Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Penerapan model pembelajaran teams games tournament berbantuan permainan who wants to be a millionaire Tukiran Tukiran; Rahaju Rahaju
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 3 (2017)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v3i3.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah model pembelajaran teams games tournament berbantuan permainan who wants to be a millionaire yang dapat meningkatkan prestasi belajar pada materi sistem persamaan linear serta mendeskripsikan besarnya peningkatan prestasi belajar siswa kelas X TKJ 2 SMK PGRI Pandaan. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas X TKJ 2 SMK PGRI Pandaan. Data dikumpulkan dengan tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran model teams games tournament berbantuan permainan who wants to be a millionaire yang dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dilakukan dengan langkah-langkah membagi siswa menjadi beberapa kelompok heterogen, menyampaikan materi, memberi kesempatan siswa berdiskusi menyelesaikan tugas secara bersama. Setelah itu, siswa mengikuti permainan yaitu menjawab pertanyaan yang terdapat pada kartu bernomor. Kemudian, siswa memainkan turnamen dengan anggota kelompok lain untuk memperolehtambahan poin. Turnamen dilaksanakan dengan bantuan pemainan who wants to be a millionaire.Media permainan berupa banner berukuran 1 muntuk menempelkan stiker soal danstiker jawaban.Soal who wants to be a millionaire terdiri atas 10 soal pilihan ganda. Masing-masing kelompok adu cepat menjawab soal. Pemain menjawab dan menjelaskan jawaban. Pemenang adalah kelompok yang berhasil mengumpilkan poin terbanyak. Pada siklus1 sebanyak 80,95% siswa tuntas belajar, sedangkan pada siklus 2 meningkat menjadi 90,48% siswa tuntas belajar.
Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Siswa Materi Bentuk Aljabar dengan Model Berkirim Salam dan Soal Helda Nur'ami Hamdani; Rahaju Rahaju; Tri Candra Wulandari
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v4i1.10084

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran berkirim salam dan soal. Sebanyak 41 siswa kelas VII menjadi subjek penelitian ini. Instrumen pengumpulan data terdiri atas lembar observasi, tes, dan dokumentasi. Pembelajaran berkirim salam dan soal diawali dengan mengelompokan siswa secara heterogen. Setiap kelompok membuat salam, soal, dan kunci jawaban pada dua lembar kertas yang disediakan. Lembar pertama untuk menuliskan salam dan soal, sedangkan lembar kedua untuk menuliskan kunci jawaban. Selanjutnya, perwakilan kelompok mengirimkan soal kepada kelompok lain yang diawali dengan mengucapkan salam. Masing-masing kelompok menyelesaikan soal, kemudian mempersentasikan jawaban. Kelompok pengirim soal serta kelompok lain memberi tanggapan. Hasil akhir setiap siklus menunjuk peningkatan prestasi belajar siswa dari 47% (pra tindakan), menjadi 75,61% (pada siklus 1), dan meningkat lagi menjadi 87,8% (siklus 2). The purpose of this study was to determine the increase in student achievement after participating in learning to send greetings and questions. A total of 41 grade VII students were the subjects of this study. The data collection instruments consisted of observation sheets, tests, and documentation. Learning to send greetings and questions begins with a heterogeneous grouping of students. Each group makes greetings, questions, and answer keys on the two sheets of paper provided. The first sheet is for writing greetings and questions, while the second sheet is for writing down the answer keys. Next, the group representative sent the questions to the other groups which began with saying hello. Each group completed the questions, then presented the answers. The question-sending group and other groups gave their responses. The end result of each cycle shows an increase in student achievement from 47% (pre-action), to 75.61% (in cycle 1), and increases again to 87.8% (cycle 2).  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI SEGI EMPAT Sri Hariyani; Niswatul Hamidah; Rahaju Rahaju
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.75 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v2i2.3212

