Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Analisis Vegetasi dan Pengamatan Satwa Liar di Desa Cimara Kecamatan Cibeureum, Kuningan Hendrayana, Yayan; Kosasih, Dede; Nasihin, Iing; Adhya, Ilham; Herlina, Nina; Ismail, Agus Yadi; Deni, Deni; Nurlaila, Ai; Nurdin, Nurdin; Karyaningsih, Ika; Supartono, Toto; Fujiman, Heris; Hidayatullah, Robby Ardiansah
Empowerment Vol. 6 No. 03 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i03.7252

Abstract

The Tilu Daun community group, Cimara Village, Kuningan Regency has the goal of realizing the Mount Tilu forest area which has the potential for biological natural resources, both flora and fauna. Apart from this, this regional group also utilizes natural resources to become special interest tourism. The purpose of this community service activity is to hold training on vegetation analysis and wildlife observation for the Tilu Daun group so that their capacity to utilize Mount Tilu's natural resources increases. This activity was carried out in Cimara Village which involved members of the Tilu Daun community group by training the participants' skills in vegetation analysis and wildlife observation activities starting from the preparation stage to the appearance of observations in the field. This training activity received a good response from the activity participants and must continue to be carried out on an on going basisKelompok masyarakat Tilu Daun Desa Cimara Kabupaten Kuningan mempunyai tujuan melestarikan kawasan hutan Gunung Tilu yang mempunyai potensi sumberdaya alam beranekaragam baik flora maupun fauna. Selain melestarikan kawasan kelompok ini juga memanfaatkan sumberdaya alam menjadi wisata minat khusus. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengadakan pelatihan analisis vegetasi dan pengamatan satwa liar bagi kelompok Tilu Daun sehingga kapasitas dalam memanfaatkan sumberdaya alam Gunung Tilu meningkat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Cimara yang melibatkan anggota kelompok masyarakat Tilu Daun dengan melatih kemampuan peserta dalam kegiatan analisis vegetasi dan pengamatan satwa liar mulai dari tahap persiapan sampai pada pelaksanaan pengamatan di lapangan. Kegiatan pelatihan ini mendapat respon yang baik dari peserta kegiatan dan harus terus dilakukan secara berkesinambungan.
Analysis Organoleptik Eco Enzim From Organic Waste Based on Fruits and Vegetables Ismail, Agus Yadi; Adhya, Ilham; Hendrayana, Yayan; Nurdin, Nurdin; Nurlaila, Ai; Herlina, Nina; Kosasih, Dede; Dzulfannazhir, Fauzan; Sofyan, Hadiyan Nur; Aminudin, Sukron
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 12, No 2: October 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v12i2.17445

Abstract

Waste processing, especially organic waste, which in practice is still not optimal in Indonesia. One method of processing organic waste is using eco enzymes, which are made by fermenting vegetable and fruit waste combined with water and sugar. The raw materials for making eco enzymes vary and have different characteristics so they have high potential to be used in various fields. This research aims to examine the properties of organoleptic eco enzymes their raw materials and their application to human requirements. This study used an experimental method by repeating twice for each raw material including vegetables, a mixture of fruit peels (mango, pineapple, durian), pineapple peel, banana peel, and orange peel. Then the eco enzyme data is analyzed for characteristics based on parameters such as color, aroma, taste, and pH. According to the findings, the eco enzyme has a distinct brown color that ranges from light brown to dark brown, the aroma and taste produced show from very sour and smelly to a slightly sour and characteristic smell, and than the pH levels range from 2.98 to 3.50. The characteristics that have been analyzed organoleptic in this study indicate that the eco enzymes produced are very good, namely brown color, sour aroma, slightly doormat taste, and a pH value of 4. Eco enzymes are used in various fields such as household needs as cleaning fluids, the environment as a wastewater purifier, health is used to improve well water quality, and agriculture as a fertilizer and plant disinfectants
Vitalitas Bahasa Sunda di Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap Nurhuda, Denny Adrian; Nurjanah, Nunuy; Kosasih, Dede
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i1.1331

