Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan Tugas Keperawatan Keluarga dan Upaya Pencegahan Gangguan Pertumbuhan Batita di Wilayah Kerja Puskesmas Penimbung Aswati, Aswati; Agus Supiganto; halid, Sopian Halid; Melati Inayati Albayani; Henny Yolanda
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v11i1.2023.516

Abstract

Memiliki anak yang sehat adalah harapan semua keluarga. Untuk mencapainya tentunya keluarga harus mampu menjalankan tugas keperawatan keluarga yang meliputi, mengenal, mengambil keputusan yang tepat, merawat, memberikan lingkungan yang mendukung serta memanfaatkan pasilitas kesehatan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tugas perawatan keluarga dan upaya pencegahan yang dilakukan oleh keluarga dalam pencegahan gangguan pertumbuhan seperti stanting. Penelitian menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sample 39 orang, pengambilan sampel acak atau Probability Sampling dengan Teknis data menggunakan uji spearman rho. Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan pra experimental one group pre post test. Hasil penelitian didapatkan hasil Pre-Test untuk pengetahuan keluarga tentang Tugas Keperawatan Keluarga hampir seimbang antara katagori kurang baik dan katagori baik. Dimana sebesar 41,0%, sedangkan kategori baik sebesar 30,8%.  Sedangkan hasil Post-Test pengetahuan keluarga tentang tugas kesehatan keluarga kategori baik meningkat menjadi 46,2%, kategori  cukup baik sebanyak 16 orang (41,0%) dan kategori kurang baik mengalami penurunan sebanyak 12,0%.  Sedangkan untuk upaya pencegahan gangguan pertumbuhan dengan katagori pemberian makan bergizi sejak hamil yaitu terbanayak adalah kadang-kadang sebesar 46,2%. ASI Exklusif terbanya secara Predominal sebanyak 51,3%, Untuk Katagori MPASI tebanyak, sesuai makanan keluarga  sebanyak 25,7%. Sedangkan pemantauan tumbuh kembang terbanyak adalah secara teratur setiap bulan sebanyak 51,3%. Dan kategori kebersihan lingkungan tertinggi adalah bersih sebanyak 35,8%. Dengan demikian sangat perlu diberikan edukasi secara berkesinambungan agar keluarga mampu memahami serta mampu melakukan upaya pencegahan gangguan pertumbuhan secara cepat dan tepat.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Santriwati Kelas X Dan Xi Di Pondok Pesantren Al-aziziyah Rispawati, Baik Heni; Rusiana, Harlina Putri; Halid, Sopian; Romadonika, Fitri; Supriatna, Dedy; Nadrati, Bahjatun; Aswati, Aswati; Hardaniyati, Hardaniyati; Ernawati, Ernawati; Supriyadi, Supriyadi; Istianah, Istianah
Jurnal LENTERA Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1277.277 KB) | DOI: 10.57267/lentera.v1i1.16

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu jenis penyakit yang ditakuti oleh wanita karena penyakit tersebut dapat menyebabkan hilangnya organ vital wanita. Kanker payudara di seluruh dunia lebih dari 508.000 wanita meninggal karena kanker payudara. Di Indonesia kanker payudara menempati urutan kedua sebagai penyebab kematian. Tujuan dari pengabdian ini adalah agar Para Santri memiliki pengetahuan dasar tentang Pemeriksaan payudara sendiri, serta mampu menerapkan langsung SADARI untuk dirinya sendiri. Periksa Payudara Sendiri (SADARI) hingga saat ini merupakan cara deteksi dini kanker payudara yang cukup efektif. SADARI mudah dilakukan dan dapat diterapkan kepada semua usia, baik remaja dan wanita dewasa. Dengan melakukan SADARI yang benar dan rutin, sebanyak 80% kanker payudara bisa ditemukan. Berdasarkan hasil analisis situasi terdapat permasalahan pada santriwati di Pondok Pesantren Al-Aziziah yaitu rendahnya tingkat pengetahuan karena kurangnya sosialisasi mengenai kanker payudara dan cara mendeteksi dini kanker payudara dengan metode SADARI yang dapat dilakukan sendiri oleh santriwati. Hasil pengabdian menunjukkan setelah diberikan penyuluhan tentang pemeriksaan payudara pengetahuan tentang santri di pondok pesantren al aziziyah mengerti dan memahami cara pemeriksaan payudara sendiri. Berdasarkan hasil pengabdian diharapkan kegiatan ini dapat diterapkan secara mandiri oleh santri kelas X dan XI yang ada di pondok al aziziyah
EDUKASI HIPERTENSI KEHAMILAN FAKTOR PREDISPOSISI KEJADIAN STUNTING Nurmayani, Winda; Wasliah, Indah; Rispawati, Bq. Heni; Halid, Sopian; Aswati, Aswati
Jurnal LENTERA Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v4i1.330

