Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Intervensi Augmented Reality: Meningkatkan Pendidikan Agama di Sanggar Belajar Kampung Baru Rochman Hadi Mustofa; Sabar Narimo; Hardika Dwi Hermawan; Muhammad Isnani Kusuma
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4389

Abstract

ABSTRACTThe inadequacy of institutions offering religious education to students at Sanggar Belajar Kampung Baru, Kuala Lumpur, Malaysia, is an urgent issue. Challenges related to immigration documentation and the absence of a structured curriculum in Community Learning Centers (CLC) contribute to the low level of religious knowledge among students. Although primary school years are crucial for acquiring basic knowledge of Islam and daily worship practices, CLC students face significant difficulties. In response, the Community Engagement for International Partnership (PkM-KI) team introduced Augmented Reality Cards (ARCard) as a new educational tool aimed at helping students learn prayer recitation. The main features of ARCard involve video presentations and three-dimensional objects, enhancing the learning experience. ARCard is specifically designed to offer guidance on prayer recitation and can be accessed via smartphone. The results show student enthusiasm, indicating that learning prayer recitation has become more accessible even without direct parental guidance. These findings underscore ARCard's potential as a significant tool for enhancing student participation in religious education at CLC Kampung Baru. The next recommended step is a comprehensive long-term evaluation of ARCard's impact on improving religious knowledge and learning motivation among students, providing valuable insights for the development of holistic learning programs in the future.Keywords: Augmented Reality, Sanggar Belajar, Community Learning Center, Learning MediaABSTRAKKetidakcukupan lembaga yang menawarkan pendidikan agama kepada siswa di Sanggar Belajar Kampung Baru, Kuala Lumpur, Malaysia, adalah masalah mendesak. Tantangan terkait dokumentasi imigrasi dan tidak adanya kurikulum terstruktur di Community Learning Center (CLC), yang mengatur pengajaran mata pelajaran Islam, berkontribusi pada rendahnya tingkat pengetahuan agama di kalangan siswa. Meskipun tahun-tahun sekolah dasar adalah periode tepat untuk memperoleh pengetahuan dasar tentang Islam dan praktik ibadah sehari-hari, siswa di CLC menghadapi kesulitan mencolok. Sebagai tanggapan, tim Community Engagement for International Partnership (PkM-KI) memperkenalkan Kartu Augmented Reality (ARCard) sebagai alat pendidikan baru yang bertujuan membantu siswa dalam belajar pembacaan doa. Fitur utama ARCard melibatkan presentasi video dan objek tiga dimensi, meningkatkan pengalaman belajar. ARCard ini dirancang khusus untuk menawarkan panduan tentang pembacaan doa dan dapat diakses melalui smartphone. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme siswa, bahwa belajar pengajian doa menjadi lebih mudah diakses bahkan tanpa bimbingan orang tua. Temuan ini menggarisbawahi potensi ARCard sebagai alat signifikan untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam pendidikan agama di CLC Kampung Baru. Langkah selanjutnya yang disarankan adalah evaluasi jangka panjang yang komprehensif mengenai dampak penggunaan ARCard terhadap peningkatan pengetahuan agama dan motivasi belajar di kalangan siswa, memberikan wawasan berharga untuk pengembangan program pembelajaran holistik di masa depan.Kata kunci: Augmented Reality, Sanggar Belajar, Community Learning Center, Media Pembelajaran 
Pengembangan Digitalisasi Sekolah Berbasis Website pada Era Komputasi Global di SMP Muhammadiyah Fitria, Cemy Nur; Hermawan, Hardika Dwi; Sayekti, Ika Candra; Selfia, Karunia Dwi; Azra, Adilah; Prasojo, Ipin
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 1, Juli 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v3i1.14665

