Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Upaya Menanamkan Nilai Nasionalisme lewat Pembelajaran IPS: Hambatan dan Upaya Penyelesaiannya di Sekolah Dasar Hasanah, Akviani Fauziah; Firmansyah, Wilis
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan nilai nasionalisme dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar serta mengidentifikasi hambatan dan solusi yang muncul dalam prosesnya. Nasionalisme merupakan wujud rasa cinta terhadap tanah air yang perlu ditanamkan dari kecil, terutama pada siswa sekolah dasar yang berada pada fase perkembangan kognitif dan moral yang memungkinkan mereka lebih mudah menyerap nilai-nilai kebangsaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru kelas V di SDN Cikereteg 3. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam untuk menggali strategi, hambatan, dan solusi dalam implementasi pembelajaran IPS untuk menanamkan nilai nasionalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme melalui pemahaman sejarah, budaya, dan rasa cinta tanah air. Faktor kuncinya adalah bagaimana orang tua mengatur dan membimbing anak-anak mereka dalam menggunakan teknologi. Jika tidak ada pengawasan yang tepat, anak-anak mungkin akan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk konten hiburan yang tidak bermanfaat. Namun, jika orang tua memberikan bimbingan yang baik, gadget dapat digunakan dengan cara yang lebih bermanfaat dan produktif. Oleh karena itu, pengaruh gadget terhadap kemampuan membaca tidak hanya bergantung pada gadget itu sendiri, tetapi lebih pada bagaimana orang tua
Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar Gugus III Kecamatan Caringin Nurlaeliah, Riska; Prasetyo, Teguh; Firmansyah, Wilis
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 13 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v13i1.5044

Abstract

This study aims to determine the significance of the effect of emotional intelligence on the learning motivation of elementary school students in cluster III Caringin District. The approach used in this study is a quantitative approach to the type of functional correlation with simple regression analysis, with a sample of 157 students. Data was collected using interview techniques and questionnaires with instruments in the form of interview guidelines and a psychological scale to measure each variable, namely emotional intelligence, and learning motivation. Based on the results of the t-test variables on motivation to learn emotional intelligence obtained t-count > t-table (5,065 > 1,960), then H0 is rejected and Ha is accepted, which means there is a partial effect of emotional intelligence to motivate learners Cluster III Elementary School in the District Caringin.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Pengolahan Susu Effane, Anne; Firmansyah, Wilis; Azizah, Asri Rahma; Vanya, Devrine; Nurzakiyah, Qori Siti
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v5i3.21747

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya nilai jual susu segar karena hanya dijual dalam bentuk mentah kepada pengepul. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan masyarakat di Desa Cibodas, Kecamatan Pacet yang berfokus pada pengolahan susu sapi perah menjadi produk olahan bernilai tambah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, penyuluhan, pendampingan teknis, produksi, serta pemasaran produk. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta keterlibatan langsung dalam kegiatan produksi dan penjualan. Hasil program menunjukkan bahwa kegiatan pengolahan susu mendapat respon positif dari masyarakat yang ditandai dengan antusiasme dalam mengikuti pelatihan dan habis terjualnya seluruh produk pada dua kali produksi. Selain memberikan keterampilan baru bagi masyarakat terkait diversifikasi produk, pengemasan, dan pemasaran digital, program ini juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa melalui keterlibatan langsung dalam usaha berbasis potensi lokal. Program inovasi pengolahan susu tidak hanya meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat identitas Desa Cibodas sebagai sentra potensial olahan susu, serta memberikan manfaat ganda bagi mahasiswa dan masyarakat.
PENERAPAN PEMBELAJARAN INKLUSIF DALAM MENDUKUNG SEKOLAH RAMAH ANAK DI SD NEGERI PADARAANG Seliawati, Elih; Kholik, Abdul; Firmansyah, Wilis
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 6 (2025): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v3i6.20662

Abstract

Strategi utama Sekolah Ramah Anak (SRA) adalah mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Pembelajaran inklusif memastikan semua siswa belajar bersama tanpa diskriminasi, termasuk anak dengan kebutuhan khusus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan pembelajaran inklusif dalam mendukung sekolah ramah anak di SD Negeri Padaraang. Fokus penelitian mencakup strategi pembelajaran, peran guru, dan tantangan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dari kepala sekolah, guru, dan siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran inklusif meliputi pembelajaran berdiferensiasi, kooperatif, dan pendekatan individu. Guru menciptakan interaksi positif dan mengatur posisi duduk siswa berkebutuhan khusus. Kepala sekolah mendukung kebijakan dan kerja sama dengan SLB (Sekolah Luar Biasa) terdekat. Tantangan yang dihadapi mencakup kurangnya fasilitas Pendidikan dan saranan yang mudah diakses untuk siswa kebutuhan khusus, pelatihan guru, dan keterbatasan GPK (Guru Pendamping Khusus). Hal ini mempengaruhi optimalisasi pembelajaran dan pengembangan potensi siswa. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan bagi guru dan penyediaan GPK (Guru Pendamping Khusus).
Upaya Guru dalam Menumbuhkan Kemandirian Siswa kelas 2 di SD Negeri Muarasari 3 : Indonesia Firmansyah, Wilis; Maulida, Awanda; Putri, Paramitha Cantika
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i4.1831

