cepat 0,715s, NN respon yang didapatkan overshoot pada waktu 2,456s dan adanya usaha perbaikan respon tegangan kembali ke Vref   ABSTRACT Synchronous generators have problems with the instability of the voltage, causing the system as a whole, especially the quality of the system and the ability to transfer power from the generator to the consumer, the worst condition is load shedding. Therefore, equipment is required to control the voltage stability of the synchronous generator with the automatic voltage regulator (AVR). AVR is installed on a generator to work automatically to regulate the voltage so that is remains stable. The generator voltage can be stably controlled using the neural network (NN) method. NN training data is obtained from the input and output of PID control with the exact AVR system. Simple AVR with response delay time  rise time , peak time  settling time  max overshoot and error steady state . Simple AVR response has no overshoot, and the response time is slower at 5,039s, conventional has a high overshoot and is faster at 0,715s. NN response obtains overshoot at 2,456s, and there is an effort to improve the voltage response to Vref.
Implementasi Automatic Voltage Regulator Pada Generator Sinkron 3 Fasa Dengan Mengatur Arus Eksitasi Mustang, Anita; Prasetia, Abdul Muis
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 6 No. 2 (2022): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v6i2.8021

Abstract

Seperti yang telah banyak orang ketahui bahwa generator adalah suatu pembangkit lisrik dengan tegangan penggerak. Tegangan Output yang dihasilkan generator sinkron 3 fasa bisa sangat berpengaruh pada penggerak mula. Apabila kecepatannya melewati batas maksimum maka tegangan akan menjadi berlebih, begitu pula sebaliknya, apabila kecepatannya kurang maka tegangan yang dihasilkan tidak mencapai batas tegangan fasa yang diharuskan yaitu sebesar 220 V. Adapun yang akan menyebabkan tegangan menjadi tidak stabil juga dapat dihasilkan dari beban yang tidak seimbang. Untuk mengatasi ketidak stabilan tegangan yang dihasilkan generator, maka yang perlu di atur adalah arus eksitasi yang terdapat pada rotor. Generator sinkron 3 fasa menghasilkan tegangan fasa sebesar 220 V. Dari pengijian yang dihasilkan tegangan dapat overvoltage hingga mencapai 252.2 V tegangan lebih maka sensor tegangan akan mengirimkan data terhadap tegangan Output menuju sistem, dengan kontrol driver tegangan yang telah diprogram dengan tegangan eksitasi sebesar 35 V dari teganggan awal sebesar 66 V eksitasi. Hal tersebut akan merespon arus eksitasi menjadi turun apabila mengalami tegangan berlebih. Adapun ketika tegangan mengalami penurunan sebesar196.2 V maka respon kendali akan memerintahkan arus eksitasi meningkat hingga 66 V, sehingga generator dapat menghasilkan tegangan yang menyesuaikan dan layak untuk digunakan konsumen melalui transmisi.
Rewinding of 3 Phase Induction Motor Double Speed Linda Sartika; Abdul Muis Prasetia; Boby Setiawan; Tri Widodo
JEECS (Journal of Electrical Engineering and Computer Sciences) Vol. 9 No. 2 (2024): JEECS (Journal of Electrical Engineering and Computer Sciences)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54732/jeecs.v9i2.6

