Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

EFEKTIVITAS PRENATAL GENTLE YOGA POSE TERHADAP KETIDAKNYAMANAN KEHAMILAN TRIMESTER PERTAMA Andriani, Ratna Ariesta Dwi; Mardiyanti, Ika; Handayani, Nanik; Anggasari, Yasi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v13i3.2439

Abstract

ABSTRAK Dalam setiap proses kehamilan terjadi perubahan fisik, psikis dan sosial. Seorang wanita dewasa yang mengalami kehamilan dituntut untuk siap secara fisik dan secara mental (psikologis), karena dengan perubahan selam kehamilan dapat mempengaruhi stabilitas emosi ibu yang berujung pada stress. Adaptasi baik secara fisik maupun psikologi sangat diperlukan dalam menghadapi proses perubahan sistem pada tubuh ibu selama kehamilan. Dengan adanya perubahan tersebut banyak ibu hamil akan mengalami ketidaknyamanan, sehingga perlu diberikan suatu pencegahan dan perawatan. Terdapat beberapa tindakan yang dapat dilakukan selama hamil dalam upaya menjaga kondisi ibu dan janin tetap sehat serta lancar saat proses persalinan. Beberapa tindakan tersebut diantaranya adalah jalan pagi, bersepeda statis, aerobic, senam air, menari, dan yoga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah prenatal gentle yoga pose efektif dalam mengatasi ketidaknyamanan kehamilan trimester pertama. Desain penelitian menggunakan Quasi Eksperimental. Populasi dan sampel adalah ibu hamil trimester pertama yang mengalami ketidaknyamanan kehamilan yang diberikan perlakuan yaitu prenatal gentle yoga pose Variabel independen penelitian ini adalah prenatal gentle yoga pose dan variabel dependen adalah ketidaknyamanan kehamilan trimester pertama yang diukur menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menyatakan nilai Pvalue yaitu 0,000 < 0,05 ini artinya prenatal gentle yoga pose efektiv dalam mengurangi ketidaknyamanan kehamilan trimester pertama. Kata Kunci: Prenatal Gentle Yoga; Ketidaknyamanan; Kehamilan
The Influence of Conformity and Hedonistic Lifestyle With Consumptive Behavior Safitri, Gita; Prastika, Netty Dyan; Handayani, Nanik
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 11 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i11.44734

Abstract

This research aims to examine the impact of conformity and a hedonistic lifestyle on consumptive behavior among students of the Faculty of Social and Political Sciences at University X in Samarinda. A quantitative approach is applied, with a sample of 100 students selected through a simple random sampling technique. Data is gathered using scales measuring consumptive behavior, conformity, and hedonistic lifestyle, then analyzed using SPSS 25.0 for Windows. Findings indicate a significant influence of conformity and a hedonistic lifestyle on consumptive behavior (F = 52.100; p = 0.000; R² = 45%). Additionally, there is a strong correlation between conformity and consumptive behavior (β = 0.523; t = 7.060; p = 0.000).
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Pengolahan Data Melalui Media Kapas Daku (Kartu Pasangan Data Kubus) Pada Siswa Kelas IV-B SDN Kertajaya V/211 Kota Surabaya Ninggarwati, Devrita Jeny; Mariana, Neni; Handayani, Nanik
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tujuan dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan KAPAS DAKU (Kartu Pasangan Data Kubus). Penelitian ini menggunakan metode Classroom Action Research dengan melibatkan 26 siswa dari kelas IV-B di SDN Kertajaya V/211 Kota Surabaya, terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan karena hasil belajar peserta didik kurang baik dalam pelajaran Matematika tentang pengolahan data. Studi ini dibagi menjadi tiga tahapan: Pra-Siklus, Siklus I, dan Siklus II. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif sebagai hasil nilai peserta didik selama melaksanakan unjuk kerja. Keberhasilan penelitian dapat dilihat dari indikator ketercapaian hasil belajar yang meningkat minimal sebesar 75% dari ketentuan KKM. Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa belajar lebih baik. Pra-siklus menunjukkan hal ini dengan nilai rata-rata 71,92 dengan kategori Cukup 43,07% dan Baik 28,84%. Dirasa hasil tersebut tidak maksimal, maka selanjutnya dilakukan tahapan Siklus I dimana menunjukkan peningkatan nilai rata-rata sebesar 77,94 dengan kategori 77,4% Baik. Meskipun tahapan Siklus I sudah melampaui ketuntasan KKM, hal tersebut dirasa peneliti masih belum maksimal. Dengan demikian perlu adanya lanjutan tahap Siklus II didapati hasil peningkatan nilai rata-rata sebesar 99,03 dengan kategori 99% Sangat Baik. Secara keseluruhan, hasil belajar peserta didik Kelas IV-B SDN Kertajaya V/211 dapat ditingkatkan dengan menggunakan KAPAS DAKU (Kartu Pasangan Data Kubus). Peningkatan hasil belajar pada Siklus I sebesar 5,48% dan peningkatan sebesar 21,63% pada Siklus II. Secara keseluruhan, peningkatan hasil belajar materi pengolahan data dari tahapan-tahapan tersebut sebesar 27,11%.
Cramming Sebagai Solusi Mahasiswa Yang Mengalami Prokrastinasi Akademik Handayani, Nanik; Rizkya, Syiva; Azhar, Muhammad Ilham; Hassanah, Asifa Novitiara Nur; Fadesti, Pralayar Fanny
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.14633

