Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PETANI DESA PASI ARA KUALA BATEE MELALUI PEMBUATAN PESTISIDA NABATI BERBAHAN DAUN SIRSAK DAN BAWANG PUTIH Fadilla, Dhea; Marzani, Sarifah; Zulfahmi, Zulfahmi; Hasibuan, Raziq Alzam; Maulina, Cut; Magribi, T. Amin; Rismawana, Rismawana; Mursyida, Mursyida; Hamidah, Hamidah; Rozi, Anhar
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 05 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani di Desa Pasi Ara Kuala Batee mengenai pemanfaatan bahan alami sebagai pestisida ramah lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah serangan hama pada tanaman padi serta dampak penggunaan pestisida kimia terhadap lingkungan dan kesehatan. Metode kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan berbasis workshop yang melibatkan petani secara langsung, meliputi penyampaian materi, demonstrasi pembuatan pestisida dari daun sirsak dan bawang putih, serta pendampingan praktik penerapan di lahan pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam membuat pestisida nabati, serta adanya komitmen untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia. Simpulan dari kegiatan ini adalah program pelatihan berhasil memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mendorong kesadaran lingkungan, serta mendukung upaya pertanian berkelanjutan di tingkat desa.
Kelayakan dasar UMKM pengolahan ikan di Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil: The prerequisite program in fish processing MSME Banyak Island District, Aceh Singkil Hasanah, Uswatun; Khairi, Ikhsanul; Akbardiansyah, Akbardiansyah; Ukhty, Nabila; Rozi, Anhar; Insani, Sri Ayu
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 26 No. 3 (2023): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 26 (3)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v26i3.46013

Abstract

Kualitas produk menjadi syarat penting bagi industri yang bergerak di bidang pangan, termasuk industri pada taraf usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Produk UMKM yang bermutu dapat meningkatkan kemampuan berkompetisi di pasar, seperti peningkatan jangkauan pemasaran. Penerapan mutu yang baik, diawali dengan penerapan kelayakan dasar (prasyarat program) yang meliputi Good Manufacturing Practice (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP). Jenis penelitian yang dilakukan, yaitu penelitian kualitatif melalui kegiatan observasi dan penelitian eksperimen melalui pengujian di laboratorium. Tahapan penelitian terdiri dari evaluasi penerapan kelayakan dasar, tahapan kedua pengambilan sampel produk UMKM, dan tahapan ketiga, yaitu pengujian cemaran mikroorganisme. Hasil evaluasi penerapan kelayakan dasar menunjukkan UMKM 1, 2 dan 3 memperoleh tingkat penerapan C yang terdiri dari jumlah penyimpangan mayor 6, serius 3 dan kritis nihil pada UMKM 1 dan 2 serta penyimpangan mayor 6, serius 4 dan kritis nihil pada UMKM 3. UMKM 4 memperoleh tingkat penerapan D dengan jumlah penyimpangan mayor 7, serius 2 dan kritis 1. Hasil analisis cemaran mikroba parameter ALT sebanyak <2.500 koloni/g, parameter E. coli dan Salmonella negatif (-) pada keempat produk UMKM. UMKM 1, 2, 3, dan 4 memenuhi persyaratan SNI 7388:2009 pada parameter cemaran mikroba. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan keempat UMKM belum menerapkan kelayakan dengan baik, namun cemaran mikroba pada produk yang dihasilkan di bawah ambang batas SNI.
Formulation of Food Bar Based on Tilapia (Oreochromis niloticus) and Seaweed (Eucheuma cottoni) Flours as Nutritional Food Rahmi, Rahmi; Khairi, Ikhsanul; Insani, Sri Ayu; Ukhty, Nabila; Hasanah, Uswatun; Zuraidah, Syarifah; Manullang, Benny; Rozi, Anhar; Akbardiansyah, Akbardiansyah
Jurnal Ilmiah Samudra Akuatika Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Samudra Akuatika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jisa.v9i2.11201

Abstract

Food bars are compact, bar-shaped food products with high nutritional value and potential to meet human nutritional needs. The development of food bars represents an effort to create functional food products that contribute to human health. This study aimed to determine the optimal food bar formulation based on hedonic evaluation and to investigate the sensory, physical, and chemical characteristics of the resulting products. Three formulations were prepared: F1 (15 g tilapia fish flour and 10 g seaweed flour), F2 (12.5 g tilapia fish flour and 12.5 g seaweed flour), and F3 (10 g tilapia fish flour and 15 g seaweed flour). The quality evaluation of the food bars included hedonic testing, bulk density analysis, and proximate analysis. The hedonic test results indicated that formulation F1 obtained scores of 3 for texture, 3 for color, 2 for taste, and 3 for aroma; formulation F2 obtained scores of 3 for texture, 3 for color, 2 for taste, and 3 for aroma; whereas formulation F3 obtained scores of 3 for texture, 4 for color, 3 for taste, and 3 for aroma. The bulk density values were 0.54 g/mL for F1, 0.54 g/mL for F2, and 0.53 g/mL for F3. Proximate analysis showed that formulation F1 contained 33.67% moisture, 54.67% ash, 29.67% protein, 32.00% fat, and 22.67% carbohydrates. Formulation F2 contained 41.67% moisture, 54.67% ash, 29.33% protein, 34.33% fat, and 37.00% carbohydrates, while formulation F3 contained 37.67% moisture, 53.67% ash, 29.33% protein, 34.00% fat, and 44.00% carbohydrates. Based on the hedonic evaluation, formulation F3 (10 g tilapia fish flour and 15 g seaweed flour) was identified as the best formulation. Panelists’ acceptance of texture, taste, and aroma was categorized as slightly disliked, while color was categorized as liked.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Program Kuliah Kerja Nyata di Desa Labuk, Kecamatan Sembakung, Kalimantan Utara Bija, Stephanie; Simanjuntak, Ricky Febrinaldy; Abdiani, Ira Maya; Luthfiyana, Novi; Hairudin, Hairudin; Rozi, Anhar
INNOVA-S: Journal of Innovation and Sustainable Services Volume 1, Issue 2, 2025
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS DAN MARITIM BALIK DIWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63249/innova-s.v1i2.76

