Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Efektivitas ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap pertumbuhan Trichophyton rubrum secara in vitro Angelica, Tracy; Setyaningsih, Yuni; Razi, Fachri; Zulfa, Fajriati
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v8i3.997

Abstract

Dermatofitosis adalah infeksi jamur yang menyerang epidermis dan keratin, dengan spesies yang menjadi penyebab salah satunya adalah Trichophyton rubrum. Penggunaan obat-obatan kimia dalam waktu lama dapat berpotensi memberikan efek samping berupa efek toksik dan resistensi. Buah mengkudu memiliki kandungan senyawa Flavonoid, Alkaloid, Tanin, Saponin dan Fenol yang telah diketahui dapat menghambat pertumbuhan jamur. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap pertumbuhan jamur T. rubrum secara in vitro. Penelitian ini dilakukan dengan kelompok kontrol post-test eksperimental laboratorium. Pada uji ini, ekstrak buah mengkudu didapatkan dengan metode maserasi etanol 96%. Pengujian aktivitas anti fungi dilakukan dengan metode difusi sumuran dengan variabel bebas yaitu ekstrak buah mengkudu konsentrasi 4%, 6%, 8%, 10%, dan 12,5% serta ketokonazol (kontrol positif) dan aquadest (kontrol negatif). Hasil penelitian menunjukkan adanya zona hambat yang dihasilkan setelah diberikan perlakuan ekstrak buah mengkudu. Pengamatan dilakukan pada waktu 24 jam dan 48 jam. Konsentrasi ekstrak dengan daya hambat tertinggi terdapat pada konsentrasi 8%, dengan rata-rata diameter zona hambat 8,095 mm pada pengamatan 48 jam. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak buah mengkudu konsentrasi 4%, 6%, 8%, 10%, dan 12,5% efektif dalam menghambat pertumbuhan jamur T. rubrum.
HUBUNGAN ANTARA TIME WINDOW DAN JUMLAH SESI TERAPI OKSIGEN HIPERBARIK DENGAN DERAJAT KEKUATAN MOTORIK PASIEN PASCASTROKE ISKEMIK DI RS AL DR. MINTOHARDJO Pratama, Muhammad Rafli; Savitri, Pritha Maya; Setyaningsih, Yuni; Astari, Riezky Valentina
Molucca Medica Vol 18 No 1 (2025): VOLUME 18, NOMOR 1, APRIL 2025
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2025.v18.i1.38

Abstract

Stroke adalah gangguan neurologis yang diakibatkan karena kekurangan suplai darah ke bagian-bagian otak. Stroke iskemik terjadi sekitar 62,4% dari semua jenis stroke. Saat ini, Terapi Oksigen Hiperbarik (TOHB), yaitu pasien bernapas dengan 100% oksigen bersamaan dengan peningkatan tekanan atmosfer, dapat menjadi pilihan terapi dan bisa dilakukan setelah onset stroke iskemik untuk mendapatkan efek penyembuhan, salah satunya perbaikan motorik pasien stroke. Hasil yang dicapai bergantung pada periode dari onset terjadinya stroke hingga dilakukan tata laksana (time window) dan jumlah sesi terapi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara time window dan jumlah sesi terapi oksigen hiperbarik dengan derajat kekuatan motorik pasien pascastroke iskemik di Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Mintohardjo. Desain yang digunakan adalah potong lintang dengan metode total sampling. Terdapat 30 sampel yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Sampel dianalisis dengan uji fisher exact. Hasil analisis bivariat menunjukkan p=0,011 untuk hubungan antara jumlah sesi terapi TOHB dengan derajat kekuatan motorik (RR=2,100; 95% Cl: 1,341 – 3,289) dan p=0,140 untuk hubungan antara time window TOHB dengan derajat kekuatan motorik. Kesimpulan yang diajukan yaitu jumlah sesi TOHB memengaruhi secara signifikan terhadap perubahan derajat kekuatan motorik dan meskipun pasien melakukan TOHB dalam rentang waktu tertentu setelah onset terjadinya stroke, tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan derajat kekuatan motorik. Disarankan untuk penelitian selanjutnya agar memperbanyak jumlah sampel dan mempertimbangkan faktor lain yang dapat memengaruhi hasil terapi.
EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI ASAM JAWA (Tamarindus indica Linn.) SEBAGAI ANTIFUNGI TERHADAP MALASSEZIA furfur Nela Azalina Aziz; Setyaningsih, Yuni; Maria, Ima; Zulfa, Fajriati
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 10 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v10i1.1776

