Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

ANALISIS SOAL CERITA BERKARAKTERISTIK HOTS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS DEEP LEARNING DI KELAS III SDN KEBALEN 01 Syafitri Azahra; Husna Farhana; Sani Aryanto; Awiria
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40001

Abstract

This study aims to analyze the application of story problems that focus on Higher Order Thinking Skills (HOTS) in mathematics learning using the Deep Learning approach in class III of SDN Kebalen 01. The method used in this study is a qualitative approach with a case study design. Data collection was carried out through observation and interviews with teachers and students, then the data was analyzed using a descriptive interpretive method. The results of the study indicate that teachers have implemented the principles of Deep Learning (mindful, meaningful, joyful) and technology in a contextual way, while inserting HOTS-characterized story problems at levels C4 to C6 that are appropriate to the stage of students' cognitive development. These problems have proven effective in encouraging students' ability to analyze, evaluate, and create in solving mathematical problems. This study shows that the combination of the Deep Learning approach and story problems included in the HOTS category is a powerful strategy for building deeper conceptual understanding and improving students' critical thinking skills.
Peningkatan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa Madrasyah Ibtidaiyah Melalui Teknik Pembelajaran Picture And Picture Nurul Muttaqien; Awiria
Madako Elementary School Vol. 1 No. 2 (2022): DECEMBER
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/mes.v1i2.47

Abstract

The difficulty of elementary school students in mastering speaking  English ability is caused by several things, including lack of vocabulary, pronunciation, and lack of mastery of teacher learning techniques in teaching. This study aims to find out how picture and picture learning techniques can improve students' speaking abilities. This research method uses a classroom action research method with two cycles. The results of this study indicate an increase in speaking of students in each cycle, first  cycle with a percentage of 62,5% and 78,75% in scond cycles’.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SD Thalita Nailah Putri; Awiria
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.30233

Abstract

This study aims to examine the implementation of character education in Civic Education (PKn) learning in Elementary Schools. Civic Education (PKn) in Elementary Schools. Character education integrated into the subject of PKn has an important role in shaping students' attitudes and behaviors according to moral, social, and national values. The method used is a systematic literature review (SLR) to obtain an overview and data on the variables studied explicitly, structured, and accountable. Data sources come from scientific papers such as journal articles, books, notes, and relevant reports. The results of the study indicate that the implementation of character education in PKn in elementary schools is running well and has a positive impact on the development of students' attitudes and behaviors. The Learning Implementation Plan (RPP) prepared by teachers specifically integrates character values ​​such as tolerance, discipline, responsibility, and honesty. The use of creative learning media, such as pictures, videos, and educational games, can increase students' interest and understanding of PKn material and the character values ​​taught. Parental support is also an important factor that strengthens the process of forming students' character.
Analisis Persepsi Guru Terhadap Pemanfaatan Platform Let's Read dalam Membangun Budaya Literasi Siswa Kelas 2 di SDN Kebalen 07 Anna Zalfah Nurullail; Sani Aryanto; Awiria
Journal of Professional Elementary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Professional Elementary Education
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jpee.v5i1.170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru terhadap pemanfaatan platform Let's Read dalam membangun budaya literasi siswa kelas 2 di SDN Kebalen 07. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap guru kelas 2 yang telah menerapkan Let's Read dalam kegiatan literasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi yang sangat positif terhadap penggunaan Let's Read karena dinilai mampu meningkatkan minat baca, memperkuat kemandirian literasi, serta menumbuhkan motivasi intrinsik siswa melalui penyediaan bahan bacaan digital yang menarik dan beragam. Guru juga menilai bahwa platform ini mendukung pembentukan karakter siswa melalui integrasi nilai moral dan budaya dalam setiap cerita. Namun demikian, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan perangkat teknologi dan kompetensi literasi digital guru. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Let's Read memiliki potensi besar sebagai media inovatif dalam pengembangan literasi digital dan pembentukan budaya literasi berkelanjutan di sekolah dasar.
analisis strategi penggunaan wordwall dalam keaktifan pembelajarann bahasa indonesia siswa kelas 4 di sdn bahagia 05 Evi Dalilah; Awiria
Journal of Professional Elementary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Professional Elementary Education
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jpee.v5i1.171

Abstract

Partisipasi siswa merupakan unsur penting dalam pembelajaran yang efektif. Siswa yang hanya mendengarkan secara pasif tanpa berinteraksi dengan orang lain berisiko mengalami proses pembelajaran yang monoton. Dengan demikian, pendidik wajib menawarkan beragam teknik pengajaran yang menarik serta didukung teknologi untuk anak-anak generasi Alpha. Salah satu alat edukasi yang bisa diterapkan dalam studi ini adalah Wordwall, sebab ia mampu membentuk suasana belajar yang penuh interaksi dan kesenangan. Tujuan utama penelitian ini ialah mengevaluasi seberapa ampuh pemanfaatan Wordwall dalam memperbaiki aktivitas pembelajaran bahasa Indonesia bagi murid kelas IV di SD Negeri Bahagia 05. Studi ini menerapkan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Peserta penelitian meliputi para guru serta siswa kelas IV. Informasi diperoleh lewat pengamatan, dialog, dan bahan tertulis, lalu diproses dengan cara penyederhanaan data, presentasi, serta penyusunan simpulan. Hasilnya penggunaan Wordwall meningkatkan antusiasme dan partisipasi siswa. Strategi guru meliputi penggunaan Wordwall selama tahap kognitif, latihan praktis, dan penilaian interaktif. Selain itu, alat ini juga meningkatkan lingkungan belajar yang menggabungkan semangat kompetisi dan kesenangan. Dengan demikian, Wordwall dapat dianggap sebagai alat yang efektif untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam pelajaran bahasa Indonesia.
Analisis Hambatan Guru dalam Mengintegrasikan Deep Learning Berbasis Teknologi pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VI di Sekolah Dasar: Studi pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Muhammad Ilham Maullana; Sani Aryanto; Awiria
Journal of Professional Elementary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Professional Elementary Education
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jpee.v5i1.186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan guru dalam mengintegrasikan deep learning berbasis teknologi dalam Pendidikan Pancasila. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru dan siswa kelas VI di SDN Kebalen 07. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih minimnya guru senior yang kurang paham dengan teknologi. Namun dengan pembelajaran deep learning dapat meningkatkan minat belajar siswa dengan berbasis teknologi. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa hambatan guru yaitu muncul dalam tiga bentuk: hambatan teknis ketersediaan fasilitas, hambatan pedagogis pengetahuan teknologi, dan perlunya penguatan kompetensi digital seperti pelatihan.