Abstract

A double-speed motor is a type of asynchronous AC motor designed with two or more windings. The presence of two separate windings causes three-phase double-speed motors to have a significantly larger physical size compared to three-phase single-speed motors of the same power rating. Numerous studies have investigated the impact of the rewinding process on the efficiency of single-speed induction motors. However, limited attention has been given to double-speed induction motors. Addressing this research gap, the present study focuses on two primary objectives: first, to analyze the impact of rewinding on the performance characteristics of double-speed induction motors; and second, to evaluate the operational performance of these motors after undergoing the rewinding process. In this study, the rewinding process utilized copper wire with a diameter of 0.50 mm, wound using a mold to create a total of 52 windings. Performance testing revealed the following results: under no-load conditions with slow rotation, the motor exhibited a current of 1.3 A, a frequency of 50.45 Hz, a power factor (cos φ) of 0.86, and a speed of 1515 RPM. When a load was applied under fast rotation, the motor demonstrated a current of 1.9 A, a frequency of 50.29 Hz, a power factor (cos φ) of 0.997, and a speed of 2949 RPM. The experimental results showed minimal variation in current and frequency between loaded and unloaded conditions, with significant differences primarily observed in rotational speed between slow and fast modes. This behavior is characteristic of double-speed motors, which are capable of operating at two distinct speeds. In fast rotation mode, the speed can reach approximately twice that of slow rotation, highlighting the design's capability to adapt to varying operational demands.
PERBANDINGAN KENDALI LOGIKA FUZZY DAN JARINGAN SARAF TIRUAN PADA SISTEM EKSITASI AUTOMATIC VOLTAGE REGULATOR UNTUK GENERATOR SINKRON Prasetia, Abdul Muis; Sartika, Linda; Satria, Adjie
Elektrika Borneo Vol 10, No 2 (2024): Elektrika Borneo Edisi Oktober
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eb.v10i2.5744

Abstract

Generator sinkron memerlukan alat yang berfungsi untuk mengatur tegangan terminal tetap terjaga, alat tersebut dikenal sebagai Automatic Voltage Regulator (AVR) atau alat yang dapat arus eksitasi yang disuplai ke generator sehingga tegangan terminal generator tetap stabil. Penelitian ini membandingkan dua kendali yang berbeda yaitu logika fuzzy dan jaringan saraf tiruan pada AVR yang diharapkan dapat mengatur tegangan terminal generator pada nominal 220V. Data penelitian jaringan saraf tiruan diambil dari input dan output kendali PID sedangkan desain rules logika fuzzy menggunakan metode trial and error pada AVR yang sama. Hasil penelitian menunjukkan respon transient kinerja generator dengan hasil yaitu logika fuzzy menghasilkan respon delay Time (td) 1.058s, rise Time (tr) 2.576s, peak Time (tp) 20s, settling Time (ts) 5.354s, maximum overshoot (Mp) 0%, error steady state (ess) 0%. Jaringan saraf tiruan menghasilkan respon delay Time (td) 1.031s, rise Time (tr) 1.518s, peak Time (tp) 3.128s, settling Time (ts) 2.3286s, maximum overshoot (Mp) 1.345%, error steady state (ess) 0.045%. Berdasarkan nilai respon transient logika fuzzy memiliki respon lebih lambat dibandingkan jaringan saraf tiruan, akan tetapi logika fuzzy dapat meminimalisir overshoot.
DESAIN OSILATOR SINUSOIDAL PULSE WIDTH MODULATION (SPWM) PADA INVERTER PURE SINE WAVE SECARA DIGITAL MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER Yunus, Muhammad; Sartika, Linda; Prasetia, Abdul Muis; Temu, Natalis Laga Suban; Noviyansyah, Tri
Elektrika Borneo Vol 10, No 2 (2024): Elektrika Borneo Edisi Oktober
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eb.v10i2.5673

Abstract

Energi listrik menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan, terutama energi listrik arus bolak-balik atau AC (Alternating Current). Pembangkit listrik yang menghasilkan tegangan AC masih banyak menggunakan bahan bakar fosil yang ketersediaannya semakin menipis. Untuk mengatasi hal tersebut sumber listrik alternatif berupa energi DC (Direct Current) dari baterai dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik pengganti bahan bakar fosil. Peralatan yang bisa digunakan untuk memanfaatkan energi alternatif tersebut adalah inverter. pure sine wave menggunakan teknik SPWM (Sinusoidal Pulse Width Modulation). Pada inverter ini diperlukan sebuah osilator. Osilator yang digunakan pada penelitian ini adalah mikrokontroler yang didesain dengan cara memasukan program perintah, sehingga menghasilkan sinyal Pulse Width Modulation (PWM) yang akan mengendalikan MOSFET. Pada inverter ini menggunakan sumber DC 27 Volt dari battery lalu dikonversi menjadi tegangan AC ±220 Volt, memiliki frekuensi ±50 Hz, dan output gelombang yang berbentuk sinus. Tujuan dari perancangan alat ini adalah merubah energi DC menjadi AC dan memiliki output gelombang yang berbentuk sinus. sehingga energi alternatif tegangan DC dapat dimanfaatkan.
MENGATUR KECEPATAN MOTOR INDUKSI 3 FASA MENGGUNAKAN SLIDING MODE CONTROL (SMC) DENGAN FIELD ORIENTED CONTROL (FOC) Prasetia, Abdul Muis; Sartika, Linda; Nur, Mukhlis
Elektrika Borneo Vol 10, No 2 (2024): Elektrika Borneo Edisi Oktober
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eb.v10i2.5771

