Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri dan intensitas bermain game online terhadap prokrastinasi akademik siswa di SMAN 1 Tapin Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Populasi penelitian berjumlah 115 siswa, dengan sampel sebanyak 89 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui uji normalitas, uji linearitas, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kontrol diri dan intensitas bermain game online berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi akademik (Sig. = 0,000) dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,741, yang berarti 74,1% variasi prokrastinasi akademik dipengaruhi oleh kedua variabel tersebut. Secara parsial, kontrol diri berpengaruh signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,636, sedangkan intensitas bermain game online tidak berpengaruh signifikan (Sig. = 0,080). Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kontrol diri yang terarah serta pengelolaan aktivitas bermain game untuk menekan prokrastinasi akademik siswa.