Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal TILAPIA

Studi Pola Distribusi Logistik Ikan dan Margin Pemasaran Yang di Daratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja Banda Aceh Eka Purnama Sari; Fauzi Syahputra; Agus Naufal
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i1.2500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bagaimana pola distribusi ikan yang ada di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja Banda Aceh, (2) mengetahui seberapa besar kebutuhan ikan sebagai bahan baku pengolahan, (3) seberapa besar margin pemasaran pada setiap pelaku pemasaran, Metode yang digunakan adalah metode kasus  dengan pengambilan sampel secara sengaja dengan pertimbangan kriteria tertentu. Terdapat 3 saluran distribusi ikan yang ada di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja Banda Aceh yaitu saluran distribusi pertama, dari nelayan ke pedagang Pengumpul (Toke Bangku) ke pedagang pengecer ke konsumen; kedua, dari nelayan ke pedagang Pengumpul (Toke Bangku) ke pabrik pengolahan ikan; ketiga, dari nelayan ke pengecer ke konsumen. Kebutuhan bahan baku ikan rata-rata pabrik pengolahan di dalam dan sekitar pelabuhan yaitu sebesar 10-50 ton setiap hari nya, kebutuhan jenis ikan dominan sebesar ikan Tongkol 20 ton/hari, Cakalang 30 ton/hari, Layang 20 ton/hari, Tuna 15 ton/hari. margin pemasaran (marketing margin) pada setiap pelaku pemasaran adalah  pada tingkat Pengumpul (toke bangku) jenis ikan yang memiliki nilai presentase margin pemasaran tertinggi adalah  ikan Tuna (52%) diikuti dengan ikan Cakalang (26,2%), ikan Tongkol (20%) dan ikan Layang (8,9%). Tingkat Pengecer jenis ikan yang memiliki nilai presentase margin pemasaran tertinggi adalah  ikan Layang (38,6%) diikuti dengan ikan Cakalang (35,9%) ikan Tongkol (33,7%) dan ikan Tuna (20%).
Pola Disriusi Dan Pemasaran Hasil Tangkap Di PPI Calang Kaupaten Aceh Jaya Muhammad Masrizal; Agus Naufal; Fauzi Syahputra
Jurnal TILAPIA Vol 2, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v2i1.1469

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola distribusi hasil tangkap di PPI Calang serta dengan margin pemasarannya. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif terhadap kejadian-kejadian dilapangan dan juga ditampilkan dalam bentuk tabulasi data. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive sampling. Jenis data yang dikupulkan berupa data primer dan skunder. Hasil dari penelitian ini di PPI Calang memiliki dua pola distribusi. Pola 1 terdiri atas produsen, pengumpul, pengecer, dan konsumen. Sedangkan pola 2 terdiri atas produsen, pengumpul, dan konsumen. Daerah pendistribusi dan pemasaran hasil tangkap di PPI Calang keseluruh kecamatan di Kabupaten Aceh Jaya untuk di pasar lokal. Sedangkan untuk pendistribusian ikan keluar daerah umumnya dilakukan keseluruh kabupaten/kota di Provinsi Aceh seperti Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Subulussalam hingga keluar provinsi seperti Medan, hal ini tergantung jumlah produksinya karena semakin besar jumlah produksi maka akan semakin luas daerah distribusi dan pemasarannya.
Teknik pembiusan menggunakan suhu rendah terhadap ikan nila (oreochromis niloticus)) Muammar Muammar; Fauzi Syahputra; Said Muhazzir
Jurnal TILAPIA Vol 2, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v2i1.1554

Abstract

Penelitian mengenai pembiusan ikan nila (Oreochromis niloticus) hidup sistem kering dengan menggunakan suhu rendah untuk diaplikasikan pada transpotasi ikan hidup agar ikan tidak mengalami kematian selama perjalanan jauh dan juga dapat mengurangi berat beban lebih ringan dibandingkan dengan menggunakan transportasi sistem basah yang menggunakan air. Media yang digunakan untuk menurunkan suhu ialah es batu. Pada suhu pembiusan 7--8°C didapat tingkat kelangsungan hidup terbaik karena penyimpanan selama 2 jam tingkat kelangsungan hidupnya mencapai 88% dibandingkan dengan suhu 5-6°C kelangsugan hidupnya mencapai 44%, suhu 9-10°C kelangsungan hidupnya mencapai 77% dan suhu 11-12°C kelangsungan hidupnya mencapai 66%.
Study Teknik Penyimpanan Sistem Kering Dengan Menggunakan Suhu Rendah Terhadap Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Yudi Kurniawan; Fauzi Syahputra; Said Muhazzir
Jurnal TILAPIA Vol 2, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v2i1.1555

