Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Dampak dan Tantangan Penggunaan Telepon Genggam di Kalangan Anak Sekolah Dasar Andriyana, Andriyana
Journal of Society and Development Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Medpro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57032/jsd.v3i2.212

Abstract

This study is motivated by the rapid development of information and communication technology, which has introduced various terms to clarify technological products, one of which is mobile phones, also known as gadgets. This research aims to identify and describe the practice of mobile phone usage in the daily lives of elementary school children and to evaluate its impact on them. The study employs a qualitative method with a descriptive approach to gain an understanding of mobile phone usage at SDN 2 Biromaru, Sigi Biromaru District, Sigi Regency. Data collection techniques included literature review and field research, which involved observation, interviews, and documentation. The number of informants in this study was eight, selected through purposive sampling. The results indicate that technological advancements have increasingly attracted attention, particularly among elementary school students. The use of mobile phones has spread across all age groups, including young children, who should have their usage strictly controlled. This is crucial to prevent cases of violence or the spread of inappropriate content that should not be accessible to children. Therefore, the role of teachers and parents is vital in monitoring mobile phone usage, both at school and at home. Although technology brings positive benefits, such as easy access to information, there are also negative impacts, including behavioral and moral changes that conflict with the prevailing societal norms.
Strategi Penguatan Jurnal untuk Indeksasi Directory of Open Access Journals (DOAJ) Hidayat, Arip; Andriyana, Andriyana; Jaelani, Asep Jejen
JE (Journal of Empowerment) Vol 5, No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v5i2.4620

Abstract

AbstrakDirectory of Open Access Journals (DOAJ) menetapkan serangkaian standar untuk memastikan bahwa jurnal yang terdaftar memenuhi kriteria kualitas dan transparansi yang tinggi. Standar ini mencakup menu minimal yang harus disertakan pada situs web jurnal, seperti kebijakan akses terbuka, tujuan dan ruang lingkup, daftar anggota dewan editorial, pedoman untuk penulis, proses editorial, syarat lisensi, syarat hak cipta, biaya penulis, dan detail kontak. Jurnal Anafora memerlukan perbaikan di beberapa aspek, termasuk penerapan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC-BY-SA), penambahan anggota dewan editorial, dan penyempurnaan bagian "Tentang" untuk memenuhi persyaratan DOAJ. Implementasi saran ini akan meningkatkan transparansi, kualitas publikasi, dan kepercayaan dalam komunitas akademik, serta memastikan bahwa Anafora dapat memenuhi standar internasional untuk jurnal ilmiah. Abstract The Directory of Open Access Journals (DOAJ) establishes a set of standards to ensure that registered journals meet high quality and transparency criteria. The standard includes minimal menus that must be included on a journal website, such as open access policies, purpose and scope, a list of editorial board members, guidelines for authors, editorial processes, licensing terms, copyright terms, author fees, and contact details. Anafora Journal needs improvements in several aspects, including the implementation of the Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC-BY-SA) license, the addition of editorial board members, and the enhancement of the "About" section to meet DOAJ requirements. The implementation of these suggestions will improve transparency, publication quality, and trust in the academic community, as well as ensure that Anafora can meet international standards for scientific journals
Pelatihan Seni Peran Untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama Anjasmara, Aan; Andriyana, Andriyana; Kautsar, Tifani
JE (Journal of Empowerment) Vol 5, No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v5i2.4621

Abstract

Abstrak Pengabdian masyarakat di SMP menitikberatkan pada pengalaman bermain peran yang mampu mendukung peningkatan belajar dalam bahasa indonesia dan pengembangan diri pada ekstrakurikuler sebagai keberlanjutan dari penanaman sikap kreatif siswa. Pengabdian ini berfokus pada pelatihan seni peran untuk siswa, bertujuan meningkatkan keterampilan artistik dan sosial. Program ini melibatkan pelatihan intensif dalam teknik seni peran dan evaluasi berkelanjutan. Data hasil pelatihan menunjukkan bahwa rata-rata nilai keterampilan seni peran siswa adalah 75.25, dengan median 77.5 dan modus pada nilai 75 dan 85. Rentang nilai dari 65 hingga 85 dan standar deviasi 16.73 menunjukkan variasi yang signifikan dalam performa siswa. Evaluasi ini memberikan wawasan tentang kemajuan dan tantangan yang dihadapi siswa dalam proses pembelajaran seni peran. Abstract Community service in junior high school focuses on role-playing experiences that can support learning improvement in Indonesian and role-playing experiences that can support learning improvement in Indonesian language and self-development in extracurricular activities as a continuation of cultivating students' creative attitudes. This service focuses on role-play training for students, aiming to improve artistic and social skills. The programme involves intensive training in role-playing techniques and ongoing evaluation. Data from the training showed that the mean score of students' acting skills was 75.25, with a median of 77.5 and modes at 75 and 85. The range of scores from 65 to 85 and standard deviation of 16.73 showed significant variation in student performance. The evaluation provided insights into the progress and challenges students faced in the process of learning acting.
KOMPETENSI KASI PEMERINTAHAN UMUM DAN PELAYANAN PUBLIK KELURAHAN DI WILAYAH KOTA SERANG PROVINSI BANTEN Andriyana, Andriyana; Syafari, Agus; Arenawati, Arenawati
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 3 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v3i1.258