Abstract

Prestasi belajar matematika siswa masih rendah, salah satu penyebab menurunnya prestasi belajar siswa yaitu metode konvensional yang kontinu sehingga siswa merasa bosan dan cenderung pasif dalam pembelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut, guru menggunakan metode dan model pembelajaran yang bervariatif selama mengajar. Dalam penelitian ini, guru menggunakan model pembelajaran jigsaw. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIB sebanyak 24 anak, terdiri atas 12 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Prosedur pengumpulan data meliputi observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian pada siklus 1 yaitu: (1) siswa gaduh pada saat pembagian kelompok; (2) ada siswa yang mendominasi kegiatan mengerjakan tugas dalam kelompok; (3) peneliti kurang bisa mengalokasikan waktu; (4) beberapa siswa yang tidak presentasi kurang memperhatikan presenter dan berbicara dengan temannya; dan (5) beberapa siswa kurang percaya diri saat mengikuti tes. Hasil analisis tes siklus 1 menunjukkan bahwa siswa yang tuntas belajar sebanyak 19 siswa dari 24 siswa, sehingga prosentase siswa yang tuntas belajar sebesar 79,10% dan prosentase siswa yang tidak tuntas belajar sebesar 20,90% dengan nilai rata-rata kelas 73,5. Hasil tes analisis siklus 2 menunjukkan bahwa siswa yang tuntas belajar sebanyak 22 siswa dari 24 siswa, sehingga prosentase siswa yang tuntas belajar sebesar 91,67% dan prosentase siswa yang tidak tuntas belajar sebesar 8,33% dengan nilai rata-rata kelas.
Pemanfaatan Sampah Anorganik sebagai Media Pembelajaran IPS Siti Halimatus Sakdiyah; Rahaju Rahaju
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 02 (2019): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v2i02.8

Abstract

Guru-guru di SD Islam Al Hikmah terutama mengaku mengalami kesulitan dalam menerapkan K13, selain harus menghabiskan materi yang sudah ditentukan, harus juga berinovasi dalam proses pembelajaran. Bahan sisa dan bahan lokal merupakan unsur kearifan lokal yang bisa dikembangkan menjadi media pembelajaran sederhana, yang penting sesuai dengan tema.  Hal serupa juga diungkapkan oleh Kepala Sekolah SD Islam Al Hikmah. Pembelajaran  dengan pendekatan inkuiri jarang dilakukan karena keterbatasan sarana dan tidak adanya alat peraga. Penggunakan media dirasa menyita waktu dan tenaga, sehingga enggan dilakukan. Dari hasil wawancara dengan guru terungkap bahwa mereka juga mengalami kesulitan dalam mengimplementasikan pembelajaran tematik ini.Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas guru SD Islam Al Hikmah Gadang Malang, agar dapat merancang dan membuat media pembelajaran. Metode yang dipakai dalam pengabdian masyarakat ini berupa pelatihan, lokakarya dan pendampingan sehingga menghasilkan produk.Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian di SD Islam Al-Hikmah Gadang Malang ini, sebagai berikut : 1) semangat bekerja meningkat, sehingga meningkatkan keaktifan dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran. 2) Adanya suasana kerja yang positif antar guru  saat mengajar di kelas dan  lebih percaya diri. 3) Adanya produkmedia pembelajaranyang dibuat oleh peserta. Kata Kunci: sampah anorganik, media pembelajaran
Prospective teachers' perceptions of didactic obstacles in the online mathematics learning Tatik Retno Murniasih; Vivi Suwanti; Syaharuddin Syaharuddin; Rahaju Rahaju; Nur Farida
Jurnal Elemen Vol 8, No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v8i2.5740

Abstract

The spread of the coronavirus has caused learning that was previously carried out offline to be online. It causes didactic obstacles in learning when implementing online learning. Research related to didactic obstacles has been widely studied from the perceptions of teachers and students but has not been widely studied from the point of view of prospective teachers. The purpose of this study is to investigate the didactic obstacles that arise in terms of the perceptions of prospective teachers in online mathematics learning. The method used in this research is descriptive qualitative. The research subjects were 18 prospective teachers divided into six groups, each consisting of three prospective teachers. The research locations were taken in two locations: East Java and Nusa Tenggara Timur (NTT). The instruments used include assignment sheets, field notes, field observations, and sheets for interviews with mathematics teachers in junior high schools. The triangulation technique compares the data from observations, interview recordings, and descriptions of answers. The research findings show that the biggest didactic obstacle occurs in the giving of too many assignments by the teacher to students. Giving too many assignments makes the quality of student work low. This result implies that teachers think giving students many assignments is natural so that all material is conveyed during the pandemic. It contradicts the perception of prospective teachers.
Pelatihan Ketrampilan Dasar Mengajar (KDM) Bagi Calon Guru Sebagai Upaya Penguatan Penguasaan Dasar Mengajar Nur Farida; Tatik Retno Murniasih; Rahaju Rahaju; Vivi Suwanti; Rosita Dwi Ferdiani; Udik Yudiono; Fauzan Fauzan
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v10i1.3050

