Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Hubungan Kondisi Overcrowded dengan Ketepatan Tindakan Initial Assessment di IGD Rumah Sakit Wilayah Boyolali Puspitasari, Dewi; Saelan, Saelan; Suryandari, Dewi
Jurnal Gawat Darurat Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Gawat Darurat: Juni 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/jgd.v6i1.2247

Abstract

Overcrowded atau kepadatan di bagian instalasi gawat darurat merupakan keadaan atau peristiwa yang terjadi karena banyaknya permintaan atau kunjungan kesehatan dan tidak diimbangi dengan keadaan dan kondisi yang ada di instalasi. Dalam melaksanakan kewajiban dan profesi kerjanya, perawat medis harus ahli pada penyelesaian kasus krisis dan bisa menyelesaikan situasi pasien. Initial Assessment merupakan evaluasi mendasar yang dilakukan pada menit-menit pertama pada penanganan krisis pada pasien cedera yang sangat parah dan menentukan kesehatan pasien. Tujuan dari penelitian ini ialah  guna bisa diketahui hubungan antarakondisi overcrowded dengan Ketepatan Tindakan Initial Assessment di IGD Rumah Sakit Wilayah Boyolali. Jenis penelitian ini ialah kuantitatif, pada penelitian ini digunakan metode analitik deskriptif cross sectional. Sampel pada penelitian ini ialah 30 perawat yang ada di IGD RSUI Banyubening Boyolali dan RS PKU Aisyiyah Boyolali. Teknik sampling dalam penelitian ini dengan total sampling. Intrumen penelitian menggunakan alat ukur NEDOCS (National Emergency Department Overcrowding Scale dan kuesioner Initial Assesment. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan uji korelasi Chi Square dan Spearman's rho. Penelitian kondisi overcrowded di IGD Rumah Sakit Wilayah Boyolali sebagian besar dalam kategori level 4 (Overcrowded) yaitu 12 responden (40,0%). Menunjukkan ketepatan Tindakan Initial Assessment dalam kategori tepat yaitu 17 responden (56,7%).  Dalam kategori kurang tepat yaitu 13 responden (43,3%). Hasil uji Spearman's rho didapatkan nilai r = - 0,707 nilai p-value 0,000 < 0,05. Ada hubungan antara kondisi overcrowded dengan Ketepatan Tindakan Initial Assessment di IGD Rumah Sakit Wilayah Boyolali.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Infografis terhadap Tingkat Pengetahuan Bahaya Miras dan Rokok di Posyandu Remaja Adinda, Salasya Sheila; Saelan, Saelan; Priambodo, Galih
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.5727

Abstract

Remaja adalah kelompok rentan dalam kesehatan masyarakat dengan perubahan fisik dan emosional yang cepat akibat lonjakan hormonal dan perubahan dalam konteks sosial masa remaja. Remaja sekarang sering memulai perilaku berisko tanpa menyadari konsekuensi potensial dari perilaku yang mereka lakukan diantaranya yaitu merokok dan minum minuman beralkohol. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media infografis terhadap tingkat pengetahuan bahaya miras dan rokok di posyandu remaja lingkungan ngebrak kidul. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian pre experiment dengan atau tanpa kelompok pembanding tetapi tidak dilakukan randomisasi untuk memasukkan subjek kedalam kelompok perlakuan atau kelompok kontrol. Rancangan penelitian ini menggunakan one grup pre-test and post-test design. Dengan jumlah sampel 37 responden. Pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling dan penelitian ini dilakukan di Posyandu Remaja Lingkungan Ngebrak Kidul, penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi bahaya miras yaitu bernilai 0,001 dan bahaya rokok yaitu bernilai 0,001 sehingga bisa ditarik kesimpulan bahwa adanya pengaruh pendidikan kesehatan dengan media infografis terhadap tingkat pengetahuan bahaya miras dan rokok pada remaja.
Penguatan Pengetahuan Tentang Pencegahan Mal Praktek Melalui Pemahaman Kode Etik Keperawatan pada Mahasiswa Profesi Ners 21 Universitas Kusuma Husada Surakarta Soemanto, RB; Saelan, Saelan; Kurniawan, Sahuri Teguh
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/a7759r22