Abstract

Industri di Indonesia sedang berkembang pesat baik di sektor besar maupun kecil. Seiring dengan pertumbuhan ini diperlukan peralatan produksi yang efektif guna meningkatkan efisiensi waktu dan biaya. Motor induksi tiga fasa sering digunakan dalam industri karena harganya yang relatif terjangkau dan memiliki keandalan yang tinggi. Namun, disisi lain kelemahannya adalah kecepatan motor induksi tiga fasa yang menurun seiring dengan adanya peningkatan beban. Hal tersebut berdampak pada hilangnya kecepatan konstan motor saat kondisi beban yang bervariasi. Maka, diperlukan suatu pengontrol guna menjaga kecepatan tetap stabil dan meningkatkan performa sistem dalam menghadapi perubahan beban. Untuk mengatasi masalah tersebut Sliding Mode Control (SMC) digunakan guna mengatasi perubahan parameter akibat beban yang fluktuatif. Field Oriented Control (FOC) digunakan guna mengendalikan secara terpisah arus beban motor dan arus penguatan, sehingga fluks dan torsi dapat diatur secara independen. Berdasarkan hasil simulasi dan analisa didapatkan bahwa SMC dengan field oriented control baik digunakan untuk pengaturan kecepatan motor induksi tiga fasa.
DESAIN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA TERPUSAT DESA PELAJU Julianto, Patria; Huda, Abil; Prasetia, Abdul Muis; Budiman, Achmad; Said, Fitriani; mado, ismit; Sartika, linda; Riyanto, Sugeng; tachfulloh, syahfrizal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i3.5874

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terpusat di Desa Pelaju. PLTS terpusat tersebut nantinya akan digunakan untuk menyediakan listrik yang terjangkau dan berkelanjutan bagi masyarakat desa Pelaju, yang saat ini memiliki akses terbatas terhadap energi listrik. Pada kegiatan ini desain PLTS terpusat yang akan dipasang di Desa Pelaju. mencakup berbagai aspek proyek, seperti aspek legal, sosial, ekonomi, dan teknis. Kegiaatan ini juga mencakup perhitungan kapasitas modul surya dan baterai yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan listrik desa Pelaju. Selain hal tersebut, pada kegiatan ini juga diberikan panduan pengelolaan dan pemeliharaan PLTS terpusat agar dapat beroperasi secara optimal.
PERAN MAHASISWA KKN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN DALAM MENCEGAH STUNTING DAN GEMAR MAKAN IKAN DI DESA SENGKONG KECAMATAN SESAYAP HILIR KABUPATEN TANA TIDUNG Prasetia, Abdul Muis; Hidaya, Nurman; Sartika, Linda; Soba, Andi Dian Lasarasi; Handayani, Fitri; Virgasha, Megasyafira Fajra; Riska, Ade; Nurholifah, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i2.5634

Abstract

Stunting is a description of chronic malnutrition during growth and development from early life. Many factors can cause stunting in toddlers, such as toddler characteristics and socio-economic factors. This observational research was conducted in Sengkong Village, Sesayap Hilir District, Tana Tidung Regency. There is a lack of knowledge among village residents about stunting, so KKN students at the University of Borneo, Tarakan, collaborate with the village Community Health Center to carry out stunting prevention health education activities. This activity contains information about preventing and handling stunting appropriately. Then there is the impact of inequality that occurs if you do not implement a healthy and clean lifestyle which can cause stunting in children. Apart from that, KKN 01 UBT students also participated in providing appropriate, cheap complementary breast milk food to the residents of Sengkong Village. From this activity, the results and targets that KKN students want to achieve are citizens who have high enthusiasm so that this health education activity runs smoothly. Village residents no longer feel strange and know about how to prevent stunting. As well as, providing appropriate complementary foods for breast milk.
Power Analysis of 3 Phase Induction Motor Drive Conveyor 06 at PT. Mitrabara Adiperdana: Analisis Daya Motor Induksi 3 Fasa Penggerak Conveyor 06 di PT. Mitrabara Adiperdana abdul muis prasetia; Linda Sartika; Hironimus
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v18n2.2587