Abstract

Keterampilan Dasar Mengajar (KDM) merupakan modal awal yang penting untuk dimiliki caln guru sebelum melaksanakan magang di sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan KDM calon guru sebagai upaya penguatan penguasaan dasar mengajar sebelum terjun sebagai calon guru magang di sekolah. Metode pelaksaanan pelatihan yang digunakan berupa 1) presentasi materi dan 2) praktik mengajar sejawat. Dari kedua kegiatan tersebut dilakukan evaluasi berdasarkan observasi lapangan tentang pengetahuan dan keterampilan dasar mengajar calon guru. Berdasarkan hasil evaluasi diketahui bahwa 1) pemberian materi dapat meningkatkan pengetahuan calon guru tentang KDM tetapi masih kurang efektif untuk membuat calon guru merancang langkah-langkah pembelajaran yang relevan pada RPP dan 2) praktik mengajar sejawat/demonstrasi dapat meningkatkan KDM calon guru lebih baik karena calon guru bisa menghubungkan bentuk praktik dengan teori yang diberikan pada sesi materi.
PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN PRODUKSI PIZKUKER UNTUK PENGEMBANGAN KECAKAPAN HIDUP ANAK PA BAITUR ROHMAN AL-AMANAH Rahaju Rahaju; Udik Yudiono; Tatik Retno Murniasih; Esa P.B.G.G. Patridina; Nur Farida; Siti Halimatus Sakdiyah; Vivi Suwanti; Rahutami Rahutami; Djoko Adi Susilo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11616

Abstract

ABSTRAKPendidikan di Panti Asuhan Baitur Rohmah Al-Amanah diarahkan pada pengembangan jiwa kewirausahaan agar kelak anak asuh dapat hidup secara mandiri dan menjadi pelopor pemberdayaan masyarakat. Hal ini dilakukan melalui rintisan usaha produksi pizza dan kue kering. Akan tetapi, usaha ini belum disertai dengan pengetahuan dan keterampilan cara mengelola keuangan, sehingga usaha pizza dan kue kering belum terlalu berkembang. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ditujukan pada pemberian pengetahuan dan keterampilan manajemen keuangan. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan manajemen keuangan. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan metode penugasan, observasi, dan wawancara. Hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan meningkatkan 80% pengetahuan dan keterampilan mitra dalam manajemen keuangan berupa keterampilan mitra dalam menentukan harga pokok, menentukan harga jual yang layak, serta menentukan laba dan rugi. Seluruh kegiatan pengabdian berjalan sesuai dengan rencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat dilanjutkan pada pembuatan label atau merek pizza dan kue kering, manajemen pemasaran, dan pengurusan P-IRT. Kata kunci: manajemen keuangan; pizkuker; panti asuhan. ABSTRACTEducation at Baitur Rohmah Al-Amanah orphanage is directed at developing an entrepreneur spirit so in the future, the foster children can live independently and become pioneers of community empowerment. This is done through a pioneering pizza and pastry production business. However, this business has not been accompanied by knowledge and skills on how to manage finances, so the pizza and pastry business has not been very well developed. Therefore, this community service activities are aimed at providing financial management knowledge and skills. The method used is financial management training and assistance. Evaluation of activities is carried out by the method of assignment, observation, and interviews. The results of training and mentoring activities increase 80% of partners' knowledge and skills in financial management are in the form of the partner skills in determining cost of goods, determining a reasonable selling price, and determining profit and loss. All service activities went according to plan. This community service activity is expected to be continued in making pizza and pastry labels or brands, marketing management, and managing P-IRT. Keywords: financial management; pizkuker; orphanage..
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI SEGI EMPAT Sri Hariyani; Niswatul Hamidah; Rahaju Rahaju
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.75 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v2i2.3212

