Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengaruh Konsumsi Rebusan Daun Salam untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi pada Lansia: Literatur Review Safitri, Tina; Nurhayati, Isnani; Rejo, Rejo
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3576

Abstract

Menurut WHO, 792 juta orang di dunia terkena hipertensi, dimana jumlah ini diperkirakan meningkat 2025 tahun yang akan datang. Data menunjukkan 792 juta orang menderita hipertensi, 333 juta diantaranya tinggal di negara Indonesia. Prevalensi di Indonesia hipertensi sebesar 10% pada kelompok usia 50 tahun, dan angka ini meningkat menjadi 20-30% pada kelompok usia di atas 60 tahun Daun salam adalah jenis jenis obat herbal mengatasi hipertensi. Tujuan dari penelitian tersebut untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun salam untuk hipertensi. Metode penelitian dengan cara literature review, dan strategi yang menggunakan PICO berikut, population Intervensi: rebusan daun salam. Perbandingan: Pengobatan selain rebusan daun salam. Berdasarkan hasil dari analisis jurnal, peneliti menemukan 6 jurnal pendukung untuk memperkuat lierature review ini, dari 6 jurnal yang ditemukan maka dianalisis sesuai dengan komponennya. Menunjukan bahwa pemberian daun salam pada lansia dengan hipertensi terbukti dapat menurunkan tekanan darah. Secara keseluruhan, literature riview ini menyimpulkan bahwa rebusan daun salam sangat mudah diolah untuk penderita darah tinggi.
Efektivitas Pemberian Air Kelapa Muda (Cocos Nucifera) terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Gianistiana, Latifah Nurchoiri; Nurhayati, Isnani; Rejo, Rejo
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3580

Abstract

Hipertensi disebut "silent killer", sistolik >140 mmHg dan diastolic >90 mmHg. Organisasi kesehatan dunia (2021): 46% dewasa mengalami hipertensi tanpa sadar. Kejadian hipertensi di Indonesia naik 25,9% di tahun 2021. Tujuan penelitian: tujuannya yaitu pengaruh air kelapa muda terhadap penurunan hipertensi Methods: Metode penelitian menggunakan literature review dengan akses data menggunakan database pubmed dan google scholar. Hasil: Penelitian ini menggunakan artikel Google Scholar dan Pubmed keyword hipertensi dan “kelapa muda” pada tahun 2019 hingga 2024. Penelitian ini mengumpulkan data dari berbagai sumber untuk mengevaluasi efektivitas air kelapa dalam menurunkan tekanan darah pada lansia. Simpulan: Disimpulkan bahwa konsumsi air kelapa muda (cocos nucifera) efektif menurunkan tekanan penderita hipertensi lansia.
Implementasi Terapi Murottal untuk Mengatasi Insomnia pada Lansia Zakiya, Nabilla; Nurhayati, Isnani; Rejo, Rejo
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3586

Abstract

Lansia adalah orang yang berumur diatas 60 tahun. Setiap orang akan mengalami proses menua dan usia tua merupakan masa terakhir kehidupan manusia. Istilah “insomia” mengacu pada gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan memulai tidur, mempertahankan tidur, atau kurang tidur meskipun telah mendapatkan jumlah tidur yang cukup. Upaya mengatasi kesulitan tidur pada lansia dapat dilakukan dengan terapi Murottal Al-Qur'an. Tujuan: Tinjauan literatur ini adalah untuk mengurangi insomnia pada lansia. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menggunakan diagram PRISMA. Pencarian artikel dilakukan pada database Google Scholar dan Pubmed dengan kata kunci “murottal”, “insomnia” dan “lansia”. Kriteria inklusi adalah artikel yang diterbitkan dalam 5 tahun terakhir (2019-2024). Populasi: lanjut usia. Intervensi: murottal Al-Qur'an. Hasil: Hasil tinjauan pustaka ini menunjukkan bahwa terapi murottal Al-Qur'an efektif dalam menurunkan insomnia pada lansia. Hasil uji statistik pada masing-masing penelitian menunjukkan p-value = 0,00 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pemberian terapi murottal Al-Qur'an. Kesimpulan: Terapi murottal Al-Qur'an mampu menstimulasi sistem saraf parasimpatis yang memberikan efek sebaliknya pada sistem saraf simpatis.
Pengabdian Masyarakat Pendidikan Kesehatan tentang Penyakit Diabetes Melitus dalam Upaya Pencegahan Diabetes Melitus pada Masyarakat di Dukuh Gunung Pucangan, Kartasura, Sukoharjo Nurhayati, Isnani; Sukmaningtyas, Retno Dewi; Zakiya, Nabila; Handayani, Fifi; Saraswati, Verantika Dewi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v3i2.2456