Abstract

Kompetensi merupakan kombinasi  pengetahuan, keterampilan, kemampuan, dan perilaku yang diterapkan seorang pegawai dalam melakukan pekerjaannya dan yang merupakan kunci terkait mencapai hasil yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dari jabatan yang ia emban. Kepala Seksi Pemerintahan Umum dan Pelayanan Publik kelurahan merupakan garda terdepan dalam mengimplementasikan standar pelayanan minimal di kelurahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa dalam pengetahuan Kepala Seksi Pemerintahan Umum dan Pelayanan Publik terhadap pelayanan publik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan Kepala Seksi Pemerintahan Umum dan Pelayanan Publik sebagai informan. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, dalam hal ini pengetahuan terhadap pelayanan publik yang merupakan unsur dari kompetensi masih rendah dan dapat ditingkatkan melalui supervisi dari rekan sejawat dan atasan.
Evaluasi Kinerja Pegawai Berbasis Teknologi: Implementasi Sistem Pendukung Keputusan dengan Metode Profile Matching Suhada, Karya; Hendrik, Dede; Andriyana, Andriyana; Isnandar, Evi; Yanitasari, Yessy
Bulletin of Information Technology (BIT) Vol 6 No 2: Juni 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bit.v6i2.2019

Abstract

Employee performance evaluation is an important process to improve work efficiency and effectiveness in government agencies. At the Simpang Empat District Office, the performance evaluation process is still carried out manually, which is often time consuming and prone to subjectivity. This research aims to develop a Decision Support System (DSS) based on the Profile Matching method to assist the employee performance evaluation process. This research uses the Profile Matching method, where the ideal performance profile is used as a reference for assessing individual performance. Employee performance data is collected through work assessments, interviews and direct observation. The SPK system developed is designed to automate the evaluation process by comparing employee performance profiles with ideal performance profiles. This system succeeded in reducing evaluation time by up to 50% and increasing assessment accuracy compared to manual methods. Employees with substandard performance can be identified quickly, allowing for timely intervention.
ONOMATOPE INDONESIA DAN VIETNAM SEBAGAI BAHAN AJAR BIPA Andriyana, Andriyana; Hieu, Ho Ngoc; Hidyat, Arip
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 13, No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.13.1.1-8

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran onomatope dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dengan mengacu pada konsep pemerolehan bahasa awal pada anak-anak. Berdasarkan kajian dari beberapa penelitian sebelumnya, onomatope dianggap sebagai alat yang efektif dalam menghubungkan bahasa dengan pengalaman sensorik dan mempercepat pemahaman serta produksi kata dalam bahasa baru. Dalam konteks BIPA, onomatope memiliki potensi besar untuk membantu pembelajar memahami dan mengingat kata-kata dengan lebih mudah karena sifatnya yang ikonik dan langsung mengindikasikan makna melalui bunyi. Penelitian ini juga menyoroti bagaimana onomatope dapat meningkatkan kemampuan fonologis pembelajar BIPA, sekaligus membantu mereka membangun asosiasi antara suara dan makna kata dalam situasi komunikasi yang lebih alami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk menganalisis jenis-jenis onomatope yang ditemukan dalam Bahasa Indonesia dan membandingkannya dengan bahasa Vietnam. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara dengan pengajar dari USSH dan UNIKU dengan sampel perolehan data menggunakan teknik purposif sampling. Fokus penelitian mencakup empat kategori utama onomatope: suara hewan, suara alam, suara benda, dan suara tubuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa onomatope dalam kategori-kategori ini memiliki kontribusi dalam pembelajaran BIPA, membantu pembelajar dalam mengenali dan memproduksi kata-kata dengan cara yang lebih intuitif dan efektif.
PENGARUH P5 TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MURID SMA: SEBUAH STUDI KUANTITATIF DI JAKARTA TIMUR Ananto, Purnomo; Dwilanisusantya, Carissa; Andriyana, Andriyana
Jurnal Suluh Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/jsp.v13i2.1934

