Claim Missing Document
Check
Articles

An Analysis Of Individual Factors, Occupational Factors, And Outstanding Factors Affecting Work Stress On Women Nurses In Inpatient Rooms Of Sibolga Public Hospital Syahrullah Pohan, Muhammad; Novalinda Ginting, Chrismis; br Kaban, Karmila
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 2 No. 4 (2022): November 2022
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.784 KB) | DOI: 10.51601/ijhp.v2i4.154

Abstract

Health nursing services in hospitals are one of the most important and goal-oriented services that focus on implementing professional nursing care according to nursing standards, depending on how nurses perform in hospitals in applying nursing care standards. Job stress is a phenomenon that affects employees differently, in different work contexts. A clean work environment will make nurses work more enthusiastically and vice versa. Job stress causes nurses to lose the ability to control it. The purpose of this study was to determine the description of individual factors, work, outside work, and work stress on female nurses in the inpatient room of Sibolga Public Hospital. The type of research used is quantitative research with analytical design through a cross-sectional approach. The population and samples used were 95 female nurses who served in the inpatient ward of the Sibolga Hospital. The results showed that individual factors, work, and outside work had a significant influence on work stress on female nurses in the inpatient room at Sibolga Hospital.
Hubungan Interdialytic Weight Gain Terhadap Kualitas Hidup Pada Pasien Dengan Chronic Kidney Disease Di Unit Hemodialisis Rsu Royal Prima Medan Tahun 2024 Julia Yosida Damanik; Kezia Chaterine Hasibuan; Yolanda Valeri; Suci Christin Zega; Cheriza Addara; Karmila Kaban
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43119

Abstract

Interdialytic Weight Gain can also reduce patient health. The aim of the following study is to find out the relationship between Interdialytic Weight Gain and the survival of Chronic Kidney Disease patients in the Hemodialysis Unit of the Royal Prima University Hospital in Medan in 2024. The study used a quantitative research form with a cross-sectional research form where this study is a study where files are combined from a certain time from one group or sample. The samples taken were Chronic Kidney Disease patients who underwent hemodialysis at Royal Prima Hospital in Medan through the Accidental Sampling method. File review was carried out using univariate and bivariate analysis. The completion of the research that has been carried out on the Relationship of Interdialytic Weight Gain to Health of Life in Chronic Kidney Disease Patients in the Hemodialysis Unit of Royal Prima Hospital in Medan in 2024. Keywords: Chronics Kidneys Diseases , Hemodialysiss, Interdialytic Weight Gain, Quality of Life
Hubungan antara Efikasi Diri dan Dukungan Keluarga dengan Mekanisme Koping Klien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa di RSU Royal Prima Medan Tahun 2024 Ramadhani Ramadhani; Nurul Amirah Tamimi; S. Cristin Tambunan; Cut Kanza Lindia Sari; Rael Malia Putri Wau; Karmila Br Kaban
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43526

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan penyakit yang memerlukan perawatan jangka panjang, salah satunya melalui terapi hemodialisa. Pasien GGK menghadapi berbagai tantangan fisik dan psikologis yang dapat mempengaruhi mekanisme koping. Tujuan penelitian ini mengetahui Hubungan antara Efikasi Diri serta Dukungan Keluarga dengan Mekanisme Koping Klien Gagal Ginjal Kronik yang melaksanakan Hemodialisa di RSU Royal Prima Medan 2024. Jenis penelitian yang diunakan dengan studi analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik accidental sampling dari populasi pasien GGK yang berjumlah 127 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara terpimpin, pengisian kuesioner, serta analisis rekam medis. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi variabel serta bivariat menggunakan uji chi-square guna menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisa di RSU Royal Prima Medan memiliki tingkat efikasi diri sedang, yang mencerminkan keyakinan diri yang cukup dalam menghadapi penyakit, meskipun masih memerlukan dukungan tambahan. Dukungan keluarga terhadap pasien umumnya berada dalam kategori baik, yang berkontribusi dalam meningkatkan kesiapan mental pasien dalam menjalani terapi. Mekanisme koping yang digunakan mayoritas pasien bersifat adaptif, menunjukkan bahwa mereka mampu menghadapi stres dengan strategi yang positif. Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan mekanisme koping, di mana pasien dengan efikasi diri yang lebih tinggi cenderung menggunakan mekanisme koping yang lebih adaptif. Hubungan signifikan juga ditemukan antara dukungan keluarga dan mekanisme koping, di mana pasien dengan dukungan keluarga yang baik lebih mampu mengelola stres dengan cara yang positif.
Hubungan Kadar Gula Darah Terhadap Kerusakan Neuropati Pada Pasien Diabetes Melitus di RSU Royal Prima Medan Tahun 2024 Eben Haezer Harefa; Theresia Theresia; Yantriani Talunohi; Priscilia Ursula Rumondang Aruan; Nurhayatika Sidabutar; Karmila Br. Kaban
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43562

