Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pembelajaran Agama Islam Berbasis Multi Kultural Melalui Model Pembelajaran Transformative Learning Di Stai Al-Karimiyah Depok Jawa Barat Purnomo, Sidik; Shunhaji, Akhmad; Saihu, Made
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i2.40

Abstract

Secara umum Tesis ini menggunakan metode kualitatif studi kasus, yang data-datanya diperoleh dari hasil analisa dokumentasi, wawancara dan observasi. Adapun dari sekian data yang terhimpun kemudian dilakukan analisis konten secara tematik meliputi reduksi data, penyajian data, penarik kesimpulan. Maka disimpulkan bahwa Pembelajaran Agama Islam Berbasis Multikultural Melalui Model Pembelajaran Transformative learning di STAI Al-Karimiyah Depok Jawa Barat, dapat meningkatkan wawasan Multikulturalisme sekaligus Moderasi beragama dan dapat meminimalisasi konflik sosial antar suku, etnis, dan antar golongan di civitas akademika STAI Al-Karimiyah Depok Jawa Barat. Kesimpulan ini didasarkan atas beberapa temuan sebagai berikut: 1) Pendidikan Agama Islam berbasis multikulural melalui model pembelajaran transformative learning telah memberikan perubahan terhadap paradigma mahasiswa dalam menjalankan kehidupan beragama; 2) Pembelajaran Agama Islam berbasis multikultural melalui model pembelajaran transformative learning menunjukan adanya tingkat keberhasilan yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam beragama dalam konsep Washathiyyah; 3) Pembelajaran agama Islam berbasis multikulural telah mampu mendorong konseptualisasi masivitas intoleransi di kalangan mahasiswa melalui pendekatan transformative learning di STAI Al-Karimiyah. Kemudian model Pendidikan Agama Islam berbasis multikulural dengan model transformative learning ternyata telah menunjukkan pemahaman baru terhadap mahasiswa tentang Islam washatiyah sehingga mahasiswa memiliki pemikiran yang moderasi, yang dapat meminimalisasi konflik diantara mahasiwa. Temuan tersebut sesuai dengan tujuan dari pembelajaran yang seharunya diberikan kepada mahasiswa yang sangat diharapkan kontribusinya dalam pengembangan intelektual serta perbaikan moral. Apa yang diterapkan di STAI Al Karimiyah merupakan terobosan untuk membangkitkan semangat mahasiswa dalam belajar.
Tradisi Pendidikan Pesantren Dantantangan Era Revolusi Industri 4.0 Analisa Tentang Eksistensi Pesantren setelah Terbitnya Undang Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren Ramadhonus, Ramadhonus; Shunhaji, Akhmad; Sarnoto, Ahmad Zain
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v2i5.145

Abstract

Pondok pesantren adalah indegenious cultura  yang telah ada jauh sebelum kemerdekaan,  terus berkembang  jumlah saat ini 27.772 dengan 4.175.531 santri. Kemajuan teknologi informasi dalam era 4.0 tentunya berpengaruh terhadap eksistensi pesantren.  Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tantangan tradisi pendidikan pesantren dalam era revolusi industri 4.0 serta strategi pendidikan pesantren dalam melestarikan dan mempertahankan tradisi pendidikan di era revolusi industri 4.0, disamping itu pula menganalisis Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren  dalam kaitannya dengan tradisi pendidikan pesantren pada era revolusi Industri 4.0 serta memprediksi langkah-langkah strategik apa saja yang harus diambil pesantren setelah terbitnya peraturan tersebut. Penelitian ini adalah mengambil pendekatan kualitatif, yaitu dengan menekankan analisisnya para proses penyimpulan komparasi dan pada analisis terhadap dinamika hubungan fenomena yang diamati dengan logika ilmiah. Penelitian ini merupakan riset kepustakaan yang menggali konsep tradisi pendidikan pesantren dan tantangan yang hadapi. Kesimpulannya, bahwa kyai, ustadz di pesantren tidak lagi berperan sebagai pusat informasi pengetahuan. Tetapi tradisi kepesantrenan tetap dipertahankan dengan konsep mempertahankan nilai tradisi yang baik dan mengambil sesuatu yang baru yang kebig bermanfaat.  Sedangkan strateginya  adalah  fokus pada keterampilan, pembelajaran yang lebih fleksibel, membangun kemampuan kolaboratif. Langkah-langah yang ditempuh untuk mewujudkan strategi itu adalah mengadopsi teori struktural fungsional Talkot Parsons AGIL, yaitu Adaptation, Goal attainment, Integration dan Latensi. Setelah itu barulah diadakan pembaharuan dengan pendekatan, yaitu Metamorfosis metodologis, metamorfosis non akademik dengan membangun lietasi digital di pesantren, membangun chanel kajian ke Islaman dan membekali santri dengan pendidikan soft skill, baik intra-personal skill maupun inter-personal skill.
Manajemen Pendidikan Adab untuk Meningkatkan Karakter Peserta Didik Berbasis Al-Qur’an di SMP Islam Al Azhar 3 Bintaro Mustofa, Alim; Adlan Nawawi, Muhammad; Shunhaji, Akhmad
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 11 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v2i11.244