Abstract

This study aims to determine and describe the vitality of the Sundanese language in Karangpucung District, Cilacap Regency. The method used in this study is a qualitative descriptive method. The data source in this study were respondents' answers from 95 questionnaires covering ten indicators of language vitality according to the Language Development and Fostering Agency, which include: (1) intergenerational inheritance, (2) number of speakers and proportion of speakers, (3) domains of language use, (4) responses about domains and new media, (5) language and literacy teaching materials, (6) government attitudes and regulations, (7) speaker attitudes, (8) types and quality of documentation, (9) bilingualism, and (10) language contact. Language vitality is determined by calculating the index of each indicator based on the relationship between the total score of respondents' answers and the average value of respondents' answers for each indicator. The results of this study indicate that the Sundanese language in Karangpucung District, Cilacap Regency has an index of 0.595 with a declining category. Of the ten indicators, none of the indicators fall into the critical category, but none of the indicators fall into the safe category. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan vitalitas bahasa Sunda di Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini jawaban responden dari 95 angket yang meliputi sepuluh indikator vitalitas bahasa menurut Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang meliputi: (1) pewarisan antargenerasi, (2) jumlah penutur dan proporsi penutur, (3) ranah penggunaan bahasa, (4) tanggapan tentang ranah dan media baru, (5) bahan ajar bahasa dan literasi, (6) sikap dan peraturan pemerintah, (7) sikap penutur, (8) jenis dan kualitas dokumentasi, (9) kedwibahasaan, dan (10) kontak bahasa. Vitalitas bahasa ditentukan dengan menghitung indeks setiap indikator berdasarkan hubungan antara skor total jawaban responden dengan nilai rata-rata jawaban responden setiap indikator. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa Sunda di Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap memiliki indeks sebesar 0,595 dengan kategori mengalami penurunan. Dari kesepuluh indikator tersebut, tidak ada satupun indikator yang indeksnya masuk dalam kategori kritis, tetapi tidak ada pula indikator yang masuk dalam kategori aman.
PUPUJIAN DI DESA GOMBONG KECAMATAN CIAWI KABUPATEN TASIKMALAYA UNTUK BAHAN PEMBELAJARAN MENYIMAK DI SMP KELAS VII (KAJIAN STRUKTURAL DAN NILAI MORAL) Shobariyah, Erina Shofia; Kosasih, Dede; Hendrayana, Dian
Jurnal Tradisi Lisan Nusantara Vol 5, No 2 (2025): Volume 5, Nomor 2, September 2025
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jtln.v5i2.1583

Abstract

Abstrak: Pupujian menjadi salah satu karya sastra Sunda yang harus dilestarikan. Selain menjadi warisan, dalam pupujian juga mengandung nilai-nilai yang mempengaruhi kehidupan. Penelitian ini menjelaskan tentang struktur lahir dan batin, serta nilai moral pada pupujian. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yang menggunakan metode deskriptif analitik. Pupujian yang ditemukan ada 43 judul pupujian yang berbeda-beda isinya. Pupujian yang dianalisis yaitu pupujian Mugi Gusti Ngahampura, Sapaat Nabi, Perihal Kapercayaan, dan Dawuh Nabi. Pada struktur lahir, pupujian tersebut terdiri dari empat, enam, 12, dan 19 bait. Diksi yang digunakan yaitu bahasa sehari-hari serta dapat dipahami oleh pendengarnya. Imaji yang terdapat pada pupujian tersebut yaitu imaji visual dan rasa yang dibuktikan dengan kata kongkrit. Gaya bahasa yang ditemukan yaitu gaya bahasa simile. Terdiri dari purwakanti yang memiliki pola a-a-a-a, a-a, dan a-b. Berdasarkan struktur batin, tema yang sering muncul yaitu nasehat. Rasa yang tercipta yaitu rasa takut dan sedih. Nada dengan sikap memberi nasehat. Amanat pada pupujian tersebut yaitu menasehati supaya ada di jalan yang benar. Nilai moral yang terkandung tidak terlepas dari moral manusia kepada Tuhan. Setelah dianalisis, pupujian “Perihal Kapercayaan” dipilih untuk dijadikan bahan ajar menyimak di kelas VII SMP berdasarkan kurikulum Merdeka.
Pemetaan Karakteristik Tanah di PT Indocement Tunggal Prakarsa Unit Rembang, Tegal dan Brebes Nurdin, Nurdin; Nasihin, Iing; Kosasih, Dede; Hendrayana, Yayan; Chandra, Rufidi; Kristanto, Martinus Ari; Suswanto, Suswanto
LOGIKA : Jurnal Penelitian Universitas Kuningan Vol 15 No 01 (2024)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/logika.v15i01.9410

