Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ulul Albab

Enhancing Understanding of Religious Concepts through Self-Regulated Learning-Based Islamic Education Alfiyanto, Afif; Ikhwan, M.; Pranajaya, Syatria Adymas; Ghazali, Muhammad; Hidayati, Fitri
Ulul Albab: Majalah Universitas Muhammadiyah Mataram Vol 28, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jua.v28i1.23385

Abstract

Abstrak: Pendidikan agama Islam memiliki peran krusial dalam membentuk pemahaman individu tentang nilai-nilai dan konsep-konsep agama islam. Dalam konteks globalisasi yang terus berkembang, kebutuhan akan pemahaman yang inklusif terhadap keragaman agama semakin mendesak. Artikel ini mengeksplorasi potensi integrasi konsep Self-Regulated Learning (SRL) ke dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai solusi untuk meningkatkan pemahaman konsep agama. Melalui pendekatan analisis SWOT, kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari penerapan strategi pembelajaran ini dieksplorasi secara mendalam. Hasilnya menunjukkan bahwa SRL memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan belajar mandiri, meningkatkan refleksi diri, dan mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari mereka. Namun, tantangan seperti tingkat kemandirian siswa yang beragam dan kebutuhan akan dukungan guru yang kuat juga diidentifikasi. Berdasarkan temuan ini, beberapa rekomendasi diberikan, termasuk pengembangan kurikulum yang lebih terintegrasi dengan SRL, pelatihan guru yang lebih intensif, dan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Artikel ini berkontribusi pada pemahaman tentang bagaimana pendekatan pembelajaran berbasis SRL dapat digunakan secara efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep agama Islam, serta menawarkan panduan bagi pendidik dan peneliti dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang dalam konteks pendidikan agama Islam.Abstract: Islamic religious education is crucial in shaping an individual's understanding of Islamic values and concepts. In the context of ever-evolving globalization, the need for an inclusive sense of religious diversity is increasingly urgent. This article explores the potential integration of Self-Regulated Learning (SRL) into Islamic Religious Education (PAI) learning as a solution to improve understanding of religious concepts. The strengths, weaknesses, opportunities, and threats of implementing this learning strategy are explored in depth through a SWOT analysis approach. The results show that SRL allows students to develop self-study skills, enhance self-reflection, and integrate religious values into their daily lives. However, challenges such as diverse levels of student independence and the need for solid teacher support were also identified. Based on these findings, several recommendations were given, including developing a curriculum that is more integrated with SRL, more intensive teacher training, and integrating technology in Learning. This article contributes to understanding how SRL-based learning approaches can be used effectively to enhance understanding of Islamic religious concepts, as well as offer guidance for educators and researchers facing challenges and seizing opportunities in the context of Islamic religious education. 
Towards Transformative Islamic Education: Reflections and Projections on the Direction of Islamic Education Alfiyanto, Afif; Pranajaya, Syatria Adymas; Ikhwan, M.; Gumilang, Randi Muhammad; Ghazali, Muhammad; Hidayati, Fitri
Ulul Albab: Majalah Universitas Muhammadiyah Mataram Vol 28, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jua.v28i2.23767

