Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Building Information Modelling (BIM) 5D Pada Estimasi Volume dan Biaya Pekerjaan Struktur Adi Prastya, Celvin; Hendriyani, Irna; Pratiwi, Reno
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol 7 No 1 (2025): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v7i1.4301

Abstract

The objective of this study is to evaluate the outcomes of cost estimation calculations conducted through the manual approach versus the Building Information Modelling (BIM) approach. BIM addresses the limitations of conventional software like AutoCAD and Microsoft Excel, which are 2D-based and complicate coordination among different engineering fields. BIM, through the integration of 3D (modeling), 4D (scheduling), 5D (cost), 6D (sustainability), and 7D (operation and maintenance), offers a comprehensive framework for project planning, management, and evaluation. This study analyzes the efficiency of volume and cost estimation in the construction of the Balikpapan’s DP3 and DISDAG Building project in the city of Balikpapan using the BIM 5D concept with Autodesk Revit 2022 software. The research results indicate that volume and cost estimations with BIM 5D are more efficient compared to conventional methods. The concrete work volume with BIM is compared to that of conventional methods from the consultant, there is a saving of 4.92% for concrete works, and 5.16% of saving for rebar works. These findings demonstrate that the implementation of BIM 5D in Autodesk Revit is lower and more efficient in volume and cost estimation.
ANALISIS PROBABILITAS KEBERHASILAN PROYEK DENGAN METODE PDM DAN PERT PADA PROYEK PEMBANGUNAN BALAI KARANTINA IKAN KABUPATEN BERAU Mu'an, M. Choirul; Hendriyani, Irna; Devi, Suheriah Mulia
Jurnal Penelitian Teknik Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian Teknik
Publisher : Jurnal Penelitian Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung perkantoran karantina perikanan Kabupaten Berau dibangun untuk memudahkan proses ekspor dan impor produk makanan laut bagi para pengusaha di bidang perikanan. Proyek pengembangan ini pelaksanaannya memerlukan waktu 160 hari. Pencapaian efisiensi dan efektivitas  pelaksanaan di lapangan memerlukan pengelolaan proyek yang tepat, termasuk melalui pengorganisasian rencana pelaksanaan. Beberapa metode  dapat digunakan untuk perencanaan proyek, antara lain  Precedence Diagram Method (PDM) dan Project Evaluation and Review Technique (PERT). Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis waktu optimal dan jalur kritis dengan PDM dan probabilitas penyelesaian proyek pembangunan Gedung perkantoran karantina perikanan Kabupaten Berau menggunakan  PERT. Hasil analisis PDM didapatkan, bahwa proyek pembangunan Gedung perkantoran karantina perikanan Kabupaten Berau membutuhkan waktu penyelesaian selama 163 hari. Jalur kritisnya adalah pekerjaan pendahuluan; pekerjaan struktur beton; pekerjaan tanah dan pondasi; pekerjaan dinding, plesteran, kaca, dan ACP; pekerjaan kusen, pintu, jendela, dan aksesoris; pekerjaan sanitasi dan sanitair; pekerjaan instalasi listrik; pekerjaan halaman dan lain-lain; pekerjaan tanah dan persiapan; dan pekerjaan paving blok. Dengan menggunakan PERT, peluang proyek selesai dalam waktu 163 hari adalah 50%. Sebaliknya, untuk mencapai probabilitas 90%, proyek memerlukan waktu  170-180 hari untuk diselesaikan.
IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELLING (BIM) 5D PADA PEKERJAAN STRUKTUR BETON BERTULANG: (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Kelas SMP Terpadu Balikpapan Regency) Diantoro, Bayu Rahmad; Hendriyani, Irna; Pratiwi, Reno
Jurnal Penelitian Teknik Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian Teknik
Publisher : Jurnal Penelitian Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi dalam bidang konstruksi semakin berkembang, salah satunya adalah implementasi Building Information Modelling (BIM) 5D yang dapat meningkatkan efisiensi dalam perhitungan volume dan estimasi biaya pekerjaan struktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan perhitungan estimasi biaya antara metode konvensional dan metode BIM 5D pada proyek pembangunan Gedung Kelas SMP di Balikpapan Regency. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis perbandingan berdasarkan data proyek yang diperoleh dari dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta pemodelan menggunakan software Autodesk Revit 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan konsep BIM 5D menghasilkan total volume pekerjaan yang lebih kecil dibandingkan metode konvensional. Selisih volume pembesian pada total item pekerjaan struktur sebesar 7.131,53 kg (15,08%), sedangkan selisih volume beton sebesar 61,96 m³ (19,32%). Dari segi biaya, hasil perhitungan menggunakan metode BIM 5D menghasilkan total biaya sebesar Rp. 948.839.979,35, sedangkan metode konvensional menghasilkan biaya sebesar Rp. 1.137.233.783,98, dengan selisih biaya sebesar Rp. 188.393.804,64 atau penghematan sebesar 16,57%.
EVALUASI RESOURCE LEVELING PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUSUN MENGGUNAKAN PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM): (Studi Kasus Pembangunan Rusun Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur) Subandi, Dwi Puspita; Hendriyani, Irna; Pratiwi, Reno
Jurnal Penelitian Teknik Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian Teknik
Publisher : Jurnal Penelitian Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek pembangunan Rusun Satuan Brimob Polda Kalimantan timur berlokasi di kota Balikpapan, proyek pembangunan rusun ini dibangun untuk mewujudkan kebutuhan alternatif pemecah masalah kebutuhan perumahan bagi anggota Brimob yang belum memiliki hunian yang layak. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penggunaan sumber daya tenaga kerja yang terbatas dan berfluktuatif, agar diperolah sumber daya yang optimal. Software yang digunakan pada penelitian ini adalah Ms Project 2019 dengan menggunakan metode PDM (Precedence Diagram Method). Pada proyek pembangunan rusun mengeluarkan biaya sebesar Rp 19.097.986.185,00 dengan durasi waktu 182 hari. Metode PDM digunakan untuk Forward analysys (perhitungan ke depan) untuk menentukan Earliest Start (ES) dan Earliest Finish (EF), Backward analysys (perhitungan mundur) untuk menentukan Latest Start (LS) dan Latest Finish (LF). Hasil dari penelitian ini yaitu jumlah tenaga kerja maksimum setelah dilakukan perataan jumlah tenaga berkurang sebanyak 17% dari 128 orang menjadi 105 orang.
Analisis Building Information Modelling (BIM) 5D Pada Pekerjaan Struktur Graha Sucofindo Balikpapan Yoga Dwi Putra; Irna Hendriyani; Reno Pratiwi
Jurnal Konstruksi Vol 22 No 2 (2024): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.22-2.2088