Abstract

This study aims to determine the description of cramming in students who experience academic procrastination. This type of research is a type of qualitative research with phenomenological methods. The data collection methods used are interviews and observations. The data collection technique uses snowball sampling technique. While the data analysis technique used consists of preparing and processing data, reading the entire data, coding data, describing the results of coding into themes to be analysed, presenting themes in narrative form, and interpreting data. The results showed that the three subjects experienced academic procrastination and performed cramming behaviour. The subjects' academic procrastination was caused by several factors, either from within themselves or from the environment around them. The three subjects who experienced procrastination used the cramming method and the effect on their academic results was positive and efficient even though it had a negative impact on material understanding and health.
Gambaran Self-Compassion Pada Dewasa Awal Korban Body Shaming Wahyuni, Ridha; Handayani, Nanik; Zahroh, Nasywa Kamiilah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.18784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran self-compassion pada dewasa awal yang mendapatkan perlakuan body shaming dari orang-orang di lingkungan sekitarnya. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Teknik analisa data yang digunakan, yaitu menyiapkan data, membaca data secara keseluruhan, melakukan coding pada data, membuat tema-tema yang akan dianalisis dari coding data, menyajikan tema-tema menjadi bentuk narasi, serta melakukan interpretasi pada data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian setelah mendapat perlakuan body shaming cenderung memiliki self-compassion yang rendah, namun di usia dewasa awal subjek JT sudah mampu untuk mengatasi pemikiran negatif mengenai dirinya dan mampu menerima kondisi dirinya apa adanya serta hingga saat ini subjek sedang berusaha untuk lebih menyayangi diri sendiri salah satu cara yang dilakukan subjek adalah dengan merawat diri. Kata Kunci: self-compassion, body shaming, dewasa awal
The Effect of Giving Iron Tablets With Lemon and Honey on Hemoglobin Levels in Adolescent Girls Abidah, Siska Nurul; Handayani, Nanik; Maharani, Uke; Handayani, Nur Maya
Napande: Jurnal Bidan Vol. 4 No. 2 (2025): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Adolescent girls lose iron during menstruation, coupled with their increased consumption of plant-based foods, resulting in insufficient iron intake to meet their daily iron needs. This leads to anemia in adolescent girls. Therefore, iron supplementation is necessary to address anemia in adolescents. The purpose of this study was to determine the effect of administering Iron tablets with lemon and honey on hemoglobin levels in adolescent girls. Method: The research design uses a pre-experimental approachone-group pretest-posttest design. A sample of 23 respondents with the techniquetotal sampling. The instrument used was an Hb level tester, a Standard Operating Procedure (SOP), and an observation sheet. Data analysis used the test Wilcoxon. Results: The results of the study were obtained from 23 respondents before giving Iron tablets with lemon and honey, most of whom experienced moderate anemia, namely 14 respondents (60.8%). After giving Iron tablets with lemon and honey, some respondents did not experience anemia, namely 19 respondents (82.61%). The results of the statistical Wilcoxon test, p=0.001 <α=0.05, show that there is an effect of consuming Iron tablets with lemon and honey on hemoglobin levels in adolescent girls. Conclusion: Consuming iron tablets with lemon and honey is very beneficial in increasing hemoglobin levels in adolescent girls. It is hoped that the provision of iron tablets to adolescent girls can be expanded to reduce the incidence of anemia in them
PENGETAHUAN IBU HAMIL DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN GIZI SEIMBANG SAAT MUAL MUNTAH DENGAN ZINGER OFFICINALE (JAHE) DAN MADU Handayani, Nanik; Anggraini, Yasi; Mardiyanti, Ika; A., Ratna Ariesta Dwi; Salim, Hotimah Masdan; Kencana, Jessica Puspa; Zannah, Erfina Miftakhul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38306