Abstract

Diabetes Melitus merupakan sebuah penyakit lebih dari 6 bulan yang terjadi disaat kelenjar pankreas tidak mampu mengeluarkan insulin atau pada saat sistem tubuh tidak dapat berhasil memanfaatkan hormon insulin yang telah dihasilkannya. Kadar Gula Darah dipengaruhkan dengan beberapa faktor-faktor salah satunya adalah sistem makan tidak terkontrol sehingga terjadinya hiperglikemia persisten hal ini menjadi adanya peningkatan aktivasi jalur poliol atau rute alternatif metabolisme glukosa. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Kadar Gula Darah Terhadap Kerusakan Neuropati Pada Pasien Diabetes melitus Di Rumah Sakit Universitas Royal Prima. Pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode non - eksperimental. Hasil : Kadar Gula Darah dari 50 responden, yaitu mayoritas mengalami KGD sangat tinggi sebanyak 30 responden (60%), dan minoritas mengalami Kadar Gula Darah tinggi berjumlah 20 responden (40%).mengalami Neuropati dengan Gula Darah sangat tinggi sebanyak 27 pasien (90.0%)dan Gula Darah yang tinggi berjumlah 2 pasien (10.0%). Sementara orang penderita Diabetes Melitus yang bukan mengalami Neuropati yang tinggi yaitu sebanyak 18 pasien (90.0%) dan yang sangat tinggi sebanyak 3 pasien (10.0%). hasil dari Chi-square yaitu dengan nilai 0,000.
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Akses Vaskular Cimino (Fistula Arteriovenosa) Pada Pasien Yang Menjalani Terapi Hemodialisa di RSU Royal Prima Medan Tahun 2024 Agfornidar Zalukhu; Saniyyah Aribah Dhilla Br. Sitohang; Chelsea Paulina Duha; Wiajeng Mustikah; Juniati Simanjuntak; Karmila Br. Kaban
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43567

Abstract

Background: The kidneys may slowly and irreversibly suffer damage from chronic kidney disease (CKD). Polycystic kidney disease, diabetes mellitus, hypertension, glomerular inflammation, HIV/AIDS, and other medical disorders are common causes of this illness. The purpose of this study is to investigate the association between hemodialysis patients' anxiety levels and their CImino vascular access at Royal Prima Medan General Hospital. In 2024, hemodialysis patients at Royal Prima Medan General Hospital will be studied to see whether there is a correlation between anxiety levels and cimino vascular access. The study will use quantitative methodology and a cross-sectional analytic survey methodology. This study's sample was selected using an accidental sampling strategy, which involves selecting samples by random via chance encounters with researchers who might be good sources of information. To determine the link between several nominal and ordinal variables, bivariate analysis employs the Chi-Square test. Conclusion: Out of the total number of respondents, 28 had extremely long-term usage, with 5 having extremely long-term usage making up a minority. According to the data, which shows a substantial correlation between anxiety levels and cimino vascular access in hemodialysis patients (p < 0.05), we may reject H0 and embrace Ha. Recommendations: For Participants and Study Sites, For Future Scholars
The Effectiveness of Red Ginger Therapy on Reducing Pain in Rheumatoid Arthritis Patients in the Nursing Home Guna Budi Bakti Medan in 2025 Julimanto Hia; Helen Triwati Ziraluo; Istiqomah Istiqomah; Stella Anjuliani Sihite; Surpan Manto Situmorang; Karmila Br Kaban
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47334