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah menggambarkan upaya-upaya yang dilakukan guru untuk menumbuhkan karakter mandiri siswa di tingkat sekolah dasar dan lingkungan belajar kelas awal. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis tematik, meliputi proses pengkodean, pengelompokan kategori, dan penarikan tema utama erdasarkan jawaban guru. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling dan melibatkan guru kelas II di SD Negeri Muarasari 3, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Data dikumpulkan melalui wawancara daring menggunakan Google Form berisi 16 pertanyaan terbuka mengenai pemahaman, strategi, hambatan, dan dukungan dalam pembentukan karakter mandiri siswa. Berdasarkan temuan penelitian, guru mendefinisikan karakter mandiri sebagai kapasitas siswa untuk belajar dan bertanggung jawab tanpa perlu ketergantungan pada pihak lain. Strategi yang mereka gunakan mencakup pembiasaan perilaku mandiri dan penerapan model Project-Based Learning (PjBL) untuk mengembangkan inisiatif dan rasa tanggung jawab siswa. Dukungan orang tua dan kegiatan sekolah seperti piket kelas turut memperkuat pembentukan karakter mandiri. Hambatan utama yang dihadapi adalah kurangnya keterlibatan orang tua dan perbedaan latar belakang siswa. Guru mengatasinya dengan pendekatan bertahap dan bimbingan berkelanjutan.Secara keseluruhan, pembentukan karakter mandiri siswa memerlukan kolaborasi terpadu antara guru, institusi sekolah, dan orang tua siswa melalui pembelajaran kontekstual, pembiasaan positif, serta dukungan lingkungan belajar yang konsisten.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif dalam Membentuk Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas V-A SDN Cilember 01 Bogor Dona Noviani; Daningsih; Wilis Firmansyah
Indonesian Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 1 (2024): (September) Indonesian Journal of Community Engagement
Publisher : PT. Altaf Publishing Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70895/ijce.v1i1.6

Abstract

Penggunaan model pembelajaran pada kegiatan pembelajaran sangat penting, salah satunya untuk membentuk keterampilan sosial pada pesera didik. ModelĀ  ini dinggap sebagai cara yang efektif untuk meningkatkan kemampuan interaksi sosial antar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah pentingnya strategi pembelajaran yang mendukung pengembangan ketertampilan sosial pada peserta didik, yang dapat memperkuat persiapan mereka dalam menghadapi tantangan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengimplementasian model pembelajaran kooperatif dalam pembentukan keterampilan sosial peserta didik kelas V-A di SDN Cilember 01 Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya adalah peserta didik, wali kelas V-A, dan kepala sekolah. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Pelaksanaan model pembelajaran kooperatif di kelas V-A dilaksanakan melalui tiga tahapan, tahap pertama yaitu perencanaan yang meliputi menentukan materi yang akan digunakan, tahap kedua pelaksanaan meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup, dan tahap ketiga evaluasi. Keterampilan sosial peserta didik meliputi keterampilan bekerjasama dengan orang lain, keterampilan mengontrol diri, dan keterampilan berbagi pikiran dan pengalaman dengan orang lain.
IMPLEMENTASI METODE DISKUSI KELOMPOK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SD NEGERI PADARAANG Devi Nuraeni; Abdul Kholik; Wilis Firmansyah
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 2 (2026): Al-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i2.20991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode diskusi kelompok dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD Negeri Padaraang, serta mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi dan dampak yang ditimbulkannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan metode diskusi kelompok telah berjalan secara bertahap dan mendapat dukungan dari kebijakan sekolah. Namun, masih ditemukan kendala dalam hal fasilitas, waktu, serta keaktifan siswa. Beberapa siswa juga masih bersikap pasif dan kurang percaya diri dalam berdiskusi. Meskipun demikian, metode ini berdampak positif terhadap proses dan hasil belajar, meningkatkan kemampuan berbicara, keberanian dalam mengemukakan pendapat, penguatan kerja sama antar siswa, serta terjalinnya hubungan sosial yang lebih baik di dalam kelas. Oleh karena itu, metode diskusi kelompok dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang aktif dan kolaboratif di sekolah dasar.