Abstract

Desa Labuk berada di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Umumnya, mata pencaharian masyarakat adalah bertani. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi desa, melalui kerja partisipatif antara mahasiswa KKN dengan masyarakat dalam pembangunan desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini, yakni melalui pendekatan formal dan pendekatan informal. Pendekatan formal dilakukan dengan memaparkan program-program kegiatan yang akan dilaksanakan bersama masyarakat setempat, sedangkan pendekatan informal dilakukan secara personal maupun kolektif. Program-program yang direalisasikan, meliputi pembuatan identitas rumah warga, pembuatan plang identitas aparatur desa, perbaikan sarana olahraga, pembuatan dan pengolahan lahan pertanian, serta pembuatan tempat sampah Gedung Serbaguna. Selain itu, juga terdapat program tambahan, seperti sosialisasi bahaya narkoba, bimbingan belajar, sosialisasi GEMARIKAN, sosialisasi budidaya ikan, pelatihan dapur sehat perikanan, sosialisasi tentang pentingnya pendidikan, pengolahan lahan tani dan penanaman bibit sayur, perbaikan dan pemeliharaan mesin, serta pembuatan pupuk organik/kompos dan pestisida nabati. Hasil kegiatan ini dapat terlihat dari antusias masyarakat untuk berpartisipasi dalam setiap pelaksanaan program. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pemberdayaan masyarakat desa melalui program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Labuk, Kabupaten Nunukan, dapat memberikan sumbangsih dalam pengembangan potensi desa.
HILIRISASI PRODUK HASIL AKUAKULTUR UNTUK MENINGKATKAN NILAI TAMBAH PETANI IKAN DAN PENYEDIAAN PANGAN BERGIZI DI NAGAN RAYA, PROVINSI ACEH Rinawati, Rinawati; Fadhillah, Radhi; Rozi, Anhar; Zulfadhli, Zulfadhli
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3219

Abstract

Nagan Raya is a district with significant potential in freshwater aquaculture. Local economic development in this region can be advanced through existing community business groups. One such group is UPR Mina Mandiri, a fish farming business located in Beutong Sub-district, Nagan Raya. However, this group faces several challenges in the post-harvest period, including unstable fish prices during the peak harvest season leading to oversupply and price drops, limited knowledge of proper post-harvest handling techniques, and a lack of effective marketing strategies. This Community Service Program (PKM) aimed to enhance the added value of tilapia aquaculture through product downstreaming for the Mina Mandiri Group. The methods used in this PKM included presentations and hands-on demonstrations. Evaluation results indicated a significant increase in the participants' understanding, with an average improvement of 65-70% across all indicators. The downstreaming activities successfully resulted in two value-added products: frozen tilapia and fish nuggets, marketed under the brand names "NILO Frozen" and "NILO Nuggets." In conclusion, this PKM activity effectively improved the partners' skills in developing diversified products from their harvests.
Pembuatan (Agriculture Farming) sebagai Program Ketahanan Pangan Berkelanjutan Masyarakat Desa Alue Blang Khalik, Ija Rahmatil; Sari, Aprillia Manda; Sani, Marna; Fauza, Muhammad; Juwita, Reka Nopi; Wahyuni, Inda Reski; Alafanta, Ofalda Fako; Sari, Maulita; Rozi, Anhar
ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/zona.v3i1.416

Abstract

Program pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Alue Blang, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal melalui penerapan agriculture farming. Konsep pertanian terpadu ini mengombinasikan budidaya tanaman hortikultura dan perikanan air tawar (ikan lele) sebagai upaya menyediakan sumber pangan alternatif yang beragam sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi, musyawarah desa, sosialisasi, pendampingan, serta evaluasi secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat setempat. Hasil program menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengembangkan sistem pertanian terpadu sederhana, memperoleh keterampilan baru, serta memiliki kesadaran lebih tinggi terhadap pentingnya praktik pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya mengentaskan kelaparan (SDG 2), mengurangi kemiskinan (SDG 1), dan menjaga kelestarian lingkungan (SDG 15). Dengan demikian, program agriculture farming dapat dijadikan sebagai model pemberdayaan desa berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.