Abstract

Background: Rheumatoid arthritis is a common autoimmune infectious disorder that can cause permanent joint damage. In RA disease, patients often face a number of health problems. One of the most common is pain. One of the pain treatments is nonpharmacologically with a warm compress of red ginger. The content of compounds in red ginger, namely gingerol and shogoal, has the benefit of minimizing pain because these compounds are spicy and hot and have the characteristics of non-steroidal inflammation. Purpose: to identify the pain scale in rheumatoid arthritis patients before and after the administration of red ginger therapy. To know the effectiveness of red ginger nonpharmacology therapy on pain reduction in rheumatoid arthritis patients. Method: The type of this study is quantitative, with a one group pretest-posttest design. The population in this study were all 57 elderly people suffering from rheumatoid arthritis. The research sample was selected using purposive sampling technique, namely 25 samples. Data collection used observation of the sample as well as obtained from the nursing home manager. Pain measurement using the face pain scale. Data analysis using the wilcoxon signed rank test. Results: the final result using the wilcoxon signed rank test obtained p = value 0.00 <α0.05. Conclusion: The pain scale in RA patients before and after giving red ginger therapy has a significant difference. There is an effectiveness of red ginger therapy on reducing pain in RA patients.
Efektifitas Terapi Musik Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kornik Yang Menjalani Hemodialisa di RSU Royal Prima Tahun 2025 Wilda Hani Roully; Emanuel Giovan Kabeakan; Debora Angelina Gulo; Nursaida Purba; Tantri Sonia Manullang; Karmila Br Kaban
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.49623

Abstract

Background:Patients with chronic renal failure who receive hemodialysis treatment generally experience significant anxiety due to the long treatment process, discomfort, and lifestyle changes. Music therapy has been known to affect the autonomic and limbic nervous systems, potentially reducing anxiety. Purpose:The purpose of this study was to evaluate the effectiveness of using instrumental music in reducing anxiety in chronic renal failure patients undergoing hemodialysis procedures at RSU Royal Prima Medan in 2025. Method:The type of design applied in this research is quantitative quasi-experiment with pre test and post test measurement method without control group. A sample of 29 people was selected using accidental sampling technique. The intervention was instrumental music playback using earphones for 30-45 minutes every week. Anxiety measurement was carried out with the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) at the pre- and post-intervention stages, then the results were analyzed through the Wilcoxon Signed-Rank test. Results:The results showed that before being given music therapy, most respondents (48.3%) experienced moderate anxiety levels. However, after the intervention, the majority of respondents (55.2%) no longer showed signs of anxiety. Based on the results of statistical tests, a p-value of 0.000 (p < 0.05) was obtained, which indicates a significant relationship between music therapy and anxiety reduction. Conclusion:Thus, it can be concluded that instrumental music therapy is effective in reducing anxiety in patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis. This intervention can be used as a non-pharmacological alternative in nursing services to improve patient comfort and quality of life while undergoing hemodialysis therapy.
Hubungan Lama Menjalani Hemodialisa dengan Status Gizi Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Rsu Royal Prima Medan Tahun 2025 Gabriella S. Pandiangan; Rosalina Pakpahan; Ruth Kristyanti Dakhi; Geby Laura Lastry Sinambela; Dinda Maharany; Karmila Br Kaban
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52171

