Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Hubungan Perilaku Penggunaan Laptop dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Dosen Wardani, Tyas Lilia; Fajariani, Ratna; Qadrijati, Isna
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i02.2610

Abstract

Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia mengharuskan adanya physical distancing dan pengurangan kegiatan di luar rumah. Hal ini mendorong masyarakat untuk mengubah gaya hidup di berbagai bidang termasuk pada bidang pendidikan. Pendidik termasuk dosen, melakukan e-learning yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik akibat perilaku penggunaan laptop saat Work from Home (WFH). Salah satu dampak negatif pengunaan laptop yang buruk adalah Musculoskeletal Disorders (MSDs). Pada penelitian ini parameter perilaku penggunaan laptop adalah ukuran laptop, durasi dan frekuensi penggunaan laptop serta postur tubuh saat menggunakan laptop. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan perilaku penggunaan laptop dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada dosen. Penelitian ini termasuk penelitian observasional analitik melalui cross sectional approach. Sampel penelitian ini sebanyak 175 dosen yang dipilih secara simple random sampling. Kuesioner perilaku penggunaan laptop yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta kuesioner Nordic Body Map yang dibagikan melalui Google form digunakan sebagai instrumen penelitian. Sebagai teknik analisis data digunakan uji korelasi Somers’d. Hasil uji korelasi Somers’d menunjukkan bahwa variabel ukuran laptop dan postur tubuh saat menggunakan laptop memiliki nilai p ​​= 0,003 dan 0,022, sedangkan variabel durasi dan frekuensi penggunaan laptop memiliki nilai p = 0,971 dan 0,732. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku penggunaan laptop yang berkorelasi signifikan dengan keluhan MSDs adalah ukuran laptop dan postur tubuh saat menggunakan laptop.
Hubungan Perilaku Penggunaan Laptop dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Dosen Wardani, Tyas Lilia; Fajariani, Ratna; Qadrijati, Isna
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i02.2610

Abstract

Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia mengharuskan adanya physical distancing dan pengurangan kegiatan di luar rumah. Hal ini mendorong masyarakat untuk mengubah gaya hidup di berbagai bidang termasuk pada bidang pendidikan. Pendidik termasuk dosen, melakukan e-learning yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik akibat perilaku penggunaan laptop saat Work from Home (WFH). Salah satu dampak negatif pengunaan laptop yang buruk adalah Musculoskeletal Disorders (MSDs). Pada penelitian ini parameter perilaku penggunaan laptop adalah ukuran laptop, durasi dan frekuensi penggunaan laptop serta postur tubuh saat menggunakan laptop. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan perilaku penggunaan laptop dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada dosen. Penelitian ini termasuk penelitian observasional analitik melalui cross sectional approach. Sampel penelitian ini sebanyak 175 dosen yang dipilih secara simple random sampling. Kuesioner perilaku penggunaan laptop yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta kuesioner Nordic Body Map yang dibagikan melalui Google form digunakan sebagai instrumen penelitian. Sebagai teknik analisis data digunakan uji korelasi Somers’d. Hasil uji korelasi Somers’d menunjukkan bahwa variabel ukuran laptop dan postur tubuh saat menggunakan laptop memiliki nilai p ​​= 0,003 dan 0,022, sedangkan variabel durasi dan frekuensi penggunaan laptop memiliki nilai p = 0,971 dan 0,732. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku penggunaan laptop yang berkorelasi signifikan dengan keluhan MSDs adalah ukuran laptop dan postur tubuh saat menggunakan laptop.
PROGRAM MITIGASI BENCANA KEBAKARAN PADA INDUSTRI PENGELOLAHAN PAKAN TERNAK KARANGANYAR Setyawan, Haris; Qadrijati, Isna; Fajariani, Ratna; Wardani, Tyas Lilia; Ismayenti, Lusi; Nugroho, Hengky Ditya Eko; Rinawati, Seviana; Atmojo, Tutug Bolet; Sari, Ica Yuniar; Putri, Pinka Widiani; Utami, Panca Anisa
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1707

Abstract

Bencana kebakaran akan menimbulkan banyak kerugian, baik kerugian pada manusia dan harta benda. Oleh karena itu, kesiapsiagaan darurat sangat diperlukan untuk dapat mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran, salah satunya melalui program mitigasi bencana kebakaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan 3 program mitigasi bencana untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan tenaga kerja menghadapi kebakaran. Ada 3 metode program dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi program peringatan dini, program simulasi pemadaman api dan program evakuasi bencana. Evaluasi program menggunakan kuestioner pre-test dan post-test untuk menilai pengetahuan pekerja sebelum dan sesudah kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Sebanyak 22 pekerja berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dan terjadi peningkatan skor pengetahuan kebakaran, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 6,82 meningkat menjadi skor post-test sebesar 7,6. Penerapan 3 program mitigasi bencana kebakaran ini dapat meningkatkan skor rata-rata pengetahuan pekerja, akan tetapi tidak menunjukkan hasil yang signifikan saat diuji perbedaan menggunakan Uji Paired Sample T-Test (p-value= 0.053).  
RISK FACTORS FOR COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) IN HOSPITAL ADMINISTRATION WORKER Wardani, Tyas Lilia; Ismayenti, Lusi; Qadrijati, Isna; Setyawan, Haris; Fajariani, Ratna; Nugroho, Hengky Ditya Eko; Atmojo, Tutug Bolet; Rinawati, Seviana
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.2587