Abstract

Penelitian mengenai penyimpanan ikan nila (Oreochromis niloticus) hidup sistem kering dengan menggunakan suhu rendah untuk diaplikasikan pada transpotasi ikan hidup agar ikan tidak mengalami kematian selama perjalanan jauh dan juga dapat mengurangi berat beban lebih ringan dibandingkan dengan menggunakan transportasi sistem basah yang menggunakan air. Media yang digunakan untuk menurunkan suhu ialah es batu. Pada suhu penyimpanan 15°-17°C didapat tingkat kelangsungan hidup terbaik karena penyimpanan selama 6 jam tingkat kelangsungan hidupnya mencapai 66% dibandingkan dengan suhu 9°-11°C kelangsugan hidupnya mencapai 11% dan suhu 12°-14°C  kelangsungan hidupnya mencapai 44%.
Pengaruh Perkembangan Jumlah Armada Penangkapan Kapal Purse Seine Terhadap Jumlah Hasil Tangkapan Di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja Jerry Hudayana; Faisal Syahputra; Fauzi Syahputra; Nasrudin Nasrudin; Aliman Selian
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2868

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja kota Banda Aceh pada bulan Maret 2021. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dimana data primer dan sekunder menjadi dasar untuk menjelaskan kondisi permasalahan dan penyelesaiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah armada purse seine terhadap ikan yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja. Pengambilan data dilakukan dengan cara data primer dan data skunder. Data primer dan data sekunder pada penelitian ini diperoleh berdasarkan hasil observasi lapangan, dokumentasi dan wawancara (Interview). Hasil dari penelitian menunjukkan produksi ikan pada tahun 2016-2017 jumlah produksi ikan meningkat sebesar 4,30%, tahun 2017-2018 jumlah produksi ikan meningkat sebesar 27,35%, pada tahun 2018-2019 jumlah produksi ikan meningkat sebesar 14,92%, tahun 2019-2020 jumlah produksi ikan menurun 7,67%, Jumlah produksi ikan terendah di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja  pada tahun 2016 dengan total jumlah produksi ikan 11.406 ton, dan jumlah produksi tertinggi pada tahun 2019 dengan jumlah produksi ikan  17.410 ton. Penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan jumlah armada kapal purse seine berpengaruh terhadap jumlah hasil tangkapan yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja kota Banda Aceh. Saran dari penelitian ini perkembangan jumlah armada purse seine di PPS Kutaraja di tingkatkan secara perlahan dengan pantauan pemerintah agar hasil tangkapan ikan  tidak terjadi over fishing
Studi Terhadap Kebersihan Pangkalan pendaratan Ikan (PPI) Lambada Lhok, Aceh Besar Vindi Arianda; Faisal Syahputra; Fauzi Syahputra
Jurnal TILAPIA Vol 5, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v5i1.3217

Abstract

Pelabuhan Perikanan di Indonesia pada umumnya jarang memperdulikan kebersihan pada fasilitasnya. Kebersihan pada Pelabuhan perikanan adalah hal terpenting untuk mempertahakan kualitas ikannya. Salah satu pelabuhan perikanan yang tidak tergolong bersih di Pangkalan Pedaratan Ikan (PPI) Ujong Baroh. PPI Ujong Baroh adalah pelabuhan perikanan tipe D yang terletak di Aceh Brat, pelabuhan perikanan ini memiliki aktivitas yang cukup ramai. Sehingga pihak nelayan banyak melakukan aktivitas pendaratan ikan di pelabuhan pelabuhan perikanan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi kondisi aktual kebersihan di PPI Ujong Baroh. Data ini menggunakan data primer dengan cara wawancara dan didukung oleh penelitian-penelitian sebelumnya (data sekunder). Penelitian dilakukan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Baroh, Aceh Barat yang dilakukan pada bulan April 2022. Parameter penelitian ini adalah pihak pengelola, nelayan dan pengunjung PPI Ujong Baroh. Hasil penelitian menyatakan PPI Ujong Baroh Meulaboh, Aceh Barat masih kurang bersil hal ini disebabkan karena pihak pelaku aktifitas yang masih membuang sampah sembarangan dan tidak tersediannya alat kebersian untuk menampung sisa sampah hasil aktifitas.Kata kunci : Aktivita dan Fasilitas Pelabuhan Perikanan, Kebersihan dan PPI Ujong Baroh