Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Boraks pada Mie Basah dan Bakso yang Dijual di Warung Bakso Kota Makassar Nuradi, Nuradi; Nurdin, Nurdin; Nasir, Muhammad; Artati, Artati
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Potekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmak.v16i2.1900

Abstract

Penggunaan boraks sebagai Bahan Tambahan Pangan (BTP) dilarang karena risiko toksisitasnya terhadap kesehatan manusia, namun potensi penyalahgunaannya pada produk olahan daging dan tepung masih menjadi perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan boraks pada mie basah dan bakso yang dijual di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan teknik pengambilan sampel yang mewakili lima wilayah administratif kota. Sebanyak 50 sampel, terdiri dari 25 sampel mie basah dan 25 sampel bakso, diuji secara kualitatif menggunakan metode Uji Kertas Kurkumin (Curcumin Paper Test) untuk mendeteksi perubahan warna spesifik indikator boraks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% sampel (n=50) memberikan hasil negatif. Absennya kandungan boraks pada seluruh sampel mengindikasikan bahwa produk mie basah dan bakso yang diuji bebas dari residu bahan kimia berbahaya tersebut. Disimpulkan bahwa produk yang beredar di lokasi sampling aman dikonsumsi dan pedagang telah mematuhi standar keamanan pangan yang berlaku.
Variasi Waktu Penyimpanan Tape Ketan Putih (Oryza sativa linn var glutinosa) dan Ketan Hitam (Oryza sativa linn varforma glutinosa) Terhadap Peningkatan Kadar Etanol dan Pertumbuhan Jamur Saccharomyces cerevisiae Artati, Artati; Armah, Zulfian; Mursalim, Mursalim; Djasang, Syahidah; Pratama, Ridho
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Potekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmak.v16i2.1917

Abstract

Tape adalah makanan fermentasi tradisional yang memiliki ciri khas yaitu manis, alkoholik (etanol) dan asam. Bahan dasar tape berupa beras ketan yang ditambahkan ragi. Ragi berperan penting mengubah pati yang terkandung dalam beras menjadi senyawa-senyawa fermentasi. Pada proses fermentasi tape terjadi pemecahan karbohidrat menjadi glukosa kemudian terurai menjadi etanol. Sampel penelitian berupa tape ketan putih dan hitam dengan lama fermentasi 2 hari, yang dilanjutkan dengan variasi masa simpan suhu ruang selama 3–10 hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu ruang terhadap kadar etanol dan pertumbuhan jamur Saccharomyces cerevisiae pada penyimpanan tape ketan putih (Oryza sativa linn var glutinosa) dan ketan hitam (Oryza sativa linn var forma glutinosa). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorik dengan variasi lama penyimpanan pada suhu ruang 25-30°C selama 2 hingga 10 hari. Parameter yang diamati meliputi kadar etanol dan pertumbuhan jamur Saccharomyces cerevisiae yang diukur menggunakan metode distilasi dan media Sabouraud Dextrose Agar (SDA). Hasil penelitian menunjukkan etanol pada tape ketan putih meningkat hingga hari ke-7 dengan puncak 2,82%, kemudian menurun. Sedangkan pada tape ketan hitam etanol meningkat secara konsisten hingga hari ke-10 mencapai 3,60%. Jamur Saccharomyces cerevisiae didapatkan pada kedua jenis tape. Uji anova menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan kadar etanol antara kedua jenis tape (p=0,812). Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman mikrobiologi mengenai pengaruh suhu penyimpanan terhadap profil fermentasi lanjut dan stabilitas kualitas tape ketan, serta menjadi acuan dalam menentukan titik optimal keamanan pangan berbasis fermentasi tradisional.