Abstract

Soil as a very valuable natural resource has an important role in supporting various human activities, especially in the context of industry, agriculture and environmental conservation. Mapping of soil characteristics at PT Indocement Tunggal Prakarsa Rembang, Tegal and Brebes Units was carried out to analyze soil distribution based on physical and chemical soil properties in an industrial context. This research method uses sampling, then spatial analysis is carried out based on the distribution of coordinate points and the values of physical and chemical soil parameters in the samples measured from the results of field measurements to form a distribution map. The results of the research show that the three locations have pellic pertisol soil types, the highest top soil at the Brebes Unit location is 0-26 cm, the soil pH at all Angara locations is 6 to 7, the soil texture is noble from coarse to fine, the CEC is low to medium. The results of this mapping provide valuable information for land and environmental management at PT Indocement Tunggal Prakarsa and the surrounding area. Practical implications of this research include the development of more specific and sustainable land management strategies to support industrial productivity and environmental conservation.Tanah sebagai sumber daya alam yang sangat berharga memiliki peran penting dalam mendukung berbagai aktivitas manusia, terutama dalam konteks industri, pertanian, dan pelestarian lingkungan. Pemetaan karakteristik tanah di PT Indocement Tunggal Prakarsa Unit Rembang, Tegal, dan Brebes dilakukan untuk menganalisis distribusi tanah berdasarkan sifat fisik dan kimia tanah dalam konteks industri. Metode penelitian ini menggunakan sampling selanjutnya dilakukan analisis spasial berdasarkan sebaran titik koordinat dan nilai parameter fisik dan kimia tanah pada sampel yang diukur dari hasil pengukuran lapangan terbentuk peta sebarannya . Hasil penelitian menunjukan bahwa pada ketiga lokasi tersebut memiliki jenis tanah pellic pertisol, Top soil tertinggi pada lokasi Unit brebes yaitu 0-26 cm, pH tanah pada semua lokasi angara 6 hingga 7, tekstur tanah mulia dari kasar hingga halus, KTK rendah sampai sedang. Hasil pemetaan ini memberikan informasi yang berharga bagi manajemen tanah dan lingkungan di PT Indocement Tunggal Prakarsa serta area sekitarnya. Implikasi praktis dari penelitian ini termasuk pengembangan strategi manajemen tanah yang lebih spesifik dan berkelanjutan untuk mendukung produktivitas industri dan pelestarian lingkungan.
Karakteristik Durian Lokal Sinapeul di Dusun Sinapeul Kecamatan Ujungberung, Majalengka Adhya, Ilham; Hendrayana, Yayan; Supartono, Toto; Herlina, Nina; Kosasih, Dede; Nasihin, Iing; Nurdin, Nurdin; Chandra, Rufidi; Kristanto, Martinus Ari; Suswanto, Suswanto
LOGIKA : Jurnal Penelitian Universitas Kuningan Vol 15 No 01 (2024)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/logika.v15i01.10130

Abstract

Durian (Durio spp.) is a tropical fruit with high economic and cultural value in Indonesia. As a member of the genus Durio, there are nine consumable species of durian, with D. zibethinus being the most widely cultivated. Indonesia boasts various types of durian, differing in taste, aroma, and flesh color, which are crucial assets for increasing the number of superior parent plants. Durian is renowned for its unique taste and offers numerous benefits, including consumption as fresh or processed fruit, use in anti-aging treatments, and blood pressure improvement. Morphological identification of durian is essential for determining fruit quality, which is vital in plant breeding. The Sinapeul durian, a local variety from Majalengka, has unique characteristics and significant economic value, but knowledge about its distribution remains limited. This research aims to analyze the distribution and characteristics of the Sinapeul durian around the area of PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Unit Palimanan Cirebon, to support conservation and sustainable utilization efforts, and to provide a basis for the propagation of the increasingly rare Sinapeul durian
Rorokan Adat Struktur Kemasyarakatan Tradisional di Kasepuhan Ciptagelar Kabupaten Sukabumi (Kajian Etnografi) YULIA SAFITRI, ELVA; KOSASIH, DEDE; HENDRAYANA, DIAN
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 10 No 1 (2024): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v10i1.3544