Abstract

BIM hadir sebagai bukti perkembangan teknologi digital yang telah mempengaruhi dan memberikan manfaat di lingkup pekerjaan konstruksi, mulai dari perencanaan proyek, penjadwalan proyek, pengelolaan proyek, manajemen bangunan dan lain – lainnya.  Dalam menghitung anggaran biaya proyek harus dilakukan se-efisien mungkin untuk menghindari terjadinya pembengkakan biaya pembangunan. Oleh karena itu pada penelitian ini menggunakan konsep Building Information Modelling (BIM) 5D yang bertujuan untuk menganalisis selisih volume dan estimasi biaya antara metode BIM dengan perhitungan konsultan pada pekerjaan struktur Graha Sucofindo Balikpapan. Dari hasil perhitungan menggunakan konsep BIM 5D didapatkan selisih biaya pekerjaan pembesian sebesar Rp. Rp. 123.946.941,75 dengan persentase selisih sebesar 7,34% dan untuk selisih biaya pekerjaan pembetonan sebesar Rp. 234.507.945,47 dengan presentase selisih sebesar 30,32 %. Hasil dari perhitungan ini menunjukkan bahwa menggunakan konsep BIM 5D pada pekerjaan pembesian dan pembetonan dapat menghemat total biaya sebesar Rp 312.943.542,70 dengan persentase mencapai 12,71%. Hal ini berarti bahwa perhitungan biaya dengan konsep BIM 5D lebih rendah dibandingkan dari perhitungan biaya yang dihasilkan oleh konsultan. Hasil ini juga menunjukan bahwa implementasi BIM 5D di Autodesk Revit lebih efisien dalam perhitungan volume dan estimasi biaya.
Implementasi Building Information Modeling (BIM) 5D Pada Pekerjaan Struktur Rumah Tinggal Type 400: Studi Kasus di Perumahan Grand City Muhammad Ardin; Irna Hendriyani; Reno Pratiwi
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2427

