Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Edukasi Pentingnya Pemberian Vaksin Covid-19 Di Kota Mataram Ratnata Dewi, Ni Made Amelia; Aini, Siti Rahmatul; Pratama, Iman Surya; Puspitasari, Candra Eka; Hasina, Raisya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v3i2.143

Abstract

Salah satu harapan terbesar untuk menghentikan pandemi coronavirus 2019 (COVID-19) adalah vaksin. Badan Pengawas Obat dan Makanan telah mengeluarkan persetujuan penggunaan darurat Emergency Use Authorization (EUA) untuk penggunaan vaksin COVID-19 dengan mempertimbangkan keadaan emergensi dan bukti terbatas kemanfaatan dan keamanan vaksin tersebut. Pemberian vaksin penuh COVID-19 hingga tanggal 25 Februari 2021 baru mencapai kepada 853.754 orang atau sekitar 0,31% dari jumlah seluruh populasi penduduk Indonesia. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemberian vaksin COVID-19. Edukasi dilakukan dengan mengadakan webinar menggunakan aplikasi web conference dengan mengundang pembicara ahli di bidang mikrobiologi, farmasi dan kesehatan anak terkait manfaat dan keamanan pemberian vaksin. Pengetahuan masyarakat terkait pentingnya vaksin sebelum dan sesudah edukasi diukur melalui pretest dan post test. Kegiatan edukasi berjudul “Mitos dan Fakta tentang Vaksin COVID19 telah dilakukan dengan metode webinar menggunakan aplikasi zoom. Kegiatan ini diikuti oleh 110 orang. Kegiatan berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana. Terdapat peningkatan nilai rerata pre-test dari 77 menjadi 88 pada saat post-test dengan nilai maksimum adalah 100. Kegiatan terlaksana dengan baik, terlihat dari peningkatan nilai rerata pre-test dan post-test.
Phytocemical Screening Water Extract of Pineapple Skin (Ananas comosus (L.) Merr) from East Lombok Angelina, Varelia; Solehah, Kurnia; Hasina, Raisya
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 1b (2024): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i1b.7853

Abstract

Pineapple (Ananas comosus (L.) Merr) is empirically used as a medicine to cure constipation, nausea, urinary tract disorders, flu, and various skin diseases. Secondary metabolites that cause this activity are alkaloids, tannins, flavonoids, saponins and triterpenoids. Secondary metabolite phytochemical screening has been carried out on pineapple peel juice and freeze-dried pineapple peel powder, but no tests have been carried out on dehydrated pineapple peel powder. The primary objective of this study was to determine of secondary metabolites in pineapple peel water extract. The powdered pineapple peel extract was made using pineapple peel juice that had been dried in a dehydrator at 40ºC for two 24-hour cycles. Phytochemical screening makes use of a tube test, which involves qualitative observation using separate reagents for each chemical. Alkaloids, flavonoids, quinones, tannins, and triterpenoids were found in pineapple skin as secondary metabolites, but saponin chemicals were found to be absent.
Tingkat Kepuasan Konsumen Pada Pelayanan Resep di Apotek Kimia Farma 189 Mataram Periode Februari 2022 Arisanthi, Luh Citra; Hasina, Raisya; Puspitasari, Candra Eka
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Farmasi Galenika Vol 10 No 1
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/jfg.v10i1.214

Abstract

Apotek adalah tempat praktik pelayanan kefarmasian oleh Apoteker. Pelayanan kefarmasian yang diberikan dapat berpengaruh terhadap kepuasan konsumen sehingga berdampak pada minat berkunjung kembali. Kepuasan konsumen merupakan indikator penilaian baik atau buruknya pelayanan yang diberikan kepada konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen pada pelayanan resep di apotek Kimia Farma 189 Mataram. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan rancangan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dimana diperoleh sebanyak 115 responden yang terdiri dari 55% laki-laki dan 60% perempuan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah service quality yang telah diuji validitas dan reliabilitas dimana diperoleh nilai r hitung pada rentang 0,605-0,908 dan nilai Cronbach alpha sebesar 0,968. Responden pada penelitian ini didominasi oleh kelompok umur 31-50 tahun (43,5%) yang merupakan pelanggan, dimana dilihat dari jumlah kedatangan lebih dari 5 kali (59,1%) dan tujuan penebusan resep didominasi untuk anak atau keluarga (59,1%). Pada penelitian ini juga didominasi oleh responden yang sudah menikah (72,2%) sehingga angka Ibu rumah tangga (17,4%) juga mendominasi dan responden yang tidak berpenghasilan (33,9%). Apotek ini telah bekerja sama sejak 2001 dengan BPJS Kesehatan sehingga responden didominasi oleh metode pembayaran dengan BPJS Kesehatan (93%). Berdasarkan instrument service quality diperoleh tingkat kepuasan konsumen pada setiap dimensi pelayanan antara lain jaminan (84%), ketanggapan (82%), kepedulian (82%), fasilitas fisik (82%) dan kehandalan (80%) sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan konsumen pada pelayanan resep pada dimensi pelayanan jasa adalah sangat puas kecuali dimensi kehandalan (puas)
Gambaran Penggunaan Obat Antihipertensi di Instalasi Rawat Jalan Puskesmas Keruak Tahun 2020 Kurniasani, Baiq Rifka; Hasina, Raisya; Puspitasari, Candra Eka
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.8714