Abstract

Jamur non-dermatofita, Malassezia furfur, yang menyebabkan penyakit Pityriasis versicolor, menjadi masalah di Indonesia karena adanya kemungkinan resistensi. Antijamur alami dapat menjadi solusi pengobatan baru. Biji asam jawa (Tamarindus indica Linn.) diketahui mengandung senyawa bioaktif alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, terpenoid, dan fenol yang berpotensi sebagai antijamur. Tujuan studi ini untuk menguji efektivitas ekstrak biji asam jawa sebagai agen antifungi terhadap pertumbuhan Malassezia furfur secara in vitro dengan metode eksperimental dan desain post test only control group. Ekstraksi etanol biji asam jawa dibuat dengan metode maserasi dan konsentrasi 5%, 10%, 15%, dan 20%. Ketokonazol 2% berperan sebagai kontrol positif, sedangkan DMSO berperan sebagai kontrol negatif. Pengujian dilakukan pada media Saboraud Dextrose Agar (SDA) menggunakan metode difusi sumuran dan mengukur zona bening pada inkubasi 24 jam dan 48 jam. Analisis menggunakan uji Kruskall-Wallis menunjukkan adanya perbedaan daya hambat yang signifikan, selanjutnya dilakukan uji Post Hoc Mann Whitney. Daya hambat yang dihasilkan tergolong sedang, kecuali pada konsentrasi 15% dan 20% pada inkubasi 24 jam yang tergolong kuat. Faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan zona bening adalah konsentrasi ekstrak, jumlah senyawa metabolit sekunder, dan waktu inkubasi. Konsentrasi 15% pada inkubasi 24 jam merupakan konsentrasi yang paling efektif. Kemampuan ini berkaitan dengan senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antifungi.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN MEMBUAT WEDANG JAHE SERAI UNTUK PENGUATAN IMUNITAS MENCEGAH COVID-19 DI DESA PANGKALAN JATI CINERE DEPOK Setyaningsih, Yuni; Susantiningsih, Tiwuk; Irmarahayu, Agneta; Zulfa, Fajriati
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v5i2.977

Abstract

COVID-19 adalah penyakit menular disebabkan SARS-CoV-2 yang telah menyebar menjadi pandemi di seluruh dunia termasuk Indonesia. COVID-19 dapat berupa penyakit ringan atau sampai kematian dan obat untuk COVID-19 belum ada. Indonesia merupakan negara yang kaya akan tanaman herbal, yang sudah banyak digunakan di masyarakat. Dua tanaman herbal yang sering digunakan adalah jahe dan serai. Berdasarkan penelitian tanaman ini dapat memelihara kesehatan dan meningkatkan sistem imun. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang manfaat jahe serai dan keterampilan membuat wedang jahe serai dalam rangka peningkatan sistem imun pada masa pandemi COVID-19. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan demonstrasi pembuatan wedang jahe serai serta mengikutsertakan responden untuk berpartisipasi aktif dalam pembuatan wedang jahe serai. Pada pengabdian masyarakat ini didapatkan hasil adanya peningkatan pengetahuan responden mengenai manfaat wedang jahe serai dan cara pembuatannya. Diharapkan setelah pengabdian masyarakat ini responden dapat menerapkan dan mengaplikaskan pengetahuan yang didapatkan dalam rangka meningkatkan sistem imun pada masa pandemi COVID-19
Hot Oil Exposure on Styrofoam and Black Crackle Bag Effect on Malondialdehyde MDA Level of White Rat (Rattus norvegicus) Wistar Strain Marcella; Simanjuntak, Kristina; Yuni Setyaningsih
SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal Vol. 1 No. 2 (2020): SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.998 KB) | DOI: 10.32734/scripta.v1i2.1235

