Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN (PAPEPENG) UNTUK SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR Kurniasih, Indri; Jannah, Widia Nur; Rahayu, Fanny Septiany
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol 7, No 2: OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v7i2.6883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kualitas media kongkrit pada pembelajaran Matematika khususnya pada materi Penjumlahan dan pengurangan pada kelas I Sekolah Dasar, Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Media pembelajaran yang dikembangkan menggunakan penelitian Research and Development. dengan menggunakan model Borg and gall yang dikembangkan oleh  sugiyono. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan angket. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Kemampuan berhitung peserta didik kelas I SD Muhammadiyah Sunten,Sendangrejo, Minggir belum maksimal hal ini dibuktikan melalui wawancara dengan ibu Muthmainah,S.Pd sebagai wali kelas I SD Muhammadiyah Sunten, Beliau mengatakan kemampuan berhitung peserta didiknya belum maksimal dikarenakan peserta didik menganggap sulit pelajaran Matematikan, masih kesulitan dalam berhitung, dimana materi penjumlahan dan pengurangan merupakan materi dasar yang wajib dikuasai, belum adanya media pembelajaran yang konkrit di Sekolah tersebut. Hasil penilaian dari para ahli menunjukan bahwa media Papan Penjumlahan dan pengurangan(PAPEPENG) layak digunakan untuk diujicoba dilapangan.Kata Kunci: (PAPEPENG, Pembelajaran Matematika, siswa Kelas I)
Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik Rahayu, Fanny Septiany
Indonesian Journal of Educational Counseling Vol 8 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/001.202481.359

Abstract

This research aims to see the extent of the influence of the family environment on the formation of student character. The family is the first and main educational environment for children. The birth of the family as an educational institution since humans were still in the womb and then existed in the world. The duties and responsibilities of parents in the family environment are to lay the foundation of moral values ​​for the formation and development of children in the future, so that children can grow and develop well because it is in the family environment that children first receive the basic knowledge about values. kind. The research method used in this research is a descriptive method with a quantitative survey approach. The results of this research show that the regression coefficient value for the family environment variable is 0.753 or 75.3%, so it can be said that the family environment has an influence on the formation of student character at SD Negeri 2 Arjawinangun by 75.3%. This shows that the family environment has a big influence on the formation of students' character, while the remaining 24.7% of students' character formation is influenced by other factors.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IV dengan Model TGT Pada Materi Nilai Tempat Bilangan Ega, Septi; Rahayu, Fanny Septiany; Nurarafah, Widya
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.6119

Abstract

Adanya penelitian ini melihat dari rendahnya hasil belajar peserta didik kelas IV pada materi nilai tempat bilangan. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan melihat peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IV pada materi nilai tempat bilangan dengan model TGT melalui metode PTK untuk menganalisis hasil pembelajaran pra siklus kemudian menerapkan perlakuan menggunakan model pembelajaran TGT pada siklus 1 dan 2 dengan menganalisis data hasil penelitian setiap siklusnya. Subjek penelitian ini yakni peserta didik kelas IV A SDN 1 Bayalangu Lor sebanyak 50 orang. Dalam kegiatan pembelajarannya menggunakan lesson study mencakup tahapan plan, do dan see. Sedangkan penerapannya menggunakan pengelompokkan peserta didik, media dan LKPD yang beragam. Hasil penelitian ini menunjukkan keberhasilan penerapan model TGT yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi nilai tempat bilangan dibuktikan dengan nilai peserta didik yang melebihi KKM dan peningkatan dari kondisi pra siklus ke setiap siklusnya. Maka implikasinya guru harus mengeksplore penggunaan model pembelajaran yang menyenangkan dan memudahkan peserta didik dalam menangkap materi pembelajaran.
PENGARUH MULTIMEDIA BERBASIS FUN LEARNING MEMPENGARUHI HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATERI KEKAYAAN BUDAYA INDONESIA DI SDN 1 CEMPAKA Kurniasih, Dwi Ghina; Jannah, Widia Nur; Rahayu, Fanny Septiany
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol 7, No 2: OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v7i2.15531

