Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Implementasi Peraturan Bupati Bombana Nomor 48 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga Di Kabupaten Bombana (Studi Pada Pengangkutan Sampah Rumah Tangga Di Kecmatan Rumbia Tengah) Handayani, Nira; Said, H. Achamd Lamo; Baso, Sudirman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Implementasi Peraturan Bupati Nomor 48 Tahun 2018 Tentang Pengagkutan Sampah di Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data dan hasil pengamatan di lapangan. Sedangkan untuk data sekunder dengan melakukan pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Adapun tehnik analisis data yang digunakan adalah analisis dan data kualitatif dengan menggunakan reduksi, display data penyajian dan penarikan kesimpulan yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan belum berjalan secara optimal. Dari segi kesesuaian, pengangkutan sampah telah dilakukan rutin, namun masih terdapat keterlambatan, keterbatasan armada, dan wilayah yang belum terjangkau. Dalam kolaborasi dan kemitraan, koordinasi antarinstansi sudah berjalan baik, tetapi masyarakat belum dilibatkan secara aktif. Partisipasi publik masih rendah karena masyarakat hanya berperan sebagai penerima layanan. Koordinasi antar pemerintah efektif, namun sinergi dengan masyarakat belum maksimal akibat minimnya komunikasi dua arah. Kapasitas institusional Dinas Lingkungan Hidup masih terbatas, baik dari jumlah petugas, sarana prasarana, maupun keberadaan TPS permanen. Secara keseluruhan, meskipun pengangkutan sampah telah berjalan dan diapresiasi sebagian masyarakat, masih dibutuhkan peningkatan dalam hal partisipasi masyarakat, pemerataan layanan, pelaksanaan SOP, dan penguatan kapasitas institusi agar kebijakan dapat terlaksana secara efektif dan berkelanjutan.
Efektivitas Program Penurunan Stunting di Desa Kolombi Kecamatan Matausu Kabupaten Bombana Faras, Muhammad Fadil; rawati, I; Baso, Sudirman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskrifsikan Efektivitas Program Penurunan Stunting di Desa Kolombi Kecamatan Matausu Kabupaten Bombana. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis deskriptif kualitatif, informan dalam penelitian ini sebanyak dua belas orang. Jenis dan Sumber data yang digunakan yakni Pengumpulan Data, Reduksi Data, Kajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas program percepatan penurunan stunting di Desa Kolombi Kecamatan Matausu Kabupaten Bombana sudah terlaksana dengan baik namun terjadinya kenaikan angka stutiing di Desa Kolombi dari tahun 2023 ke tahun 2024 di sebabkan kurang patuhnya masyarakat itu sendiri. Pemberian Makanan Tambahan sebagai bagian dari Program Rantang Sehat memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan gizi anak-anak. Informan menyatakan bahwa anak mereka mengalami peningkatan nafsu makan dan berat badan setelah mengikuti program PMT. Selain itu, mereka merasa terbantu dengan adanya edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang dan pola asuh yang baik yang disampaikan oleh petugas kesehatan selama program berlangsung. Masih banyak masyarakat yang belum memahami apa itu stunting dan dampaknya terhadap pertumbuhan anak. Beberapa bahkan menganggap stunting sebagai kondisi yang disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan, sehingga mereka merasa program pencegahan tidak terlalu penting untuk diikuti. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan informasi dan pemahaman yang perlu diatasi melalui edukasi yang lebih efektif.
