Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Manajemen Program Hafalan Al-Qur'an di Pesantren Darul Qur'an Medan: Pendekatan Kualitatif dalam Perancangan, Implementasi, dan Evaluasi Santika, Dona; Rahimah, Rahimah
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i1.1122

Abstract

This study aims to describe the management of the Quran memorization program at Darul Qur'an Islamic Boarding School in Medan. Utilizing qualitative methods, data were collected through interviews, observations, and documentation. The collected data were then analyzed using the Miles and Huberman model to explore how the boarding school designs and implements its Quran memorization program. The findings indicate that Darul Qur'an Islamic Boarding School has a well-structured Quran memorization program. The principal plays a crucial role in designing the program and providing guidance to teachers. Furthermore, the teachers at the school are creative in employing various teaching methods to maintain student engagement and prevent boredom. Additionally, the boarding school has a clear assessment system to track and measure student progress.
Pengaruh Konseling Islam Terhadap Tingkat Kecemasan dan Depresi Mahasiswa di Ma’had Abu Ubaidah Rahimah, Rahimah; Selina, Nurul; Sucita, Indah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 3 (2024): Oktober 2024-Januari 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v4i3.573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh konseling Islam terhadap tingkat kecemasan dan depresi di kalangan mahasiswa di Ma'had Abu Ubaidah. Sebanyak 30 mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang terdiri dari 15 mahasiswa yang mengikuti program konseling Islam selama enam minggu, dan kelompok kontrol yang terdiri dari 15 mahasiswa yang tidak mengikuti program tersebut. Pengukuran tingkat kecemasan dan depresi dilakukan dengan menggunakan Beck Anxiety Inventory (BAI) dan Beck Depression Inventory (BDI). Hasil analisis data menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dengan nilai p > 0,05, yang mengindikasikan bahwa konseling Islam tidak mempengaruhi secara signifikan pengurangan kecemasan dan depresi mahasiswa. Salah satu temuan yang muncul dari penelitian ini adalah adanya hambatan psikologis yang dihadapi oleh mahasiswa, yaitu rasa takut untuk berbagi cerita atau perasaan dengan orang lain, termasuk konselor, yang lebih memilih untuk berbicara dengan teman dekat mereka. Hal ini menunjukkan bahwa faktor kepercayaan dan kenyamanan dalam berbagi masalah mempengaruhi efektivitas program konseling. Temuan ini memberikan wawasan bahwa meskipun konseling Islam diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental, variabel lain seperti faktor psikologis dan sosial perlu diperhitungkan dalam merancang program intervensi yang lebih efektif di masa depan.
PERAN MAHASISWA KKN INTERNASIONAL DALAM EDUKASI KURIKULUM NASIONAL PADA KOMUNITAS DIASPORA INDONESIA DI MADINAH Rakha Hermawan; Rahimah
Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2026): MARCH
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/ilmuna.v8i1.3486

Abstract

This article aims to analyze the role of students participating in the International Community Service Program (KKN) at the University of Muhammadiyah North Sumatra (UMSU) in educating the Indonesian diaspora community in Medina, Saudi Arabia, about the Indonesian National Curriculum. This study was motivated by the diaspora community’s limited access to formal educational institutions based on the Indonesian National Curriculum, thereby necessitating an alternative form of education through community service activities involving students. The study employed a qualitative approach using descriptive methods. Data were collected through interviews, observations, and documentation of the activities of International KKN students and the Indonesian diaspora community in Madinah. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research findings indicate that UMSU International Community Service Program (KKN) students play three main roles: educators, learning facilitators, and cultural mediators. As educators, the students deliver the Indonesian National Curriculum while instilling national values in children of the diaspora. As learning facilitators, they create active and adaptive learning processes through various teaching methods and media tailored to the learners’ needs. Meanwhile, as cultural mediators, the students strive to connect national educational values with the sociocultural context of the diaspora community in Madinah. The learning process is implemented through a service-learning approach that enables the integration of academic activities and community service. Despite facing challenges such as limited educational resources, time constraints, and differences in students’ language proficiency, this program has received a positive response from the diaspora community. This study concludes that the International Community Service Program (KKN) contributes to strengthening national identity, enhancing understanding of Indonesian culture, and supporting the continuity of national education for the younger generation of the Indonesian diaspora abroad.
Terapi Bermain Sebagai Pendekatan Trauma Healing Bagi Anak Usia Dini Pasca Bencana Alam Rahimah; Dina Hasana
Journal of Education Research Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i3.4039

Abstract

Banjir bandang Aceh dan Sumatera Utara (November, 2025) menimbulkan trauma psikologis mendalam pada anak usia dini, kelompok paling rentan akibat keterbatasan kematangan kognitif dan emosional. Tinjauan sistematis mengonfirmasi absennya intervensi psikososial anak usia dini pascabencana yang terevaluasi di negara berpenghasilan rendah-menengah, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas terapi bermain multimodal berbasis nilai spiritual dalam menurunkan indikator kecemasan dan gejala trauma pada 90 anak usia dini korban banjir di Desa Babo, Aceh. Desain deskriptif kualitatif dengan observasi partisipatif digunakan selama tiga hari intervensi, mencakup bernyanyi kolaboratif, ice breaking, menggambar ekspresif, kuis kognitif, dan murajaah kolektif. Hasil menunjukkan pergeseran nyata dari perilaku pasif dan ketakutan terhadap pemicu trauma menuju keterlibatan sosial aktif, ekspresi emosi positif, dan penurunan kecemasan terobservasi. Terapi bermain multimodal terbukti efektif sebagai media katarsis emosional sekaligus strategi pemulihan psikososial berbasis komunitas Muslim pascabencana.