Abstract

ABSTRAK Gagal Ginjal Kronik (GGK) didefinisikan sebagai penurunan fungsi ginjal bersifat permanen dan terus memburuk, yang umumnya membutuhkan intervensi terapi pengganti ginjal seperti hemodialisa. Terapi hemodialisa yang diterapkan dalam durasi yang lama mempengaruhi status gizi pasien akibat hilangnya zat gizi selama proses dialisis dan penurunan nafsu makan. Status gizi yang buruk dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) penelitian ini bertujuan mengetahui sejauh mana hubungan antara lama waktu hemodialisa dengan status gizi pasien GGK yang berada di RSU Royal Prima Medan periode 2025. Studi ini menggunakan desain cross-sectional dengan metode kuantitatif. Populasi riset terdiri dari 134 pasien GGK yang menjalani prosedur hemodialisa di rumah sakit yang sama. Pengambilan sampel dilakukan secara tidak sengaja (accidental sampling) dan menghasilkan 47 sempel. Untuk pengumpulan data, peneliti memanfaatkan rekam medis dan kuesioner, kemudian data tersebut dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α < 0,05) Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menjalani hemodialisa selama >2 tahun sebanyak 22 orang (46,8%), sedangkan mayoritas status gizi responden tergolong gizi kurang sebanyak 25 orang (53,2%). Terdapat hubungan signifikan yang ditunjukkan oleh hasil uji statistik antara status gizi pasien GGK dan lama waktu mereka menjalani hemodialisa (p-value 0,000). Dapat disimpulkan, bahwa semakin lama pasien menjalani hemodialisa, semakin besar kemungkinan mengalami penurunan status gizi. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan status gizi secara rutin dan intervensi nutrisi yang tepat bagi pasien yang telah lama menjalani terapi hemodialisa untuk menjaga kondisi gizi mereka. Kata Kunci: Gagal ginjal kronik, hemodialisa, lama menjalani hemodialisa, status gizi. ABSTRACT Chronic Kidney Failure (CKF) is a medical condition marked by the gradual and ongoing decline in kidney function and permanent decline in kidney function, which often requires renal replacement therapy such as hemodialysis. Long-term hemodialysis therapy can affect the patient's nutritional status due to the loss of nutrients during the dialysis process and decreased appetite. Suboptimal nutritional status among individuals suffering from Chronic Kidney Disease (CKD) heightens their susceptibility to both illness (morbidity) and death (mortality). This research was therefore conducted to assess the correlation between the length of time a patient receives hemodialysis and their nutritional state at Royal Prima Medan Hospital in 2025. The study employed a quantitative methodology with a cross-sectional design. The entire study population consisted of 134 chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at that facility. Using an accidental sampling technique, 47 respondents were successfully recruited. Data were collected via medical record review and questionnaires, and subsequently analyzed using the Chi-Square test at the 95% significance level (α< 0.05). The findings indicated that the majority of participants (22 individuals) had been on hemodialysis for over two years, while a separate majority (25 individuals) were concurrently classified as malnourished. Critically, the statistical analysis demonstrated A strong correlation was found between the length of time patients were on hemodialysis and their nutritional status (p-value = 0.000). The longer a patient undergoes hemodialysis, the greater the likelihood of experiencing a decline in nutritional status. Therefore, routine nutritional monitoring and appropriate nutritional interventions are necessary for patients undergoing long-term hemodialysis therapy to maintain their nutritional status. Keywords: Chronic kidney failure, hemodialysis, duration of hemodialysis, nutritional status.
Pengaruh Self Awareness Terhadap Kepatuhan Pemeriksaan KGD Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSU Royal Prima Medan Tahun 2025 Endang Simangunsong; Vina Irma Sulistina; Lamsiana Lamsiana; Qania Anazsya Lubis; Desniar Pandiangan; Karmila Br Kaban
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52251

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus dikategorikan sebagai kondisi kesehatan jangka panjang (kronis) yang menuntut adanya manajemen diri yang baik, salah satunya dengan pemeriksaan kadar gula darah secara rutin. Kesadaran diri (Self Awareness) diduga berpengaruh terhadap kepatuhan mereka dalam menjalani pemeriksaan tersebut. Tujuan penelitian: menganalisis dampak Self Awareness (Kesadaran Diri) berkaitan dengan ketaatan pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 dalam melaksanakan pemantauan (KGD) di RSU Royal Prima Medan, tahun 2025. Metode Penelitian: Studi ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif, khususnya dengan rancangan cross-sectional.Adapun hasilnya, dari total 44 subjek penelitian, ditemukan bahwa mayoritas partisipan memiliki tingkat Kesadaran Diri (Self Awareness) yang rendah, yaitu sebanyak 28 responden (63,6%) dan minoritas mengalami Self Awareness baik sebnayak 16 responden (36,4%). Kepatuhan pemeriksaan kadar gula darah yang tidak patuh sebanyak 27 (61,4%) dan patuh sebanyak 17 (38,6%). Hasil Chi-square didapatkan P-value sebesar 0,001 (<0,05) oleh karena itu, HO ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: tingkat Self Awarenesspasien kondisi Diabetes Melitus Tipe 2. mayoritas kesadaran kurang, serta memiliki pengaruh signifikan antara Self Awareness dengan Kepatuhan Pemeriksaan Kadar Gula Darah pada pasien Diabetes Melitus tipe 2 Kata kunci: Diabetes Mellitus tipe 2, Self Awareness, Kepatuhan Abstract Background: Diabetes Mellitus (DM) is defined as a long-term condition which leads to requires good self-management, one of which is through regular blood sugar level checks. Patient self-awareness is thought to influence their compliance with these checks. Research objective: This study aims to examine the influence of self-awareness on the compliance rate of blood sugar level checks among individuals Type 2 diabetes receiving ongoing care at Royal Prima General Hospital in Medan in 2025. Research Method: The investigation employed a quantitative approach with a cross-sectional study structure. Results: Self-Awareness among 44 respondents A strong prevalence of poor Self-Awareness level Based on the data collected from 44 individuals, the assessment of Self-Awareness indicated that most respondents were found to have insufficient Self-Awareness levels, with 28 respondents (63.6%), while a minority had good Self-Awareness levels, with 16 respondents (36.4%). Non-compliance with blood glucose level checks was found in 27 respondents (61.4%), while compliance was found in 17 respondents (38.6%). The Chi-square result yielded a P-value of 0.001 (<0.05), therefore, HO was rejected and Ha was accepted. Conclusion: The analysis determined that most patients with Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) at Royal Prima General Hospital in Medan exhibited poor self-awareness. Furthermore, a statistically significant relationship was established, showing that self-awareness directly influences compliance with regular blood sugar level monitoring among T2DM patients.
Hubungan Dukungan Pasangan dan Health Locus Of Control dengan Kepatuhan dalam Menjalani Terapi Hemodialisis pada Pasien Gagal Ginjal Kronis di RSU Royal Prima Medan Tahun 2025 Rindu Meynanti Pasaribu; Rolastiur Panjaitan; Tasya Sandhika Hutabarat; Griandani Zagoto; Kurunia Gea; Karmila Br Kaban
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52701