Abstract

Abstrak: Pendidikan Islam telah menjadi aspek fundamental dalam masyarakat Muslim, membentuk nilai, keyakinan, dan perilaku individu. Di era kontemporer, lanskap pendidikan berkembang pesat, menuntut refleksi terhadap kondisi terkini dan proyeksi masa depan pendidikan Islam agar tetap relevan dan transformatif. Artikel ini mengkaji perubahan pendidikan Islam melalui analisis literatur dan SWOT, serta menyoroti kebutuhan integrasi subjek modern seperti sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika dalam kerangka pendidikan Islam. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur yang dikumpulkan dari database akademik seperti Google Scholar, JSTOR, dan ProQuest. Data dianalisis menggunakan metode SWOT untuk menilai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam menghadapi tantangan signifikan seperti kurangnya inovasi metode pengajaran, keterbatasan sumber daya, dan akses yang tidak merata ke pendidikan berkualitas. Namun, terdapat peluang besar dalam kemajuan teknologi, peningkatan kesadaran global, dan potensi kemitraan dengan institusi internasional. Transformasi pendidikan Islam membutuhkan inovasi dalam metode pengajaran, adopsi pendekatan interaktif dan kontekstual, serta pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan keterlibatan dan relevansi pendidikan. Pendidikan Islam juga harus menjawab isu sosial kontemporer seperti keadilan sosial, keberlanjutan lingkungan, dan kepemimpinan etis, sehingga siswa dapat berkembang menjadi warga global yang bertanggung jawab dengan integritas moral dan spiritual yang kuat. Artikel ini diharapkan dapat berkontribusi pada diskusi akademik mengenai pendidikan Islam dan mendorong praktik pendidikan yang lebih adaptif dan transformatif.Abstract: Islamic education has been a fundamental aspect of Muslim society, shaping individuals' values, beliefs, and behaviors. In the contemporary era, the educational landscape is rapidly evolving, demanding reflection on the current state and future projections of Islamic education to remain relevant and transformative. This article examines changes in Islamic education through literature analysis and SWOT, highlighting the need for integrating modern subjects such as science, technology, engineering, arts, and mathematics within the Islamic education framework. The research employs a qualitative approach with literature studies collected from academic databases such as Google Scholar, JSTOR, and ProQuest. Data is analyzed using the SWOT method to assess the strengths, weaknesses, opportunities, and threats of Islamic education. The findings reveal that Islamic education faces significant challenges such as a lack of innovative teaching methods, limited resources, and unequal access to quality education. However, there are substantial opportunities in technological advancements, increasing global awareness, and potential partnerships with international institutions. Transforming Islamic education requires innovation in teaching methods, adopting interactive and contextual approaches, and utilizing information and communication technology to enhance engagement and educational relevance. Islamic education must also address contemporary social issues such as social justice, environmental sustainability, and ethical leadership, enabling students to develop into responsible global citizens with strong moral and spiritual integrity. This article aims to contribute to the academic discussion on Islamic education and encourage more adaptive and transformative educational practices.
Co-Authors Adina, Tengku Adini, Ertina Septia Afifurrahman Afifurrahman Alfiyanto, Afif Anatolive, Dave Andy Triwinarko Anggih Tri Cahyadi Anjani, Meidy Any Setianingrum, Any Arif Roziqin, Arif Assoburu, Selvia Aulia, Shindi Azizah, Efida Bambang Widjanarko Otok Challen, Auliffi Ermian Daya, Andriansyah Pratama Elmanizar, Elmanizar Fitri Hidayati Gultom, Susi Indah Agustina Haiqal, Muhammad Hukama, La Diadhan Hutabarat, Steven Ita Fitriati Karima, Mutia Komala, Lenda Lestari, Juwita Lili Suryani M. Ikhwan Mahdi Maryance, Maryance Mirzan, Muhammad Muhajirin, Muhajirin Muhammad Akhyar Adnan Muhammad Zainuddin Lubis Muhammad Zohri, Muhammad Nugroho, Danang Budi Oktavia, Dinda Oktavianto Gustin Olivia, Niken Parhaini Andriani, Parhaini Perananda, Ade Prabowo, Nico Wantona Pratama, Rizki Widi Radityani, Fitri Afina Ramdani Purnamasari Randi Muhammad Gumilang Rassarandi, Farouki Dinda Riansyah, Pipin Rini Hidayati Rivani, Dian Rofii, Muhammad Rusli, Ari Safitri, Leli Amelia Sahabudin, Ahmad Samosir, Bahara Paulus Razoki Sari, Luthfiya Ratna Siahaan, Feby Angelin Garizi Siboro, Amanda T. Sihaloho, Angela Moriana Sihotang, David Charly Silaban, Robby Darlinto Silahuddin Silahuddin Simamora, Irma Yusriani Siregar, Veronika Stevany Siti Hariati Hastuti Siti Noor Chayati Sitio, Stevani Aneta Nika Sudra Irawan Sukmawati Sukmawati Susanti, Yuanita Suzita, Suzita Syatria Adymas Pranajaya Wafa, Muhammad Husnul Wandanita, Melia Yusuf Latief Zain, Efendi Zain, Effendi Zainal Zawir Simon, Zainal Zawir