Abstract

ABSTRACT This study purposed to determine the effect of hot oil exposure on styrofoam and black plastic bag on MDA levels in rats. The study was purely experimental, a sample of 28 Wistar rats, weight ±200gram, age 3 months, divided into 4 groups, treatment was given for 28 days. Negative control was given feed and drink; styrofoam group was given feed, drink, oil on styrofoam; the black plastic group was given feed, drink, oil on black plastic; positive control was given feed, drink, toluene mixed oil. On 14th and 28th-day blood was taken from the tail and examined for plasma MDA by spectrophotometer λ=532nm. One-way ANOVA shows there is an effect of hot oil exposure on styrofoam and black plastic on MDA levels on the 14th and 28th days (p=0.000). Post hoc showed the styrofoam group had a significant increase in MDA levels on 14th (p=0.003) and 28th (p=0.043) compared to negative controls, the black plastic group as well on 14th (p=0.000) and 28th (p=0.000). MDA levels between styrofoam and black plastic groups significantly different on 14th (p=0.012), but not on 28th (p=0.340). There was a significant MDA increase in the styrofoam group between 14th and 28th days (p=0.009), and in the black plastic group (p=0.031). This shows that hot oil exposure on styrofoam and black plastic cause cell oxidative stress. Keyword: Black Plastic Bag, MDA, Oxidative Stress, Styrofoam ABSTRAK Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh paparan minyak panas pada stirofoam dan kresek hitam terhadap kadar MDA. Penelitian merupakan eksperimental murni, sampel 28 ekor tikus putih galur Wistar, berat badan ±200gram, usia 3 bulan, dibagi menjadi 4 kelompok, perlakuan selama 28 hari. Kontrol negatif diberi pakan biasa dan air minum; kelompok stirofoam diberi pakan, minum, dan minyak pada stirofoam; kelompok kresek hitam diberi pakan, minum, dan minyak pada kresek hitam; kontrol positif diberi pakan, minum, dan minyak dicampur toluene. Mengambil darah dari vena ekor pada hari ke-14 dan ke-28 lalu memeriksa MDA plasma dengan spektrofotometer λ=532 nm. Hasil One-way Anova menunjukkan peningkatan MDA kelompok stirofoam dan kresek hitam hari ke-14 dan ke-28 (p=0.000). Uji post hoc menunjukkan MDA kelompok stirofoam meningkat signifikan pada hari ke-14 (p=0.003) dan ke-28 (p=0.043) dibanding kontrol negatif, begitu juga kelompok kresek hitam hari ke-14 (p=0.000) dan ke-28 (p=0.000). Kadar MDA antara kelompok stirofoam dan kresek hitam berbeda signifikan pada hari ke-14 (p=0.012), tetapi tidak pada hari ke-28 (p=0.340). MDA berbeda bermakna antara hari ke-14 dan ke-28 pada kelompok stirofoam (p=0.009) dan kelompok kresek hitam (p=0.031). Hal ini menunjukkan paparan minyak panas pada stirofoam dan kresek hitam dapat menimbulkan stres oksidatif sel. Kata Kunci: Kresek Hitam, MDA, Stirofoam, Stres Oksidatif
Menulis Cerita Pendek dengan Model Pembelajaran “CANTIK” Bagi Siswa SMA Negeri 1 Tawangsari Tahun Pelajaran 2019/2020 Setyaningsih, Yuni
JURNAL PENDIDIKAN Vol 30 No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v30i3.1945

Abstract

This study aims to 1) find out the technique of writing short stories with the "CANTIK" learning model, 2) improve students' skills in writing short stories. In this study, the subjects were teachers and students of class XI MIPA1 SMA N 1 Tawangsari in the even semester of the 2019/2020 school year. The object of research in general is the implementation of learning to write short stories. The data obtained by the technique of giving short story writing assignments, observation and documentation. The data were analyzed using a qualitative description method, namely data presentation and conclusion drawing/verification. The results showed that learning to write short stories in class XI MIPA1 SMA N 1 Tawangsari in the even semester of the 2019/2020 school year was carried out based on the 2013 Curriculum, the Indonesian language learning syllabus for class XI, and was carried out according to the Indonesian RPP for short story text teaching materials. The obstacles faced in learning to write short stories are 1) the implementation of the right learning model in learning to write short stories, 2) the low motivation of students in participating in short story writing lessons, 3) decreased concentration of students when learning Indonesian is scheduled in the final hours. learning. The ways to overcome these obstacles are 1) the application of learning methods to write short stories that are appropriate and interesting for students, 2) provide motivation and enlightenment to students about the benefits of having the ability to write short stories in everyday life. 4) variations in the allocation of learning schedules for writing short stories.
EFFECT OF FERMENTATION OPTIMIZATION WITH PH CONTROL ON ACTINOMYCETES ISOLATE AS ANTIBACTERIAL STAPHYLOCOCCUS AUREUS Joanne, Anastasia; Bahar, Meiskha; Muktamiroh, Hikmah; Setyaningsih, Yuni
BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan) Vol. 10 No. 2 (2024): February
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/biolink.v10i2.10529

Abstract

Actinomycetes are Gram-positive bacilli noted for their secondary metabolites that are effective as antibacterials. Production of the antibacterial compounds is determined by nutrition, temperature, pH, and fermentation time. This study aims to study the antibacterial activity of Actinomycetes isolates from Bogor Botanical Gardens soil by fermentation optimization with pH control on the 3rd, 4th, and 5th day against the growth of Staphylococcus aureus bacteria. Actinomycetes isolates were inoculated on Starch Casein Agar (SCA) and fermented in liquid media containing 7 g glucose, 14 g mannitol, 14 g peptone for 5 days with the pH controlled within the range of 6.2–6.8. Antibacterial test method against S.aureus using well diffusion method with Nutrient Agar (NA) media. The inhibition zone diameter was measured every 24 hours and and the results obtained were 3.73 mm; 6.05mm; and 5.34mm. Those data were analyzed using the Kruskal-Wallis test and then continued with the Mann Whitney test which had significant differences between groups. The conclusion of the study is Actinomycetes isolates have antibacterial potential against the growth of S. aureus with the largest average diameter of inhibition zone in the 4th day fermentation group, which had moderate inhibition.
Peningkatan Pengetahuan dan Pelatihan Kader Posbindu dalam Mendeteksi Depresi pada Lansia Setyaningsih, Yuni; Harjono Hadiwiardjo, Yanti; Muktamiroh, Hikmah
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i2.4060