Abstract

Latar Belakang: Gagal Ginjal Kronis (GGK) adalah kondisi ginjal yang berlangsung selama lebih dari tiga bulan, yang menunjukkan anomali dalam struktur atau fungsi ginjal, serta penurunan laju filtrasi glomerulus baik bersamaan maupun tidak bersamaan. Karena perubahan structural dan fungsional yang terjadi pada ginjal, orang dewasa lebih rentan terhadap penyakit ginjal akut dan kronis. Konsep Health Locus of Control (HLOC) mengatakan bahwa dorongan seseorang untuk berperilaku tergantung pada lingkungannya dan dorongan dirinya sendiri. HLOC berfokus pada masalah berarti mengurangi emosi negative yang terkait dengan masalah. Pasangan sangat membantu orang yang mereka cintai yang sakit dalam rehabilitasi, perawatan, dan bantuan mereka. Tujuan: Untuk melihat adanya hubungan Health Locus of Control, terhadap kepatuhan dalam menjalani terapi hemodialisis pada pasien GGK. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional yang merupakan penelitian non-eksperimental. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien yang memiliki pasangan yang menderita penyakit GGK yang dirawat di RSU Royal Prima Medan. Sampel penelitian ini berjumlah 30 orang. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari observasi langsung terhadap pasien, sedangkan data sekunder diperoleh lewat kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil analisis menggunakan Chi-Square diperoleh nilai p-value 0.028<0.05. Kesimpulan: Mayoritas pasien mendapat dukungan pasangan baik, HLOC tipe mandiri, dan patuh dalam menjalani terapi hemodialisis, terdapat hubungan signifikan antara dukungan pasangan dengan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hemodialisis, terdapat hubungan yang signifikan antara HLOC dengan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hemodialisis.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agfornidar Zalukhu Agnes Gulo Agnes Gulo Agustina Sihombing Alpiani Alpiani Ambarita, Sarah Emma Tiovani Anastasya Beatrick Andriyanto Andriyanto Anggraini Maulidiya Sary Aritonang, Murni Armia - Audible, Dea Aulia, Febri Nanda Ayu Darman Halawa Aziva Zahrianis Bella Sakina Fitri Betty Nurmala Samosir Bohalima, Kharisman Brahmana, Elkana Pramujaya Buliato Zebua Chelsea Paulina Duha Cheriza Addara Chrismis Novalinda Ginting Cristine Welga Cut Kanza Lindia Sari Daeli, Ivan Kristian Debora Angelina Gulo Debora, Trionyta Delfiana Zamili Desniar Pandiangan Dian Ari Fransisca Diana, Cut Dinda Maharany Diyan Marsella Sirait Dwi Apriani Anjarina Eben Haezer Harefa Eka Della Muhaningsyah Elis Anggeria Elkana Pramujaya Brahmana Emanuel Giovan Kabeakan Endang Simangunsong Erna Elfrida Naiborhu Eva Latifah Nurhayati Eva Nurzannah Hutabarat Faarozatulo Ndruru Fandu, Bonay A.M Fanny, Ananda Fitriani Lubis Flora Marbun Foibe Kristin Br Situmeang Futri, Andini Amelia