Abstract

The background of the research was carried out due to the lack of social knowledge about the traditional social system that is still carried out in the lives of indigenous peoples. The purpose of this study are to describe 1) the history of Kasepuhan Ciptagelar, 2) the role and function of the elders of Kasepuhan as well as the traditional customs or social system in Kasepuhan Ciptagelar, and 3) the governance of Kasepuhan Ciptagelar. The research method used is descriptive qualitative-participant method, by using an ethnographic understanding that has the purpose of circumstance research, by participating into the lives of the people researched. The techniques used are participatory observation techniques, interviews, and documentation.
PERSEPSI SISWA TERHADAP IMPLEMENTASI E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA SUNDA Aini, Dianisa; Kosasih, Dede; Nugraha, Haris Santosa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26385

Abstract

This study aims to analyze and identify students' perceptions of the implementation of E-Learning in Sundanese language learning at SMP Alfa Centauri, Bandung. This study uses a qualitative descriptive method, by conducting interviews and distributing questionnaires to students involved in the use of E-Learning. With a total of 177 students from grades VII and VIII. The data sources taken from this study are primary and secondary data. The sampling technique used the probably sampling technique. This study revealed that most students agree with the existence of E-Learning because it is considered an effective means of delivering material, a fun learning process and helps improve students' skills and motivation in learning Sundanese. Although there are some technical challenges such as difficulty in accessing E-Learning caused by poor internet, school services are very helpful for every difficulty experienced by students, and other problems are that students feel that interacting with teachers is more enjoyable directly. The features in E-Learning are very easy for students to understand, this is also supported by adequate technology. Every student already has a gadget or laptop so that it supports the learning process. However, there needs to be an evaluation in the use of E-Learning, both evaluations of teachers or students, because some students still do not understand the skills in using technology. This study has limitations in terms of the number of samples due to the limitations of Sundanese teachers and students, so the results may not fully describe broader perceptions.
PERUBAHAN TUTUPAN DAN PENGGUNAAN LAHAN DI DAS CISANGGARUNG JAWA BARAT Wiguna, Heru Adi; Nasihin, Iing; Kosasih, Dede
Wana Raksa Vol. 13 No. 02 (2019)
Publisher : Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/wanaraksa.v13i02.4682

Abstract

Perubahan tutupan lahan adalah keadaan lahan yang mengalami perubahan kondisi pada waktu yang berbeda-beda yang disebabkan oleh manusia. Faktor-faktor yang menyebabkan perubahan tutupan lahan termasuk pertumbuhan penduduk dan aksesibilitas. Data yang digunakan dalam penelitian untuk analisis perubahan tutupan lahan dan penggunaan lahan di DAS Cisanggarung Jawa Barat. Menggunakan data citra landsat 7 tahun 2007 dan citra landsat 8 tahun 2017. Penelitian ini menjelaskan klasifikasi tutupan lahan dan penggunaan lahan di DAS Cisanggarung Jawa Barat. Dengan menggunakan metode maximum likelihood pada landsat 7 tahun 2007 dan landsat 8 tahun 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tutupan lahan dan perubahan penggunaan lahan di Cisanggarung. Penyusunan tutupan lahan dan tata guna lahan cisanggarung wetersehed terdiri dari, badan air, perkebunan pinus, hutan primer, hutan sekunder, perkebunan jati, kebun campur, sawah, bakau, pemukiman, persawahan, semak belukar, tambak, pertambangan, perkebunan tebu . Hasil klasifikasi citra Landsat 7 2007 paling banyak didominasi oleh hutan sekunder, persawahan, semak belukar, tambak, perkebunan tebu. Sedangkan hasil klasifikasi tahun 2017 didominasi oleh sawah, permukiman, perkebunan tebu, hutan primer. Selama kurun waktu 2007 - 2017 terjadi peningkatan luas antara lain; Pemukiman, 39.363 ha, perkebunan tebu 37.504 ha, sawah 18.449 ha, sawah 13.225 ha. Kelas tutupan lahan yang mengalami penurunan antara lain; hutan sekunder, semak belukar, pertambangan, dan perkebunan jati.Kata Kunci :Tutupan lahan, Interpretasi Digital, Citra Lansat
STRUKTUR TEGAKAN DAN KOMPOSISI JENIS MANGROVE DI PANTAI UTARA Studi Kasus Di Desa Kanci Kulon Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon Agustiana, Reki; Hendrayana, Yayan; Kosasih, Dede
Wana Raksa Vol. 17 No. 02 (2023)
Publisher : Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/wanaraksa.v17i02.9060