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan suatu penyakit atau kelainan metabolisme kronik yang disebabkan berbagai macam penyakit,ditandai dengan peningkatan kadar gula darah disertai gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein akibat gangguan fungsi insulin. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran tentang penyakit diabetes. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah diskusi menggunakan leaflet dan tes gula darah dengan sasaran masyarakat di Desa Gunung Rt01/Rw12, Pucangan, Kartasura, Sukoharjo. Berdasarkan data yang diperoleh dari wawancara langsung dengan masyarakat, sebelum melakukan penyuluhan kesehatan, mereka belum sepenuhnya memahami penyakit diabetes, namun setelah diberikan penyuluhan kesehatan, masyarakat di Desa Gunung, Rt01/Rw12, Pucangan, Kartasura, Sukoharjo memiliki kesadaran dan pemahaman yang lebih baik tentang pencegahan dan manajemen diabetes. Sehingga masyarakat dapat menjaga kesehatannya. Untuk mengatasi masalah diabetes di Desa Gunung, RT01/RW12, Pucangan, Kartasura, Sukoharjo dilaksanakan program edukasi diabetes dan tes kadar gula darah sewaktu.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Hipertensi dengan klasifikasi Hipertensi Rejo, Rejo; Nurhayati, Isnani
Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian Vol. 18 No. 2 (2021): Jurnal PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26576/profesi.v18i2.50

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi menyebabkan meningkatnya resiko terhadap stroke, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal. Tanpa melihat usia atau jenis kelamin, semua orang bisa terkena penyakit jantung dan biasanya tanpa ada gejala-gejala sebelumnya. Kementerian Kesehatan merilis daftar penyakit tidak menular yang paling banyak di awal tahun 2018 adalah Hipertensi dengan jumlah mencapai 185.857 penderita. Tujuan penelitian   ini  adalah  untuk  mengetahui  hubungan   tingkat  pengetahuan keluarga tentang Hipertensi dengan klasifikasi Hipertensi. Metode penelitian yang digunakan adalah diskriptif Analitik, desain penelitian yang digunakan Cross Sectional.  Populasi seluruh  keluarga RW II di Desa Cabean Kunthi Cepogo Kabupaten Boyolali. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling berdasarkan kriteria keluarga dengan Hipertensi jumlah sampel 41  keluarga dengan  Hipertensi. Pengambilan deata dengan kuesioner tentang pengetahuan hipertensi, klasifikasi hipertensi menurut JNC- VII 2003 . Uji hipotesa menggunakan Chi Square. Hasil penelitian, responden dengan tingkat pendidikan SMP 44%, tingkat pengetahuan keluarga tentang Hipertensi dengan pengetahuan kuraang 44% dan klasifikasi pre Hipertensi 41%. Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square didapatkan nilai p 0,002 < 0,05 diartikan sebagai terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan keluarga tentang Hipertensi dengan klasifikasi Hipertensi.
KAJIAN PENGETAHUAN FLOUR ALBUS PADA REMAJA PUTRI DI CABEAN KUNTHI BOYOLALI Nurhayati, Isnani; Hidayat, Anas Rahmad
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 7 No. 2 (2019): Vol. 7. No. 2 Juli 2019
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v7i2.151