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan guna menguji pengaruh multimedia berbasis fun learning terhadap hasil belajar peserta didik pada materi kekayaan budaya Indonesia di SDN 1 Cempaka, melalui desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Peneliti menguji peserta didik melalui pemberian soal pretest dan posttest guna melihat perbandingan hasil belajar sebelum dan sesudah diberi treatment. Penelitian ini menggunakan sampel satu kelas dengan teknik samplingnya purposive sampling. Teknik ini dipilih berdasarkan sasaran penelitian yang mempunyai karakteristik yang sesuai dengan tujuan penelitian. Untuk itu, peneliti memilih kelas empat SD Negeri 1 Cempaka dengan jumlah 45 peserta didik sebagai sampel penelitiannya. Penelitian ini mengimplementasikan instrumen soal pretest dan posttest pilihan ganda yang berjumlah 15 butir soal, wawancara kepada wali kelas, dan kuesioner respon peserta didik terhadap penerapan multimedia berbasis fun learning yang berjumlah 15 item pernyataan. Instrumen ini sudah dipastikan kevalidannya oleh ahli. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dibuktikan bahwa multimedia berbasis fun learning memiliki pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik. Hal ini dibuktikan melalui pengujian uji non parametrik yaitu menggunakan uji wilcoxon, dimana signifikansi signifikannya sebesar 0,000 yang artinya taraf signifikansi ≤ 0,005. Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, yang mana membuktikan adanya pengaruh penerapan multimedia berbasis fun learning terhadap hasil belajar materi kekayaan budaya Indonesia karena nilainya meningkat apabila menerapkan multimedia berbasis fun learning dalam pembelajarannya.
Peran Konselor terhadap Anak Broken Home: Analisis Dampak Rahayu, Fanny Septiany; Nurkholis, Nurkholis
Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal Vol 7, No 2 (2024): Desember
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/prophetic.v7i2.19437

Abstract

Broken home diartikan sebagai kondisi keluarga yang itdak serasi dan tidak berfungsi sebagai mana semestinya karena sering terjadi perselisihan yang berujung pada perrpisahan atau perceraian. Anak-anak yang broken home tidak hanya anak-anak yang berasal dari perceraian orang tua, tetapi juga anak-anak yang berasal dari keluarga yang tidak utuh atau tidak harmonis. Banyak faktor yang melatarbelakangi broken home, termasuk pertengkaran orang tua, perceraian, dan kesibukan orang tua sehingga memunculkan dampak broken home terhadap psikologis anak antara lain yaitu anak-anak mulai menderita kecemasan dan ketakutan yang tinggi. anak-anak merasa terjepit di tengah, karena harus memilih antara ibu atau ayah, anak sering memiliki rasa bersalah dan memungkinkan anak-anak dapat membenci salah satu orang tua mereka. Salah satu upaya yang dapat dilakukan Konselor untuk mengatasi keluarga broken home adalah konselor dapat melaukukan konseling keluarga yaitu terdiri dari interaksi antar keluarga, kontrak awal sebelum melakukan konseling. Hal ini bertujuan untuk membantu keluarga berkomunikasi pada sesi awal, serta meningkatakan kesadaran dan dinamika keluarga, memadukan konseling individual dengan kerja keluarga keseluruhan. Konseling keluarga juga melibatkan seluruh anggota keluarga.
PENGARUH KEBIASAAN BERMAIN SMARTPHONE TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SDN 1 SUMBER Fivo Nugraha; Erna Labudasari; Fanny Septiany Rahayu
EDUTARY (Education of Elementary School) Vol. 1 No. 1 (2021): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/edutary.v1i1.2751

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kemungkinan bahwa teknologi dapat mempengaruhi motivasi belajar siswa di Sekolah Dasar Negeri 1 Sumber. Dalam hal ini teknologi yang dimaksud yaitu smartphone. Indikator kebiasaan bermain smartphone diantaranya, tugas sekolah, bermain game, menonton video klip, jejaring social media. Sedangkan Indikator motivasi belajar diantaranya, tekun menghadapi tugas, ulet, mandiri, minat belajar dan bosan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebiasaan bermain smarthpone di SDN 1 Sumber, bagaimana motivasi belajar di SDN 1 Sumber dan bagaimana pengaruh kebiasaan bermain smartphone terhadap motivasi belajar siswa di SDN 1 Sumber. Metode penelitian ini termasuk metode kuantitatif survey. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik propotional stratified random sampling. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas 4 & 5 SDN 1 Sumber. Sampel dalam penelitian ini adalah 27 responden. Instrumen dalam penelitian ini berupa angket dan lembar observasi. Instrumen wawancara sebagai data tambahan jika penulis merasa hasilnya belum maksimal. Dokumentasi sebagai pelengkap. Dengan mengikuti kaidah pengambilan keputusan pada uji t dapat dilihat bahwa thitung = 0.921 lebih besar daripada ttabel = 1,708 maka Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat pengaruh signifikan variabel kebiasaan bermain smartphone terhadap variable motivasi belajar.
POLA ASUH ORANG TUA SINGLE PARENT DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS ANAK DI SDN 1 PEJAMBON Aldi Fadhila; Widia Nur Jannah; Fanny Septiany Rahayu
EDUTARY (Education of Elementary School) Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/edutary.v4i1.6173

