Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KEGIATAN INKUBASI USAHA MASYARAKAT DENGAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN NOMOR IJIN BERUSAHA (NIB) SEBAGAI UPAYA LEGALITAS UMKM DI DESA PETE TIGARAKSA isnaini, Sri Wahyuni; winanti, winanti; Sudiyono, Rachma Nadhila; Purwaningrum, Dwi; Riyanto, Riyanto; Tiara, Beby; Oktarina, Thina; Admiral, Admiral; Yuniarti, Angger Styo; Sari, Lusiana; Stevanny, Vannesa; Yulia, Yayah; Fajriah, Nurul; Suhartono, Bambang; Jainuri, Jainuri; Crystine, Ervana; Silitonga, Nelson; Sukriyah, Sukriyah; Johan, Muhammad
Jurnal Abdimas Universitas Insan Pembangunan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : LPPM Universitas Insan Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jabdimasunipem.v3i1.78

Abstract

Desa Pete adalah salah satu daerah di kecamatan Tigaraksa yang memiliki berbagai macam kearifan lokal dan usaha masyarakat. Banyak usaha masyarakat di desa Pete yang belum memiliki nomor ijin berusaha (NIB) sebagai legalitas usaha. Untuk itu perlu dilakukan pendampingan pembuatan NIB kepada para pelaku usaha di Desa Pete agar mereka memiliki legalitas usaha yang jelas dan dapat menjalankan usaha dengan nyaman dan aman. Kegiatan pendampingan dilakukan di Bum Desa Pema Bersama yang diikuti oleh para pelaku usaha yang tergabung dalam anggota inkubasi usaha masyarakat. Narasumber kegiatan adalah dosen Universitas Insan Pembangunan Indonesia dan sebagai pendamping kegiatan adalah dosen sebanyak 26 orang dimana satu orang didampingi oleh satu sampai dua orang dosen. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman dan pembuatan NIB sebagai legalitas. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan praktek langsung. Monitoring dan evaluasi dilakukan setelah kegiatan selesai dengan memberikan pertanyaan kepada peserta dan semua peserta mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu para pelaku usaha di Desa Pete. Kelanjutan kegiatan kedepannya akan dilakukan pelatihan, pendampingan dan sosialisi mengenai pachaging, Haki, dan terakhir ditutup dengan pameran produk UMKM desa Pete.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS DALAM PERSIAPAN MENGIKUTI PENDIDIKAN LEBIH LANJUT DAN MENGHADAPI DUNIA KERJA STUDI KASUS : SMK ISLAM ASSA’ADATUL ADABIYAH Winarti, Euis; Badriyah, Badriyah; Lutviani, Metya; Kuswandi, Kuswandi; Fajriah, Nurul; Irza, Lydia Nur
JURNAL ABDIMAS PLJ Vol. 3 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS PLJ, Desember 2023
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/japlj.v3i2.1042

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of strategies and programs designed to improve critical thinking skills in individuals in preparation for further education and facing the challenges of the world of work. This research was conducted involving a group of participants consisting of vocational school students who were in class The research methods used include literature analysis, surveys, observations and implementation of special training programs focused on developing critical thinking. Surveys were conducted before and after the training to measure changes in participants' critical thinking abilities. Survey results and qualitative data from training sessions were analyzed to evaluate the program's impact. The conclusion of this research and community service activity is that OTKP Vocational School students can improve their ability to think critically so they can make decisions in the future whether they choose to continue their education at college or choose to look for work. LP3I Jakarta Polytechnic as one of the tertiary institutions has an active role in providing understanding to the community so that people know more about vocational education. One way is to provide seminars like this to build public awareness and understanding of the importance of the world of education, especially vocational education in tertiary institutions Keyword : Critical Thinking Skill, Further Education, Preparation For The World Of Work
GAMBARAN KAPASITAS ANAEROBIK PEMAIN TERLATIH DAN TIDAK TERLATIH PADA ANGGOTA UNIT KEGIATAN MAHASISWA FUTSAL DI UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR Fajriah, Nurul; Irianto
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 4 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v4i2.8848

Abstract

Modal utama setiap pemain futsal yang wajib dimiliki adalah kemampuan daya tahan aerobik serta anaerobik yang baik. Daya tahan yang dominan digunakan dalam olahraga ini adalah daya tahan anaerobik karena sangat memanfaatkan glikogen agar menjadi sumber energi tanpa dukungan oksigen dari luar. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu diketahuinya gambaran daya tahan anaerobik pemain terlatih dan tidak terlatih pada anggota unit kegiatan mahasiswa (UKM) futsal di Universitas Hasanuddin. Penelitian ini merupakan penelitian analitik deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan penentuan jumlah sampel dilakukan dengan perhitungan statistika dengan menggunakan rumus slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 68 orang. Pengukuran daya tahan anerobik yang digunakan adalah Running-based Anaerobic Sprint Test (RAST). Pemain dengan kapasitas anaerobik baik (indeks kelelahan rendah) didominasi oleh pemain berusia 21 tahun dengan posisi bermain paling banyak yakni pivot. Mayoritas pemain futsal memiliki indeks massa tubuh (IMT) normal, dengan frekuensi latihan paling banyak yakni 2 kali seminggu. Selain itu, mayoritas pemain futsal memiliki tingkat aktivitas berat. Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas anaerobik anggota UKM futsal terbilang masih kurang, dengan 37 orang dari total 68 orang responden memiliki kapasitas anaerobik baik.
The Influence of Gender on Puberty-Related Anxiety: A Case Study of Adolescents in Urban School Settings Tjiptomurti, Peny; Fajriah, Nurul; Kristy, Selvia; Thoyibah Apriliana, Noor; Sovitriana, Rilla
Devotion : Journal of Research and Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Devotion: Journal of Community Research
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/devotion.v7i1.25620

Abstract

Puberty is a critical transitional period in individual development marked by significant biological, psychological, and social changes. This study aims to determine the differences in anxiety levels when facing puberty between male and female adolescents. The method used is a quantitative approach with a comparative design. The research population consisted of students aged 12 to 15 years from SMPN 159 West Jakarta. A sample of 214 students was selected using stratified random sampling. Data were collected through an anxiety scale questionnaire developed by the author based on Spielberger's anxiety theory. One-way ANOVA analysis showed a significant difference in anxiety levels between male and female adolescents. Female adolescents tend to have higher anxiety levels than male adolescents. This study contributes to the understanding of developmental psychology and serves as a basis for psychological interventions in schools.
Bidang Layanan Bimbingan dan Konseling Dalam Pengembangan Pribadi, Sosial, Pembelajaran, dan Karir Mahasiswa Amiruddin, Andi; Fajriah, Nurul; Ananda, Dhea
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan bimbingan dan konseling di perguruan tinggi merupakan instrumen vital dalam mendukung keberhasilan mahasiswa secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi layanan bimbingan konseling pada empat bidang utama: pribadi, sosial, belajar, dan karier. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan wawancara terhadap mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan pribadi membantu stabilitas emosi, layanan sosial meningkatkan kemampuan adaptasi, layanan belajar mengoptimalkan prestasi akademik, dan layanan karier memberikan arah kesiapan kerja. Kesimpulannya, integrasi keempat layanan ini secara berkelanjutan mampu meminimalisir hambatan perkembangan mahasiswa di era pendidikan modern.