Abstract

ABSTRAK Lansia merupakan penduduk dengan usia 60 tahun keatas. Lansia masih membutuhkan kasihsayang dari keluarga yang apabila tidak didapatkan menyebabkan lansia menjadi menarik diri dan bisa berakhir menjadi depresi. Depresi yang berkepanjangan pada akhirnya dapat menuju kepada pemikiran kematian atau bunuh diri. Lansia bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di Posbindu setiap bulan oleh kader yang sudah dilatih oleh Puskesmas. Namun demikian belum banyak kader atau masyarakat yang mengetahui tentang depresi dan bagaimana mendeteksinya. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang depresi dan bagaimana mendeteksinya sehingga bisa mencegah perburukan depresi. Pengabdian dilakukan di Posbindu Mutiara sebelas yang dihadiri oleh 32 peserta terdiri dari kader dan masyarakat dengan anggota keluarga lansia. Sebelum kegiatan dilakukan pre test untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta, dilanjutkan dengan penyuluhan dan diakhiri dengan post test untuk mengetahui adanya peningkatan pengetahuan peserta. Dari hasil pengabdian ini didapatkan rerata nilai pre test 67,2 dan pada post test 80,3, terjadi kenaikan sebanyak 13,1. Dilakukan pengolahan data dan didapatkan nilai p 0,001 yang menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan pada peserta. Dilakukan pula pelatihan mendeteksi depresi pada lansia menggunakan Geriatric Depression Scale yang bisa dipahami dengan baik oleh peserta. Meningkatnya pengetahuan kader dan masyarakat mengenai depresi dan cara mendeteksinya diharapkan dapat diterapkan sehari-hari, agar lansia yang ternyata menderita depresi dapat terdeteksi sejak awal, dan mendapatkan terapiyang sesuai. ABSTRACT The elderly are residents aged 60 years and over. The elderly still need love from family, which if not obtained causes them to become withdrawn and can end up becoming depressed. Prolonges depression can eventually lead to thoughts of death or suicide. Elderly people can get health services at Posbindu every month by kader who have been trained by the Puskesmas. However, not many kader or community know about depression and how to detect it. This community service aim to provide knowledge about depression and how to detect it, so that it can prevent depression from worsening. The service was carried out at Posbindu Mutiara Sebelas, which was attended by 32 participants consisting of kader and community with elderly family members. Before the activity, a pre-test was carried out to determine the participant’s level of knowledge, followed by counselling and ended with a post-test to determine whether there had been an increase in participant’s knowledge. From the results of this service, the average pre-test score was 67,2 and the post-test was 80,3, an increase of 13,1. Data processing was carried out and a p value of 0,001 was obtained, indicating that there was a significant increase in knowledge among the participants. Training was also carried out to detect depression in the elderly using the Geriatric Depression Scale which participants could understand well. It is hoped that increasing knowledge of kader and the community about depression and how to detect it can be applied on a daily basis, so that elderly people who are found to be suffering from depression can be detected early and receive appropriate therapy.
Seketeng Tourism Resilience: Revealing the Social Capital of the Community of Kampung Lawang Seketeng in Breaking Tourist Attraction Based on Strategic Action Planning Setyaningsih, Yuni; Faizah, Shafa Alya Nur; Marhaditya, Muhammad Faiz
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i10.1445

Abstract

Tourism plays a crucial role in regional economic development, yet many historical sites, including Kampung Lawang Seketeng, remain underutilized. Despite its rich historical and cultural heritage, this area has not attracted sufficient tourist attention. The main challenges include a lack of promotion, inadequate infrastructure, and low community awareness of its historical value. This research aims to explore the social capital of Kampung Lawang Seketeng’s community and its potential in enhancing tourist attraction through Strategic Action Planning. Using a qualitative phenomenological approach, data were collected through in-depth interviews and observations, supplemented by literature review. Results indicate that strengthening community involvement, improving promotional strategies, and enhancing infrastructure could significantly boost tourism. The study contributes to heritage tourism development by offering a strategy that aligns with local social dynamics, potentially increasing tourism and improving the local economy. Future implementation of these strategies requires collaborative efforts from local government, stakeholders, and the community.