Abstract

Pendidikan karakter di Indonesia saat ini menghadapi tantangan serius, terutama dalam konteks krisis moral di kalangan remaja. Kasus-kasus kekerasan dan penyalahgunaan perilaku menunjukkan perlunya penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan pendidikan adab di SMP Islam Al Azhar 3 Bintaro dan bagaimana hal tersebut dapat meningkatkan karakter peserta didik berdasarkan Al-Qur'an. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk mengungkap praktik pendidikan adab di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pendidikan adab di SMP Islam Al Azhar 3 Bintaro telah diimplementasikan melalui berbagai program dan kegiatan yang berfokus pada pembentukan karakter, seperti pembiasaan adab sehari-hari dan integrasi nilai-nilai Al-Qur'an dalam kurikulum. Peningkatan karakter peserta didik terlihat dari perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik, serta kesadaran sosial yang meningkat. Kesimpulan pendidikan adab berbasis Al-Qur'an di SMP Islam Al Azhar 3 Bintaro efektif dalam meningkatkan karakter peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan agar program pendidikan adab terus ditingkatkan dan diintegrasikan lebih dalam dalam proses pembelajaran untuk membangun generasi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab.
Pencegahan Perundungan di Sekolah melalui Character Building dalam Pendekatan Al-Qur’an Awwaliansyah, Ibnu; Shunhaji, Akhmad
El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 3 No. 2 (2022): El-Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53678/bbkcxa17

Abstract

Persoalan perundungan (bullying) sebagai perilaku komunikasi di Indonesia pada siswa yang semakin meningkat di sekolah. Berdasarkan banyak penelitian yang telah dilakukan penyebabkan adalah absennya character building yang terinternalisasi dalam diri siswa, sehingga perlunya pencegahan yang komprehensif, efektif dan tepat. Karena, sudah banyak strategi, metode, model, dan teknik yang dilakukan berbagai ahli sepertinya belum begitu efektif menuntaskan perilaku perundungan di sekolah yang sudah sangat kritis ini. Pendekatan Al-Qur’an menjadi pilihan yang tepat dan akurat dalam memberikan solusi penegahan perundungan di sekolah tanpa menegasikan teori, model dan konep perundunggan dan pendidikan karakter yang sudah digagas dan dilakukan para ahlinya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pencegahan perundungan di sekolah melalui pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an. Kerangka teori yang digunakan yaitu humiliation theory dalam perundungan dan teori humanistik dalam pendidikan karakter. Sedangkan untuk metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, teknik analisis yaitu analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan pendidikan karakter dalam perundungan telah dijelaskan secara mendalam dan komprehensif, baik dalam ayat-ayat-Nya, para mufasir dan hadis. Perundungan adalah perbuatan yang tidak manusiawi (insaniyah) dan merupakan dosa besar sebagaimana terdapat dalam surah dan al hamz dan al lamz artinya mencela (Al Humazah/104:1), as sukhriyah artinya merendahkan (Al Hujurat/49:11), yadhhakûn dari adh dhahak artinya menertawakan ((Al Mutaffifin/83:29), al-ghamz artinya memberi isyarat dengan matanya bertujuan merendahkan (Al Mutaffifin/83:30), dan lainnya.
Memahami Konsep Pembentukan dan Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Menurut Agama Islam, Pakar Pendidikan, dan Negara Yuniarti, Nita; Siskandar, Siskandar; Shunhaji, Akhmad; Suwandana, Endan
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2021): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajipaud.v4i2.10171