Abstract

Pada praktik keperawatan, perawat dituntut untuk memberikan Pelayanan yang dilakukan secara profesional dan mengacu pada standar yang telah ditetapkan. dan kode etik keperawatan. Namun, masih sering terjadi kasus malpraktik yang dilakukan oleh tenaga kesehatan, termasuk perawat, yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang kode etik keperawatan dan pencegahan malpraktik. Mahasiswa profesi Ners sebagai calon perawat profesional perlu dibekali dengan pengetahuan yang memadai tentang pencegahan malpraktik dan pemahaman kode etik keperawatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa profesi Ners 21Universitas Kusuma Husada Surakarta tentang pencegahan tindakan malpraktik. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penyampaian materi secara ceramah. interaktif, diskusi kasus, contoh kasus, serta pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta. Hasil pre-test menunjukkan bahwa 67% mahasiswa sudah memiliki pemahaman yang baik, sementara hasil post-test meningkat menjadi 96,5%, Mahasiswa menunjukkan pemahaman yang kuat terhadap materi yang disampaikan tentang malpraktik dan cara pencegahannya. Diharapkan dengan kegiatan ini, mahasiswa profesi Ners dapat memiliki pengetahuan yang lebih baik dan mampu mencegah tindakan malpraktik dalam praktik keperawatan. Saran untuk institusi adalah untuk terus memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai malpraktik, serta agar preseptor klinik senantiasa memberikan bimbingan terkait pencegahan malpraktik.
Pelatihan Penanganan Luka Kronis Bagi Kader Posyandu Anggrek Wonorejo Saelan, Saelan; Kurniawan, Sahuri Teguh; Kusuma, Aria Nurahman Hendra
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/7hzaqv24

Abstract

Luka kronis merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dijumpai di masyarakat dan membutuhkan penanganan khusus serta berkelanjutan. Kader kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat komunitas memiliki peran strategis dalam penanganan awal dan pemantauan perkembangan luka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu Anggrek Wonorejo dalam penanganan luka kronis. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi edukatif, demonstrasi teknik perawatan luka, serta praktik langsung yang dipandu oleh tim pengabdi. Sebanyak 15 kader kesehatan mengikuti kegiatan ini secara aktif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan skor pengetahuan dari 65% pada pre-test menjadi 93% pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kapasitas kader dalam memberikan pelayanan perawatan luka kronis di masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pelatihan berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lain
The Effectiveness of Anti-Inflammatory Cream Galenic Preparations Based on Snail Seromucoid, Durian Peel Extract Polysaccharides and Chitosan in the Wound Healing Process (In Vivo) Harti, Agnes Sri; Sutanto, Yusup Subagio; Agustin, Wahyu Rima; Putriningrum, Rahajeng; Irdianty, Mellia Silvy; Saelan, Saelan; Ardiani, Nurul Devi
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 3 No. 2 (2024): January-May
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v3i2.876

Abstract

Development of galenic preparation formulations that can be used to make anti-inflammatory cream preparations. Snail seromucoid contains glycoproteins, mannose carbohydrates, glucose, N-acetyl muramic acid and the α-1 globulin-oromucoid fraction which functions as a bioimmunostimulator. Durian peel (Durio zibethinus L.) contains a polar polysaccharide polymer compound such as D-galacturonic acid which has anti-microbial properties. Chitosan is a polymer compound resulting from derivatization of chitin which has antimicrobial polycationic properties; biodegradable, and biocompatible with animal body tissue. The aim of the research was to examine the effectiveness of a galenic anti-inflammatory cream preparation based on snail seromucoid, durian skin extract, and chitosan for healing acute and chronic wounds in vivo. The research method is experimental research, namely the effectiveness of anti-inflammatory galenic cream preparations made from snail seromucoid, durian peel extract and chitosan on various types of wounds in vivo. Analysis of observation data using the one way anova test. A galenic preparation based on a combination of 2% snail seromucoid, 2% durian peel extract polysaccharide and 2% chitosan ratio 1:1:1 is effective in the healing process based on the formation of granulation tissue thickness in incision injuries, hot objects injuries, second degree burns and ulcers. diabetes. The bioformulation galenic preparation of 2% snail seromucoid, 2% polysaccharide of durian peel extract; 2% chitosan and their combination with ratio 1:1:1 is effective as an anti-inflammatory galenic cream preparation so that it can be applied for healing chronic wounds, acute wounds and diabetic ulcers.
The Recovery from Grade II Burns in Test Mice (Mus Musculus Linn) After Using Iodine Leaf Latex Gel (Jatropha Multifida Linn) Saelan, Saelan; Azali, Lalu M. Panji; Rizky, Wahyu; Suryandari, Dewi
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 4 No. 1 (2024): June-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v4i1.913

