Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Pasien tentang Pemeriksaan Fisik untuk Menurunkan Stress pada Pasien di MCU RSU Royal Prima Medan Debora, Trionyta; Tarigan, Dewi Sartika Br; Hutapea, Dwight Mahaputera Marulitua; Kaban, Karmila Br
Jurnal Mitra Prima Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres merupakan respons terhadap ketidakseimbangan antara tuntutan lingkungan dan kemampuan individu untuk mengatasinya, yang dapat berdampak negatif secara kognitif, emosional, dan perilaku, serta memengaruhi kualitas tidur melalui gangguan hormonal seperti peningkatan adrenalin dan kortisol yang menghambat fase tidur penting (REM dan gelombang lambat). Salah satu upaya untuk menurunkan stres adalah dengan meningkatkan pemahaman pasien terhadap prosedur pemeriksaan fisik, dan mendorong keterlibatan aktif dalam menjaga kesehatan. Pemeriksaan fisik mencakup inspeksi, palpasi, perkusi, dan auskultasi bertujuan mengidentifikasi kondisi tubuh sebagai dasar diagnosis medis. Pasien di MCU RSU Royal Prima Medan menunjukkan kesadarang yang baik tentang pentingnya pemeriksaan fisik dalam mengelola stres. Oleh karena itu, diperlukan program penyuluhan melalui edukasi, pendidikan, dan pemberdayaan pasien, didukung pemanfaatan teknologi informasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pasien tentang pentingnya pemeriksaan fisik sebagai strategi efektif untuk menurunkan stres dan meningkatkan kualitas kesehatan.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ANGKA KEJADIAN PENYAKIT TB PARU DI UPT PUSKESMAS KOTA DATAR Andriyanto, Andriyanto; Aisyah, Siti; Selnia, Emika; Br Kaban, Karmila
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol : 3 No : 1 (2024 ) : Periode Januari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v3i1.3516

Abstract

Mycobacterium tuberculosis ialah bakteri yang menyebabkan Tuberculosis Paru. Pada bagian membrane sel kuman ini mengandung lemak yang menyebabkan pertumbuhan dari kuman ini berlangsung lambat serta tahan terhadap asam. Tujuan dalam penelitian ini ialah menganalisa faktor seperti pengaruh umur, jenis kelamin, status gizi, pendidikan, pekerjaan, kebiasaan merokok, kepadatan hunian dan pencahayaan hunian terhadap kejadian TB paru di UPT Puskesmas Kota Datar tahun 2023. Penelititan ini ialah studi observasional dengan jenis desain penelitian case control yang akan melakukan analisa terhadap faktor faktor yang mempengaruhi angka kejadian TB paru di Puskesmas Kota Datar tahun 2023. Kesimpulan dari penelitian didapatkan faktor umur, jenis kelamin, status gizi, pendidikan, kepadatan hunian dan pencahayaan hunian terhadap kejadian TB paru di UPT Puskesmas Kota Datar tahun 2023. Mycobacterium tuberculosis ialah bakteri yang menyebabkan Tuberculosis Paru. Pada bagian membrane sel kuman ini mengandung lemak yang menyebabkan pertumbuhan dari kuman ini berlangsung lambat serta tahan terhadap asam. Tujuan dalam penelitian ini ialah menganalisa faktor seperti pengaruh umur, jenis kelamin, status gizi, pendidikan, pekerjaan, kebiasaan merokok, kepadatan hunian dan pencahayaan hunian terhadap kejadian TB paru di UPT Puskesmas Kota Datar tahun 2023. Penelititan ini ialah studi observasional dengan jenis desain penelitian case control yang akan melakukan analisa terhadap faktor faktor yang mempengaruhi angka kejadian TB paru di Puskesmas Kota Datar tahun 2023. Kesimpulan dari penelitian didapatkan faktor umur, jenis kelamin, status gizi, pendidikan, kepadatan hunian dan pencahayaan hunian terhadap kejadian TB paru di UPT Puskesmas Kota Datar tahun 2023.
