Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Perilaku dan Pengetahuan Pengolahan Makanan Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Patemon Kota Semarang Putriningtyas, Natalia Desy; Cahyati, Widya Hary; Siyam, Nur; Farida, Eko; Maulidah, Heni
Jurnal Gizi Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Gizi UNIMUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jg.11.1.2022.16-21

Abstract

The food is handled by individuals, thereby increasing the chances of food contaminationdue to improper handling. Deliberating or accidental contamination of food might endangerthe health. The purpose of this study was to evaluate the food safety knowledge, attitudes,and practices among housewives. The study was conducted using quasi experiment with aone group pretest posttest group design. The research respondents involved 41 housewiveswho live in RT 4 RW 1, Patemon Village, Gunungpati District, Semarang City. Therespondent filled questionnaire and have trained about sanitation, hygienic and how tomanage the food. The questionnaire was structure into distinctive parts to collectinformation on knowledge on food safety, attitudes towards food safety and food hygienepractices. In our study, the food-handlers were knowledgeable about hygienic practices,cleaning and sanitation procedures, such as hand washing, using gloves and proper cleaningof the utensils. In generally, the housewives have satisfactory knowledge in food safety.Key words: food, behavior, hygiene, sanitation
Development of Nutrition Instruments for Women to Prevent Early Stunting: A Systemic Literature Review Setyawati, Vilda Ana Veria; Yuniastuti, Ari; Handayani, Oktia Woro Kasmini; Farida, Eko
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v20i1.48368

Abstract

This study aims to provide an overview of the types of instruments developed and tested for validity based on a questionnaire and the content/variable domains in the instrument.PRISMA was used as a guideline in the systemic literature review of this study. Pubmed is search databases with the keywords "validity" AND "nutrition" AND "instrument" AND "woman." The articles obtained at the outset went through a process of searching, screening, eligibility criteria, data extraction, and data synthesis. So that in the end, there were six that studied the types of instruments produced by each study, the method of instrument development, domain, validity, and reliability.Instruments resulting from the studied studies include the Chinese version of the Intention to Eat Low-GI foods questionnaire (CIELQ), Improving Mothers for Better Prenatal Care trial Barcelona (IMPACT BCN), project-level Women's Empowerment in Agriculture Index (pro- WEAI+HN), Nutrition literacy assessment instrument for pregnant women in China (NLAI-P). There are two that are not given a name. Population and sample, women aged 16-50 with late adolescent characteristics, pregnant women, and adult women. Confirmatory factor analysis (CFA) and Cronbach's alpha were used to test the validity and reliability. Nutritional instruments to prevent stunting in women have yet to be developed but to develop these instruments, one can adopt development paths, methods, content domains, validity, and reliability from the results of the literature review in this article.
KANDUNGAN GIZI, SERAT DAN DAYA TERIMA KUKIS DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG PISANG KEPOK DAN TEPUNG KACANG MERAH UNTUK PENGENDALIAN OBESITAS PADA DEWASA Efendy, Carine; Farida, Eko
Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi, Jurusan Kesmas Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jgipas.2024.8.2.12509

Abstract

Obesity control is a significant public health challenge in Indonesia, contributing to chronic diseases like type 2 diabetes, heart disease, and hypertension. Adequate fiber intake effectively reduces obesity risk by increasing satiety and improving digestive function. This study aims to analyze the differences in nutritional content, fiber, and acceptability among three cookie formulations with the addition of Kepok banana flour (Musa paradisiaca L.) and red kidney bean flour (Phaseolus vulgaris) for adult obesity control. This experimental study used a Completely Randomized Design (CRD) involving various cookie formulations. Each formulation was tested for nutritional content, including protein, fat, carbohydrates, and fiber, as well as acceptability through organoleptic tests. Data analysis was conducted using ANOVA and Tukey's post hoc test for normally distributed and homogeneous data. For non-normally distributed data, Kruskal-Wallis and Mann-Whitney tests were used. Organoleptic tests were analyzed using the Friedman and Wilcoxon tests. The results showed significant differences among formulations in terms of nutritional content and acceptability. Based on organoleptic test results, F3 had the best acceptability. This study recommends further research with long-term clinical trials to evaluate the impact of these cookies on comprehensive obesity control.
Pengembangan dan Validasi Konten Instrumen Pemberdayaan Kader Kesehatan Keluarga dalam Pelayanan Balita Subhi, Imam; Budiono, Irwan; Farida, Eko
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v15i4.3805