Abstract

Conveyor belt is a material handling tool that is widely used in minning industry. The tool consists of belts or tires made of various types of materials that are resistant to the transportation of solid objects or coal. In order to drive the conveyor, a 3-phase induction motor is needed. PT. Mitrabara Adiperdana used induction motors on each conveyor including conveyor 06. With consumer demand, motors continue to operate to drive conveyors in transporting coal on stockpiles filling barges. The number of berges filled makes the motor continue to operate to move the conveyor for up to one full day. Therefor, it is necessary to analyze the power of consumption and performance level of the motor on conveyor 06, because if there is demage to the motor, the production process on conveyor will be hampered. From the primary data obtained in the field by making direct measurements and obtained the calculation results, the power value is 35.058 Kw when the conveyor is not loaded and 81.80 kw when the conveyor is loaded. With the result of power used when loaded, the calculation of efficiency is 69,45%. Whith this value, the conveyor motor 06 operates less effectively. It is stated be effective when the efficiency value is between 80% and 100% of the effeciency value on motor rating rate.
Co-Authors Abdul Saad Abil Huda Achmad Budiman Aidil, Rachmad Akbar, Muhammad Allriz Al Amin Hanifa Muslim Al Ma'ruf Al Ma'ruf Andika Andika Ariel E San Jose Asta, Asta Awaludin, Awaludin Boby Setiawan Budiman, Achmad Christine Dyta Nugraeni Danny Arans Sevri Andika Dedy Harto Dody Asmara Eko Prihartanto Emirwati, Andie Faizal, Rahmat Ferdiayansyah, Ferdiayansyah Fidarwati Fitri Handayani Fitriani Fitriani Gazali Salim Hadi Santoso Hanafi, Roy Handayani, Rosmalia Hasdiah, Miftahulhuda Primananda Hendri B Hidaya, Nurman Hironimus Huda, Abil ishak Edison Nanda Nicholas Ismit Mado Joko susila Julian Ransangan Mado, Ismit MMSI Irfan ,S. Kom Muhammad Deval Efendi Muhammad Firdaus Muhammad Yunus Mujiyanto Mujiyanto Mukhlis Nur Mustang, Anita Nawir, Daud Nicholas, ishak Edison Nanda Noviyansyah, Tri Novtandy, Tegar Nur Faizah Nur liya Nur Liya Nurdamayanti, Nurdamayanti Nurdin, Muhammad Firdan Nurholifah, Siti Patria Julianto Prihartanto, Eko Muis Rachmad Aidil Rahma Nur Amalia Ramadhan Sudirman, Fitri Ramadhani, Alfian Rasmin Rasmin Rasmin, Rasmin Retno Hartati Riska, Ade Rozi Rudy Rudy Rukisah, Rukisah Said, Fitriani Samanta, Rizal Sanjaya, Dhani Sari, Lela Nofita Sartika, Linda Satria, Adjie Sejati, joko Selama, Selama SETIAWAN, Ahmad Setiyawan, Muhammad Dicky Siti Nurholifah Sitti Hartinah DS Soba, Andi Dian Lasarasi Sugeng Riyanto Sugeng Riyanto Sukma Sukma suriadi suriadi Suwarni Suwarni Syahfrizal Tahcfulloh Syamri, Mohammad Syarif, Iif Ahmad Tamrin Toha Temu, Natalis Laga Suban Tirvan Totok Hariyanto Tri Widodo Trihastuti Agustinah Vebryan, Ebiet Virgasha, Megasyafira Fajra