Abstract

Penyakit hipertensi yaitu meningkatnya sistolik >140 mmHg dan diastolik >80 mmHg. Hipertensi pada tahun 2020 mendudukin peringkat 1 dengan kasus terbanyak di puskesmas se-Nusa Tenggara Barat dan Puskesmas Keruak merupakan puskesmas dengan prevalensi tertinggi yaitu 2.294 pasien. Tujuan dilakukannyapenelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran penggunaan obat antihipertensi di Instalasi Rawat Jalan Puskesmas Keruak Tahun 2020. Penelitian ini bersifat observasional menggunakan rancangan cross sectional dan data dikumpulkan secara retrospektif terhadap 196 rekam medik pasien. Jenis terapi antihipertensi yang diperoleh dari rekam medik diolah menggunakan Microsoft Excel kemudian disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian yaitu jenis kelamin didominasi oleh perempuan (62,75%), usia didominasi oleh 46-55 tahun dan 56-65 tahun masing-masing (34,18%), komorbid didominasi oleh Diabetes Mellitus tipe 2 (46,94%), terapi antihipertensi tunggal didominasi oleh Captopril 25 mg (68,21%) dan antihipertensi kombinasi didominasi oleh Captopril 25 mg + Amlodipin 10 mg (75,55%).
EDUKASI PENGOLAHAN PUDING DAUN KELOR SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PENGENJEK LOMBOK TENGAH Hasina, Raisya; Aini, Siti Rahmatul; Saputra, Yoga Dwi; Andanalusia, Mahacita; Nugrahani, Baiq Dwiyan; Lestari, Dian Fathita Dwi; Arzaqi, Yazid Maula; Nurhidayah, Afifah
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1720

Abstract

The national government is still addressing stunting as a major problem, including NTB, so it is expected that the stunting problem will be resolved by 2023. But until now, problems related to stunting still occur in Indonesia, especially in NTB. Based on data obtained from the Bonjeruk Health Center, Central Lombok Regency, Pengenjek Village is a village in NTB with the highest stunting rate at 17%. Providing nutritious food is an effort to overcome the problem of stunting in children under five years of age. This activity aims to provide knowledge and skills about moringa pudding processing as an effort to prevent stunting. This activity was carried out in the Pengenjek Village office hall with lecture, discussion and demonstration methods of moringa leaf pudding processing. The targets of this activity are 50 mothers who have children under five years of age and 10 posyandu cadres. There are several stages in this activity, including: preparation stage, delivery of material on stunting and demonstration of making moringa leaf pudding. The preparation stage was carried out by discussing with the Head of Pengenjek Village regarding the place and schedule of implementation. The implementation of the activity was carried out in three sessions. In the first session, namely the delivery of material and discussion. The second session was a demonstration of moringa pudding processing. The third session was a question and answer session and the distribution of door prizes for participants who could answer questions and demonstrate moringa pudding processing.
The Effect of Propolis Trigona sp. Water Extract from North Lombok on Blood Sugar Levels in Vivo Ananta, Muhammad Naufal Farras; Nuralyza, Imasayu; Humaira, Ani Fatin; Sausan, Salwa; Hidayat, Lalu Husnul; Hasina, Raisya; Pratama, Iman Surya; Andayani, Yayuk; Aini, Siti Rahmatul
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 8 (2024): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i8.7459

Abstract

Propolis has been touted for its ability to regulate blood sugar levels in diabetes, but the effectiveness can vary depending on the region. A study was conducted to investigate the effect of propolis Trigona sp. water extract on blood sugar levels in vivo. The mice were divided into three groups, with four mice in each group. The positive control group received a 5 mg/kgBW glibenclamide suspension, the negative control group was given a 0.25% CMC-Na suspension, and the treatment group was administered with water extract of propolis at a dose of 300 mg/kgBW. All groups were induced with a 20% D-glucose solution intraperitoneally, and blood sugar levels were measured at 15, 30, 60, 90, and 120 minutes via the tail vein. The blood sugar data was analyzed and presented descriptively. The Mann-Whitney statistical analysis was used to determine the results, revealing that the water extract of propolis at 300 mg/kgBW did not have a significant effect on reducing blood sugar levels in animals induced by a 20% D-glucose solution, with a significance value (p < 0.05).