Abstract

Kader kesehatan keluarga memegang peran strategis dalam memperkuat layanan promotif dan preventif di tingkat primer, khususnya dalam pelayanan balita. Namun, hingga kini belum tersedia instrumen yang valid dan kontekstual untuk mengukur tingkat pemberdayaan kader secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan melakukan validasi konten terhadap instrumen pemberdayaan kader kesehatan keluarga dalam pelayanan balita berbasis kebijakan nasional dan teori pemberdayaan komunitas. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian pengembangan (developmental research) tahap awal dengan desain validasi konten. Instrumen disusun berdasarkan lima dimensi konstruk pemberdayaan yang dirumuskan dari teori dan dokumen kebijakan. Sebanyak 24 item disusun dalam skala Likert 4 poin dan divalidasi oleh tujuh pakar multidisiplin melalui penilaian relevansi isi. Selain itu, tahap uji lapangan awal melibatkan 30 orang kader kesehatan keluarga di wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat dan Cempedak Lobang, yang dipilih secara purposif berdasarkan keterlibatan aktif mereka dalam pelayanan balita. Analisis menggunakan indeks Item-Level Content Validity Index (I-CVI) dan Scale-Level Content Validity Index/Universal Agreement (S-CVI/UA). Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar item (21 dari 24) memiliki nilai I-CVI ≥ 0.78, yang menandakan relevansi tinggi, sementara nilai S-CVI/UA sebesar 0.625 menunjukkan tingkat kesepakatan universal yang cukup kuat. Sebanyak delapan item direvisi berdasarkan masukan pakar untuk memperbaiki redaksi dan keterpahaman. Instrumen ini memiliki validitas isi yang baik dan layak digunakan dalam evaluasi program pemberdayaan kader, serta dapat dilanjutkan ke tahap uji validitas konstruk dan reliabilitas di populasi sasaran. Pengembangan instrumen ini mendukung penguatan sistem kesehatan primer berbasis masyarakat dan pencapaian indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada pelayanan balita.  
Analisis Kualitas Makanan dan Layanan Makan terhadap Tingkat Kepuasan Siswa Kelas XI SMA Taruna Nusantara Magelang dengan Metode Importance Performance Analysis Sarjono, Levia Arkananta; Farida, Eko
Action Research Literate Vol. 7 No. 9 (2023): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v7i9.147

Abstract

Tingkat kepuasan dipengaruhi oleh kualitas yang diberikan baik kualitas layanan makan dan kualitas makanan. Kepuasan akan tercapai apabila harapan konsumen terpenuhi. Metode yang dapat digunakan untuk menganalisis tingkat kepuasan salah satunya adalah metode Importance Performance Analysis (IPA). Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis kualitas makanan dan layanan makan terhadap tingkat kepuasan serta menganalisis prioritas kepentingan atribut kualitas makanan dan layanan makanan di SMA Taruna Nusantara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Terdapat dua variabel yang diuji yaitu variabel bebas berupa kualitas makanan dan layanan makan, serta variabel terikat berupa tingkat kepuasan. Penelitian ini memiliki populasi yaitu 350 siswa kelas IX dengan jumlah sampel 84 siswa. tingkat kesesuai sebesar 81,33%. penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan tertinggi siswa pada atribut atribut no. 13 terkait ketepatan waktu penyajian (98,46%) dan tingkat kepuasan terendah yaitu pada atribut no.7 terkait kebersihan alat penyajian (60,75%). Atribut kualitas makanan dan layanan makan di SMA Taruna Nusantara yang menjadi prioritas dalam perbaikan kualitas yaitu atribut yang berada pada kuadran I antara lain rasa makanan yang disajikan enak (atribut no.1), rasa minuman yang disajikan segar (atribut no.2), kebersihan alat makan yang digunakan dalam penyajian (atribut no. 7), dan cara penyajian makanan menarik dan bersih (atribut no.14). Siswa kelas XI SMA Taruna Nusantara cukup puas dengan kualitas makanan dan layanan makan dibuktikan dengan tingkat kesesuai sebesar 81,33%.
Factors Related to Work Stress in Nurses of COVID-19 Patients at Pandan Arang Boyolali Hospital Wibawani, Eprami Mukti; Budiono , Irwan; Farida, Eko
Public Health Perspective Journal Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/phpj.v9i1.2283