Abstract

Pendidikan karakter, khususnya pada anak usia dini, merupakan bagian terpenting dalam pembangunan karakter generasi muda bangsa. Namun diskursus mengenai definisi pendidikan karakter menurut negara dan menurut Agama Islam terkadang masih menjadi perbincangan akademis. Kajian ini bertujuan untuk menyajikan berbagai pandangan tentang pembentukan dan pendidikan karakter menurut perspektif agama Islam, pakar pendidikan, dan ketentuan yang berlaku di negara Indonesia. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dengan melakukan konten analisis terhadap permasalahan yang dikaji. Hasil analisis menyimpulkan bahwa seluruh pendapat dari perspektif agama, pendapat para pakar pendidikan, dan ketentuan kebijakan yang diatur negara tidak ada yang bertentangan, bahkan saling menguatkan untuk diimplementasikan dalam mewujudkan masyarakat yang beriman dan sejahtera dengan akhlak yang mulia. Pendidikan karakter dimaknai sebagai pendidikan yang mengembangkan nilai-nilai universal sehingga peserta didik memiliki nilai dan karakter sebagai dirinya, menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sosial, baik sebagai umat beragama yang religius maupun sebagai warga masyarakat yang nasionalis dan produktif. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah bagi para pendidik khususnya dalam mendisain dan menerapkan pendidikan karakter di lingkungan pendidikan sejak usia dini dengan menyelaraskan teori dan praktek dari sisi agama, pendapat ahli, dan negara. Karena sifatnya berupa kajian pustaka, kelemahan kajian ini tidak menggali informasi dari responden (pakar) dengan wawancara secara langsung
Pengelolaan Madrasah Diniyah Nonformal dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Muatan Lokal di Madrasah Aliyah Al Hidayah Basmol Nor Yahya, Hilmi; Shunhaji, Akhmad; Sarnoto , Ahmad Zain
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 12 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v2i12.286

Abstract

Tesis ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektifitas Pengelolaan Madrasah Diniyah Nonformal Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Muatan Lokal metode penelitian yang dipergunakan adalah metode survei dengan Teknik penelitian menggunakan wawancara dan observasi kepada sumber data yaitu pengurus Yayasan kepala madrasah diniyah dan guru. Adapun hasil penelitian ini adalah sebaga iberikut; pertama, Pengelolaan Madrasah Diniyah Nonformal Al-Hidayah Basmol, masih belum menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan administratif yang dikemukakan oleh Henri Fayol. Akibatnya, tujuan pengelolaan madrasah diniyah ini belum sepenuhnya tercapai sesuai yang diharapkan. Padahal, madrasah ini memiliki potensi besar untuk memberikan dampak signifikan terhadap kualitas pembelajaran muatan lokal di Madrasah Aliyah Al-Hidayah. Jika sistem pengelolaan yang lebih baik diterapkan, madrasah diniyah ini dapat berperan lebih efektif dalam memperkuat fondasi ilmu agama dan keterampilan santri yang juga mengikuti program di Madrasah Aliyah. Kedua, Kualitas pembelajaran muatan lokal di Madrasah Aliyah Al-Hidayah Basmol sangat tinggi, dengan fokus pada pemahaman keislaman yang mendalam, yang idealnya hanya bisa dicapai oleh santri yang telah lama berada di pondok pesantren. Muatan lokal ini merupakan warisan dari para guru terdahulu yang memiliki tingkat keilmuan yang sangat tinggi, sehingga level pembelajarannya menjadi sangat kompleks dan berorientasi pada pendalaman ilmu agama secara intensif. Hal ini tentunya memberikan tantangan bagi para siswa dalam memahami materi dengan baik. Seharusnya, Madrasah Diniyah nonformal dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan manfaat tambahan bagi pembelajaran muatan lokal di Madrasah Aliyah Al-Hidayah Basmol, sehingga mendukung penguatan pemahaman agama para santri.
Manajemen Pengembangan Pesantren dalam Meningkatkan Ketertarikan Masyarakat terhadap Pendidikan Pesantren Salafiyah di Kabupaten Cianjur Firmansyah, Chaerul; Shunhaji, Akhmad
Action Research Literate Vol. 9 No. 9 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v9i9.3025