Abstract

Pendahuluan. Remaja merupakan masa peralihan dari anak-naka menujun dewasa, masa tersebut merupakan awal terjadinya proses reproduksi sehingga tidak menutup kemungkinan dapat mengalami keputihan. Data Badan Kependudukan Keluarga Berencana (BKKBN) tahun 2012 menujukkan bahwa 75% wanita pernah mengalami keputihan sekali dalam hidupnya dan 45% diantaranya pernah mengalami keputihan dua kali atau lebih. Salah satu keluhan dari kesehatan reproduksi adalah keputihan. Keputihan atau Flour Albus merupakan sekresi vagina pada wanita. Keputihan pada dasarnya dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (patologis). Keputihan fisiologis adalah keputihan yang biasanya terjadi setiap bulannya, biasanya muncul menjelang menstruasi atau sesudah menstruasi ataupun masa subur. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri tentang keputihan di Cabean Kunthi, Boyolali. Metode. Desain penelitian adalah Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja Cabean Kunthi, Boyolali yang berjumlah 255. Teknik pengambilan sampel menggunakan Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 53 responden. Pengukuran data menggunakan kuesioner yang berisi tentang keputihan. Pengolahan data dengan SPSS 17.0. Hasil. Remaja berumur 16 tahun yaitu sebanyak 35 (66%) dengan tingkat pengetahuan tentang keputihan adalah baik yaitu sebanyak 43 orang (81%). Kesimpulan. Tingkat pengetahuan remaja putri tentang keputihan di Cabean Kunthi, Boyolali adalah baik. Kata kunci : pengetahuan, remaja, keputihan
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Media Sosial untuk Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Kalangan Remaja Widiyanto, Aris; Yuniarti, Tri; Rejo, Rejo; Nurhayati, Isnani; Putri, Anggie Pradana; Anasulfalah, Hakim
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v15i1.3364

Abstract

Media sosial memainkan peran penting dalam menyebarkan informasi kesehatan, termasuk perilaku hidup bersih dan sehat, terutama di kalangan remaja. Pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan media sosial untuk perilaku hidup sehat pada remaja dapat membantu meningkatkan efektivitas kampanye kesehatan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan media sosial untuk perilaku hidup bersih dan sehat pada kalangan remaja. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada remaja usia 18-24 tahun di Sekolah Tinggi atau Politeknik Kesehatan, Kota Surakarta. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling dengan total 50 responden. Variabel dependen adalah penggunaan media sosial untuk perilaku hidup sehat, sedangkan variabel independen meliputi jenis kelamin, pekerjaan orang tua, jenis dan frekuensi penggunaan media sosial, serta kepercayaan terhadap informasi kesehatan di media sosial. Analisis dilakukan dengan uji Chi-Square dan regresi logistik multivariabel menggunakan bantuan program STATA. Responden yang memiliki frekuensi penggunaan media sosial tinggi memiliki pengaruh sebesar 8.43 untuk menggunakan media sosial berkaitan dengan perilaku hidup bersih dan sehat dikalangan remaja dibandingkan dengan responden yang memiliki frekuensi penggunaan media sosial rendah (OR= 8.43; CI 95% = 1.60 to 44.28; p= 0.012). Responden yang memiliki kepercayaan terhadap media sosial tinggi memiliki pengaruh sebesar 35.13 untuk menggunakan media sosial berkaitan dengan perilaku hidup bersih dan sehat dikalangan remaja dibandingkan dengan responden yang memiliki kepercayaan terhadap media sosial rendah (OR= 35.13; CI 95% = 3.93 to 313.61; p=0.001). Frekuensi penggunaan dan kepercayaan tinggi terhadap media sosial secara signifikan meningkatkan kemungkinan penggunaan media sosial tentang perilaku hidup bersih dan sehat di kalangan remaja.
Red Onion (Bawang Merah) sebagai Solusi Tradisional untuk Menurunkan Demam pada Anak: Review Literatur Nurhayati, Isnani; Karmadi, Karmadi; Hidayat, Anas Rahmad; Anasulfalah, Hakim; Widiyanto, Aris
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5440