Abstract

The results of a preliminary study conducted on nurses at Pandan Arang Hospital, Boyolali Regency, showed that 80% of nurses who handled COVID-19 patients had been confirmed positive for COVID-19. 75% of them experience work stress, preliminary survey results show that concerns about being infected with COVID 19 and increasing workloads are the main factors for work stress among nurses. This study aims to analyze what factors are related to work stress in nurses who provide services to COVID-19 patients at Pandan Arang Boyolali Regional Hospital. The study utilized a cross-sectional approach. The sample consisted of 76 nurses in the COVID-19 care unit determined through total sampling. Data collection was conducted using questionnaires, and data analysis was performed using bivariate analysis. The results of the multivariate analysis showed that job conflict (B = 1.636, p < 0.001) and family conflict (B = 0.634, p < 0.001) had a significant effect on work stress, while age, gender, and education level did not show a significant relationship with work stress (p > 0.05). The practical implication of this study is the importance of managing job conflict to reduce work stress.
Evaluation of the Implementation of the Exclusive Breast Milk (ASI) Program Policy in the City of Semarang Kusuma, Aurima Hanun; Raharjo, Bambang Budi; Farida, Eko
Public Health Perspective Journal Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/phpj.v8i1.8624

Abstract

Exclusive breastfeeding is an important policy to ensure the health of infants and mothers. Semarang, as one of Indonesia's metropolitan cities, faces challenges in implementing this policy. Evaluation of the exclusive breastfeeding program is necessary to understand its implementation success and influencing factors. This study aims to evaluate the implementation of the exclusive breastfeeding policy in Semarang. The method used is qualitative research with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews with health officials, lactating mothers, and relevant stakeholders in Semarang's exclusive breastfeeding policy implementation. The research findings indicate several challenges in the implementation, such as low public awareness of the importance of exclusive breastfeeding and inadequate government supervision. Based on the research results, evaluation of input from various research informants indicates that the planned breastfeeding program has been well communicated despite some obstacles. Program evaluation is conducted monthly by health centers through recording and reporting. Evaluation of the implementation of the exclusive breastfeeding policy in Semarang is carried out using an output evaluation model, assessing the coverage rate of exclusive breastfeeding in Semarang, which shows an increase in the coverage rate of exclusive breastfeeding.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI, STRES, DAN KONSUMSI MINUMAN BERKAFEIN DENGAN PRIMARY DYSMENORRHEA PADA MAHASISWI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Latifah, Nurul Husniah; Farida, Eko
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 3 (2024): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i3.19867

Abstract

Primary Dysmenorrhea (PD) adalah nyeri menstruasi yang tidak berhubungan dengan patologi panggul dan karakteristiknya adalah nyeri pada bagian suprapubik saat beberapa jam sebelum atau ketika menstruasi. Dari hasil penelitian tahun 2015 dan 2017 lebih dari 50% wanita sering mengalami primary dysmenorrhea, prevalensi primary dysmenorrhea di Indonesia adalah 54,89%.  Kebaruan dalam penelitian ini karena menganalisis hubungan antara status gizi, stres, dan konsumsi minuman berkafein dengan primary dysmenorrhea. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan antara status gizi, stres, dan konsumsi minuman berkafein dengan primary dysmenorrhea pada mahasiswi Universitas Negeri Semarang. Kriteria inklusi adalah mahasiswi tingkat akhir Universitas Negeri Semarang yang berada di Semarang, berusia 18-24 tahun, belum menikah, dan bersedia mengisi rangkaian kuesioner hingga akhir. Desain penelitian menggunakan desain cross sectional dengan perhitungan sampel sebanyak 95 mahasiswi dengan teknik stratified random sampling.  Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Verbal Multidimensional Scoring System for dysmenorrhea (VMS), Depression Anxiety Stress Scale-42 (DASS-42), Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), serta pengukuran antropometri secara langsung menggunakan microtoise dan timbangan berat badan digital. Analisis data menggunakan uji korelasi chi-square dan uji fisher. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara stres (P-value= 0,027) dan konsumsi minuman berkafein (P-value=0,031) dengan primary dysmenorrhea, serta tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi (P-value=0,096) dengan primary dysmenorrhea. Kesimpulan bahwa ada hubungan yang signifikan antara stres dan konsumsi minuman berkafein dengan primary dysmenorrhea, sedangkan status gizi tidak berhubungan secara signifikan dengan primary dysmenorrhea pada mahasiswi tingkat akhir Universitas Negeri Semarang.
Formulasi Cookies Tepung Kulit Semangka Sebagai Alternatif Makanan Selingan Bagi Penderita Hipertensi Hadiza Buan, Araniya; Farida, Eko
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v4i1.9511

