Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Efektivitas Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Power Point terhadap Hasil Belajar IPA Kelas IV SDN 2 Kerandon Kabupaten Cirebon Sefina, Sefina; Nur Jannah, Widia; Septiany Rahayu, Fanny
Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 11 (2024): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v1i11.107

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar siswa yang rendah diakibatkan oleh kurang menariknya proses pembelajaran sehingga menimbulkan permasalahan Hasil Belajar siswa yang rendah. Alasan digunakannya Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Power Point ini dapat memberikan proses belajar menjadi lebih efektif, interaktif, dan menyenangkan dengan menampilkan sebuah media interaktif  melalui layar Projector. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui seberapa tinggi hasil belajar IPA sebelum menerapkan Media Interaktif Power Point; 2) Untuk mengetahui seberapa tinggi hasil belajar IPA setelah menerapkan media interaktif Power Point; 3) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah menerapkan media interaktif Power Point. Rancangan dalam penelitian ini, menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode eksperimen. Desain penelitian ini adalah  Pre-Eksperimental Design dengan metode One Group Pre-Test dan Post-Test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas IV SDN 2 Kerandon yang berjumlah 25 siswa. Hasil penelitian ini adalah 1) hasil belajar siswa sebelum menggunakan Media Pembelajaran interaktif power point adalah sebesar 80% 2) Hasil belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran interaktif Power Point adalah sebesar 87% 3) terlihat dari presentase antara Pre-Test dan Post-Test terdapat perbedaan dengan selisih sebesar 7%. Dari hasil wilcoxon diketahui nilai Asymp.Sig.(2-tailed) bernilai 0.021. Karena nilai signifikansi 0,021 lebih kecil dari 0,05 maka dapat dinyatakan bahwa “Ha diterima” berarti terdapat perbedaan yang signifikansi antara Hasil Belajar untuk Pre-Test dan Post-Test. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan Hasil Belajar Siswa setelah menerapkan Media Pembelajaran Interaktif berbasis Power Point. Dengan demikian, Media Pembelajaran Interaktif berbasis Power Point dinyatakan efektif digunakan untuk meningkatkan Hasil Belajar IPA di kelas IV SDN 2 Kerandon Kecamatan Talun.
INOVASI PEMBELAJARAN DENGAN TEKNOLOGI INTERAKTIF WORDWALL DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Shobirin, Syahril; Septiany Rahayu, Fanny; Ajibi, Mohamad
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 5 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/z9ygya23

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa di sekolah dasar sering menjadi kendala dalam menciptakan pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penggunaan Wordwall sebagai media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan minat belajar siswa. Wordwall menyediakan aktivitas menarik, seperti kuis, permainan, dan latihan soal, yang melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas tinggi di SDN 1 Arjawinangun. Data diperoleh melalui observasi untuk mencatat keterlibatan siswa, wawancara untuk memahami pengalaman siswa dan guru, serta dokumentasi berupa foto dan hasil pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wordwall berhasil meningkatkan minat belajar siswa. Aktivitas interaktifmembuat pembelajaran lebih menyenangkan, meningkatkan partisipasi siswa, serta membantu mereka memahami materi dengan lebih baik. Respon siswa sangat positif, mereka merasa belajar menjadi lebih menarik dan tidak membosankan. Guru juga mencatat Wordwall mempermudah evaluasi dan memberikan umpan balik secara cepat.
Bermain Peran sebagai Strategi Efektif dalam Mencegah Perilaku Bullying di Sekolah Dasar Shobirin, Syahril; Rahayu, Fanny Septiany; Safitri, Liviana; Octavianti, Rahma Putri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.10978