Abstract

Pengabdian ini memiliki tujuan untuk inisiasi dan pendampingan untuk digitalisasi sekolah berbasis website sebagai upaya rekognisi SMP Muhammadiyah 04 Sambi. Adapun batasan dalam Website Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 04 Sambi yaitu sekadar akan menampilkan informasi-informasi yang berisi mengenai  profil, galeri, fasilitas, ekstrakulikuler, dan hal – hal yang berkaitan dengan  Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 04 Sambi secara up to date dan real time. Sedangkan untuk pegumpulan data yang dilakukan dalam pengabdian ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yang terdiri dari observasi dan wawancara pada pihak mitra. Software yang digunakan adalah Niagahoster sebagai media web hosting, dan Wordpress sebagai pengolahan basis datanya. Hasil pembuatan website ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan sekolah kepada masyarakat dengan tujuan agar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 04 Sambi dapat lebih jauh dikenal oleh masyarakat luas. Digitalisasi sekolah berbasis website dalam mengembangkan kompetensi serta tingkat kualitas sekolah adalah suatu hal yang sangat tepat dilaksanakan karena website ialah suatu media teknologi informasi yang tergolong sangat interaktif serta dinamis dengan tujuan menambah wawasan dan juga eksistensi diri. Penerapan teknologi informasi sekolah berbasis website ini dapat diakses dimana saja dan kapan saja melalui jaringan internet.
Efektivitas Digital Marketing Sebagai Alternatif Pengembangan Strategi Marketing di Konveksi BUMDes Rahmayanie, Ananda Muslimah; Afiffah, Aliftya Virgy; Anggraini, Indah Dewi; Hermawan, Hardika Dwi; Mukhlasin, Latutik; Kurniawan, Dani
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 2, Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i2.19186

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi, muncul banyaknya platform seperti Sosial Media, E-Commerce dan web yang sering dimanfaatkan masyarakat dalam kegiatan kehidupan sehari - hari contohnya dalam kegiatan jual beli. Metode yang digunakan adalah metode pengabdian, dalam kegiatan pengabdian ini tim pengabdian mendemonstrasikan atau memberikan contoh untuk menghasilkan keterampilan mengenai pengembangan dalam penggunaan media digital marketing. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengetahui tingkat efektivitas digital marketing terhadap proses transaksi dan marketing produk di Konveksi BUMDes. Hasilnya menunjukkan bahwa digital marketing sangat efektif untuk digunakan dalam pengembangan strategi marketing, hal ini dilihat dari kunjungan terhadap produk yang dipasarkan. Kesimpulan hasil pengabdian ini adalah penggunaan digital marketing sebagai strategi marketing dapat meningkatkan jangkauan produk, memudahkan customer untuk menemukan produk, serta mempermudah proses jual beli, maka dianjurkan agar meneruskan penggunaan digital marketing untuk tujuan marketing produk di konveksi BUMDes.
Pelatihan Computational Thinking bagi Mahasiswa melalui CSUnplugged sebagai Penguatan Dasar-Dasar Pemrograman Hermawan, Hardika Dwi; Vitasari, Denny; Luthfi, Ahmad; Rike Nursafitri; Shaleha, Annisa Amalia; Rosa, Nauviana Pita; Hananfajri, Muhammad
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2024): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i3.2001

Abstract

Dalam era digital, pemahaman mengenai pemrograman dan konsep berpikir komputasional menjadi semakin penting bagi mahasiswa. Kurangnya pemahaman awal tentang konsep-konsep pemrograman dan rasa takut terhadap mata kuliah dasar pemrograman bagi mahasiswa Teknik Kimia menjadi masalah utama. Metode alternatif seperti CSUnplugged, yang mengajarkan konsep pemrograman tanpa komputer, dapat menjadi solusi efektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan metode CSUnplugged kepada mahasiswa Teknik Kimia, mengatasi hambatan dalam belajar pemrograman, dan meningkatkan keterampilan berpikir komputasional. Pelatihan ini dilakukan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan menggunakan permainan yang mengajarkan dasar-dasar komputasi seperti Abstraksi, Algoritma, dan Logika. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mahasiswa yang berpartisipasi memiliki pemahaman yang meningkat terhadap konsep-konsep pemrograman dan keterampilan berpikir komputasional. Rata-rata mahasiswa menyelesaikan soal dan permainan dengan skor 60%, dengan 81% dari mereka menyatakan setuju bahwa metode ini efektif. Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dalam pendidikan berkualitas dan inovasi. Hasil pelatihan menunjukkan potensi besar dari metode CSUnplugged dalam meningkatkan keterampilan komputasi yang esensial untuk masa depan mahasiswa. Training in Computational Thinking for University Students through CSUnplugged as Strengthening Basic Programming Fundamentals Abstract In the digital era, understanding programming and computational thinking concepts is increasingly important for students. A lack of initial understanding of programming concepts and fear of basic programming courses are major issues for Chemical Engineering students. Alternative methods like CSUnplugged, which teaches programming concepts without using computers, can be an effective solution. This community service activity aims to introduce the CSUnplugged method to Chemical Engineering students, address barriers to learning programming, and enhance computational thinking skills. The training was conducted in three stages: preparation, implementation, and evaluation, using games that teach the basics of computation such as Abstraction, Algorithms, and Logic. The evaluation results show that participating students improved their understanding of programming concepts and computational thinking skills. On average, students completed tasks and games with a score of 60%, with 81% agreeing that the method is effective. This activity supports the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs) in quality education and innovation. The training results demonstrate the significant potential of the CSUnplugged method in enhancing computational skills essential for students' future success.
Peningkatan Keterampilan Digital Marketing dan Pembuatan Konten bagi Pengrajin Gitar Tradisional Setiawan, Arif; Dwi Hermawan, Hardika; Rizki Adhisa, Ryan; Surya Amalia, Pinkan; Tama, Ady; Qolbia Salamah, Naurag
Abdimas Mandalika Vol 4, No 3 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i3.29831