Abstract

Asupan nutrisi merupakan hal yang sangat penting dalam kehamilan. Jika kebutuhan gizi ibu hamil tidak tercukupi, maka berat badan ibu dan janin akan susah bertambah. Kondisi ini bisa menimbulkan berbagai masalah bagi kesehatan ibu maupun janin. Oleh karena itu, gizi ibu hamil harus selalu diperhatikan. Sementara di masyarakat tidak memperhatikan hal tersebut sehingga gizi ibu belum terpenuhi secara optimal sesuai dengan kebutuhan ibu, apalagi ibu sedang mengalami keluhan mual muntah asupan gizi kurang adekuat. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang pentingnya menjaga kebutuhan gizi ibu hamil terutama saat mengalamii mual muntah pada ibu hamil sebanyak 30 orang di tempat Praktek Bidan Mandiri (BPM) Taman Sidoarjo. Sebelum diberikan pendidikan kesehatan, tingkat pengetahuan ibu hamil dalam kategori kurang sebesar 83,4%, sedangkan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tingkat pengetahuan ibu hamil dalam kategori baik sebesar 93,3%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil di tempat Praktek Bidan Mandiri (BPM) Taman Sidoarjo sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Diharapkan dengan adanya pengabdian Masyarakat ini, ibu hamil bertambah pengetahuannya tentang pentingnya gizi ibu hamil terutama saat mengalami mual muntah dengan Zinger officinale (jahe) dan madu. Selain itu diharapkan keluarga dan tenaga kesehatan memberikan dukungan .
Ketika Hidup dan Kerja Seimbang Sebagai Kunci Optimalisasi Kinerja Karyawan di PT. X Dewi, Putri Cahya Rahma; Prastika, Netty Dyan; Handayani, Nanik; Harasuna, Frida Zakiyya
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v9i1.5086

Abstract

Work-life balance has become an important issue in human resource management as it relates to employees’ ability to balance work demands and personal life. An imbalance between these roles may lead to stress, role conflict, and decreased work performance. Therefore, this study aimed to examine the relationship between work-life balance and employee performance at PT X, a nationally scaled fertilizer industry company. This study employed a quantitative approach with a correlational design. The population consisted of all employees of PT X, with a sample of 131 employees selected using probability sampling through simple random sampling. Data were collected using Likert-scale instruments, including an employee performance scale and a work-life balance scale. The employee performance scale showed a reliability coefficient of 0.925, while the work-life balance scale demonstrated a reliability coefficient of 0.928. Data analysis was conducted using Pearson Product Moment correlation after fulfilling the assumptions of normality and linearity. The results indicated a positive and significant relationship between work-life balance and employee performance (r = 0.534; p < 0.05). This finding suggests that employees with higher levels of work-life balance tend to demonstrate better performance. A balance in time, involvement, and satisfaction between work and personal life contributes to emotional stability, improved focus, and more productive work behaviors. In conclusion, work-life balance is a crucial psychological factor that supports employee performance improvement. Therefore, organizations are encouraged to implement work policies that promote work-life balance, such as flexible work arrangements and employee well-being programs, to achieve sustainable performance enhancement.
EDUKASI EMOSI REMAJA: TEKNIK REGULASI EMOSI BUTTERFLY HUG SEBAGAI SOLUSI MENINGKATKAN BELAS KASIH DIRI SISWA Ramadhani, Ayunda; Suhesty, Aulia; Handayani, Nanik; Firjatullah, Firjatullah; Nurdin, Nurafifah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26863