Abstract

Bullying di sekolah dasar dapat berdampak negatif pada perkembangan sosial dan emosional anak. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan bermain peran, yang membantu siswa memahami bullying, membangun empati, dan meningkatkan keterampilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bermain peran dalam mencegah bullying di SDN 1 Arjawinangun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan siswa kelas IV dan V, guru, serta orang tua. Analisis dilakukan dengan metode analisis tematik untuk melihat perubahan pemahaman dan perilaku siswa setelah mengikuti kegiatan bermain peran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bermain peran membantu siswa mengenali bullying dan dampaknya, meningkatkan empati, serta mengurangi perilaku agresif di sekolah. Guru dan orang tua juga melihat perubahan positif dalam interaksi siswa, baik di sekolah maupun di rumah. Kesimpulan bermain peran adalah metode efektif untuk mencegah bullying dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan mendukung. Diperlukan dukungan dari guru, orang tua, dan pihak sekolah agar metode ini dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Metode Membaca Aktif dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi di SDN 1 Arjawinangun Tolhani, Muhamad; Rahayu, Fanny Septiany; Diniasih, Sita; Nurullah, Mohamad Husein; Khasanah, Mar'atul
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.10981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas metode membaca aktif dalam meningkatkan keterampilan literasi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mengkaji penerapan teknik membaca aktif pada siswa kelas IV dan V. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan menunjukkan bahwa sebelum diterapkannya metode membaca aktif, siswa menunjukkan tingkat literasi yang rendah, yang ditandai dengan minat baca yang minim dan kesulitan dalam memahami teks. Setelah metode ini diterapkan melalui kegiatan membaca kelompok, diskusi, dan pertanyaan reflektif, siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman bacaan, kemampuan berpikir kritis, dan kepercayaan diri dalam mengemukakan pendapat. Faktor-faktor pendukung dalam keberhasilan ini meliputi keterlibatan guru, ketersediaan bahan bacaan yang beragam, serta dukungan sekolah dalam menciptakan lingkungan yang ramah literasi. Namun, masih terdapat hambatan seperti keterbatasan waktu pembelajaran, kurangnya keterlibatan orang tua dalam kebiasaan membaca anak, dan fasilitas perpustakaan yang belum memadai. Oleh karena itu, pengembangan literasi memerlukan kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat luas untuk membangun budaya membaca yang berkelanjutan.
Literacy Activities in the Go Green Program to Increase Environmental Awareness among Elementary School Students Nurullah, Mohamad Husein; Sutisno, Aliet Noorhayati; Rahayu, Fanny Septiany
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 2 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i2.7901

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of literacy activities in the Go Green program in improving elementary school students’ environmental awareness, which includes cognitive, affective, and conative dimensions. The research subjects were 40 fifth-grade students (class V.B) at SDN 1 Arjawinangun. The program was implemented from February to June 2025 with literacy activities focusing on greening, waste management, reduction of single-use plastics, and energy and water conservation. The study employed a one-group pretest–posttest design using questionnaires before and after the program, accompanied by observations to capture students’ behavior during the activities. The results of the paired sample t-test indicated a significant increase in students’ environmental awareness, with posttest scores on average 9.75 points higher than pretest scores (t = -18.004; p < 0.001). Simple regression analysis revealed that literacy activities in the Go Green program had a positive and significant effect on improving overall environmental awareness. Meanwhile, multiple regression analysis showed that the four literacy activities contributed differently to students’ cognitive, affective, and conative dimensions. These findings demonstrate a strong effect size. However, this study is limited by the use of a one-group design, reliance on self-reported measures, and restricted generalization since it involved only one class from a single school.
PENGARUH MULTIMEDIA BERBASIS FUN LEARNING MEMPENGARUHI HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATERI KEKAYAAN BUDAYA INDONESIA DI SDN 1 CEMPAKA Kurniasih, Dwi Ghina; Jannah, Widia Nur; Rahayu, Fanny Septiany
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 7 No. 2: OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v7i2.15531

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan guna menguji pengaruh multimedia berbasis fun learning terhadap hasil belajar peserta didik pada materi kekayaan budaya Indonesia di SDN 1 Cempaka, melalui desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Peneliti menguji peserta didik melalui pemberian soal pretest dan posttest guna melihat perbandingan hasil belajar sebelum dan sesudah diberi treatment. Penelitian ini menggunakan sampel satu kelas dengan teknik samplingnya purposive sampling. Teknik ini dipilih berdasarkan sasaran penelitian yang mempunyai karakteristik yang sesuai dengan tujuan penelitian. Untuk itu, peneliti memilih kelas empat SD Negeri 1 Cempaka dengan jumlah 45 peserta didik sebagai sampel penelitiannya. Penelitian ini mengimplementasikan instrumen soal pretest dan posttest pilihan ganda yang berjumlah 15 butir soal, wawancara kepada wali kelas, dan kuesioner respon peserta didik terhadap penerapan multimedia berbasis fun learning yang berjumlah 15 item pernyataan. Instrumen ini sudah dipastikan kevalidannya oleh ahli. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dibuktikan bahwa multimedia berbasis fun learning memiliki pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik. Hal ini dibuktikan melalui pengujian uji non parametrik yaitu menggunakan uji wilcoxon, dimana signifikansi signifikannya sebesar 0,000 yang artinya taraf signifikansi ≤ 0,005. Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, yang mana membuktikan adanya pengaruh penerapan multimedia berbasis fun learning terhadap hasil belajar materi kekayaan budaya Indonesia karena nilainya meningkat apabila menerapkan multimedia berbasis fun learning dalam pembelajarannya.
Revealing Widespread Misconception: A Multitier Science Instrument (MscI) to Assess Pre-Service Elementary Teachers' Understanding Yulianawati, Dewi; Rochmah, Eliya; Jannah, Widia Nur; Fikriyah, Fikriyah; Septiany Rahayu, Fanny
Profesi Pendidikan Dasar Vol. 12, No. 2, August 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ppd.v12i2.10069