Abstract

Hypertension in pregnancy is one of the most important problems faced by public health because HDK is a major cause of maternal and fetal morbidity and mortality. In pregnancy with preeclampsia, trophoblast cell invasion only occurs in part of the spiral arteries in the myometrial area so that placental function is disrupted, then the placenta does not meet the needs of blood for nutrients and oxygen to the fetus so that impaired placental function can cause stunted fetal growth which causes stunting. The purpose of this service is to educate the public about the dangers of pregnancy hypertension, because it is a predisposing factor to stunting. Method: Education is done by gathering the community in one place. The material is delivered by interactive lecture method using LCD and LCD projector. Result: the community is very enthusiastic about the material presented. Conclusion: this educational activity is also Conclusion: This educational activity has a positive impact on mothers and families, because the educational activities can increase knowledge for mothers and their children about the prevention of hypertension in pregnancy and the incidence of stunting.
Peran Ibu dalam Menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak Prasekolah Putri Rusiana, Harlina; Halid, Sopian
Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram Vol. 12 No. 02 (2022): Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YARSI Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.617 KB) | DOI: 10.57267/jisym.v12i02.189

Abstract

Research Purpose: This study aims to describe the role of mothers in applied three indicators of clean and healthy living behavior at household order in preschool age children (3-6 years) in the working area of Cakranegara Health Center. Methods: This study is an observational descriptive study that using survey methods. Respondents of this study are some mothers who have preschool age children (3-6 years) in the working area of Cakranegara Health Center which totaling 135 people. Conclution: The results of the study at the level of mother's role which contained 58 (43%) of respondents in the enough category, 48 (36%) of respondents in the less category and 29 (21%) of respondents in the good category. Based on the results of the study, expected to parents, especially mothers to uphold the principle role of teaching, modelling, mentoring, organizing and able to maintain a clean and healthy living behavior in children.
Study Of Discomfort During Perimenopause And The Use Of Soy And Its Processed Products As A Natural Solution Handayani, Sri; Pratiwi, Yopi Suryatim; Aswati, Aswati; Pahri, Pahri; Halid, Sopian
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i10.23273

Abstract

Latar Belakang: Jumlah wanita di dunia yang memasuki klimakteium diperkirakan mengalami peningkatan. Wanita menopause akan mengalami penurunan jumlah estrogen sehingga menimbulkan berbagai ketidaknyamanan. Salah satu solusi untuk mengatasi keluhan tersebut adalah TSH, tetapi memiliki kontraindikasi absolut. Oleh karena itu, perlu ada alternatif lain, yaitu dengan pemanfaatan kedelai dan produk olahannyaTujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang pemanfaatan kedelai dan produk olahannya sebagai upaya mengurangi ketidaknyaman pada wanita perimenopause.Metode:  Metode penelitian ini adalah kuantitatif (deskriprif). Sampel yang digunakan adalah semua wanita yang memasuki masa perimenopause di Kelurahan Jempong Baru sebanyak 123 orang. Data dianalisis secara univariat.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (80,5%) wanita perimenopause tidak memanfaatkan kedelai sebagai upaya mengurangi ketidaknyamanan pada masa perimenopause dan mayoritas responden (39,1%) menyukai biskuit selama masa perimenopauseKesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kebanyakan wanita perimenopause tidak menggunakan kedelai dan produk olahannya sebagai tata laksana keluhan masa perimenopause. Saran: Disarankan kepada wanita yang memasuki usia perimenopause untuk mengonsumsi kedelai dan produk olahannya seperti susu kedelai, tahu, dan tempe sebagai upaya mengurangi ketidaknyamanan pada masa perimenopause. Kata Kunci : Kedelai, Ketidaknyamanan, Perimenopause ABSTRACT Background:  The number of women in the world entering the climax is expected to increase. Menopausal women will experience a decrease in the amount of estrogen, causing various discomforts. One solution to overcome these complaints is TSH, but it has absolute contraindications. Therefore, there needs to be another alternative, namely the use of soybeans and their processed products.Purpose:  The purpose of this study was to obtain an overview of the use of soy and its processed products as an effort to reduce discomfort in perimenopausal womenMethods:  The sample used was all women who entered the perimenopause period in Jempong Baru Village as many as 123 people. Data were analyzed univariately.Results: The results showed that most (80.5%) perimenopausal women did not use soy as an effort to reduce discomfort during perimenopause and the majority of respondents (39.1%) liked biscuits during perimenopause. Conclusion: The conclusion in this study is that most perimenopausal women do not use soy and its processed products as a treatment for perimenopausal complaints.Suggestions: It is recommended to women who enter the age of perimenopause to consume soy and its processed products such as soy milk, tofu, and tempeh as an effort to reduce discomfort during perimenopause. Keywords: Soy, Discomfort, Perimenopause