Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

KONSEP MODERASI DAN SOSIAL ISLAM: MELAWAN EKSTRIMISME DALAM AGAMA Abdul Aziz, Muhammad
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i2.1409

Abstract

Moderation is a middle-class attitude and view (wasatiyah) that is not excessive, not extreme and not radical (tatharruf). It is stated as in Q.S. al-Baqarah: 143. This paper discusses the principle of moderation (an aspect of al-wasatiyyah) in Islamic social concepts. The author emphasizes the concept of moderation in tradition like a platform to combat extremism in multi-religious and multi-racial societies. The fact that moderation as a concept is found in other religions and traditions, it justifies the idea that moderation enters into universal notions. The author uses descriptive, analytical and textual qualitative methodologies applied to written material related to the subject matter. The findings reveal that religious leaders thoroughly consider concepts in their discourse. Some universal shared values, such as fairness, balance, and patience can be found in both traditions and are useful in deradicalizing existing potentials and extremists.
Students’ Perspectives towards Wasatiyyah Course: A Case Study in Universitas Islam Internasional Indonesia Siregar, Nurhalimah; Abdul Aziz, Muhammad
At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/attarbawi.v9i1.8727

Abstract

The Islamic concept of wasatiyyah is reflected in the Qur’an that states the Muslim community as ummatan wasatan. It means that Muslim should be in the middle path in many aspects of live, which avoid from the extremist and neglecting. In doing so, education plays a significant role to promote the concept of wasatiyyah. However, its neglected from the teaching and learning of Islamic education. This study aimed to explore the implementation of wasatiyyah course in Universitas Islam Internasional Indonesia. The study conducted qualitatively with a case study research design in investigating students’ perspectives on the wasatiyyah course. A total of four participants from different faculties and countries are participated in this study. The data was collected through semi-structured interview and analyzed with the Miles and Huberman framework. Overall, the result of the study shows that student perceive positively towards the course of wasatiyyah Islam. In addition, the study also demonstrates students’ reflection on the practice of the concept wasatiyyah in plural context. Hence, it recommended reimaging the concept of wasatiyyah in Islamic universities by implementing the idea into course subject to promote the tolerance and harmony within the diversity
Edukasi Masyarakat Pentingnya Peran Lingkungan Untuk Mencegah Terjadinya Stunting Desa Lencoh, Boyolali Ari Susanto, Joko; putri, Karima; rismaningtyas, Keva; abdul aziz, Muhammad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kegiatan yang kami selenggarakan ini merupakan kegiataan sosisalisasi dan diskusi sebagai sarana edukasi dan pencegahan stunting pada balita di lingkungan Masyarakat Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Dalam Kegiatan sosialisasi ini mengikut sertakan 40 orang yang terdiri dari Ibu balita yang dijadikan sebagai sasaran edukasi dan diskusi, Serta dihadiri Kader dan pengurus Posyandu Tri Asih yang membantu dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini. Agenda pengadian kepada Masyarakat atau kegiatan sosialisai ini dilaksanakan pada Hari Jum’at, 28 November 2025. Telah terlaksanakannya kegiatan sosialisasi mengenai permasalahan stunting pada balita, yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran, wawasan dan pemahaman Masyarakat mengenai Kesehatan pada balita merupakan hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyrakat telah kelompok kami laksanakan. Metode pelaksanaan dalam project ini dengan memaparkan materi dan diskusi kepada audience sebagai sarana korelasi dan interaksi, serta memberikan gizi seimbang berupa bubur sumsum bagi balita.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENGENALAN TOKOH PAHLAWAN NASIONAL BERBASIS VIRTUAL REALITY PADA KELAS VI DI SEKOLAH DASAR Abdul Aziz, Muhammad; Buchori, Achmad; Indriati Wardani, Theodora
JIPETIK:Jurnal Ilmiah Penelitian Teknologi Informasi & Komputer Vol 5, No 2 (2024): JIPETIK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknologi Informasi & Komputer
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipetik.v5i2.22182

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan karena kurangnya ketertarikan dan motivasi peserta didik belajar pada pengenalan tokoh pahlawan nasional dan media yang dipakai tidak menarik itu memakai buku dan LKS. Penelitian ini punya tujuan dalam mengembangkan media pembelajaran pengenalan tokoh pahlawan nasional memakai virtual reality pada kelas VI di sekolah dasar. Media pembelajaran ini dirancang bagi murid kelas VI sekolah dasar/SD yang terlihat kurang memahami dan kurang minat terhadap materi yang tidak menarik juga membosankan. Media Pembelajaran virtual reality ini mengintegrasikan pembelajaran interaktif, sehingga mempermudah pemahaman dan meningkatkan minat terhadap pengenalan pahlawan nasional. Metode penelitian yang dipakai ialah Analysis, Design, Development or Productions, Implementation or Delivery and Evaluations (ADDIE). Pengumpulan data dilaksanakan memakai pengamatan, wawancara, kuesioner dan dokumentasi dengan sampel 16 peserta didik kelas VI SDN 6 Jambu. Metode analisa data memakai pengujian kelayakan produk. Output penelitian menjelaskan pembuatan media pembelajaran pengenalan tokoh pahlawan nasional mendapatkan persentase kelayakan pada uji validasi mendapatkan rata-rata persentase ahli media (1) 82,5% “sangat layak”, ahli media (2) 87,5% “sangat layak”, ahli materi 92,5% “sangat layak”, dan penguji cobaan pada murid kelas VI SD mendapatkan rata-rata 95% “sangat layak” Uji coba menunjukkan bahwa peserta didik merasa antusias dan tertarik memakai media pembelajaran virtual reality sebagai media belajar. Dapat disimpulkan ini menunjukan bahwa media pembelajaran pengenalan pahlawan nasional sangat layak untuk dipakai.