Abstract

Demam adalah kondisi umum pada anak yang dapat menyebabkan komplikasi seperti kejang dan dehidrasi. Metode kompres bawang merah telah lama digunakan secara tradisional untuk menurunkan suhu tubuh secara alami, berkat kandungan senyawa aktif yang dipercaya efektif dalam meningkatkan pelepasan panas. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan melibatkan 11 studi terkait efek kompres bawang merah pada anak demam. Desain penelitian yang digunakan meliputi quasi-eksperimen pre-test dan post-test serta studi kasus. Artikel yang digunakan dari tahun 2019-2023 dengan menggunakan PICO: “Terapi Bawang Merah” AND Demam AND Anak. Tinjauan literatur menunjukkan bahwa kompres bawang merah secara signifikan menurunkan suhu tubuh anak demam dari rata-rata 38,35°C menjadi 36,17°C. Mekanisme penurunan suhu ini disebabkan oleh efek vasodilatasi bawang merah yang meningkatkan penguapan panas melalui kulit. Temuan ini mendukung kompres bawang merah sebagai alternatif pengobatan non-farmakologis yang aman dan efektif untuk mengatasi demam pada anak. Hal ini menjadi pilihan terapi awal yang ideal bagi orang tua dalam situasi di mana akses ke perawatan medis terbatas atau sebagai pelengkap terapi medis. Kompres bawang merah adalah metode sederhana dan efektif untuk menurunkan suhu tubuh pada anak demam, menunjukkan potensi sebagai pengobatan rumahan yang aman dan bermanfaat.
The Association Between Green Tea Consumption with Cardiovascular Related Mortality: A Meta-Analysis Nurhayati, Isnani; Hidayat, Anas Rahmad; Yuniarti, Tri; Budi, Harpeni Siswati
Journal of Epidemiology and Public Health Vol. 6 No. 4 (2021)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Tea (green or black) are among the most widely consumed beverages in adults worldwide. Recently, numerous studies claimed that green tea intake have been associated with reduced mortality, including cardiovascular disease related mortality. This study was aimed to investigate the association between green tea consumption with cardiovascular related mortality.Subjects and Method: This was a systematic review and meta-analysis study used articles which published in 2000 to 2021 from online databases, such as PubMed, ResearchGate, Science Direct, Google Scholar, and EBSCO. The dependent variable was cardiovascular related mortality. The independent variables was green tea consumption. The data was analyzed by RevMan 5.3 software. This study used the eligibility criteria with the PICO model, populations: COVID-19 general adults, intervention: >1 cups green tea consumption. comparison: null or <1 cup green tea consumption, outcome: cardiovascular related mortality. The inclusion criteria were an article describing the effect or relationship of green tea consumption with cardiovascular related mortality, original research, and study of cohort contain effect size of hazard ratio and match with the intervention design. The keywords used to search the database were
Risk Factors of Asthma among Adolescent and Adults: A Systematic Review Study and Meta-Analysis Iswahyuni, Sri; Rejo, Rejo; Sunaryanti, Sri Sayekti Heni; Fajriah, Asruria Sani; Yuniarti, Tri; Nurhayati, Isnani