Abstract

Abstract:  Ngrombo Village, located in Baki District, Sukoharjo Regency, is a prominent guitar craftsmanship center in Indonesia. However, local artisans face significant challenges in product marketing due to limited digital literacy and inadequate adoption of digital marketing strategies. This program aimed to enhance the digital marketing skills of guitar artisans through training and mentorship in digital marketing strategies and content creation. The one-month program involved 50 artisans and employed methods such as lectures, workshops, and hands-on practice. The digital marketing training, led by industry experts, focused on social media optimization and e-commerce utilization. Additionally, a follow-up content creation workshop was conducted to improve product photography and copywriting skills. Evaluation results indicated that 80% of participants improved their understanding of digital marketing, 65% optimized their social media presence, and customer engagement increased by 50%. Challenges included maintaining consistency in business account management and limited access to paid advertising. Long-term solutions require continuous mentorship and the development of data-driven marketing strategies.Abstrak: Desa Ngrombo, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, merupakan salah satu sentra kerajinan gitar terkemuka di Indonesia. Namun, para pengrajin menghadapi tantangan besar dalam pemasaran produk akibat keterbatasan literasi digital dan minimnya pemanfaatan strategi digital marketing. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemasaran digital bagi pengrajin gitar melalui pelatihan dan pendampingan dalam strategi digital marketing serta pembuatan konten pemasaran. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan dan diikuti oleh 50 pengrajin gitar, dengan metode penyuluhan, workshop, serta praktik langsung. Pelatihan digital marketing menghadirkan pakar di bidangnya dan berfokus pada optimasi media sosial serta pemanfaatan platform e-commerce. Sebagai tindak lanjut, pelatihan pembuatan konten pemasaran dilakukan untuk meningkatkan keterampilan dalam fotografi produk. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 80% peserta mengalami peningkatan pemahaman digital marketing, 65% mulai mengoptimalkan media sosial mereka, dan terjadi peningkatan interaksi pelanggan hingga 50%. Kendala yang dihadapi meliputi konsistensi dalam pengelolaan akun bisnis serta keterbatasan dalam penggunaan iklan berbayar. Untuk solusi jangka panjang, diperlukan program pendampingan berkelanjutan dan pengembangan strategi pemasaran berbasis data.
Pemberdayaan Masyarakat untuk Peningkatan Manajerial Desa Wisata di Kalurahan Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul Hafida, Siti Hadiyati Nur; Wardhani, Puspita Indra; Dewi, Ratih Puspita; Hermawan, Hardika Dwi; Taufiq, Muhammad Luqman
Abdi Geomedisains Vol. 6, No. 1, June 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v6i1.9948