Inovasi Pelayanan Publik melalui Program La-Jebola (Layanan Jemput Bola) Oleh Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil Kabupaten Kolak Utara Hernanda; Mallapiseng , Arafat; Baso, Sudirman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1637

Abstract

Artikel ini dalah hasil penelitian yang bertujuan mengetahui dan mendeskripsikan mengenai implementasi sistem layanan administrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kolaka Utara pada pelaksanaan program layanan La-Jebola sebagai bentuk inovasi pelayaanan publik khususnya dilaksanakan di kecamatan Batuputih, dengan menggunakan pendekatan metode diskriftif kualitatip. Data diperoleh melalui wawancara,, observasi dan studi dokumentasi, kemudian data-data tersebut di analisis dengan menggunakan prosedur yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman yaitu, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan (verifikasi data). Hasil penelitian terkait dengan implementasi program layanan La-Jebola di Kecamatan Batuputih belum dapat berjalan dengan baik sesuai dengan harapan, ini disebabkan pemberian informasi kepada masyarakat belum dilakuan dengan baik dan masif dengan cara langsung ke masyarakat, tapi dilakukan hanya dengan cara memanfaatkan sosial media, hal ini mengakibatkan kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait pelaksanaan program layanan La-Jebola, sehingga masih banyaknya masyarakat yang belum terlayani. Selanjutnya pelaksanaan program ini juga sering terkendala akibat jaringan internet yang tidak stabil dan belum bisa teratasi, sehingga proses pencetakan dokumen kependudukan harus dilakukan dikantor, dan memerlukan waktu sekitar 3 hari kerja.
Implementasi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Sampah di Kabupaten Kolaka Rahmansyah, Ardi; Arafat; Baso, Sudirman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Implementasi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Sampah di Kabupaten Kolaka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara dengan informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah data kualitatif yaitu mendeskripsikan dan menafsirkan data yang diperoleh di lapangan dari informan. Teknik analisis data ini didasarkan pada kemampuan nalar dalam menghubungkan fakta, data dan informasi, sehingga data yang diperoleh akan dianalisis sehingga diharapkan akan muncul gambaran yang dapat mengungkap permasalahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Permasalahan sampah yang ada di Kelurahan Laloeha sudah diketahui oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka. Hanya saja prosedur pengelolaan sampah yang dilakukan belum cukup tepat karena pengangkutan sampah hanya di lakukan satu kali dalam seminggu sehingga selalu ada sampah yang berserakan. Sudah dilakukan pembagian tugas permasalahan pengelolaan sampah tetapi bukan terkhusus untuk TPS yang ada melainkan sesuai zona dan Kecamatan yang ada di Kabupaten Kolaka. Kerjasama yang dilakukan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka, yang mana Kecamatan dibawah tanggungjawab Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka. Masyarakat masih sangat kurang aktif berpartisipasi dalam kegiatan pengurangan, pengumpulan, pemilahan, pengangkutan, dan pengolahan sampah. Mengingat walaupun kegiatan ini tidak secara langsung mengurangi timbulan sampah, namun dapat menentukan keberhasilan proses pengurangan sampah pada hierarki pengelolaan selanjutnya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka sudah memberika Surat Perintah Tugas (SPT) kepada pegawai yang ada di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka. Tetapi sampai sekarang belum ada pegawai yang di tunjuk secara khusus menangani permasalahan sampah yang ada di Kolaka. Minimnya sumber daya manusia baik secara jumlah dan juga latar belakang pendidikan serta pelatihan yang masih minim. Selanjutnya dari segi anggaran yang terbatas juga menyebabkan pengadaan dan perawatan sarana dan prasarana terhambat. Hal ini secara tidak langsung tentu mempengaruhi kinerja pengelolaan sampah.