Journal of Epidemiology and Public Health Vol. 6 No. 4 (2021)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Asthma is a global public health problem that affects the quality of life of patients and is associated with the number of deaths each year. Factors such as genetics, environment and behavior are believed to have a significant relationship to the development of asthma. This study aimed to identify risk factors for asthma in adolescents and adults.Subjects and Method: This was a systematic review and meta-analysis with a search for articles published by the online database PubMed in 2016 to 2021. The dependent variable was asthma. The independent variables were several risk factors that influence diseases such as smoking, age, and others. Data were analyzed using RevMan software version 5.3.Results: A subgroup analysis was conducted from 4 articles which stated that cardiovascular related There were a total of 12 articles analyzed in this study. Subjects who had allergic rhinitis (OR= 3.80; 95% CI= 1.65 to 8.77; p= 0.001) had a greater risk of developing asthma than those who did not. This also applies to subjects who smoke (OR= 1.53; 95% CI= 1.32 to 1.78; p= 0.001), live in urban areas (OR= 1.46; 95% CI= 1.13 to 1.89; p= 0.03), are female. (OR= 1.19; 95% CI= 0.91 to 1.55; p= 0.001).Conclusion: Asthma is more susceptible to people who have allergic rhinitis, smoke, live in urban areas, are female.Keywords: asthma, prevalence, risk factors.Correspondence:
Co-Authors Adi Saputro, Endri Aditya, Mifta Ahmad Zamani, Ahmad Akhmad Azmiardi Amal Shohib, Ichlasul Anas Rahmad Hidayat Anasulfalah, Hakim Aqsyari, Rizki Ardia Pramesti, Risa Ariyani, Antika Dwi Atmojo, Joko Tri Auraldi Nansurya, Alga Budhi, Camelia Satriani Budi, Harpeni Siswati Daryanto Daryanto Dewi Lieskusumastuti, Anita Dina Irawati Dwi Lestari Eri Pramuja, Wanda Ernawati Ernawati Ernawati, Heni Fajriah, Asruria Sani Febri Susanti, Rinandita Febriana, Eti Gianistiana, Latifah Nurchoiri Handayani, Fifi Handayani, Rina Tri Hanif, Ihsan Hanifah, Lilik Hidayat, Useng Hidayati, Anisa Ihdina Fityatal Hasanah, Yesi Ika Yuli Ayuningrum Ika Yulianti Indah Wulandari, Dwi Indarto Indarto Ismail, Aem Iswahyuni, Sri Joko Tri Atmojo Joko Triwibowo, Joko Joko Yulianto, Dwi Karmadi, Karmadi Khansa Azizah, Fara Krisna, Sindu Kukuh Pramudyono, Riza Kuntari, Saras Kusuma Wardhani, Anggraeni Lieskusumastuti, Anita Dewi Magfiroh, Laila Zakiyatul Maratul Munawar, Siti Miranda Juandrina, Shella Mirsanti, Faradilla Mubarok, Ahmad Syauqi Muliana Sari, Muliana Nafi’ah, Silfa Noerlita Ningrum, Andriani Novitasari, Meliana Nur Fauziah, Ani Nur Rokhmatun, Puji Nurrochim, Nurrochim Orchida, Tidy Pradana Putri, Anggie Pradana, Anggie Puji Lestari, Apriliani Puspitasary, Kiki Putri, Anggie Pradana Rahma Widyaningrum, Nova Rasyid Ridha, Achmad Rejo, Rejo Reza Kurnia, Febria Ricky Ricky Rohmi, Rohmi Sabngatun, Sabngatun Safitri, Tina Saraswati, Verantika Dewi Sayekti Heni Sunaryanti, Sri Setiawan Manurung, Budi Setyaningsih, Yunita Setyorini, Catur Sindi Wardani, Galuh Siti Maesaroh Solly Aryza Sri Suparti Suciyati Suciyati, Suciyati Sukmaningtyas, Retno Dewi Sunaryanti, Sri Sayekti Heni Syauqi Mubarok, Ahmad Tri Atmojo, Joko Tri Darmayanti, Aquartuti Tri Handayani, Rina Tri Yuniarti, Tri Verasita, Prissy Widiyanto, Aris Zahro, Annisa Luthfiana Alifa ZAKIYA, NABILA Zakiya, Nabilla