Abstract

Prior studies demonstrate that numerous pre-service teachers retain scientific misconceptions, and existing assessment instruments are inadequate for accurately distinguishing levels of comprehension. This research developed the Multitier Science Instrument (MScI), a reliable diagnostic tool for improving the evaluation of conceptual comprehension.  The research utilised the 4D model, which consists of four phases: defining, designing, developing, and disseminating. The study involved thirty-one pre-service elementary school teachers, with an average age of 19 years, at an Islamic university in Cirebon, Indonesia. CVR analysis and other statistical techniques evaluated the instrument's validity and reliability while analysing the distribution of misconceptions. The results demonstrate that the Multitier Science Instrument (MScI) possesses high validity, evidenced by a Content Validity Ratio of 0.966, surpassing the benchmark of 0.672, and robust reliability, as indicated by a Cronbach's alpha coefficient of 0.827.  The responses from participants were divided into four groups: sound understanding, partial understanding, misconceptions, and no understanding. Fluid statics exhibited the highest degree of misconceptions among the evaluated subjects.  These findings underscore the pressing necessity for enhanced diagnostic instruments in education.  Conventional assessment techniques, such as multiple-choice examinations and essay prompts, inadequately reflect the genuine depth of pre-service elementary educators' conceptual comprehension
PERAN ORANG TUA DALAM MENUMBUHKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 1 PAMENGKANG Afendi, Arief Hidayat; Rahayu, Fanny Septiany
Jurnal PGSD Vol. 9 No. 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v9i1.4312

Abstract

Abstract Education is a learning process that is carried out consciously by creating an atmosphere of teaching and learning that aims to bring about a change in positive things and can actively develop the potential that exists in students, be it religious spiritual abilities, personality, intelligence, noble character and skills. is in him. The first and foremost education comes from the family or parents, where parents play an active role in providing education to children. The role of parents is very important for the development of student learning where students need the role of parents in supporting students while studying. The problems that exist are related to the role of parents in fostering student learning motivation at SD Negeri 1 Pamengkang. This study aims to find out what motivates students to learn and to find out the role of parents in growing students learning motivation. This research is a qualitative research. This research was conducted at SD Negeri 1 Pamengkang. The technique in data collection is using the method of interviews, observation and documentation. Based on the results of research that has been carried out, student learning motivation is based on the desire to learn and the desire to succeed, the encouragement and needs in learning, the hopes and aspirations of the future, the appreciation in learning, and the existence of a conducive learning environment, but there are no activities. interesting in learning. Then, the role of parents in fostering student learning motivation is as a facilitator, mentor or teacher and motivator, while the form of motivation given by parents is knowing the results, giving rewards and punishments and providing the tools or facilities needed. Keywords : Education, Parental Role, Learning Motivation. Abstrak Pendidikan merupakan suatu proses pembelajaran yang dilakukan secara sadar dengan menciptakan suasana belajar mengajar yang bertujuan untuk mewujudkan suatu perubahan pada hal yang positif dan secara aktif dapat mengembangkan potensi yang ada dalam diri siswa baik itu kemampuan spiritual keagamaan, kepribadian, kecerdasaan, akhlak mulia serta keterampilan yang ada dalam dirinya. Pendidikan yang pertama dan utama datang dari keluarga atau orang tua, dimana orang tua berperan secara aktif dalam memberikan pendidikan kepada anak. Peran orang tua sangatlah penting bagi perkembangan belajar siswa dimana siswa membutuhkan peran orang tua dalam mendukung siswa saat belajar. Permasalahan yang ada yaitu terkait peran orang tua dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa di SD Negeri 1 Pamengkang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa yang menjadi motivasi siswa untuk belajar serta untuk mengetahui peran orang tua dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 Pamengkang. Adapun teknik dalam pengumpulan data yaitu menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan motivasi belajar siswa didasari karena adanya hasrat belajar dan keinginan berhasil, adanya dorongan dan kebutuhan dalam belajar, adanya harapan dan cita-cita masa depan, adanya penghargaan dalam belajar, dan adanya lingkungan belajar yang kondusif, namun belum terdapat kegiatan yang menarik dalam belajar. Kemudian, peran orang tua dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa yaitu sebagai fasilitator, pembimbing atau pengajar dan motivator, adapun bentuk motivasi yang diberikan orang tua, yaitu mengetahui hasil, memberikan hadiah dan hukuman dan menyediakan alat atau fasilitas yang dibutuhkan. Kata Kunci : Pendidikan, Peran Orang tua, Motivasi Belajar