Abstract

Building Information Modeling (BIM) represents a technological advancement in the modern era that continues to develop, particularly in the construction industry, by supporting planning and capital management. One of the software applications that can be used to support BIM is Autodesk Revit. The objective of this research is to compare the results of cost estimation for building structures using conventional methods and BIM, applied to a type 400 residential house project located in Balikpapan, East Kalimantan Province, within the Grand City housing area. The study focuses on calculating structural work costs, highlighting significant differences in structural components, particularly in reinforcement and concreting work. The findings indicate a cost difference of 16.82% in reinforcement work and 12.7% in concreting work, resulting in an overall budget estimation discrepancy of 15.62%. Based on these results, this study concludes that the use of BIM is highly necessary for identifying and evaluating cost estimation in building or construction planning from the perspective of project planners.
Penerapan Metode Building Information Modeling (BIM) 5D dalam Pembangunan Rumah Tinggal Agustin, Bintang Fajar; Hendriyani, Irna; Devi, Suheria Mulia
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v10i1.19121

Abstract

Technological advances in the construction world are beneficial, among others, to support modeling, planning, cost estimation, mass changes, building continuity, and building management. A technology that is widely used in the construction industry is Building Information Modeling (BIM). Accuracy in estimating construction costs is necessary to achieve an effective value during the planning process. Budgeting for development projects still uses traditional methods for much better results. Therefore, this study uses the concept of 5D dimensional BIM to analyze the volume and cost using the concept (BIM) with conventional methods on the work of the 2-story structure of a type 170 house in Balikpapan City. The results of the research on the construction structure of a 2-story home in the city of Balikpapan using the 5D BIM concept with a concrete volume of 2661.69 kg for Rp 46,812,00389.24 and a concrete volume of 27.13 m3 for Rp 56,203,185.16. The difference in iron volume is 19.52%. Meanwhile, the difference in concrete volume is 15.60%, which means that the calculation using the 5D Building Information Modeling (BIM) concept supported by Autodesk Revit software is lower than planned.
Analisis Pekerjaan Struktur dengan Building Information Modeling (BIM) 5D pada Pembangunan Rusun Satuan Brimob Polda Kaltim Noorwahyudi, Fathurrahman; Hendriyani, Irna; Kencanawati, Martheana
Jurnal Talenta Sipil Vol 9, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v9i1.1127

Abstract

The advancement of science and technology, particularly in the field of construction technology, has had a significant impact on development. Despite the introduction of Building Information Modeling (BIM), volume and cost calculations using conventional methods are still often performed manually by consultants, which typically result in higher estimates. This study aims to implement the concept of BIM 5D using Autodesk Revit software to analyze the volume and cost of structural works in the Rusun Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur Km.13 project, located in Balikpapan City. The research methodology involves a literature review, as well as the collection of both primary and secondary data. The subsequent stage includes structural modeling with Autodesk Revit, followed by volume and cost analysis, which are then compared with consultant calculations. Accordingly, this study applies BIM 5D to evaluate volumes and costs while benchmarking the results against conventional methods, specifically for structural works. Based on the analysis, the total structural cost estimated using BIM 5D amounts to IDR 1,158,061,415.04, whereas the consultant’s estimation reaches IDR 1,245,151,648.63, resulting in a cost difference of IDR 87,090,233.59 or 6.99%. Compared to the consultant’s method, the application of BIM 5D with Autodesk Revit produces lower and more efficient cost estimates, thereby offering a relevant and effective solution for construction cost planning.