Abstract

Umbulrejo Village has interesting and unique natural tourism potential. This village has officially become a tourist village and has had a pokdarwis (tourism awareness group); however, after the pandemic, the number of tourists coming was very small, so it had an impact on the economy of the community in Umbulrejo Village. Based on the potential and problems experienced by the Umbulrejo pokdarwis, it is known that the capacity of human resources in managing the Umbulrejo Tourism Village is very limited, so that tourism management is not optimal. The purpose of this community service activity is to increase the managerial capacity of the tourist village for the Umbulrejo pokdarwis. This community empowerment activity is carried out through three stages, namely the awareness and behavior formation stage, the transformation stage, and the intellectual enhancement stage. From the results of this community empowerment activity, the following results were obtained: 1) the awareness and behavior formation stage, namely, the community around the Umbulrejo Tourism Village must start building networks and working together as a team, especially between homestay providers and pokdarwis administrators. This stage has been carried out well, and intensive communication has been realized between pokdarwis administrators and homestay providers; 2) the transformation stage, namely, the community begins to integrate local culture into tourism activities. The community prepares a tour package that is integrated with the appearance of local culture in (Umbulrejo Tourism Village; 3) the intellectual development stage, namely the creation of social media for promotion with an attractive and informative design. The Pokdarwis management already has several social media accounts that can be used as promotional media. Through this community service activity, the management of Umbulrejo Tourism Village is expected to maintain the sustainability of tourism in Umbulrejo Village.
Efektivitas Digital Marketing Sebagai Alternatif Pengembangan Strategi Marketing di Konveksi BUMDes Rahmayanie, Ananda Muslimah; Afiffah, Aliftya Virgy; Anggraini, Indah Dewi; Hermawan, Hardika Dwi; Mukhlasin, Latutik; Kurniawan, Dani
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 2, Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i2.19186

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi, muncul banyaknya platform seperti Sosial Media, E-Commerce dan web yang sering dimanfaatkan masyarakat dalam kegiatan kehidupan sehari - hari contohnya dalam kegiatan jual beli. Metode yang digunakan adalah metode pengabdian, dalam kegiatan pengabdian ini tim pengabdian mendemonstrasikan atau memberikan contoh untuk menghasilkan keterampilan mengenai pengembangan dalam penggunaan media digital marketing. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengetahui tingkat efektivitas digital marketing terhadap proses transaksi dan marketing produk di Konveksi BUMDes. Hasilnya menunjukkan bahwa digital marketing sangat efektif untuk digunakan dalam pengembangan strategi marketing, hal ini dilihat dari kunjungan terhadap produk yang dipasarkan. Kesimpulan hasil pengabdian ini adalah penggunaan digital marketing sebagai strategi marketing dapat meningkatkan jangkauan produk, memudahkan customer untuk menemukan produk, serta mempermudah proses jual beli, maka dianjurkan agar meneruskan penggunaan digital marketing untuk tujuan marketing produk di konveksi BUMDes.
Pengembangan Digitalisasi Sekolah Berbasis Website pada Era Komputasi Global di SMP Muhammadiyah Fitria, Cemy Nur; Hermawan, Hardika Dwi; Sayekti, Ika Candra; Selfia, Karunia Dwi; Azra, Adilah; Prasojo, Ipin
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 1, Juli 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v3i1.14665

Abstract

Pengabdian ini memiliki tujuan untuk inisiasi dan pendampingan untuk digitalisasi sekolah berbasis website sebagai upaya rekognisi SMP Muhammadiyah 04 Sambi. Adapun batasan dalam Website Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 04 Sambi yaitu sekadar akan menampilkan informasi-informasi yang berisi mengenai  profil, galeri, fasilitas, ekstrakulikuler, dan hal – hal yang berkaitan dengan  Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 04 Sambi secara up to date dan real time. Sedangkan untuk pegumpulan data yang dilakukan dalam pengabdian ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yang terdiri dari observasi dan wawancara pada pihak mitra. Software yang digunakan adalah Niagahoster sebagai media web hosting, dan Wordpress sebagai pengolahan basis datanya. Hasil pembuatan website ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan sekolah kepada masyarakat dengan tujuan agar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 04 Sambi dapat lebih jauh dikenal oleh masyarakat luas. Digitalisasi sekolah berbasis website dalam mengembangkan kompetensi serta tingkat kualitas sekolah adalah suatu hal yang sangat tepat dilaksanakan karena website ialah suatu media teknologi informasi yang tergolong sangat interaktif serta dinamis dengan tujuan menambah wawasan dan juga eksistensi diri. Penerapan teknologi informasi sekolah berbasis website ini dapat diakses dimana saja dan kapan saja melalui jaringan internet.
Intervensi Augmented Reality: Meningkatkan Pendidikan Agama di Sanggar Belajar Kampung Baru Mustofa, Rochman Hadi; Narimo, Sabar; Hermawan, Hardika Dwi; Kusuma, Muhammad Isnani
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4389