Gabriella S. Pandiangan Geby Laura Lastry Sinambela Giawa, Nirmala Putri Ayuningsih Gina Gresia Nababan Ginting, Chrismis Novalinda Grasia Maharani Manik Griandani Zagoto Gulo, Legisnaria Gusti Susanti Telaumbanua Halawa, Kurniawati Harefa, Perdamaian Harefa, Ria Juwinta Helen Triwati Ziraluo Hengki Sirait Heru Bambang Triono Hia, Zami Nirma okterina Hotmaria Simanullang Hutagaol, Priscillia Margaretta Hutapea, Dwight Mahaputera Marulitua Ibrahasan Hulu Irfan Harefa Istiqomah Istiqomah Iswadi Jakasmir Girsang Julia Yosida Damanik Julimanto Hia Juniati Simanjuntak Junita Silaban Juwita Imelda Telaumbanua Kaniya, Putri Karmelinda, Karmelinda Kezia Chaterine Hasibuan Khairullah Khairullah Kharisman Bohalima Kristina L Silalahi Kurunia Gea Laia, Yulisry Imelda Lamsiana Lamsiana Laoly, Marnesry Rahmat Kristin Legisnaria Gulo Leny Kreativitas Zebua M. Rizky Ma’ruf Manalu, Ester Y.R Manalu, Filius Gratcia Marbun, Eva Kristin Marbun, Yesa Meliana Margareta Pratiwi MARIA BINTANG Maria Ulfa Marlina Manurung Marnesry Rahmat Kristin Laoly Melati Hutagalung Mikha Lamtiur Sihaloho Monica Clara Siregar Muhammad Luthfi Muhammad Thob Dhiya’ul Haq Nasution, Anggina Putri Nasution, Rizki Syadiyah Ndraha, Herti Wahyu Ningsih Ndruru, Regina Desni Nency Purmaya Mendrofa Novika Dinda Pratiwi Novita Indenada Br. Tarigan Novita K. Rambe Nurhayatika Sidabutar Nurlela Petra Saragih Nurmasyitah Nursaida Purba Nurul Amirah Tamimi Patricia Saragih Peringati Waruwu Priscilia Ursula Rumondang Aruan Priscillia Margaretta Hutagaol Purba, Monica Nysia Putri Pramita Turnip Qania Anazsya Lubis Rael Malia Putri Wau Ramadhani Ramadhani Ribka Juntri Yanti Dakhi Rindu Hari Lestari Rindu Meynanti Pasaribu Rolastiur Panjaitan Rosa Elisabeth Hutapea Rosalina Pakpahan Ruth Kristyanti Dakhi S. Cristin Tambunan Safira Firyaal Saniyyah Aribah Dhilla Br. Sitohang Santri, Heirika Satria, Mhd Yuda Selnia, Emika Septi Cahyani Laowo Setiawan, Ika Siburian, Lilis Suryani Sihombing, Agustina Sihombing, Melisa Silalahi, Kristina L Simangunsong, Rina Kristina Simanjuntak, Melati Silvia Simanullang , Hotmaria Siregar, Monica Clara Sitepu, Marinta Br Siti Aisyah Siti Basyariah Situmorang Sitompul, Mutiara Rolika Putri Sondang Selviana Silitonga Stella Anjuliani Sihite Suci Christin Zega Sunarti Sunarti Surpan Manto Situmorang Syahrullah Pohan, Muhammad Syukur Selamat Waruwu Tantri Sonia Manullang Tarigan, Dewi Sartika Br Tasya Sandhika Hutabarat Telaumbanua, Juwita Imelda Theresia Theresia Tiarnida Nababan Tommy Syahputra Pardede Triono, Heru Bambang Uci Silalahi Vania Almira Vina Irma Sulistina Waruwu, Dian Souvenir Waruwu, Idaman Hati Wiajeng Mustikah Wilda Hani Roully Winda Octriyanti Yantriani Talunohi Yemima Sahputri Nadeak Yohana Agnes Zebua Yolanda Valeri Yusmar Christianto Zai Zahra, Khairani Zai, Yusmar Christianto Zeta Silaban