Abstract

Computer Vision Syndrome (CVS) adalah gangguan pada mata yang disebabkan oleh penggunaan komputer atau perangkat elektronik. Kondisi ini mengacu pada kumpulan gejala kelelahan mata yang timbul akibat kebiasaan menatap layar komputer atau gadget dalam durasi yang panjang. Pekerja administrasi rumah sakit merupakan bagian penunjang pelayanan pasien yang bekerja selama 8 jam per hari di depan layar komputer yang dituntut untuk mengerjakan pekerjaan administrasi secara cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko CVS pada pegawai administrasi rumah sakit di Surakarta. Faktor risiko CVS pada penelitian ini yaitu usia, masa kerja, jarak mata dengan layar, penggunaan kacamata, durasi menggunakan komputer dan durasi istirahat mata. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Sampel peneltian ini yaitu pegawai administrasi rumah sakit X dan Y di Surakarta sebanyak 128 responden dengan menerapkan metode pengambilan sampel acak. Instrumen penelitian yang dipakai terdiri dari kuesioner faktor risiko CVS yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, serta kuesioner CVS-Q yang disebarkan melalui Google Form. Penelitian ini menggunakan uji Chi Square untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko usia berhubungan signifikan dengan CVS (p = 0,028 < 0,05), sedangkan faktor risiko masa kerja, jarak mata dengan layar, penggunaan kacamata, durasi menggunakan komputer dan durasi istirahat mata tidak berhubungan dengan CVS (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa usia merupakan faktor risiko CVS pada pegawai administrasi rumah sakit X dan Y di Surakarta. Oleh karena itu, responden sebaiknya melakukan senam mata untuk menurunkan gejala CVS.
Analysis of stunting handling indicators based on SSGI 2022 data in Lampung Province: Multilevel analysis Betania, Sakha Ukta; Wiboworini, Budiyanti; Qadrijati, Isna
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) VOLUME 12 ISSUE 5, 2024
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijnd.2024.12(5).372-386

Abstract

Background: The implementation of specific and sensitive nutrition interventions is an effort to prevent the increasing prevalence of stunting in Indonesia. However, not all target indicators performed optimally in their implementation, which could affect the increase in stunting prevalence.Objectives: Analyze the dominant factors of stunting incidence among toddlers aged 12-13 months from suboptimal handling of stunting in Lampung Province.Methods: This study utilized a cross-sectional design with secondary data from the 2022 Indonesian Nutrition Status Survey. The variables in this study were iron tablet consumption, exclusive breastfeeding, growth monitoring, primary immunization, access to drinking water, access to sanitation, and the incidence of stunting, and considering heterogeneity in subdisctrict and regencies/municipalities. The subjects were 1.929 toddlers aged 12-23 months, selected by purposive sampling. Data were analyzed with a frequency distribution table, a Chi-Square test, and a multilevel binary logistic regression test.Results: Chi-square test showed there was no relationship between iron tablet consumption (p=0.362; OR=1.14), exclusive breastfeeding (p=0.164; OR=0.85), growth monitoring (p=0.807; OR=1.08), and access to sanitation (p=0.431; OR=1.18) with incidence of stunting. However, there was a relationship between primary immunization (p=0.008; OR=1.39) and acces to drinking water (p=0.023; OR=1.35). Multilevel test results showed that there was no effect of non-exclusive breastfeeding (aOR=0,84; p>0,05) not routine growth monitoring (aOR=1,03;p>0,05), inappropriate iron tablet consumption (aOR=1,14; p>0,05), inadequate access to sanitation (aOR=1,10; p>0,05), rural domicile (aOR = 1,03; p>0,05), number of community health centers (aOR=1,00; p>0,05) contour of mountain territory (aOR=0,89; p>0,05), and contour of water territory (aOR=0,83; p>0,05) with incidence of stunting. Household-level variation had the largest effect on stunting incidence, with an ICC of 7,63%.Conclusions: Incomplete primary immunization and inadequate access to drinking water were the dominant factors affecting stunting in toddlers aged 12-23 months in Lampung Province.