Implementasi Kebijakan Penataan Pasar Tradisional di Kabupaten Kolaka Timur Baso, Sudirman; Arafat, Arafat
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.556

Abstract

Kondisi bangunan Pasar Tradisional memerlukan perhatian khusus dari pemerintah. Bangunan ini rapuh dan dapat membahayakan pengunjung dan pedagang yang saat ini masih melakukan aktivitas berjualan di tempat tersebut. Melihat kondisi pasar tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur melakukan negosiasi dengan pemerintah pusat dengan memanfaatkan kebijakan pemerintah pusat melalui Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia mengenai revitalisasi pasar tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menginterpretasikan implementasi Kebijakan Pengelolaan Pasar Tradisional, serta mengevaluasi implementasi peraturan pemerintah pusat di tingkat kabupaten. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara dengan informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah data kualitatif yaitu mendeskripsikan dan menafsirkan data yang diperoleh di lapangan dari informan. Teknik analisis data ini didasarkan pada kemampuan nalar dalam menghubungkan fakta, data dan informasi, sehingga data yang diperoleh akan dianalisis sehingga diharapkan akan muncul gambaran yang dapat mengungkap permasalahan penelitian. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dari keempat indikator yang digunakan, permasalahan utama adalah pada indikator komunikasi, sehingga penentuan lokasi pembangunan Pasar Rakyat di Desa Poni-Poniki terkesan dipaksakan dan bukan merupakan hasil kesepakatan awal antara Pemerintah Daerah. dan Pedagang Pasar Tradisional. Relokasi pasar rakyat di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur tidak berjalan mulus, para pedagang mengaku tidak ada pembeli di pasar rakyat tersebut karena lokasinya yang tidak terlalu strategis. Keberadaan Pasar Rakyat yang merupakan program Pemerintah Pusat mendapat resistensi yang kuat dari para pedagang pasar sehingga program pengembangan pasar rakyat tidak dapat maksimal dalam kegiatan perekonomian
Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Antam Tbk UBPN Kolaka dalam Mendukung Program Pencegahan Stunting di Desa Tambea Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka Rachman, Mila Aulia; Arafat; Baso, Sudirman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Pelaksanaan Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Antam Tbk UBPN Kolaka dalam Mendukung Program Pencegahan Stunting di Desa Tambea Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara dengan informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah data kualitatif yaitu mendeskripsikan dan menafsirkan data yang diperoleh di lapangan dari informan. Teknik analisis data ini didasarkan pada kemampuan nalar dalam menghubungkan fakta, data dan informasi, sehingga data yang diperoleh akan dianalisis sehingga diharapkan akan muncul gambaran yang dapat mengungkap permasalahan penelitian. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dari kelima indikator yang digunakan terdapat pada indikator kolaborasi dan kerja sama yakni pihak PT. Antam Pomalaa tidak melakukan tidak melibatkan pihak Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan, hanya melibatkan pemerintah desa dan puskesmas pomalaa sebagai tindak lanjut dari apa yang telah di lakukan oleh PT. Antam Pomalaa melalui program CSR nya. Kesesuaian. PT. Antam Peduli Stunting sudah sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi dan Kemitraan. Pihak Perusahaan PT. Antam Pomala Peduli Stunting dalam memberikan program stunting di Desa Tambea tidak melakukan kolaborasi dengan pihak pemerintah Daerah hanya melalui pemerintah desa. Partisipasi Publik. PT. Antam Pomalaa melalui program CSR nya dalam mendukung program nasional yakni peduli stunting, maka PT. Antam mengeluarkan kebijakan yakni peduli stunting sebagai bentuk partisipasi Perusahaan terhadap permasalahan nasional. Kordinasi dan Sinergi. Tidak terjadi koordinasi pihak PT. Antam Pomalaa dengan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dan BKKBN Kabupaten, namun hanya melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah desa. Kapasitas Institusional. Sumber daya pihak CSR sudah memahami dan mengerti, baik dari program maupun tujuan program yang dilaksanakan. Selain ditunjang dengan SDM yang sudah mendapat bekal tersebut kegiatan impelemntasi penurunan stunting ini juga tentunya ditunjang dengan anggaran yang memang sudah disediakan khusus untuk penanganan stunting ini.
