Claim Missing Document
Check
Articles

Kebijakan Pemerintah Sulawesi Tengah terhadap Pembangunan Pendidikan Anak Usia Dini Latief, Juraid Abdul; Amrullah, Amrullah; Awalunisah, Sita
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan membahas bagaimana kebijakan Pemerintah Sulawesi Tengah terhadap pembangunan Pendidikan Anak Usia Dini.PAUD. Metode penulisan yang digunakan adalah bersifat konseptual yang bersumber dari buku, bahan bacaan lain, dan pengamatan yang berkenaan dengan upaya pengembangan pendidikan anak usia dini di Sulawesi Tengah. Kebijakan pemerintah dalam mengembangkan dan membangun pendidikan anak usia dini adalah program pengadaan satu PAUD satu desa. Untuk mewujudkan program tersebut, pemerintah daerah melakukan rekrutmen SDM pendidik PAUD dan bersama masyarakat mengadakan sarana dan prasarana pendidikan. Satu hal yang sangat mendukung kebijakan pembangunan PAUD di Sulawesi Tengah adalah terpilihnya Bunda PAUD Sulawesi Tengah sebagai Bunda Paud Nasional pada Tahun 2016. Berdasarkan paparan tersebut dapat ditegaskan bahwa kebijakan pemerintah Sulawesi Tengah terhadap pembangunan PAUD telah menujukkan hasil yang baik, namun tetap disadari bahwa sarana dan prasarana yang dimiliki, baik oleh masyarakat maupun yang dibangun pemerintah masih belum memadai. Demikian juga mengenai tingkat kesejahteraan tenaga pendidik PAUD di Sulawesi Tengah masih belum memenuhi harapan. Untuk mewujudkan peningkatan mutu dan jumlah PAUD di Sulawesi Tengah ke depan, maka harus ada komitmen pemerintah untuk mengayomi kesadaran masyarakat terhadap pentingya pendidikan anak usia dini.
Angka Partisipasi Kasar (APK) Anak Usia Dini di Sulawesi Tengah Latief, Juraid Abdul; ., Amrullah; Awalunisah, Sita
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 1 No 2 (2019)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to discuss how the gross participation of early childhood education in Central Sulawesi. The writing method used is conceptual in nature which is sourced from books, news, other reading material and observations that are related to the government's efforts in developing early childhood education in Central Sulawesi. The government's efforts in participating in improving early childhood education in 2011-2017 are very significant. In 2011, the Rough Participation Rate was still 42.82%, 2012 rose to 55.12%, 2013 to 63.20%, then 2014 rose again to 76.41%, then 2015 has reached 85.41% and 2016-2017 has reached 88.12%. Furthermore, it can be seen in the data of the ministry of education and culture of the secretariat general of the education and cultural data and statistics centers in 2018 and 2019, Central Sulawesi has achieved a gross participation rate in the Ministry of Education and Culture Early Childhood Education 32.41 while the Ministry of Education and Culture is added by the Ministry of Religion 34.14. From these figures it can be seen that Central Sulawesi's Early Childhood Rough Participation Rate has declined over the past 2 years. But the Central Sulawesi government continues to strive to increase the development of Early Childhood Education in Central Sulawesi. Keywords: Participation Rough Early Childhoood Education, Early Childhood Education Central Sulawesi
implementasi pendidikan karakter pada anak usia dini Amri, Magfirah; ., Nurhayati; Awalunisah, Sita
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan usaha sadar yang teratur dan sistematis, yang dilakukan oleh orang-orang yang diserahi tanggung jawab untuk mempengaruhi anak agar mempunyai tabiat dan tabiat sesuai cita-cita pendidikan. Pendidikan anak usia dini adalah pendidikan yang diberikan kepada anak usia dibawah tujuh tahun. Di Indonesia kategoru anak usia dini adalah 0 tahun hingga 6 tahun. Anak usia dini lahir kedunia dengan membawa segenap potensi (kecerdasan) yang dianugrahkan Tuhan, namun potensi-potensi tersebut tidak akan berkembang dan muncul secara optimal pada diri anak jika tidak distimulasi sejak dini. Pendidikan karakter dimulai sejak usia dini, Karena usia dini adalah masa yang kritis dalam perkembangan individu. Pendidikan karakter anak tidak hanya dilaksanakan oleh guru, tetapi orang tua juga memiliki tugas utama untuk melaksanakan pendidikan karakter anak dirumah.