Abstract

Prestasi belajar matematika siswa masih rendah, salah satu penyebab menurunnya prestasi belajar siswa yaitu metode konvensional yang kontinu sehingga siswa merasa bosan dan cenderung pasif dalam pembelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut, guru menggunakan metode dan model pembelajaran yang bervariatif selama mengajar. Dalam penelitian ini, guru menggunakan model pembelajaran jigsaw. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIB sebanyak 24 anak, terdiri atas 12 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Prosedur pengumpulan data meliputi observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian pada siklus 1 yaitu: (1) siswa gaduh pada saat pembagian kelompok; (2) ada siswa yang mendominasi kegiatan mengerjakan tugas dalam kelompok; (3) peneliti kurang bisa mengalokasikan waktu; (4) beberapa siswa yang tidak presentasi kurang memperhatikan presenter dan berbicara dengan temannya; dan (5) beberapa siswa kurang percaya diri saat mengikuti tes. Hasil analisis tes siklus 1 menunjukkan bahwa siswa yang tuntas belajar sebanyak 19 siswa dari 24 siswa, sehingga prosentase siswa yang tuntas belajar sebesar 79,10% dan prosentase siswa yang tidak tuntas belajar sebesar 20,90% dengan nilai rata-rata kelas 73,5. Hasil tes analisis siklus 2 menunjukkan bahwa siswa yang tuntas belajar sebanyak 22 siswa dari 24 siswa, sehingga prosentase siswa yang tuntas belajar sebesar 91,67% dan prosentase siswa yang tidak tuntas belajar sebesar 8,33% dengan nilai rata-rata kelas.
Pelatihan Pengembangan Keterampilan Membuat Soal Berbasis Teka-Teki Silang Online Bagi Calon Guru Tatik Retno Murniasih; Nur Farida; Rahaju Rahaju; Vivi Suwanti; Esa P.B.G.G. Patridina; Siti Faizah; Ainu Rahmi; Samsul Arifin; Albert Kristanto
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i1.4707

Abstract

Teka-teki silang (TTS) online merupakan salah satu alternatif media pembelajaran. Sebagian besar calon guru belum terampil membuat soal numerasi berbasis TTS online. Pemberian soal yang monoton membuat siswa merasa bosan. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pelatihan pembuatan soal TTS online menggunakan software EclipseCrossword bagi 24 orang mahasiswa calon guru matematika di Kota Malang.  Metode yang digunakan  pada pengabdian ini yaitu: diskusi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan sebanyak dua  pertemuan setiap Sabtu yang diikuti 24 orang peserta. Pertemuan pertama dilaksanakan  pembuatan soal dan kunci jawaban numerasi. Pertemuan kedua dilaksanakan praktik pembuatan TTS online dengan software EclipseCrossword. Hasil pengamatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan dan ketertarikan calon guru dalam membuat soal TTS online. Hasil angket menunjukkan calon guru merasa puas terhadap pelaksanaan dan menghendaki keberlanjutan program pengabdian.
PENGEMBANGAN E-LKPD INTERAKTIF MATERI HIMPUNAN Freda Niluh Chandra; Rahaju Rahaju; Timbul Yuwono
JIPMat Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v8i1.14917

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui validitas, praktikabilitas, dan efektivitas e-LKPD yang dikembangkan menggunakan model ADDIE. Uji coba produk dikenakan pada siswa kelas VII A SMPN 2 Wagir. Uji validitas dilakukan oleh tiga validator, yaitu ahli dalam bidang media dan materi serta praktisi pembelajaran. Instrumen penelitian berupa: angket validasi, angket respon pengguna, dan tes. Data penelitian berupa penilaian validator, respon pengguna, nilai pretest dan posttest diolah mengunakan teknik analisis kuantitatif, sedangkan data berupa saran validator diolah dengan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) e-LKPD sangat valid dengan nilai sebesar 95,8% dari ahli materi, nilai sebesar 95,8% dari ahli media, dan nilai sebesar 93,3% dari ahli pembelajaran. (2) e-LKPD sangat praktis berdasarkan respon guru sebesar 93,8% dan respon siswa sebesar 86,9%. (3) e-LKPD efektif berdasarkan data hasil belajar siswa, yaitu hasil pretest sebesar 44,8% dan hasil posttest sebesar 72,4%. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa e-LKPD interaktif valid, praktis, dan efektif digunakan pada pembelajaran materi himpunan.