Abstract

ABSTRACTThe inadequacy of institutions offering religious education to students at Sanggar Belajar Kampung Baru, Kuala Lumpur, Malaysia, is an urgent issue. Challenges related to immigration documentation and the absence of a structured curriculum in Community Learning Centers (CLC) contribute to the low level of religious knowledge among students. Although primary school years are crucial for acquiring basic knowledge of Islam and daily worship practices, CLC students face significant difficulties. In response, the Community Engagement for International Partnership (PkM-KI) team introduced Augmented Reality Cards (ARCard) as a new educational tool aimed at helping students learn prayer recitation. The main features of ARCard involve video presentations and three-dimensional objects, enhancing the learning experience. ARCard is specifically designed to offer guidance on prayer recitation and can be accessed via smartphone. The results show student enthusiasm, indicating that learning prayer recitation has become more accessible even without direct parental guidance. These findings underscore ARCard's potential as a significant tool for enhancing student participation in religious education at CLC Kampung Baru. The next recommended step is a comprehensive long-term evaluation of ARCard's impact on improving religious knowledge and learning motivation among students, providing valuable insights for the development of holistic learning programs in the future.Keywords: Augmented Reality, Sanggar Belajar, Community Learning Center, Learning MediaABSTRAKKetidakcukupan lembaga yang menawarkan pendidikan agama kepada siswa di Sanggar Belajar Kampung Baru, Kuala Lumpur, Malaysia, adalah masalah mendesak. Tantangan terkait dokumentasi imigrasi dan tidak adanya kurikulum terstruktur di Community Learning Center (CLC), yang mengatur pengajaran mata pelajaran Islam, berkontribusi pada rendahnya tingkat pengetahuan agama di kalangan siswa. Meskipun tahun-tahun sekolah dasar adalah periode tepat untuk memperoleh pengetahuan dasar tentang Islam dan praktik ibadah sehari-hari, siswa di CLC menghadapi kesulitan mencolok. Sebagai tanggapan, tim Community Engagement for International Partnership (PkM-KI) memperkenalkan Kartu Augmented Reality (ARCard) sebagai alat pendidikan baru yang bertujuan membantu siswa dalam belajar pembacaan doa. Fitur utama ARCard melibatkan presentasi video dan objek tiga dimensi, meningkatkan pengalaman belajar. ARCard ini dirancang khusus untuk menawarkan panduan tentang pembacaan doa dan dapat diakses melalui smartphone. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme siswa, bahwa belajar pengajian doa menjadi lebih mudah diakses bahkan tanpa bimbingan orang tua. Temuan ini menggarisbawahi potensi ARCard sebagai alat signifikan untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam pendidikan agama di CLC Kampung Baru. Langkah selanjutnya yang disarankan adalah evaluasi jangka panjang yang komprehensif mengenai dampak penggunaan ARCard terhadap peningkatan pengetahuan agama dan motivasi belajar di kalangan siswa, memberikan wawasan berharga untuk pengembangan program pembelajaran holistik di masa depan.Kata kunci: Augmented Reality, Sanggar Belajar, Community Learning Center, Media Pembelajaran 
Virtual Reality-Based Learning Media for Enhancing Computational Thinking in Junior High Schools Hermawan, Hardika Dwi; Permana, Adira Bintang; Pramudita, Dias Aziz
Dinasti International Journal of Education Management And Social Science Vol. 7 No. 1 (2025): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (Octob
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v7i1.5240

Abstract

This study developed and evaluated Bytethink7, a Virtual Reality (VR)-based learning medium to improve Computational Thinking (CT) skills among seventh-grade students at SMP Negeri 3 Jatipuro, Indonesia. The application was designed using the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate) and developed with Unity3D, SketchUp, Blender, Vroid, and Adobe Photoshop. Validation by two media experts and two subject matter experts yielded highly satisfactory results, with a Likert score of 86.25%, Aiken’s V of 0.825 (very high content validity), and all content criteria met according to the Guttman scale (100%). Black-box functionality testing showed the application runs perfectly (100%), while testing with 22 students yielded an average System Usability Scale (SUS) score of 74, categorized as “Good/Acceptable.” These findings indicate that Bytethink7 is effective as an interactive learning medium that supports the constructivist learning-by-doing principle and can serve as a solution to the lack of CT learning tools at the junior high school level. Further research is recommended to test its impact on CT skill attainment and compare it with other educational technologies.