Abstract

The Strengthening of the Pancasila Student Profile (P5) Project is one of the implementations of the Merdeka Curriculum aimed at shaping students who are not only intellectually intelligent but also possess critical thinking skills and strong character based on the values of Pancasila. This study aims to determine high school students' perceptions of the contribution of P5 in developing critical thinking abilities. The method used is quantitative with a survey approach using a Likert scale questionnaire, which was distributed to 65 high school students in East Jakarta. The analysis results show that the 65% of students experienced a positive impact from the implementation of P5 on enhancing their critical thinking skills. However, 35% of students also gave negative responses, indicating the need for further evaluation of the program’s implementation, particularly regarding teachers' understanding, the selection of themes, as well as the strategies and assessment methods used. These findings are supported by literature that states that the success of P5 heavily depends on the quality of planning, teacher training, and innovative and contextual learning designs. Therefore, improving teacher capacity and systematic evaluation are crucial to maximize P5’s role in shaping students with critical thinking abilities.
PENGENALAN TATA RIAS (MAKE UP) DALAM PEMBELAJARAN DRAMA BAGI SISWA SMA KABUPATEN KUNINGAN Hidayat, Arip; Kautsar, Tifani; Andriyana, Andriyana
JE (Journal of Empowerment) Vol 4, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v4i1.3262

Abstract

ABSTRAK Teater sebagai karya pentas merupakan sebuah kemampuan siswa dalam meningkatkan kreativitas. Siswa yang memiliki kemampuan dalam tata rias dapat ikut andil dalam proses pengembangan kreativitasnya dalam teater. Sebagai pendukung pementasan maka penting dan sangat diperlukan pengenalan sejak dini di tingkat SMA. Dengan Metode PRA (Participatory Rural Appraisal) tater dapat dikenalkan lebih dalam melalui pengenalan tarias berupa riasan karakter, riasan pangung, riasan korektif, dan riasan kreatif yang menghasilkan responden yang memiliki pengetahuan baru tentang tata rias. Pada prosesn pelaksanaan siswa sangat antusias dan guru ikut menyimak kegiatan sehinga pembelajaran teater menjadi lebih menyenangkan. ABSTRACTTheater as a stage work is an ability of students to increase creativity. Students who have the ability in make-up can take part in the process of developing their creativity in theater. As a supporter of staging, it is important and indispensable early introduction at the high school level. With  the PRA (Participatory Rural Appraisal) method, tater can be introduced more deeply through the introduction of dance in the form of character makeup, panggung makeup, corrective makeup, and creative makeup that produces respondents who have new knowledge about makeup. In the implementation process, students were very enthusiastic and the teacher participated in listening to the activity so that theater learning became more fun.
PENGENALAN TEKNIK LATIHAN NAFAS, SUARA, DAN RASA UNTUK PEMBELAJARAN DRAMA BAGI GURU SE-KABUPATEN KUNINGAN Anjasmara, Aan; Kautsar, Tifani; Andriyana, Andriyana
JE (Journal of Empowerment) Vol 4, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v4i1.3261