Abstract

Burn injuries are emergencies that pose a severe threat and require immediate action to save lives. The saponins, tannins, alkaloids, and flavonoids in iodine leaf latex gel (Jatropha multifida Linn) are known to speed up the healing process for burn wounds. The research aimed to investigate the effect of iodin leaf latex gel on the recovery of grade II burn wounds in male mice (Mus musculus Linn). The research employed a true-experimental laboratory method with-a-post-test-only control design group at the Kusuma Husada University Laboratory in Surakarta. A total of 24 test mice were manipulated and divided into three groups: the positive control group, the negative control group, and the iodine leaf latex gel group. Burn wounds utilized a 1,5 cm superheated mental surface applied to the backs of the mice for 5-10 seconds to induce burn injuries. The observed parameters included the burn wound area, the percentage of burn wound healing, and the duration of burn wound healing. Data analysis operated One-Way ANOVA. The research revealed that iodine leaf latex gel had a restorative time of 8 days and healing percentage of 30,75%. It was better than the other control groups. The statistical analysis indicated significance (<0,05) in the burn wound recovery percentage. In conclusion, a 6% concentration of iodine leaf latex gel had a more favorable effect on burn wound healing than other control groups.
Iodine Leaf Gum Gel (Jatropha Multifida Linn) to Accelerate the Healing Process of Grade II Burn Wounds in Mice (Mus Musculus Linn) Wardani, Annisa Wahyu; Kurniawan, Sahuri Teguh; Saelan, Saelan; Sulisetyawati, S. Dwi; Priambodo, Galih
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 2 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i2.2781

Abstract

Burns are a serious emergency that necessitates immediate intervention to save lives. Iodine leaf sap (Jatropha multifida Linn) contains saponins, tannins, alkaloids and flavonoids which are successful in speeding up the recuperating of consume wounds. Research Objective: Determine the effect of iodine leaf plastic gel on the improvement of level II consumption in male mice (Mus musculus Linn). Objective: The examination plans to decide the impact of iodine leaf plastic gel on mending grade II consumes in male mice (Mus musculus Linn). Method: The exploration utilized the genuine trial research facility strategy through a post test just control configuration bunch plan in the lab at Kusuma Husada College, Surakarta. Involving 24 mice as guinea pigs, they were partitioned into 3 gatherings, to be specific positive control, negative control and iodine leaf sap gel. 1.5 centimeters of hot metal were attached to the mice's backs for five to ten seconds to produce burn wounds. The area of the burn wound, the percentage of healing, and the time it took for the burn wound to heal were the parameters that were observed. Results: Information investigation utilized the One-Way ANOVA test. The consequences of the review showed that iodine leaf plastic gel made some mending memories of 8 days and a level of 30.75% better recuperating of consume wounds contrasted with the other benchmark groups. The factual experimental outcomes expressed that it was huge (<0.05) in the level of consume wound mending. Conclusions: The study's conclusion was that compared to the other control groups, iodine leaf latex gel at a concentration of 6% improved burn healing.
The Effect of Stretching and Ergonomic Sitting Posture on Low Back Pain (LBP) in Workers Martatias, Syna Yusterien; Putri, Diyanah Syolihan Rinjani; Saelan, Saelan
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 2 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i2.4391

