Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Penerapan Media Pembelajaran Wordwall Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PKN Di Kelas 4 SDN 1 Arjawinangun Suci Sugiharti Nurjanah; Fanny Septiany Rahayu; Nurindah, Putri Berliana; Rahma Ayuzuana Azhahra
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.8137

Abstract

Minat belajar siswa dalam mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) sering kali rendah karena metode pengajaran yang kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Wordwall dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas 4 SDN 1 Arjawinangun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah menggunakan Wordwall, siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan lebih mudah memahami materi dibandingkan sebelumnya. Guru juga merasakan manfaatnya dalam menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif. Kesimpulannya, Wordwall dapat meningkatkan minat belajar siswa dan membuat pelajaran lebih menarik. Guru didorong untuk lebih memanfaatkan teknologi dalam mengajar.
Bermain Peran sebagai Strategi Efektif dalam Mencegah Perilaku Bullying di Sekolah Dasar Shobirin, Syahril; Rahayu, Fanny Septiany; Safitri, Liviana; Octavianti, Rahma Putri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.10978

Abstract

Bullying di sekolah dasar dapat berdampak negatif pada perkembangan sosial dan emosional anak. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan bermain peran, yang membantu siswa memahami bullying, membangun empati, dan meningkatkan keterampilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bermain peran dalam mencegah bullying di SDN 1 Arjawinangun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan siswa kelas IV dan V, guru, serta orang tua. Analisis dilakukan dengan metode analisis tematik untuk melihat perubahan pemahaman dan perilaku siswa setelah mengikuti kegiatan bermain peran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bermain peran membantu siswa mengenali bullying dan dampaknya, meningkatkan empati, serta mengurangi perilaku agresif di sekolah. Guru dan orang tua juga melihat perubahan positif dalam interaksi siswa, baik di sekolah maupun di rumah. Kesimpulan bermain peran adalah metode efektif untuk mencegah bullying dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan mendukung. Diperlukan dukungan dari guru, orang tua, dan pihak sekolah agar metode ini dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Metode Membaca Aktif dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi di SDN 1 Arjawinangun Tolhani, Muhamad; Rahayu, Fanny Septiany; Diniasih, Sita; Nurullah, Mohamad Husein; Khasanah, Mar'atul
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.10981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas metode membaca aktif dalam meningkatkan keterampilan literasi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mengkaji penerapan teknik membaca aktif pada siswa kelas IV dan V. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan menunjukkan bahwa sebelum diterapkannya metode membaca aktif, siswa menunjukkan tingkat literasi yang rendah, yang ditandai dengan minat baca yang minim dan kesulitan dalam memahami teks. Setelah metode ini diterapkan melalui kegiatan membaca kelompok, diskusi, dan pertanyaan reflektif, siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman bacaan, kemampuan berpikir kritis, dan kepercayaan diri dalam mengemukakan pendapat. Faktor-faktor pendukung dalam keberhasilan ini meliputi keterlibatan guru, ketersediaan bahan bacaan yang beragam, serta dukungan sekolah dalam menciptakan lingkungan yang ramah literasi. Namun, masih terdapat hambatan seperti keterbatasan waktu pembelajaran, kurangnya keterlibatan orang tua dalam kebiasaan membaca anak, dan fasilitas perpustakaan yang belum memadai. Oleh karena itu, pengembangan literasi memerlukan kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat luas untuk membangun budaya membaca yang berkelanjutan.