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini : (1) mengetahui pola asuh orang tua tunggal dalam membentuk karakter religius anak (2) mengetahui bentuk karakter religius anak melalui pola asuh yang diterap oleh orang tua tunggal. peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif studi kasus, dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observai, wawancara, dan dokumentasi. Data analisis dengan cara memaparkan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian : (1) Pola asuh yang digunakan adalah pertama, pola asuh demokratis. Kedua, pola asuh permisif. Ketiga, pola asuh otoriter (2) Bentuk karakter religius anak melalui pola asuh yang diterapkan oleh orang tua tunggal pada siswa SDN 1 Pejambon yaitu tampak bahwa: Pertama, karakter dari 2 anak yang diasuh oleh orang tua tunggal dengan menggunakan pola asuh demokratis, karakter religius sudah terbentuk. Karakter yang terbentuk yaitu taat kepada Allah, tekun, tanggungjawab, mandiri, ramah dan suka berbagi. Kedua, karakter dari 1 anak yang di asuh oleh orang tua tunggal dengan menerapkan pola asuh permitif, karakter religius sudah terbentuk. Karakter yang terbentuk yaitu taat kepada Allah, mandiri dan jujur. Ketiga, karakter dari 1 anak yang di asuh oleh orang tua tunggal dengan menerapkan pola asuh otoriter, karakter religius anak sudah terbentuk. Karakter yang terbentuk yaitu taat kepada Allah, tekun, qanaah, sopan dan ramah.
Penerapan Media Pembelajaran Wordwall Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PKN Di Kelas 4 SDN 1 Arjawinangun Suci Sugiharti Nurjanah; Fanny Septiany Rahayu; Nurindah, Putri Berliana; Rahma Ayuzuana Azhahra
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.8137

Abstract

Minat belajar siswa dalam mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) sering kali rendah karena metode pengajaran yang kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Wordwall dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas 4 SDN 1 Arjawinangun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah menggunakan Wordwall, siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan lebih mudah memahami materi dibandingkan sebelumnya. Guru juga merasakan manfaatnya dalam menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif. Kesimpulannya, Wordwall dapat meningkatkan minat belajar siswa dan membuat pelajaran lebih menarik. Guru didorong untuk lebih memanfaatkan teknologi dalam mengajar.
Pengaruh Penerapan Program Literasi terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas III SD Negeri 1 Perbutulan Mahardhika Nursahid, Shefira; Nur Jannah, Widia; Septiany Rahayu, Fanny
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 10 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v2i10.215

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman adalah aspek krusial dalam pendidikan dasar yang memengaruhi perkembangan akademik siswa. Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam literasi baca-tulis, terbukti dengan penurunan skor literasi membaca pada Program for International Student Assessment (PISA) tahun 2022. Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh penerapan program literasi terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas III di SD Negeri 1 Perbutulan. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes. Pre-test dan post-test digunakan untuk menilai kemampuan membaca siswa sebelum dan sesudah penerapan program literasi. Observasi awal menunjukkan keterampilan membaca siswa masih rendah, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 56. Faktor internal seperti motivasi dan minat baca serta faktor eksternal seperti kurangnya dukungan lingkungan dan minimnya koleksi buku turut mempengaruhi rendahnya kemampuan membaca siswa. Setelah dua minggu penerapan program literasi, yang melibatkan pembiasaan membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai, terjadi peningkatan signifikan pada kemampuan membaca siswa dengan rata-rata nilai post-test meningkat menjadi 71. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi memiliki dampak positif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, meskipun konsistensi dan dukungan dari berbagai pihak masih diperlukan untuk keberlanjutan program ini. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam memperkaya pemahaman tentang pengaruh penerapan program literas program literasi serta mendukung peningkatan kualitas literasi siswa pada jenjang pendidikan dasar.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar Sarifa Nurhalisa; Roisatun Nisaa; Rizma Amalia; Fanny Septiany Rahayu
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.102109

Abstract

Materi keberagaman merupakan salah satu materi penting yang diajarkan pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Pembelajaran keberagaman bertujuan untuk menumbuhkan sikap saling menghargai, toleransi, dan kebersamaan di tengah perbedaan yang ada. Namun dalam pelaksanaannya di kelas, keterlibatan siswa terhadap materi keberagaman masih tergolong rendah terlihat dari hasil belajar siswa. Oleh karena itu Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Pancasila pada materi keberagaman melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini dilihat dari perbedaan hasil belajar setiap siklus, Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan dari siklus I ke siklus II. Model PBL mendorong siswa untuk berpikir kritis, aktif berdiskusi, dan mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, model PBL efektif digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi keberagaman.