Efektivitas Program Kampung Keluarga Berkualitas dalam Menekan Laju Pertumbuhan Penduduk Kecamatan Iwoimendaa Kabupaten Kolaka Manda; Mallapiseng, Arafat; Baso, Sudirman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskrifsikan tentang Efektivitas Program Kampung Keluarga Berencana Dalam Menekan Laju Pertumbuhan Penduduk Kecamatan Iwoimendaa Kabupaten Kolaka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara dengan informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah data kualitatif yaitu mendeskripsikan dan menafsirkan data yang diperoleh di lapangan dari informan. Teknik analisis data ini didasarkan pada kemampuan nalar dalam menghubungkan fakta, data dan informasi, sehingga data yang diperoleh akan dianalisis sehingga diharapkan akan muncul gambaran yang dapat mengungkap permasalahan penelitian. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas program kampung keluarga berencana dalam menekan laju pertumbuhan penduduk Kecamatan Iwoimendaa Kabupaten Kolaka belum terlaksana dengan baik hal ini dilihat dari masih banyaknya masyarakat belum memahami tujuan dari pada program Kampung KB. Sasaran dari program Kampung KB yakni masyarakat pus yang aktif ber-KB dan masyarakat yang belum mengikuti program KB. Kegiatan yang dilaksanakan sudah sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Tercapainya Tujuan daripada program KB sudah mampu menurunkan tingkat kelahiran dengan mengurangi jumlah rata-rata anak yang dilahirkan per wanita selama masa repoduksinya, meningkatnya persentase PUS yang menggunakan metode kontrasepsi modern dan aktif. Perubahan Nyata dengan adanya program Kampung KB di Desa Wonualako masyarakat akan lebih sadar untuk mengatur jarak kelahiran anaknya, penggunaan alat kontrasepsi sangat penting agar tidak terjadi peningkatan penduduk yang berlebihan. Alat kontrasepsi yang dimaksud adalah alat kontrasepsi yang digunakan jangka panjang meliputi, IUD, MOP (metode oprasi pria, mow (metode oprasi wanita) dan jenis susuk/implant serta alat kontrasepsi yang digunakan tidak jangka panjang yang meliputi: kondom, suntik dan pil.
Analisis Kinerja Pengurus Bumdes dalam Pengelolaan Program Pertamini di Desa Lengkong Batu Kecematan Pakue Utara Kabupaten Kolaka Utara Irdayanti; Nursamsir; Baso, Sudirman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskrifsikan tentang Analisis Kinerja Pengurus Bumdes Dalam Pengelolaan Program Pertamini Di Desa Lengkong Batu Kecamatan Pakue Utara Kabupaten Kolaka Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara dengan informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah data kualitatif yaitu mendeskripsikan dan menafsirkan data yang diperoleh di lapangan dari informan. Teknik analisis data ini didasarkan pada kemampuan nalar dalam menghubungkan fakta, data dan informasi, sehingga data yang diperoleh akan dianalisis sehingga diharapkan akan muncul gambaran yang dapat mengungkap permasalahan penelitian. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Analisis kinerja pengurus Bumdes Dalam Pengelolaan Program Pertamini Di desa Lengkong Batu Kecamatan Pakue Utara kabupaten kolaka Utara belum terlaksana dengan baik hal ini dilihat dari masih banyaknya masyarakat belum merasakan hasil kinerja dari pengurus bumdes terkait pengelolaan program pertamini. Kualitas. Terkait dengan kualitas kinerja pengurus bumdes dalam pengelolaan program pertamini dilakukan dengan cara mengsosialisasikan terhadap masyarakat. Kuantitas dapat dilihat dari jumlah usaha yang sudah dijalankan oleh pengurus bumdes salah satunya pengelolaan program pertamini yang hanya berjalan beberapa bulan saja lalu tutup yang disebabkan karena adanya kelalaian pengurus dan tidak adanya transparansi. Waktu yang disudah ditetapakn oleh pengurus bumdes dalam pengelolaan program pertamini tidak sesuai dengan yang dijalankan karena ada beberapa masyarakat yang masih mengeluh mengenai jam buka pom pertamini yang sudah dikelolah oleh pengurus bumdes dan sering saja pom pertamini tersebut tutup dan jarang buka. Penekanan Biaya dengan adanya pengelolaan program pertamini itu masih kurang karena biaya yang dikeluarkan untuk setiap aktivitas sudah dianggakan sebelum aktivitas dijalankan, tetapi seiring berjalannya waktu program pertamini tersebut menurun disebabkan karena ada beberapa masyarakat yang melakukan peminjaman dipom pertamini namun tidak membayar, sehinggah pengelolaan program pertamini tersebut mengalami kerugian.