Abstract

Latar Belakang: Menurut data Riskesdas Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, prevalensi hipertensi pada orang berusia 18 tahun ke atas pada tahun 2018 meningkat. Penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi disarankan untuk mengurangi konsumsi natrium dan memperbanyak konsumsi kalium serta serat untuk membantu menurunkan tekanan darah. Oleh karena itu dibutuhkan produk pangan yang mengandung natrium rendah dengan kadar kalium serta serat yang cukup untuk membantu menurunkan tekanan darah pada hipertensi.Metode: Penelitian ini dibagi menjadi 4 tahap. Tahap pertama adalah pengolahan kulit semangka menjadi tepung kemudian diformulasikan menjadi cookies. Tahap kedua adalah uji organoleptik oleh 20 orang panelis semi terlatih yang akan menilai warna, rasa, aroma, serta tekstur cookies untuk menentukan formula cookies yang paling disukai panelis. Pada tahap ketiga dilakukan analisis proksimat, uji kadar kalium, serat, dan natrium pada cookies dengan formula terbaik. Tahap keempat adalah analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis, bila p-value<0,05 dilanjutkan dengan uji Duncan.Hasil: Formula terbaik yang dipilih adalah formula K4 dengen komposisi 25 g tepung kulit semangka dan 75 g tepung terigu. Menurut Peraturan BPOM RI No.1 tahun 2022 kandungan kalium dan natrium cookies F4 dibawah standar klaim makanan tinggi kalium dan rendah natrium, tetapi memiliki kandungan serat diatas standar klaim makanan tinggi serat yaitu masing-masing 525,28 mg/100 g, 291,34 mg/100 g, dan 15,57 %.Kesimpulan: Cookies tepung kulit semangka formula K4 belum memenuhi standar kandungan gizi yang diperlukan untuk menjadi makanan selingan alternatif bagi penderita hipertensi. Sehingga perlu dilakukan pengembangan formula yang lebih baik.
Pengaruh Suhu Pengeringan Terhadap Sifat Kimia dan Organoleptik Teh Herbal Daun Kari (Murraya koenigii) Meksi Liana Sari, Devita; Farida, Eko
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v4i1.9518

Abstract

Latar Belakang: Produk teh saat ini telah mengalami perkembangan, tidak hanya terbuat dari daun teh namun dapat terbuat dari daun tanaman lain seperti daun kari yang memiliki antioksidan tinggi dan cukup terkenal di kalangan masyarakat namun belum dikelola secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pengeringan terhadap sifat kimia dan organoleptik teh herbal daun kari (Murraya koeginii). Metode: Desain penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial, dengan suhu pengeringan sebagai perlakuan yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu (T1) 50℃, (T2) 55℃, dan (T3) 60℃. Data hasil penelitian dianalisis dengan Anova One Way dilanjutkan dengan uji Tukey. Sedangkan hasil organoleptik akan dianalisi dengan uji Kruskal Wallis.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pengeringan 60℃ merupakan perlakuan terbaik yang menghasilkan teh herbal daun kari dengan kadar polifenol tertinggi 2,78%, kadar air 11,47%, kadar abu 9,9%, dan kadar serat kasar 23,52%.Kesimpulan: Terdapat pengaruh suhu pengeringan terhadap sifat kimia (kadar air, abu, dan polifenol), namun tidak ada pengaruh terhadap kadar serat kasar dan sifat organoleptik warna, aroma, dan rasa pada teh herbal daun kari (Murraya koeginii).