Di era digital saat ini, citra sebuah klub sepak bola tidak hanya dipengaruhi oleh hasil pertandingan di lapangan, tetapi juga oleh strategi komunikasi yang terintegrasi, yang dirancang untuk membangun ikatan emosional dengan para pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh Integrated Marketing Communication (IMC) terhadap citra klub di antara Bobotoh Garut. Pendekatan kuantitatif diterapkan pada penelitian ini dengan melakukan survei melalui kuesioner dengan skala Likert terhadap 100 responden. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 27 menggunakan korelasi Pearson serta regresi linier sederhana berbasis Bootstrap. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tingkat implementasi IMC memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap citra klub. Koefisien korelasi Pearson yang mencapai 0,713 mengindikasikan adanya hubungan positif yang signifikan antara IMC dan citra klub, sedangkan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,508 menunjukkan bahwa IMC mampu menjelaskan 50,8% variasi yang terdapat dalam citra klub. Meskipun ada 49,2% faktor lain diluar itu yang mempengaruhinya seperti kinerja tim, sejarah klub, identitas daerah, dan pengalaman individu penggemar.