Hubungan Lama Menjalani Hemodialisa dengan Status Gizi Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Rsu Royal Prima Medan Tahun 2025 Pandiangan, Gabriella S.; Pakpahan, Rosalina; Dakhi, Ruth Kristyanti; Sinambela, Geby Laura Lastry; Maharany, Dinda; Kaban, Karmila Br
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52171

Abstract

ABSTRAK Gagal Ginjal Kronik (GGK) didefinisikan sebagai penurunan fungsi ginjal bersifat permanen dan terus memburuk, yang umumnya membutuhkan intervensi terapi pengganti ginjal seperti hemodialisa. Terapi hemodialisa yang diterapkan dalam durasi yang lama mempengaruhi status gizi pasien akibat hilangnya zat gizi selama proses dialisis dan penurunan nafsu makan. Status gizi yang buruk dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) penelitian ini bertujuan mengetahui sejauh mana hubungan antara lama waktu hemodialisa dengan status gizi pasien GGK yang berada di RSU Royal Prima Medan periode 2025. Studi ini menggunakan desain cross-sectional dengan metode kuantitatif. Populasi riset terdiri dari 134 pasien GGK yang menjalani prosedur hemodialisa di rumah sakit yang sama. Pengambilan sampel dilakukan secara tidak sengaja (accidental sampling) dan menghasilkan 47 sempel. Untuk pengumpulan data, peneliti memanfaatkan rekam medis dan kuesioner, kemudian data tersebut dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α < 0,05) Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menjalani hemodialisa selama >2 tahun sebanyak 22 orang (46,8%), sedangkan mayoritas status gizi responden tergolong gizi kurang sebanyak 25 orang (53,2%). Terdapat hubungan signifikan yang ditunjukkan oleh hasil uji statistik antara status gizi pasien GGK dan lama waktu mereka menjalani hemodialisa (p-value 0,000). Dapat disimpulkan, bahwa semakin lama pasien menjalani hemodialisa, semakin besar kemungkinan mengalami penurunan status gizi. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan status gizi secara rutin dan intervensi nutrisi yang tepat bagi pasien yang telah lama menjalani terapi hemodialisa untuk menjaga kondisi gizi mereka. Kata Kunci: Gagal ginjal kronik, hemodialisa, lama menjalani hemodialisa, status gizi. ABSTRACT Chronic Kidney Failure (CKF) is a medical condition marked by the gradual and ongoing decline in kidney function and permanent decline in kidney function, which often requires renal replacement therapy such as hemodialysis. Long-term hemodialysis therapy can affect the patient's nutritional status due to the loss of nutrients during the dialysis process and decreased appetite. Suboptimal nutritional status among individuals suffering from Chronic Kidney Disease (CKD) heightens their susceptibility to both illness (morbidity) and death (mortality). This research was therefore conducted to assess the correlation between the length of time a patient receives hemodialysis and their nutritional state at Royal Prima Medan Hospital in 2025. The study employed a quantitative methodology with a cross-sectional design. The entire study population consisted of 134 chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at that facility. Using an accidental sampling technique, 47 respondents were successfully recruited. Data were collected via medical record review and questionnaires, and subsequently analyzed using the Chi-Square test at the 95% significance level (α< 0.05). The findings indicated that the majority of participants (22 individuals) had been on hemodialysis for over two years, while a separate majority (25 individuals) were concurrently classified as malnourished. Critically, the statistical analysis demonstrated A strong correlation was found between the length of time patients were on hemodialysis and their nutritional status (p-value = 0.000). The longer a patient undergoes hemodialysis, the greater the likelihood of experiencing a decline in nutritional status. Therefore, routine nutritional monitoring and appropriate nutritional interventions are necessary for patients undergoing long-term hemodialysis therapy to maintain their nutritional status. Keywords: Chronic kidney failure, hemodialysis, duration of hemodialysis, nutritional status.