PENTINGNYA PERAN KELUARGA DALAM MENANAMKAN PENDIDIKAN ANTI KORUPSI Rahmayanti, Yulia; ., Nurhayati; Awalunisah, Sita
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konstruksi orangtua dalam menanamkan pendididkan anti-korupsi pada anak di desa Sidokerto kecamatan Mojowarno kabupaten Jombang, mendeskripsikan metode dalam penanaman pendidikan anti-korupsi dan mengetahui implementasi nilai dalam penamanaman pendidikan anti-korupsi. Urgensi dalam penelitian ini adalah dengan maraknya kasus korupsi, pentingnya memberikan pendidikan anti-korupsi pada anak sejak dalam kehidupan di rumah, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Penelitian ini mengambil lima informan yaitu orang tua yang memiliki anak yang berumur 7-15 tahun dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara mendalam. Teori yang digunakan sebagai analisis adalah teori konstruksi Peter L. Berger. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan tindakan korupsi bisa dilakukan sejak dalam kehidupan keluraga. Orang tua mendapatkan pengetahuan tentang pendidikan anti-korupsi dari berbagai media seperti buku, internet dan diskusi. Orang tua menganggap penanaman pendidikan anti-korupsi dapat dilakukan melalui metode tauladan, metode pembiasaan dan metode dialog, metode ini terbukti efektif sehingga anak dapat megimplementasikan nilai pendidikan anti-korupsi dalam kehidupan sehari-hari.
PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER ANTI KORUPSI PADA SISWA ., Rezkiyana; ., Nurhayati; Awalunisah, Sita
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problematika yang menyangkut tatanan nilai dalam masyarakat salah satunya adalah problematika korupsi yang tak kunjung usai. Semakin akutnya permasalahan tersebut, sebagian orang menganggap korupsi di Indonesia sudah menjadi budaya dan epidemi bahkan virus yang harus segera diperangi bersama. Ajaran Islam secara tegas mengatakan bahwa korupsi (seperti; suap, sogok, pemerasan, gratifikasi dan bentuk korupsi lainnya) adalah perbuatan terlaknat, hukumnya haram dan mendapat ancaman yang sangat berat nantinya di yaumil akhir bagi pelakunya. Korupsi, berdampak dalam berbagai kehidupan masyarakat, baik ekonomi, politik, sosial dan budaya. Secara umum, korupsi berdampak pada berkurangnya kualitas layanan publik. Sebagai korban dari korupsi, masyarakatlah yang paling merasakan akibat dari korupsi. Melihat kondisi tersebut, bahwa peran Penidikan Agama Islam dalam menumbuhkan karakter anti korupsi merupakan hal yang urgensi, penilitian ini menggunakan metode studi literatur, studi literatur yaitu pengakajian data dari berbagai referensi serta hasil penelitian untuk mendapatkan landasan teori dari masalah yang telah ditelitiPermasalahan krisis multi-dimensional yang menyangkut tatanan nilai yang sangat menuntut adanya upaya pemecahan secara mendesak. Pendidikan agama Islam merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi sikap dan perilaku siswa yang dapat menjelma menjadi karakter sehingga menjadi kebiasaan dalam kehidupan bermasyarakat. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran pendidikan agama Islam, memperoleh gambaran tentang karakter siswa dan, untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter siswa.
Pengaruh Metode Proyek terhadap Kecerdasan Naturalis Anak Usia 5-6 Tahun Muthmainnah, Muthmainnah; Agusniatih, Andi; Awalunisah, Sita; Durrotunnisa, Durrotunnisa
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7513