Abstract

ABSTRAK Pengajaran sastra pada materi drama sangat dibutuhkan guru untuk mengasah kreatifitas dan kemampuan berfikir kritis dalam sebuah pementasan drama. Drama sebagai karya sastra dan karya pentas merupakan dua hal yang penting untuk diajarkan disekolah. Pengabdian tentang pengajaran drama bagi guru diperlukan untuk membangun konstruksi pemahaman yang ajek tentang permainan drama. Tekik dasar bermain drama sebagai aktor memiliki latihan dasar yang harus dikuasai mulai dari olah raga, nafas/suara, dan olah sukma yang diajarkan kepada guru untuk dipraktikkan kepada siswa. Pengabdian dilaksanakan dengan metode PRA (Participatory Rural Appraisal) yang melibatkan semua orang dan semua partisipan ikut aktif dalam proses pengabdian. Proses pengabdian melakukan praktik langsung terhadap materi yang diberikan dan melakukan evaluasi bersama. Dari proses yang dilakukan memunculkan hasil yang positif dari respon guru dan bukti ikut serta mereka dalam setiap kegiatan yang dilakukan bersama pemateri dan partisipan. Keberhasilan program ini dapat diukur dari animo mereka yang hadir dari banyak sekolah di Kabupaten Kuningan. Hasil evaluasi menghasilkan materi keaktoran dan make up diperlukan untuk pembelajaran drama di sekolah.ABSTRACTTeaching literature on drama material is needed by teachers to hone creativity and critical thinking skills in a drama performance. Drama as a literary work and a performance work are two important things to be taught in schools. Dedication to teaching drama for teachers is needed to build a construct of a firm understanding of drama play. The basic techniques of playing drama as an actor have basic exercises that must be mastered starting from sports, breath/sound, and spiritual sports that are taught to teachers to practice to students. Community service is carried out using  the PRA (Participatory Rural Appraisal) method which involves everyone and all participants actively participate in the service process. The midwifery process conducts direct practice on the material provided and conducts joint evaluations. From the process carried out, positive results emerged from the teacher's response and evidence of their participation in every activity carried out with speakers and participants. The success of this program can be measured from the interest of those who attended from many schools in Kuningan Regency. The results of the evaluation produce acting and makeup materials needed for drama learning at school.
Penggunaan bahasa oleh komika Kiky Saputri dalam acara HUT indosiar meroasting crazy rich indonesia (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough) Rahmayani, Aulia; Hidayat, Arip; Anjasmara, Aan; Andriyana, Andriyana
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v4i2.49

Abstract

ABSTRAK: Roasting merupakan salah satu teknik komedi yang digunakan untuk mengkeritik seseorang, roastingan ini akan menyampaikan informasi yang berhubungan dengan suatu individu yang dibawakan dengan suatu humor. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan bahasa roasting oleh komika Kiky Saputri,pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan analisis wacana kritis (AWK) model Norman Fairclough. Jenis penelitian ini yakni penelitian deskriptif kualitatif. Dengan model diskursus yang memuat tiga dimensi analisis wacana. Hasil penelitian ini menunjukan adanya penggunaan bahasa roasting yang digunakan oleh komika Kiky Saputri. Hasil analisis dipaparkan dalam bentuk tiga dimensi wacana yaitu : (1) Dimensi Teks (Mikrostruktural) yang didalamnya mencakup kohesi, koherensi, tata bahasa dan diksi. Dalam penelitian ini terdapat data yang kebanyakan termasuk kedalam kohesi dan koherensi. (2) Discourse Practice (Masostructural) mencakup produksi, penyebaran dan konsumsi. Dalam hasil data penelitiannya terdapat semua aspek yang termasuk kedalam discourse practice, (3) Sociocultural Practice (Makrostructural) mencakup situasional, institusional dan sosial. Dalam hasil data penelitianya terdapat semua aspek yang termasuk kedalam sociocultural practice. KATA KUNCI: Bahasa roasting, analisis wacana kritis Norman Fairclough, dimensi teks,discourse practice, sociocultural practice.   THE USE OF LANGUAGE BY KOMIKA KIKY SAPUTRI IN THE INDOSIAR ANNIVERSARYEVENT WHICH ROASTING CRAZY RICH INDONESIA (Norman Fairclogh’s Critical Discourse Analysis)   ABSTRACT: Roasting is one of the comedic techniques used to criticize someone, this roast will convey information related to an individual that is delivered with humor. This study aims to describe the use of roasting language by comic Kiky Saputri, the approach used in this study is the Norman Fairclough critical discourse analysis (AWK) approach. This type of research is descriptive qualitative research. With a discourse model that contains three dimensions of discourse analysis. The results of this study indicate the use of roasting language used by comic Kiky Saputri. The results of the analysis are presented in the form of three dimensions of discourse, namely: (1) Text Dimension (Microstructural) which includes cohesion, coherence, grammar and diction. In this study, there are data that are mostly included in cohesion and coherence. (2) Discourse Practice (Masostructural) includes production, dissemination and consumption. In the results of the research data there are all aspects included in the discourse practice, (3) Sociocultural Practice (Macrostructural) includes situational, institutional and social. In the results of the research data, there are all aspects included in sociocultural practice. KEYWORDS: Roasting language, Norman Fairclough's critical discourse analysis, text dimensions, discourse practice, sociocultural practice