Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Skrining Risiko Cedera pada Atlet Basket Senior dengan Metode Functional Movement Screen (FMS) Toriki, Naula Fauziah; Susanto, Indra Himawan; Sulistyarto, Soni; Bakti, Ananda Perwira
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 6 No. 2 (2025): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v6i2.758

Abstract

Decline in functional movement quality often occurs with age, particularly in individuals aged 32-50 years, who begin experience reduced flexibility, stability and motor control. Risk of injury can assessed by identifying the presence of compensatory movements or a loss of functional balance during physical activities. One of tools used for this pipose in Functional Movement Screen (FMS), which is effective in predicting sport-related injuries. This study to evaluate FMS scores in this age group and identifity potential injury risk based on screening results. With quantitative design and Functional Movement Screen (FMS) for method. The study involved 12 participans aged 32-50 years, and must to do seven standard FMS test : Deep Squat, Hurdle Step, In-Line Lunge, Shoulder Mobility, Active Straight Leg Raise, Trunk Stability Push-Up, and Rotary Stability. The results showed that 10 participants scored ≤14 points, which fall into the high-risk category. 2 participans scored between 15-18 points. The avarage FMS score at senior basketball athletes was 13.08 (high-risk category). It’s mean imbalance  muscle function between upper and lower body movements, which may increase the likelihood of injury particularly among older athletes. Therefore, FMS serves as valuable screening tool to identify injury prevention strategies in senior basketball players.
Analisis Komponen Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola UNESA FC Berdasarkan Posisi Bermain Pada Masa Pra Kompetisi Liga 4 Jawa Timur Musim 2024 – 2025 Prayoga, Bagas Dwi; Bawono, Mokhammad Nur; Susanto, Indra Himawan; Sulistyarto, Soni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28043

Abstract

Kondisi fisik merupakan salah satu elemen yang krusial bagi pemain sepak bola karena kondisi fisik dapat mempengaruhi performa pemain sepak bola saat mereka berada di lapangan. Pemain yang memiliki kondisi fisik yang baik dapat menerapkan taktik dan melakukan teknik dengan sempurna. Oleh karena itu, seorang pemain sepak bola dituntut memiliki kondisi fisik yang baik guna menunjang performa mereka ketika berada di atas lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi fisik pemain UNESA FC pada masa persiapan kompetisi liga 4 jawa Timur 2024-2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang memiliki tujuan untuk memberikan suatu gambaran serta penjelasan yang ringkas tentang berbagai situasi dan variabel yang terjadi dalam masyarakat. Sampel dari penelitian ini adalah pemain UNESA FC yang berjumlah 25 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan secara keseluruhan kondisi fisik pemain UNESA FC di setiap posisi bermain dikatakan mempunyai kondisi fisik dalam kategori sedang dengan pemain belakang yang memperoleh presentase sebanyak 69%, pemain tengah yang memperoleh presentase sebanyak 68%, dan pemain depan memperoleh presentase sebanyak 71%. Implikasinya, pemain UNESA FC tidak dapat memiliki performa yang maksimal selama pertandingan berlangsung.
Penerapan Program FIFA 11+ Kids bagi Pesepakbola Usia Dini dalam Mencegah Cedera Olahraga Firmansyah, Awang; Widodo, Achmad; Wahyudi, Heri; Rusdiawan, Afif; Sulistyarto, Soni; Prasetya, Muhammad Reza Aziz
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.24789

Abstract

Cedera olahraga pada anak merupakan permasalahan yang dapat berdampak jangka panjang terhadap perkembangan fisik. Salah satu strategi yang efektif adalah penerapan program pemanasan terstruktur seperti FIFA 11+ Kids. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pelatih dan orang tua mengenai pentingnya pencegahan cedera melalui edukasi terkait pemanasan yang tepat. Sosialisasi dilaksanakan melalui pendekatan edukatif disertai evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman pelatih dan orangtua sebelum dan sesudah sosialisasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor secara signifikan pada post-test dibandingkan dengan pre-test, yang menunjukkan efektivitas program dalam meningkatkan pemahaman peserta. Dengan demikian, edukasi berbasis FIFA 11+ Kids dapat menjadi sarana strategis dalam upaya pencegahan cedera olahraga pada anak, dan direkomendasikan untuk diimplementasikan secara berkelanjutan dalam program pelatihan olahraga usia dini.
Pengaruh Latihan Permainan Tradisional Bentengan Terhadap Agility Pada Siswa Sekolah Dasar Nurlaily, Kharizma Shinta Dhevi; Noordia, Anna; Sudijandoko, Andun; Sulistyarto, Soni; Susanto, Indra Himawan
Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 12 No 1 (2024): Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
Publisher : Physical Education Departement of University PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v12i1/2

Abstract

Pentingnya pendidikan fisik jasmani anak mengarah pada jangka waktu panjang mengenai tujuan dalam mengembangkan keterampilan dan minat fisik anak. Proses kemampuan dan keterampilan motorik anak berkaitan dengan proses pertumbuhan gerak anak. Berbagai gerakan dan permainan yang dilakukan menunjukkan adanya perkembangan kemampuan motorik anak. Agility adalah kemampuan yang dilakukan secara cepat untuk mengubah arah dalam kombinasi dengan gerakan lain. Melatih agility membutuhkan latihan yang tepat sehingga dapat menggabungkan antara gerak dan mengubah arah secara cepat. Salah satunya yaitu penggunaan pelatihan permainan tradisional bentengan yang belum pernah diadakan Sekolah Dasar Negeri Pelem 1 Pare Kabupaten Kediri. Penelitian deskriptif kuantitatif metode quasi-experiment3dengan desain penelitian one group pretest and posttest design. Teknik purposive sampling dilakukan dalam penelitian ini dalam jumlah sampel 20 siswa putra. Perlakuan treatment selama 16 kali pertemuan. Tes dan pengukuran Illinois agility test digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Uji T (paired sample t-test) digunakan dalam hasil penelitian. Ditemukan adanya perbedaan antara latihan permainan tradisional bentengan dengan latihan kelincahan pada siswa putra di SD Negeri Pelem 1 Pare Kabupaten Kediri. Hasil penelitian menggunakan uji T menunjukkan nilai t (53,56) > t tabel (0,05) (19) (2,093) dan P (0,000) < α (0,05). Jadi ada perbedaan setelah dilakukan treatment. Persentase kenaikannya sebesar 9,7%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan permainan tradisional bentengan terhadap agility pada siswa putra Sekolah Dasar Negeri Pelem 1 Pare Kabupaten Kediri.