Pengaruh Self Awareness Terhadap Kepatuhan Pemeriksaan KGD Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSU Royal Prima Medan Tahun 2025 Simangunsong, Endang; Sulistina, Vina Irma; Lamsiana, Lamsiana; Lubis, Qania Anazsya; Pandiangan, Desniar; Kaban, Karmila Br
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52251

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus dikategorikan sebagai kondisi kesehatan jangka panjang (kronis) yang menuntut adanya manajemen diri yang baik, salah satunya dengan pemeriksaan kadar gula darah secara rutin. Kesadaran diri (Self Awareness) diduga berpengaruh terhadap kepatuhan mereka dalam menjalani pemeriksaan tersebut. Tujuan penelitian: menganalisis dampak Self Awareness (Kesadaran Diri) berkaitan dengan ketaatan pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 dalam melaksanakan pemantauan (KGD) di RSU Royal Prima Medan, tahun 2025. Metode Penelitian: Studi ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif, khususnya dengan rancangan cross-sectional.Adapun hasilnya, dari total 44 subjek penelitian, ditemukan bahwa mayoritas partisipan memiliki tingkat Kesadaran Diri (Self Awareness) yang rendah, yaitu sebanyak 28 responden (63,6%) dan minoritas mengalami Self Awareness baik sebnayak 16 responden (36,4%). Kepatuhan pemeriksaan kadar gula darah yang tidak patuh sebanyak 27 (61,4%) dan patuh sebanyak 17 (38,6%). Hasil Chi-square didapatkan P-value sebesar 0,001 (<0,05) oleh karena itu, HO ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: tingkat Self Awarenesspasien kondisi Diabetes Melitus Tipe 2. mayoritas kesadaran kurang, serta memiliki pengaruh signifikan antara Self Awareness dengan Kepatuhan Pemeriksaan Kadar Gula Darah pada pasien Diabetes Melitus tipe 2 Kata kunci: Diabetes Mellitus tipe 2, Self Awareness, Kepatuhan Abstract Background: Diabetes Mellitus (DM) is defined as a long-term condition which leads to requires good self-management, one of which is through regular blood sugar level checks. Patient self-awareness is thought to influence their compliance with these checks. Research objective: This study aims to examine the influence of self-awareness on the compliance rate of blood sugar level checks among individuals Type 2 diabetes receiving ongoing care at Royal Prima General Hospital in Medan in 2025. Research Method: The investigation employed a quantitative approach with a cross-sectional study structure. Results: Self-Awareness among 44 respondents A strong prevalence of poor Self-Awareness level Based on the data collected from 44 individuals, the assessment of Self-Awareness indicated that most respondents were found to have insufficient Self-Awareness levels, with 28 respondents (63.6%), while a minority had good Self-Awareness levels, with 16 respondents (36.4%). Non-compliance with blood glucose level checks was found in 27 respondents (61.4%), while compliance was found in 17 respondents (38.6%). The Chi-square result yielded a P-value of 0.001 (<0.05), therefore, HO was rejected and Ha was accepted. Conclusion: The analysis determined that most patients with Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) at Royal Prima General Hospital in Medan exhibited poor self-awareness. Furthermore, a statistically significant relationship was established, showing that self-awareness directly influences compliance with regular blood sugar level monitoring among T2DM patients.
Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Mata “Glukoma dan Katarak”: Pengabdian Sondang Selviana Silitonga; Simanullang , Hotmaria; Jakasmir Girsang; Karmila Br Kaban; Tiarnida Nababan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3512

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Mata di Ruang Tunggu Rumah Sakit Royal Prima Jambi” bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mata serta melakukan deteksi dini gangguan penglihatan. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 1 November 2025 pukul 08.00 WIB di ruang tunggu (lobi) RS Royal Prima Jambi dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang, yang terdiri dari pengunjung dan keluarga pasien. Metode kegiatan meliputi edukasi kesehatan menggunakan media leaflet, poster, dan video edukatif, serta pemeriksaan tajam penglihatan menggunakan Snellen chart dan E-chart. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 27,2%, dengan rata-rata nilai pengetahuan meningkat dari 68,5 (pre-test) menjadi 87,2 (post-test). Sebanyak 30% peserta mengalami penurunan tajam penglihatan ringan hingga sedang dan diberikan edukasi serta rujukan untuk pemeriksaan lanjutan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mata masyarakat dan mendukung upaya promotif serta preventif di lingkungan rumah sakit.
Hubungan Dukungan Pasangan dan Health Locus Of Control dengan Kepatuhan dalam Menjalani Terapi Hemodialisis pada Pasien Gagal Ginjal Kronis di RSU Royal Prima Medan Tahun 2025 Pasaribu, Rindu Meynanti; Panjaitan, Rolastiur; Hutabarat, Tasya Sandhika; Zagoto, Griandani; Gea, Kurunia; Kaban, Karmila Br
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52701

Abstract

Latar Belakang: Gagal Ginjal Kronis (GGK) adalah kondisi ginjal yang berlangsung selama lebih dari tiga bulan, yang menunjukkan anomali dalam struktur atau fungsi ginjal, serta penurunan laju filtrasi glomerulus baik bersamaan maupun tidak bersamaan. Karena perubahan structural dan fungsional yang terjadi pada ginjal, orang dewasa lebih rentan terhadap penyakit ginjal akut dan kronis. Konsep Health Locus of Control (HLOC) mengatakan bahwa dorongan seseorang untuk berperilaku tergantung pada lingkungannya dan dorongan dirinya sendiri. HLOC berfokus pada masalah berarti mengurangi emosi negative yang terkait dengan masalah. Pasangan sangat membantu orang yang mereka cintai yang sakit dalam rehabilitasi, perawatan, dan bantuan mereka. Tujuan: Untuk melihat adanya hubungan Health Locus of Control, terhadap kepatuhan dalam menjalani terapi hemodialisis pada pasien GGK. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional yang merupakan penelitian non-eksperimental. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien yang memiliki pasangan yang menderita penyakit GGK yang dirawat di RSU Royal Prima Medan. Sampel penelitian ini berjumlah 30 orang. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari observasi langsung terhadap pasien, sedangkan data sekunder diperoleh lewat kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil analisis menggunakan Chi-Square diperoleh nilai p-value 0.028<0.05. Kesimpulan: Mayoritas pasien mendapat dukungan pasangan baik, HLOC tipe mandiri, dan patuh dalam menjalani terapi hemodialisis, terdapat hubungan signifikan antara dukungan pasangan dengan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hemodialisis, terdapat hubungan yang signifikan antara HLOC dengan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hemodialisis.