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan tahap penting dalam membentuk potensi dasar anak, termasuk kecerdasan naturalis yang berhubungan dengan kemampuan mengenali, mengklasifikasi, dan berinteraksi dengan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh metode pembelajaran berbasis proyek terhadap pengembangan kecerdasan naturalis pada anak usia 5–6 tahun. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pretest–posttest. Instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi yang mencakup pemahaman cara menanam bunga, kemampuan mengenali jenis bunga, dan keterlibatan dalam merawat tanaman. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak setelah mengikuti pembelajaran berbasis proyek. Anak lebih antusias dalam berpartisipasi, menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai proses menanam, lebih mampu membedakan berbagai jenis bunga, serta lebih aktif dalam merawat tanaman. Temuan ini menegaskan bahwa metode proyek memberikan kontribusi penting dalam stimulasi kecerdasan naturalis melalui pengalaman belajar langsung, serta menjadi alternatif strategi pembelajaran yang relevan untuk mendukung perkembangan anak usia dini secara menyeluruh.
Parenting Self-Efficacy Among Working Mothers in Central Sulawesi Setianingsih, Hesti Putri; Awalunisah, Sita; Imamah, Zakiyyatul
Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Vol. 13 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijeces.v13i1.13739

Abstract

Mothers have a crucial role in household affairs and childcare in the family. But now, the role of mothers is starting to change. Some mothers choose to work for various reasons including being able to meet needs, self-actualization, knowledge experience, and to fill spare time. Working mothers will easily experience stress, fatigue, or even frustration if they cannot balance between work and their responsibilities as housewives. This condition will have a bad impact on the family. Parenting self-efficacy is a parent's confidence in their competence in caring for and providing care for children that positively influences the child's behavior and development. Therefore, the purpose of this study is to describe the role of parenting self-efficacy. Participants consisted of 192 working mothers who had children between the ages of 0 and 8. This study used a random sample. Working mothers were given a questionnaire that was distributed according to the SEPTI scale to measure their self-efficacy in parenting. The results showed a significant relationship between stress and well-being among working mothers, t-count values of t = 129,872 > t-table 1,994. The higher the stress level of the mothers, the lower the self-effectiveness of their parents. Conversely, the lower the mother's stress level, the higher their parents' self-efficiency. In the end, the hypothesis was accepted.
Keefektifan Metode Role Play terhadap Keterampilan Berbicara Anak di Kelompok B PAUD Tunas Bangsa Kota Bima: The Effectiveness of the Role Play Method on Children's Speaking Skills in Group B PAUD Tunas Bangsa Bima City Awalunisah, Sita; Sugito, Sugito
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2018): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v7i2.1599

Abstract

This study aims to reveal the effectiveness of role play method on the speaking skill of children in group B PAUD Tunas Bangsa Kota Bima. This research is a quasi experimental research, targeting children of group B in PAUD Tunas Bangsa, Bima Town. Research subjects were 40 children, consisted of 20 children as experimental group and 20 children as control group determined by purposive sampling technique. The experimental group was given treatment of role play method, while the control group was given conventional method. The instrument of data collection is an observation sheet. This research data obtained from the observation at the time before and after learning. The data obtained were then analyzed and tested by t-test statistic to see the difference between the experimental group and the control group. The result of the research there is significant and effectiveness from the role play method on children's speaking skill in group B PAUD Tunas Bangsa, Kota Bima. The significance value of 0.047 with an average difference of 8.3. The result shows that role play method influence to children's speaking skill in group B PAUD Tunas Bangsa Bima Town.
Improving Children's Discipline Through the Method of Giving Assignments in Group A of Al-Khairaat Kindergarten Kayu Malue Ngapa Fatmawati, Fatmawati; Setianingsih, Hesti Putri; Awalunisah, Sita; Nurhayati, Nurhayati
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 3 (2025): (On Progress) Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ceria.v14i3.14870

Abstract

The problem in the research is that the discipline of children in group A of Al-Khairaat Kindergarten Kayu Malue Ngapa has not developed as expected. The purpose of the research is to improve children's discipline by using the method of giving assignments to group A of Al-Khairaat Kindergarten Kayu Malue Ngapa. This research is a classroom action research, the research subjects are 15 children in group A of Al-Khairaat Kindergarten Kayu Malue Ngapa consisting of 6 boys and 9 girls. After taking action, the results of this study can be concluded that through giving assignments can improve children's discipline, it is proven that there is an increase in the ability from cycle I to cycle II of children coming to school on time in the BSB and BSH categories from 40.00% to 80.00% (40.00%), the ability of children in doing assignments given in the BSB and BSH categories from 46.67% to 80.00% (33.33%), then the ability of children who are terrible in following learning with the BSB and BSH categories from 40.00% to 86.66% (46.66%). In general, there is an average increase of 40.00% from cycle I to cycle II, although there are still children whose discipline has not increased but only around 6.67% of each aspect observed.
The Effectiveness of Finger Puppet use on Speaking Abilities of 4-5 Year-Old Children in State Kindergarten 2, Parigi Tengah Desa Matolele Village Rafianur, Iin; Amrullah, Amrullah; Awalunisah, Sita; Fitriana, Fitriana
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 6 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.6.p.5982-5993

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of storytelling using finger puppets on the speaking skills of early childhood students, namely vocabulary, unclear pronunciation, and the ability to answer questions. This study uses a quantitative approach with a pre-test and post-test design. The research subjects were five children in Group A. Data were obtained through observation, tests, and interviews, then analyzed using descriptive statistics and t-tests. The results of the study show an increase in children's speaking abilities after being treated with the storytelling method using finger puppets. In terms of vocabulary, the percentage of children in the Developing as Expected (BSH) category increased from 0% to 40%. In terms of pronunciation, children who initially had difficulty pronouncing words clearly began to show progress, with 40% falling into the Beginning to Develop (MB) category. Meanwhile, in terms of answering questions, although most children were still in the Beginning to Develop category, there was an increase in children's courage in giving simple answers. The t-test results showed a significance value of 0.099 > 0.05, which means that the increase was not statistically significant, but in practical terms, this method had a positive impact on the development of children's speaking skills.