Abstract

LBP is the main cause of decreasing work productivity and work absence in most of the big countries in the world. Office employees generally use computers for a long duration with incorrect or non-ergonomic sitting posture. Incorrect or non-ergonomic sitting posture and long sitting duration increase the risk of LBP. Efforts that can be made to control LBP are stretching and ergonomic sitting posture. Objective: the aim of this study is to determine the effect of stretching and ergonomic sitting posture on Low Back Pain (LBP) in workers at PT ADMEDIKA Surakarta. Method: This study used an observational analytical design with a cross-sectional approach. Sampling used a total sampling technique. There were 52 workers who experienced LBP. This study was conducted in PT Admedika Surakarta from Apri 24 to May 26, 2024. The instrument used the Numeric Rating Scale (NRS) questionnaire. The intervention of stretching and ergonomic sitting posture was 2-3 minutes long for 2 rounds and carried out 3 times per week. The data analysis used a parametric test in the form of a Paired T-test. Results: The results of data analysis obtained a significance value of 0.000 < 0.05. Conclusions: which can be concluded that there is an effect of stretching and ergonomic sitting posture on Low Back Pain (LBP) in workers of PT ADMEDIKA Surakarta.
Edukasi Bantuan Hidup Dasar Media Poster terhadap Tingkat Pengetahuan Penangnan Henti Jantung dengan Resusitasi Jantung Paru Erliawan, Iwan Fredy Chandra; Saelan, Saelan; Safitri, Wahyuningsih
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.4778

Abstract

Bantuan Hidup Dasar mengacu pada pertolongan pertama yang diberikan kepada korban yang henti jantung atau pernapasan. masyarakat awam lebih mungkin mengalami dan menghadapi situasi darurat di lingkungan terdekatnya, sehingga masyarakat dapat bertindak cepat dan tepat.penelitian ini bertujuan Untuk menganalisa pengaruh tingkat pengetahuan bantuan hidup dasar : resusitasi jantung paru dengan media poster terhadap henti jantung di Dusun MalanggatenJenis penelitian adalah Kuantitatif. Rancangan penelitian adalah Pre – experimental (one group pretest – postest design). Sampel diambil dengan metode Probability Sampling dan jumlah responden sebanyak 76 responden di ambil secara acak. Hasil Penelitian pengetahuan menunjukkan pre test dengan kategori kurang 71.1%, cukup 19.7% dan baik 9.2%, sedangkan post test kategori cukup 34.2% dan baik 65.8%. Didapatkan hasil nilai berdasarkan hasil analisis Nonparametik dengan menggunakan Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikan p-value 0.000 atau 0,05. keputusan hipotesis yang di dapatkan yaitu Ha diterima atau Ho ditolak sehingga ada pengaruh Edukasi Bantuan Hidup Dasar Media Poster Terhadap Tingkat Pengetahuan Penanganan Henti Jantung Dengan Resusitasi Jantung Paru di Dusun Malanggaten
Pengaruh Brisk Walking Exercise terhadap Penurunan Nyeri Sendi pada Lansia Wardani, Jhois Kusuma; Saelan, Saelan; Suryandari, Dewi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.4780

Abstract

Nyeri sendi merupakan suatu peradangan yang disebabkan karena kartilago yang mulai menipis secara progresif, hal ini menyebabkan terjadinya gesekan yang terus menerus antara ujung tulang penyusun sendi serta dapat mengakibatkan inflamasi sehingga menimbulkan sensasi nyeri pada sendi (Sato et al, 2020). Salah satu cara penanganan nyeri sendi yaitu dengan melakukan aktivitas fisik, yaitu dengan melakukan brisk walking exercise sebagai salah satu alternatif penanganan non farmakologis nyeri sendi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh brisk walking exercise terhadap penurunan tingkat nyeri sendi pada lansia di RW 06 Desa Noborejo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian pre eksperimental (one group pre test-post test design) dengan jumlah sampel 35 responden lanjut usia yang mengalami nyeri sendi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu SOP Brisk Walking Exercise dan lembar observasi tingkat nyeri NRS (Numeric Rating Scale). Berdasarkan hasil dari penelitian pada uji non parametrik dengan menggunakan Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai signifikan p-value 0.000 (kurang dari 0,05). Dengan keputusan hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh brisk walking exercise terhadap penurunan tingkat nyeri sendi pada lansia di RW 06 Desa Noborejo.