Abstract

Abstrak: Remaja banyak mengalami tekanan sosial dari lingkungan, tuntutan akademik dan adanya perubahan yang signifikan baik dari aspek fisik maupun psikologis. Keadaan yang demikian, ditambah dengan perubahan emosional yang dirasakan remaja dapat membuat remaja rentan melakukan hal-hal yang berisiko seperti self-harm. Untuk mengatasi emosi-emosi negatif, remaja terlebih dahulu harus memberikan kepedulian dan pemahaman pada diri sendiri saat menghadapi permasalahan dan tekanan yang terjadi melalui sikap belas kasih terhadap diri sendiri. Tujuan dari pengabdian ini ialah meningkatkan belas kasih diri siswa melalui Butterfly Hug. Kegiatan ini dilakukan di SMP Fastabiqul Khairat Samarinda dan diikuti 185 siswa, metode yang digunakan ialah pemaparan materi, praktek, uji pre-test dan uji post-test. Terdapat peningkatan signifikan belas kasih diri siswa dari hasil uji beda yang dilakukan sebesar 0.008 > 0.05. Perbedaan yang signifikan, menandakan bahwa teknik ini dapat membantu siswa mengelola emosi mereka dengan lebih baik dan dapat mengelola emosinya secara lebih adaptif.Abstract: Adolescents often experience social pressure from their environment, academic demands, and significant changes in both physical and psychological aspects. These circumstances, combined with the emotional changes that adolescents feel, can make them vulnerable to engaging in risky behaviors such as self-harm. To cope with negative emotions, adolescents must first cultivate self-care and understanding when facing problems and pressures, through self-compassion. The aim of this service project is to enhance students' self-compassion through the Butterfly Hug technique. This activity was conducted at SMP Fastabiqul Khairat Samarinda and involved 185 students. The methods used included material presentation, practice, pre-test, and post-test evaluations. There was a significant increase in students' self-compassion, as indicated by the results of the difference test, which showed a value of 0.008 > 0.05. The significant difference indicates that this technique can help students manage their emotions more effectively and adaptively.
Maluku folktales: Character education values, opportunities, and challenges in Indonesian language learning Bayu Setiaji, Aria; Handayani, Nanik; Alwiyah, Tuti; Hitjah, Ilham Syahputra
Diksi Vol. 34 No. 1: DIKSI (MARCH 2026)
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diksi.v34i1.89479

Abstract

As a cultural product, Maluku folktales emerge from traditions, origins, and customary rituals that contain moral messages, harmony, tolerance, and life wisdom. In the context of education, it is important to teach folktales as a means of cultural preservation and character building. The purpose of this study is to describe the value of maluku folklore, opportunities, and challenges in Indonesian Language learning. This study uses a qualitative descriptive-analytical approach. The primary data consist of interviews with teachers, students, and literature experts, while the secondary data include documents and folktale publications from The Maluku Language Office and the Department of Education and Culture. The findings reveal that Maluku folktales have significant potential as Indonesian language teaching materials that incorporate character education. From the twenty folktales analyzed, legends dominate because they contain concrete moral values and simple narrative structures that are easily understood by students. Their intrinsic elements present themes, protagonists embodying leadership and courage, and natural settings that foster ecological awareness. The moral messages emphasize honesty, togetherness, hard work, patriotism, and environmental care, which are aligned with the Pancasila Student Profile. Maluku folktales are therefore relevant for strengthening literacy, character education, and cultural preservation. Nevertheless, their utilization still faces challenges, particularly the limited availability of teaching resources and the lack of technology-based innovation. Therefore, integrating folktales into Indonesian language learning through digital media, P5 projects, and teacher training becomes a strategic step to support the Merdeka Curriculum while strengthening the cultural identity of the younger generation.