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang memiliki peran historis dan strategis dalam perjalanan bangsa Indonesia. Namun, di tengah arus modernisasi pendidikan, pesantren salafiyah menghadapi tantangan serius berupa menurunnya minat masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pengembangan pesantren dalam meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap pendidikan pesantren salafiyah di Kabupaten Cianjur, dengan studi kasus pada Pesantren Gelar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, studi literatur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengembangan pesantren dilakukan melalui kepemimpinan kharismatik kyai yang diwariskan secara turun-temurun, perencanaan sederhana berbasis loyalitas SDM internal, pengorganisasian fleksibel sesuai perkembangan program, penggerakan berbasis keteladanan dan disiplin, serta pengawasan partisipatif yang melibatkan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kekuatan utama pesantren salafiyah dalam bertahan di era modern adalah integrasi antara kepemimpinan kharismatik, loyalitas SDM, dan dukungan masyarakat.
Model Pembinaan Program Tahfidz Al-Qur’an di Institut PTIQ Jakarta Shunhaji, Akhmad; Susanto, Susanto; Farichin, Farichin
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i12.1272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses implementasi pemenuhan program tahfidz Qur’an dan standardisasi serta hambatan dalam upaya pemenuhan program tahfidz dan standardisasi di Institut PTIQ Jakarta. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Objek penelitian adalah kegiatan pembinaan Qur’ani. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data kemudian direduksi, dianalisis kemudian disimpulkan, Dalam proses pelaksanaan model-model tahfidz al-Qur’an di Ma’had dan di kampus Institut PTIQ Jakarta, baik ketua Lembaga Tahsin,Tahfidz al-Qur’an,ketua ma’ahad PTIQ besrta para musyrif,mudabbir dan para semua para dosen tahfidz al-Qur’an beserta seluruh stakeholder yang telah berupaya membina dan memotivasi seluruh mahasiswa untuk mencapai target hafalan al-Qur’an yang telah ditentukan oleh semua fakultas baik tahfidz terbatas maupun tahfidz penuh Dalam menghafal dan menjaga hafalan Qur’an pada dasarnya mengulang-ulang bacaan dan mengulang-ulang hafalan yang sudah hafal itu bagian dasar dan pokok dalam menghafal dan menjaga hafalan al-Qur’an. Serta ketekunan, keistiqamahan dalam menghafal Qur’an dan menjaga hafalan Qur’an serta mengatur waktu dengan waktu kuliah memanfaatkan waktu luang dijam-jam istirahat kuliah untuk mengulang-ulang hafalan ataupun menghafal hafalan yang baru secarakonsistenkuncidasardalammenghafal al-Qur’an
Social Media Marketing Strategies to Increase Student Enrollment in Online Qur’an Learning Services Triananda, Dimas; Siskandar, Siskandar; Shunhaji, Akhmad
Indonesian Journal Education Vol. 4 No. 3 (2025): Indonesian Journal Education (IJE)
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/ije.v4i3.1258

Abstract

This study aims to analyze the marketing strategies of Qur’an learning services through social media in an effort to increase the number of students at the Qur’an30Challenge institution. The background of this research is based on the high rate of Qur’anic illiteracy in Indonesia and the growing competition among online learning institutions that utilize social media as a promotional tool. The research method employed is descriptive qualitative, with data collection techniques including in-depth interviews, observation, and documentation involving institutional leaders and students. Data analysis was conducted descriptively through a triangulation approach to ensure data validity and reliability. The results of the study indicate that the marketing strategies implemented by Qur’an30Challenge generally meet digital marketing standards and have had a positive impact on increasing student enrollment. However, several aspects still require development, such as market segmentation expansion, pricing adjustments, brand communication consistency, long-term evaluation, promotional budget optimization, the use of influencers, as well as content innovation and service quality improvement. This study underscores the importance of adapting marketing strategies to the dynamics of social media and consumer behavior as a key factor for the success of online learning institutions.
Pola Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Memaksimalkan Pembelajaran Sikap Peserta Didik Perspektif STIFIN di SMP Islam Ibnu Hajar Bogor Shunhaji, Akhmad; Al Amamu, Dinda Agnesia
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v12i2.15110

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pola kepemimpinan kepala sekolah dalam memaksimalkan pembelajaran sikap peserta didik melalui perspektif STIFIn di SMP Islam Ibnu Hajar Bogor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gaya kepemimpinan yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai Islam dan sikap positif pada siswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analisis kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang berorientasi pada komunikasi efektif, pengembangan kompetensi guru, kurikulum yang inklusif, serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan berperan penting dalam mengoptimalkan pembelajaran sikap siswa. Disarankan untuk memperkuat kemitraan dengan orang tua dan masyarakat serta meningkatkan evaluasi berkelanjutan.