Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PEMBERIAN EDUKASI PENTINGNYA RELAKSASI DALAM MENURUNKAN STRES AKADEMIK PADA SISWA DI SMK KOTA LUBUKLINGGAU Soewito, Bambang; Susmini, Susmini; Juartika, Wella
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2027

Abstract

Stres dapat dipandang dalam dua cara, pertama adalah distress yang dipandang sebagai stres yang merusak atau yang tidak menyenangkan, yang dapat mengakibatkan seseorang marah, tegang, bingung, cemas, merasa bersalah, dan dapat mengganggu kepribadian. Relaksasi diperlukan untuk menurunkan tingkat stress yang terjadi pada siswa. Edukasi diberikan agar siswa paham cara melakukan relaksasi dan  paham secara baik, agar menurunkan stres akademik siswa melalui relaksasi, tidak hanya bersifat kuratif tapi juga preventif untuk siswa yang tidak mengalaminya. 
Penerapan Active stretching Exercise untuk Lanisa dengan Diabetes Melitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas Tahun 2025 Susmini, Susmini; Wijaya, Sapondra; Soewito, Bambang; Dwi Ari Wibowo, Wahyu; Martini, Sri
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v2i2.275

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DM Tipe 2) pada lansia memerlukan manajemen non-farmakologis yang efektif untuk mengontrol hiperglikemia dan meningkatkan kualitas hidup. Active Stretching Exercise adalah salah satu intervensi fisik yang mudah diakses. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan Active Stretching Exercise terhadap tingkat pengetahuan terkait DM dan kadar Glukosa Darah Sewaktu (GDS) pada 30 lansia penderita DM Tipe II. Kegiatan ini melibatkan 30 responden di wilayah kerja Puskesmas Perumnas. Responden diberikan edukasi dan intervensi Active Stretching Exercise selama 1 bulan dengan kegiatan dilakukan 1 minggu sekali dengan durasi 45 detik setiap gerakan. Hasilnya ditemukan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan responden, dengan rata-rata skor meningkat dari 47,00 menjadi 78,00. Selain itu, terdapat perbaikan klinis dengan penurunan rata-rata GDS secara kelompok dari 233,00 mg/dL menjadi 205,17 mg/dL. Kegiatan edukasi dan Active Stretching Exercise menunjukan efektifitas dalam meningkatkan pengetahuan dan berkontribusi positif terhadap penurunan GDS. Intervensi ini direkomendasikan sebagai terapi tambahan yang menjanjikan dalam kerangka manajemen DM yang holistik, di samping diet dan pengobatan.
PENYULUHAN PENGENALAN TANDA BAHAYA KEGAWATDARURATAN PADA BAYI MUDA DAN PENANGANANNYA DI RUMAH Oktaviani, Eva; Feri, Jhon; Susmini, Susmini; Soewito, Bambang
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.620-626

Abstract

Permasalahan kesehatan pada bayi muda masih menjadi sorotan dibidang kesehatan. Kematian anak di Indonesia sering dijumpai pada usia neonatal dan bayi muda. Selama fase ini, bayi baru lahir sangat rentan mengalami permasalahan kesehatan karena proses adaptasi dari intrauterine ke ekstrauterin dan daya tahan tubuh yang rendah. Kegawatdaruratan neonatal dapat terjadi sewaktu-waktu terutama pada bayi risiko tinggi dan akibat penanganan awal yang tidak tepat. Pengenalan tanda bahaya sejak dini pada bayi muda dapat membantu menurunkan insiden angka kematian bayi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu tentang pengenalan tanda bahaya dan penanganan kasus kegawatdaruratan bayi yang sering terjadi di rumah. Sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki bayi khususnya bayi dengan risiko tinggi. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi intensif, dan demonstrasi. Tempat pelaksanaan di Puskemas Pembantu (Pustu) Desa Ketuan Jaya Kecamatan Muara Beliti Kota Lubuklinggau. Jumlah peserta sebanyak 20 orang. Evaluasi hasil akhir yaitu kegiatan berjalan lancar, peserta sangat responsif, terjadinya peningkatan pemahaman dan pengetahuan tentang pengenalan tanda bahaya kegawatdaruratan pada bayi muda dan mampu mempraktikkan penanganannya sesuai materi yang disampaikan. Pengenalan tanda bahaya pada bayi sejak dini penting untuk diberikan secara berkelanjutan untuk mencegah kasus kegawatdaruratan yang lebih kompleks.
Comparation Effectiveness Of Skin And Dragon Fruit On Hemoglobin In Young Adults Dewi, Novita; Cita, Errick Endra; Susmini, Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 3 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v9i3.3773

Abstract

Kadar hemoglobin yang optimal merupakan indikator penting dalam menjaga kesehatan dan fungsi fisiologis, khususnya pada wanita dewasa muda yang rentan mengalami penurunan hemoglobin akibat kebutuhan nutrisi dan aktivitas metabolik yang tinggi. Pencarian alternatif peningkatan kadar hemoglobin berbasis bahan alam, seperti kulit dan buah naga yang kaya antioksidan, menjadi semakin relevan, seiring meningkatnya minat terhadap intervensi nutrisi yang mudah diperoleh dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komparasi efektivitas jus kulit buah naga dan buah naga terhadap kadar hemoglobin pada wanita dewasa muda. Desain pre-eksperimental two group pretest–posttest design pada 34 sampel yang terbagi dalam 2 kelompok, yaitu  kelompok  perlakuan pemberian kulit buah naga /p1 (17 orang), kelompok  perlakuan pemberian buah naga p2 (17 orang). Teknik purposive sampling digunakan dalam penelitian ini. Intervensi berupa 200 gram jus diberikan selama 5 hari berturut-turut dengan pengukuran kadar hemoglobin melalui pemeriksaan fisiologis. Uji statistik menggunakan wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beda antara pemberian jus kulit buah naga dan buah naga terhadap kadar hemoglobin pada wanita dewasa muda (p value 0.004). Direkomendasikan penelitian selanjutnya membuat olahan kulit buah naga yang kekinian seperti berbagai jus dengan toping berbahan dasar kulit buah naga, sehingga akan diminati oleh responden.