Efektivitas Program Pengentasan Pemukiman Kumuh Terpadu di Kampung Bajo Kelurahan Anaiwoi Kabupaten Kolaka Safitri, Hajerah N; Mallapiseng, Arafat; Baso, Sudirman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1037

Abstract

Artikel ini merupakan luaran dari penelitian yang membahas permasalahan tentang prosedur,  mekanisme, dan syarat dalam pelaksanaan program pengentasan pemukiman kumuh terpadu (PPKT) di kelurahan Anaiwoi kabupaten Kolaka. Penelitian ini bertujuan mengukur efektivitas Program PPKT dengan menggunakan indikator pengukuran efektifitas program yang dikemukakan oleh Campbell. Penelitian ini tergolong sebagai penelitian  deskriptif dengan menggunkan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data  mengikuti model yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman dengan tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan (verifikasi data). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan program PPKT sudah cukup efeltif namun masih terdapat beberapa hal yang perlu ditingkatkan agar hasil pelaksanaan program ini lebih optimal, seperti pada indikator keberhasilan program, ditemukan hambatan dalam tahap sosialisasi, seperti jeda waktu yang terlalu lama antara sosialisasi dan pelaksanaan program, yang menyebabkan rendahnya partisipasi serta pemahaman masyarakat terkait mekanisme program. Kemudian pada indikator keberhasilan sasaran juga masih menghadapi kesulitan dalam mencapai target, terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Sementara itu, indikator kepuasan program dinilai cukup efektif, tetapi masih terdapat keluhan dari penerima manfaat terkait kualitas material bangunan yang perlu ditingkatkan
Implementasi Peraturan Menteri Kesehatan No. 67 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di Pusat Kesehatan Masyarakat (Studi Pada Program Posyandu Lanjut Usiadi Desa Lamundre Kecamatan Watubangga Kabupaten Kolaka) Hikmal; Mallapiseng, Arafat; Baso, Sudirman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan praktek Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia Di Pusat Kesehatan Masyarakat (Studi Pada Program Posyandu Lanjut Usia Di Desa Lamundre Kecamatan Watubangga Kabupaten Kolaka). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.Metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati.Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara dengan informan.Teknik analisis data yang digunakan adalah data kualitatif yaitu mendeskripsikan dan menafsirkan data yang diperoleh di lapangan dari informan. Teknik analisis data ini didasarkan pada kemampuan nalar dalam menghubungkan fakta, data dan informasi, sehingga data yang diperoleh akan dianalisis sehingga diharapkan akan muncul gambaran yang dapat mengungkap permasalahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Peraturan Menteri Kesehatan No. 67 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia Di Pusat Kesehatan Masyarakat (Studi Pada Program Posyandu Lanjut Usia Di Desa Lamundre Kecamatan Watubangga Kabupaten Kolaka)berdasarkan indikator organisasi sudah berjalan optimal hal ini di buktikan karena adanya sosialisasi pembahasan secara bersama-sama terhadap semua stakeholder terkait program ini, baik dari segi perencanaan sarana prasarana dan finansial penunjang  kegiatan pelayanan posyandu lanjut usia di desa Lamundre, namun berdasarkan indikator interpretasinya belum berjalan dengan baik karena Tidak adanya SOP yang jelas dalam menjalankan program ini menjadikan  para pelaksana kurang memperhatikan mekanisme pelayanan yang baik. Kemudian berdasarkan indikator aplikasinya bahwa pelaksanaan program ini belum cukup optimal karena keterbatasan pemeriksaan kesehatan seperti pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol yang kadang di lakukan dan tidak dalam pelayanan posyandu lansia serta obat-obatan yang terbatas mengakibatkan masih ada lansia yang belum merasa puas terkait pelayanan yang di berikan di posyandu lanjut usia di Desa Lamundre ini.