Abstract

The mangrove forest in Kanci Kulon Village has an important role as protection for life support systems, including breaking sea waves, preventing coastal erosion, as a habitat for coastal ecosystems and so on. Data on the structure and composition of mangrove species is very necessary in the context of preparing management and utilization plans for mangrove forests so that there is no damage to the quality and quantity of potential coastal ecosystem resources which results in the loss of the environmental function of the mangrove forest. The method used was purposive sampling carried out using sample units in the form of square plots covered by mangrove vegetation. There are 2 types of mangroves found, namely Avicennia marina (White Flames) and Avicennia alba (Black Flames). Avicennia marina is the type with the highest INP at the seedling level with 131.568% found in the front zone. The sapling growth rate is dominated by Avicennia alba with a total of 130.313% found in the middle zone. Meanwhile, the highest INP at tree level is Avicennia marina with 226.630% found in the front zone. The highest growth stage evenness index value is found in the back zone at the seedling level with a value of 0.993 and the lowest is in the front zone at the tree level with a value of 0.811. The distribution of the number of trees per hectare based on diameter class in almost all observation zones in the mangrove forest of Kanci Kulon Village tends to form an L-form. This shows that the tree population in each zone tends to develop towards balanced forests of all ages. The canopy stratification formed in each zone formation is dominated by strata C (4-20). The diameter will affect the stratification of the canopy, and the larger the tree diameter, the smaller the density Hutan mangrove Desa Kanci Kulon memiliki peran penting sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan diantaranya memecah gelombang laut, mencegah abrasi pantai, sebagai habitat ekosistem pesisir dan lain-lain. Data struktur dan komposisi jenis mangrove sangat diperlukan dalam rangka penyusunan rencana pengelolaan maupun pemanfaatan hutan mangrove agar tidak terjadi kerusakan kualitas dan kuantitas potensi  sumberdaya ekosistem pesisir yang berdampak pada hilangnya fungsi lingkungan dari hutan mangrove tersebut. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dilakukan dengan menggunakan unit contoh berupa petak persegi yang tertutupi oleh vegetasi mangrove. Terdapat 2 jenis mangrove yang ditemukan, yaitu Avicennia marina (White Flames) dan Avicennia alba (Black Flames). Avicennia marina merupakan jenis dengan INP tertinggi pada tingkat semai dengan jumlah 131,568% yang terdapat pada zona depan. Pada tingkat pertumbuhan pancang didominasi oleh Avicennia alba dengan jumlah 130,313 %yang terdapat pada zona tengah. Sedangkan INP tertinggi pada tingkat pohon adalah Avicennia marina dengan jumlah 226,630 % yang terdapat pada zona depan. Nilai indeks kemerataan stadium tingkat pertumbuhan tertinggi terdapat pada zona belakang pada tingkat semai dengan nilai 0,993 dan terendah terdapat pada zona depan pada tingkatan pohon dengan nilai 0,811. Sebaran jumlah pohon per hektar berdasarkan kelas diameter pada hampir semua zona pengamatan di hutan mangrove Desa Kanci Kulon cenderung membentuk L-form.  Hal  ini  menunjukkan bahwa populasi pohon pada setiap zona cenderung berkembang kearah hutan segala umur yang seimbang. Stratifikasi tajuk yang terbentuk pada setiap formasi zona didominasi oleh strata C (4-20). Ukuran diameter akan mempengaruhi stratifikasi tajuknya, dan semakin besar diameter pohon, semakin kecil kerapatannya.