Co-Authors Agnes Gulo Agustina, Siska Ambarita, Sarah Emma Tiovani Anastasya Beatrick Andriyanto Andriyanto Anggraini Maulidiya Sary Aritonang, Murni Armia - Aruan, Priscilia Ursula Rumondang Audible, Dea Aulia, Febri Nanda Ayu Darman Halawa Aziva Zahrianis Betty Nurmala Samosir Bohalima, Kharisman Brahmana, Elkana Pramujaya Chrismis Novalinda Ginting Cristine Welga Daeli, Ivan Kristian Dakhi, Ruth Kristyanti Dakhi, Tio Yohana Renatalis Debora, Trionyta Delfiana Zamili Dian Ari Fransisca Diana, Cut Diyan Marsella Sirait Duha, Chelsea Paulina Eka Della Muhaningsyah Elis Anggeria Erna Elfrida Naiborhu Eva Latifah Nurhayati Eva Nurzannah Hutabarat Fandu, Bonay A.M Fanny, Ananda Fitriani Lubis Flora Marbun Futri, Andini Amelia Gea, Kurunia Giawa, Nirmala Putri Ayuningsih Ginting, Chrismis Novalinda Gulo, Debora Angelina Gulo, Legisnaria Gulo, Surya Kristiani Gusti Susanti Telaumbanua Hacki, Tio Abdul Halawa, Kurniawati Harefa, Eben Haezer Harefa, Perdamaian Harefa, Ria Juwinta Hia, Julimanto Hia, Zami Nirma okterina Hotmaria Simanullang Hutabarat, Tasya Sandhika Hutagaol, Priscillia Margaretta Hutapea, Dwight M. M. Hutapea, Dwight Mahaputera Marulitua Ibrahasan Hulu Irfan Harefa istiqomah istiqomah Iswadi Jakasmir Girsang Junita Silaban Juwita Imelda Telaumbanua Kabeakan, Emanuel Giovan Kaniya, Putri Karmelinda, Karmelinda Kharisman Bohalima Kristina L Silalahi Laia, Yulisry Imelda Lamsiana, Lamsiana Laoly, Marnesry Rahmat Kristin Lubis, Qania Anazsya M. Rizky Ma’ruf Maharany, Dinda Manalu, Ester Y.R Manalu, Filius Gratcia Manullang, Tantri Sonia Marbun, Eva Kristin Marbun, Yesa Meliana Margareta Pratiwi Maria Ulfa Melati Hutagalung Miftahul Jannah Mikha Lamtiur Sihaloho Monica Clara Siregar Muhammad Luthfi Muhammad Syahrullah Pohan Muhammad Thob Dhiya’ul Haq Mustikah, Wiajeng Nasution, Anggina Putri Nasution, Rizki Syadiyah Ndraha, Herti Wahyu Ningsih Ndruru, Regina Desni Ndururu, Jerniwati Novia, Deka Novita K. Rambe Nur'aini, Nur'aini Nurlela Petra Saragih Nurmasyitah Pakpahan, Rosalina Pandiangan, Desniar Pandiangan, Gabriella S. Panjaitan, Rolastiur Pasaribu, Rindu Meynanti Patricia Saragih Peringati Waruwu Purba, Monica Nysia Purba, Nursaida Ramadhani Ramadhani riswanto riswanto Roully, Wilda Hani Safira Firyaal Sanofa, Helena Santri, Heirika Sari, Cut Kanza Lindia Satria, Mhd Yuda Selnia, Emika Seprina, Seprina Septi Cahyani Laowo Setiawan, Ika Siburian, Lilis Suryani Sidabutar, Nurhayatika Sihite, Stella Anjuliani Sihombing, Agustina Sihombing, Melisa Silalahi, Kristina L Simangunsong, Endang Simangunsong, Rina Kristina Simanjuntak, Juniati Simanjuntak, Melati Silvia Simanullang , Hotmaria Sinambela, Geby Laura Lastry Siregar, Monica Clara Sitepu, Marinta Br Siti Aisyah Sitohang, Agnesia Sitohang, Saniyyah Aribah Dhilla Br. Sitompul, Mutiara Rolika Putri Situmorang, Surpan Manto Situmorang, Tio Roganda Sondang Selviana Silitonga Sulistina, Vina Irma Sunarti Syukur Selamat Waruwu Talunohi, Yantriani Tambunan, S. Cristin Tamimi, Nurul Amirah Tarigan, Dewi Sartika Br Telaumbanua, Juwita Imelda Theresia Theresia Tiarnida Nababan Triono, Heru Bambang Tuju, Alfando Uci Silalahi Vania Almira Waruwu, Dian Souvenir Waruwu, Idaman Hati Wau, Rael Malia Putri Winarti Winarti Yemima Sahputri Nadeak Yusmar Christianto Zai Zagoto, Griandani Zahra, Khairani Zai, Yusmar Christianto Zalukhu, Agfornidar Zeta Silaban Ziraluo, Helen Triwati